Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN PASIEN PENYAKIT DEMAM TIFOID

No. Dokumen : SPO/UKM-PU/01 Ditetapkan Oleh


No. Revisi : 00 Kepala Puskesmas Tarakan
Tanggal Terbit : 01-08-2015
SPO

Halaman : 1/1 Drg. St. Maisarah, MARS


PUSKESMAS TARAKAN NIP: 19630805 199101 2 001

1. Pengertian Demam Tifoid adalah suatu infeksi akut yang terjadi pada usus kecil yang
disebabkan oleh kuman S almonella typhi.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanakan deman tifoid dan mencegah
terjadinya komplikasi
3. Kebijakan SK : 61.2.2/UPTD.PKM.TAR/TU/VIII/2015. Kebijakan Pelayanan Klinis di
Poli Umum Puskesmas Tarakan
4. Referensi Depkes RI. 2007.Pedoman Pengobatan Dasar Di Puskesmas. Jakarta.
Buku Pedoman Penatalaksanaan Demam Thyfoid
5. Prosedur / Langkah-langkah Bagan Alir
Perawat
1. Melakukan pengukuran tekanan darah suhu badan
Melakukan
pasien dan menanyakan uimur pasien serta Mencatat dalam
Pengukuran tekanan
mencatatnya dalam status. buku famili folder
darah, suhu
Dokter
2. ANAMNESA : Demam tinggi < 7 hari disertai
 Demam tinggi lebih dari 7 hari disertai sakit kepala sakit kepala
 Kesadaran menurun
 Gangguan Traktus Gastrointestinal : obstipasi, Kesadaran menurun
mual, muntah
 Lidah kotor, hepatosplenomegali Gangguan Traktus Gastrointestinal
Anamnesa
 Bradikardi relative
3. PEMERIKSAAN FISIK : Lidah kotor
 Memeriksa keadaan umum pasien
 Memeriksa nadi dari pasien ( ada tidaknya Bradikardi relative
bradicardi relatif )
 Memeriksa lidah pasien ( ada tidaknya coated Memeriksa keadaan umum pasien
tongue )
Pemeriksaan Fisik Memeriksa nadi dari pasien
 Memeriksa Abdomen : bising usus, pembesaran
hati Memeriksa Abdomen
 Melakukan pemeriksaan penunjang (Rumah Sakit):
 Darah lengkap : nilai dari lekosit Pasien dianjurkan untuk istirahat
 Widal : Titer dari widal
4. TERAPI : Diet lunak + asupan cairan
 Pasien dianjurkan untuk istirahat
 Diet lunak + asupan cairan yang sesuai Hindari diet yang mengandung
asam dan pedas
 Hindari diet yang mengandung asam dan pedas
 Pemberian antibiotik sesuai dengan prosedur
Terapi Pemberian antibiotik
 Pemberian therapi symptomatis diberikan sesuai
dengan gajala yang diderita pasien Pemberian therapi symptomatis
 Dokter melakukan rujukan bila :
 Kesadaran menurun Dokter melakukan rujukan
 Adanya perforasi usus : peritonitis
 Adanya perdarahan usus Kesadaran Adanya Adanya
menurun perforasi usus perdarahan usus

6. Dokumen terkait Rekam medik family folder, catatan medik laboratorium


7. Unit terkait Poli umum, laboratorium.