Anda di halaman 1dari 3

Penambat rel adalah pengikat rel ke bantalan rel kereta api.

Penambat rel ada dua macam, yakni macam


penambat kaku dan macam penambat elastis. Macam penambat kaku kebanyakan terdiri dari paku rel,
mur, baut, atau memanfaatkan tarpon (tirefond) yang dipasang memanfaatkan pelat landas. Umumnya
penambat kaku ini digunakan pada jalur kereta api tua, elok yang sedang aktif maupun tidak aktif.
Karakteristik dari penambat kaku, selalu dipasang pada bantalan kayu atau bantalan baja. Penambat
kaku kini sudah tidak layak digunakan bagi semua rel kereta api, khususnya dengan beban lalu lintas
yang tinggi. Macam penambat elastis diciptakan bagi meredam getaran dengan frekuensi tinggi pada rel
yang diakibatkan oleh kereta api ketika bangkit di atasnya.

Daftar inti
 1 Macam penambat
 1.1 Penambat elastis
 1.1.1 Penambat e
 1.1.2 Penambat type F
 1.1.3 KA Klip
 1.1.4 Penambat kupu-kupu
 1.1.5 DE Clip
 1.2 Penambat paku ulir
 2 Lihat pula
 3 Pranala luar
 4 Galeri
 5 Referensi
Macam penambat
Penambat elastis
Sistem penambat elastis, adalah salah satu komponen utama yang ikut memengaruhi kualitas struktur
jalan rel, terbuat dari bahan baja yang elastis, sehingga memungkinkan bagi mengabsorbsi getaran yang
terjadi pada saat kereta lewat di atasnya ataupun mengakomodasi pemuaian rel akibat perbedaan suhu
rel.

Penambat e

Penambat Pandrol E-clip

Disebut juga sebagai e clip karena bentuknya seperti huruf e kecil dan mempunyai bentuk seperti klip
kertas sehingga disebut sebagai klip. Digunakan di Indonesia sejak penggunaan bantalan rel beton.
Adalah penambat yang pertama sekali dikembangkan oleh Pandrol sehingga disebut juga sebagai
Pandroll Clip. Salah satu kelemahan dari sistem ini gampang bagi dicuri, cukup dengan
memanfaatkan palu sudah bisa mencabut klip ini, bagi menghindari permasalahan ini dipasang suatu
anti vandalisme. Sebagian keunggulan dari Penambat e[1] :

 Komponen sedikit dan sederhana


Elastis sehingga tetap mencengkeram rail walaupun bergetar
Tahan lama
Tingkat keselamatan dan keamanan tinggi
Bisa digunakan pada berbagai bantalan maupun trak tanpa balast
Bisa digunakan di Wesel atau persilangan
Dapat dilengkapi dengan mekanisme anti vandal, bagi menghindari pencurian ataupun
pencopotan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab
 Dapat dengan gampang diterapkan di segala bentuk bantalan
 Lepas sama sekali perawatan
 Penggunaan gampang seperti pada waktu pergantian rel
Penambat type F

Penambat rel Tipe F bila diamati sekilas tampak sederhana dan bentuknya mirip dengan Penambat Clip,
namun komponen penambatnya relatif banyak sehingga membutuhkan ketelitian dalam pemasangan
dan pemeliharaan. Kuat jepit yang dihasilkan dapat mencapai 500 kgf, dan penambat ini dianggap tidak
cepat longgar karena mampu meredam getaran. Penambat ini banyak digunakan di Jepang.

KA Klip

KA Klip yang digunakan pada lintas Yogyakarta- Solo

Dikembangkan oleh PT Kereta Api Indonesia, yang gampang dipasang ataupun dibongkar dengan alat
yang diciptakan khusus bagi itu. Penambat ini adalah pengembangan dari F Type dan dibuat oleh
PT Pindad [2].

Sebagian Keunggulan KA Klip:

 Komponen sedikit dan sederhana


 Pemasangan gampang
 Efektif bagi penggunaan kembali bila penggantian rel
 Nyaris tidak membutuhkan perawatan
 Gaya jepit 750 sampai dengan 1300 Kgf (sesuai dengan standart : SNI 11-3677-1995)
 Dapat mereda getaran karena Clip elastis
 Dapat menahan beban longitudinal and lateral
 Dapat menahan beban dari axle load
 Mengunci sendiri (anti vandal)
 Dapat digunakan pada track lurus, lengkung, persilangan maupun sambungan
 Dapat digunakan pada bermacam-macam type rel
 Dilengkapi dengan insulator listrik bagi melindungi system sinyal & pelacakan.
 Dapat digunakan bagi upgrading rel tanpa mengganti bantalan
Penambat kupu-kupu
Adalah penambat yang disebut juga sebagai fastclip, adalah perkembangan dari e clip mempunyai bentuk
seperti kupu-kupu yang waktu pemasangan cepat, gampang dirawat, dan harga murah. Penambat
seperti ini belum digunakan di Indonesia.

DE Clip

Penambat rel tipe DE Clip hasil pekerjaan Pindad

Adalah penambat elastis yang dikembangkan di Belanda dan di Indonesia dibuat juga oleh PT Pindad
dan digunakan secara luas pada jaringan jalan kereta api, khususnya diwilayah pulau Jawa. Sebagian
keunggulan dari DE Clip[3]:

 Koponen sedikit dan sederhana


 Gampang saat pemasangan dan penggantian di track/lintas
 Sangat handal dapat digunakan kembali pada penggantian Rel
 Nyaris tidak membutuhkan perawatan
 Gaya jepit selang 750 ? 1300 Kgf (sesuai SNI 11-3677-1995)
 Gampang dipasang pada berbagai macam bantalan dan ukuran rel
 Dapat digunakan bagi upgrading rel tanpa mengganti bantalan
 Tidak gampang dirusak dan tidak memerlukan perawatan khusus
 Dapat digunakan pada track lurus, lengkung, persilangan maupun sambungan
 Dilengkapi dengan insulator listrik bagi melindungi system sinyal & pelacakan
 Ketahanan tinggi
 Resistensi dari ballast section memberikan stabilitas penuh terhadap rel
 Mampu mengunci sendiri
Penambat paku ulir

Paku ulir yang digunakan bagi mengikat rel ke bantalan

Adalah penambat yang digunakan pada bantalan kayu, yang berupa paku ulir yang disekrup di atas
pelat baja kedalam bantalan kayu sehingga mengikat rel ke bantalan.

http://juli.sttbandung.web.id/id1/2520-2416/Penambat-Rel_255770_juli-sttbandung.html