Anda di halaman 1dari 10

Pemanfaatan Sampah Sebagai Material Untuk Desain Produk

Ali Ramadhan
Program Studi Desain Produk Grafis Dan Multimedia
Fakultas Desain Dan Seni Kreatif
Universitas Mercu Buana
E-Mail:ardesign26@gmail.com

Abstrak
Sampah dianggap merupakan salah satu masalah yang perlu ditanggulangi. keberadaan sampah telah menjadi
penyebab kotornya lingkungan. dengan memanfaatkan sampah selain dapat mengurangi dampak negatifnya kepada
lingkungan. Juga dapat menjadi sumber penghasilan untuk masyarakat. melalui keberadaan sampah secara tidak
langsung dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan material untuk menunjukkan produktifitasnya.
Metode kualitatif yang digunakan pada penelitian ini, bertujuan untuk mendapatkan hasil berupa metode
masyarakat dalam memanfaatkan sampah sehingga menjadi produk yang baik. berbagai macam produk telah
dihasilkan. melalui proses yang tidak langsung dalam memanfaatkan sampah. saat ini tidak sedikit produk yang
telah dibuat dengan berbahan dasar sampah.
Kata kunci: Sampah, Material, Produk

A. PENDAHULUAN diminati oleh masyarakat. Hal ini


1. Latar Belakang berkaitan dengan adanya ancaman “global
Sampah dapat diartikan “sesuatu warming” yang salah satu pemicunya adalah
yang sudah tidak dapat digunakan lagi asap hasil dari proses pembakaran sampah.
atau sebagai material bekas hasil dari Dikarenakan hal itu maka banyak orang
konsumsi”. Sampah sangat berpengaruh yang sudah mulai melirik sebuah peluang
terhadap kebersihan lingkungan. Entah itu usaha dalam bidang persampahan.
berupa kebersihan dalam artian tidak Perkembangan produk saat ini “se-
mengotori lingkungan atau dapat juga makin dibutuhkan untuk menuju Indonesia
dikategorikan kepada kebersihan udara sebagai negara maju”. Produk merupakan
yang tidak bau. salah satu titik awal untuk suatu negara
Dalam penggunaannya, sampah lebih agar dapat dikatakan maju. Karena secara
banyak dibuang ke dalam tong sampah/ tidak langsung berpengaruh terhadap manu-
tempat sampah lalu dikumpulkan pada tem- sia yang berada di negara tersebut.
pat pembuangan akhir. Hal ini dilakukan Selain itu keberhasilan mengembangkan
karena masyarakat memiliki anggapan bahwa produk kan dapat menciptakan lapangan
sampah sudah tidak dapat digunakan pekerjaan untuk masyarakat dan sehingga
kembali. Jika dilihat dari kondisi sampah dapat meningkatkan taraf hidupnya.
sendiri, memang anggapan tersebut Pada perkembangannya, sampah pada
tidaklah salah. Jika dilihat dari saat ini sudah mulai dapat digunakan
perkembangan yang ada, sampah sudah kembali dan dapat menjadi salah satu
merupakan barang yang sangat membahayakan “barang konsumsi” yang juga sudah mulai
lingkungan dan masyarakat. Hal ini jika diminati oleh masyarakat. Dikarenakan hal
tetap dibiarkan maka akan menghasilkan itu maka banyak orang yang sudah mulai
lingkungan yang di dalamnya terdapat melirik sebuah peluang usaha dalam bidang
masyarakat yang tidak sehat. persampahan. Selain akan membuat suatu
Dalam perkembangannya, sampah pada lapangan kerja baru, juga akan adanya
saat ini sudah mulai dapat digunakan produk baru dengan inovasi yang juga akan
kembali dan dapat menjadi salah satu baru juga.
barang konsumsi yang juga sudah mulai

ARTIKEL BEBAS
Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
Universitas Mercu Buana
Jakarta
2. Permasalahan na itu perlu adanya pengetahuan mengenai
a. Identifikasi masalah berbagai macam cara masyarakat dalam me-
Sampah secara langsung atau tidak mandang sampah untuk dijadikan benda
langsung dapat membawa dampak yang buruk (produk).
pada lingkungan bahkan kondisi kesehatan c. Rumusan Masalah
manusia. Hal ini disebabkan oleh sampah Berdasarkan dari permasalahan yang
yang dibuang secara sembarangan atau di- didapat maka dalam penelitian ini masalah
tumpuk tanpa ada pengelolaan yang baik, dirumuskan:
maka akan menimbulkan berbagai dampak bu- - Bagaimana pemanfaatan sampah dalam
ruk. Tumpukan sampah yang dibiarkan be- lingkungan
gitu saja akan mendatangkan hewan serang- - Bagaimana pemanfaatan sampah dalam ap-
ga yang membawa kuman penyakit. Akan likasinya sebagai material dari desain
tetapi manusia tidak menyadari bahwa se- produk.
tiap hari pasti manusia menghasilkan sam- 3. Tujuan Dan Manfaat
pah, baik sampah organik maupun sampah a. Tujuan Umum
anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk
Sampah dapat menjadi suatu peluang dapat membahas seputar sampah sebagai ma-
yang jika dikembangkan dapat memberikan terial yang dimanfaatkan dalam suatu
manfaat kepada lingkungan dan masyara- produk. Selain itu penelitian ini juga
katnya. Melalui proses yang berbeda-beda akan membahas berbagai jenis sampah serta
tergantung dari jenis sampah. pengaplikasiannya dalam berbagai macam
b. Batasan Masalah produk.
Sampah merupakan salah astu konsek- b. Tujuan Khusus
uensi yang harus diterima dari adanya ke- - Untuk mengetahui berbagai macam jenis
hidupan manusia. Diketahui bahwa setiap sampah serta pemanfaatnnya dalam suatu
adanya aktifitas manusi maka sampah akan produk
tetap ada. Jumlah sampah akan terus - Untuk mengetahui pengaplikasian suatu
meningkat jika tidak dikelola dengan produk yang dihasilkan dari sampah.
baik. Oleh karena itu perlu adanya usaha - Untuk mengetahui penggunaan sampah yang
untuk menyelesaikan masalah mengenai sam- dimanfaatkan oleh masyarakat dalam bentuk
pah walaupun tidak menghilangkannya. dan keterbatasannya.
Salah satu cara untuk mengendalikan c. Manfaat
pertumbuhan sampah adalah dengan me- Manfaat yang didapatkan dari
manfaatkannya menjadi produk yang mem- penelitian ini mengenai pemecahan masalah
iliki fungsi. Karena dengan dijadikannya seputar pemanfaatan sampah dalam berbagai
suatu produk, maka secara tidak langsung jenis serta dapat menjadi referensi dalam
maka jumlah sampah dapat dikurangi. Tidak pemanfaatnya. Karena dalam penelitian
sedikit cara masyarakat dalam memanfaat- ini, sampah dapat menjadi produk yang
kan sampah utnuk dijadikan suatu produk, diterapkan dan dapat menjadi pengetahuan
dari menjadikan sampah kea rah produk oleh masyarakat dalam menerapkan sampah
yang memiliki fungsi sampai kepada produk sebagai material dari produk.
yang akan menjadi hiasan saja. Oleh kare-

2014 ARTIKEL BEBAS


Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
2
Universitas Mercu Buana
Jakarta
B. TINJAUAN PUSTAKA seperti yang tersedia dialam misalnya :
1. Sampah batu, kayu, kulit, tanah dan sebagainya”.
Dalam artiannya, terdapat berbagai Berdasarkan dari perkembangan peradaban
macam definisi mengenai sampah. Sampah manusia, bahan yang didapat dari alam
dapat dijelaskan merupakan “sesuatu yang tersebut dapat diolah sehingga dapat
tidak dikehendaki oleh yang punya dan menghasilkan yang disebut dengan materi-
bersifat padat”. Selain itu dapat di- al. Dan diketahui bahwa terdapat berbagai
artikan “sebagian dari sesuatu yang tidak jenis material yang tersedia di alam.
dipakai, tidak disenangi atau sesuatu 3. Desain Produk
yang harus dibuang yang umumnya berasal a. Desain
dari kegiatan yang dilakukan manusia Desain diketahui merupakan “proses
(termasuk kegiatan industri) tetapi bukan perancangan yang melibatkan kreatifitas
biologis karena kotoran manusia (“human manusia yang bertujuan membuat (“to cre-
waste”) tidak termasuk kedalamnya.” ate something”) sesuatu benda, sistem,
(Dorothy, 1997:25) Terkait dengan arti dan sejenisnya dan memiliki manfaat bagi
yang ada, terdapat definisi yang dibuat umat manusia. Serta desain dapat dijelas-
oleh World Health Organization (WHO) yang kan merupakan “manifestasi umat manusia
mendefinisikan sampah adalah “sesuatu dalam berkebudayaan yang menjadi ciri
yang tidak digunakan, tidak dipakai, tid- bagi peradabannya.” (Sachari,2002:10)
ak disenangi atau sesuatu yang dibuang b. Desain Produk
yang berasal dari kegiatan manusia dan Desain produk atau dapat disebut
tidak terjadi dengan sendirinya.” Serta juga sebagai desain produk industri
berdasarkan Undang-Undang Pengelolaan diketahui merupakan “salah satu aktifi-
Sampah Nomor 18 tahun 2008 menyatakan tas luas dari inovasi teknologi yang
“sampah adalah sisa kegiatan seharihari berhubungan dengan pengembangan bentuk,
manusia dan/atau dari proses alam yang pengembangan teknik, proses produksi dan
berbentuk padat.” peningkatan pasar suatu produk industry.
2. Material Hasil desain produk industri mencakup
Bahan atau material diketahui meru- kegiatan yang berhubungan dengan sarana
pakan salah satu “kebutuhan bagi manusia dan prasarana manusia melalui proses in-
mulai zaman dahulu sampai sekarang. Ke- dustri, antara lain alat transportasi,
hidupan manusia selalu berhubungan dengan alat kedokteran, alat pertanian, alat mi-
kebutuhan bahan seperti pada trans- liter, alat olahraga, asesoris produk dan
portasi, rumah, pakaian, komunikasi, aplikasi teknologi.” (Palgunadi,
rekreasi, produk makanan dan sebagainya. 2008:15).
Perkembangan peradaban manusia juga bisa
diukur dari kemampuannya memproduksi dan C. METODE PENELITIAN
mengolah bahan untuk memenuhi kebutuhan 1. Metode Penelitian
hidupnya.“ (Palgunadi , 2008:261). Metode penelitian yang digunakan
Berdasarkan dari sejarah yang ada, dalam penelitian ini adalah metode kuali-
diketahui bahwa pada tahap awal manusia tatif. Yang dalam prakteknya “metode
hanya mampu mengolah bahan apa adanya kualitatif berkembang mengikuti suatu da-

2014 ARTIKEL BEBAS


Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
3
Universitas Mercu Buana
Jakarta
lil sebagai proses yang tidak pernah ber- mendapatkan definisi secara utuh tentang
henti (“unfinished process”). Ia berkem- sampah sendiri agar tidak keluar dari
bang dari proses pencarian dan penangka- tema penelitian. Dan juga agar dapat
pan makna yang diberikan oleh suatu re- mengetahui definisi yang di ketahui
alitas dan fenomena sosial.” (Soman- secara luas oleh masayarakat.
tri,2005). Dijelaskan pula bahwa “seorang Setelah mendapatkan definisi
peneliti yang berkecimpung dalam tentang sampah, metode pengumpulan data
penelitian kualitatif “konvensional” ser- yang dilakukan adalah dengan
ing mengalami proses “sell and trade”. mendefinisikan sampah menurut jenisnya,
Proses ini dapat dipahami pada dua hal ini dilakukan agar dapat mengetahui
gejala. Pertama, peneliti terlibat secara jenis sampah yang berada di ligkungan.
interaktif dengan subjek, dan berperan Beserta manfaatnya dan cara pengolahan
dalam membentuk realitas baru. Demikian sampah tersebut. Setelah itu, baru
juga sebaliknya, realitas secara inter- melakukan pengumpulan data tentang
aktif memperkaya pengetahuan dan makna pemanfaatan sampah yang menurut jenisnya
sosial seorang peneliti. Kedua, peneliti tersebut agar dapat diketahui kelebihan
dan “subjek” terlibat dalam proses “per- dan kekurangan yang terdapat pada sampah
tukaran” sehingga interaksi dapat ber- yang menurut jenisnya tersebut.
jalan.” Setelah mendapatkan kelemahan dan
Metode kualitatif merupakan “bagian kelebihan yang dimiliki oleh sampah
dari proses pengetahuan yang dapat diang- dengan jenis tertentu maka metode yang
gap sebagai produk sosial dan juga proses dilakukan adalah dengan cara mencari
sosial. Pengetahuan sebagai sebuah proses gambar yang dapat mewakili tentang
setidaknya memiliki tiga prinsip dasar perkembangan sampah sampai saat ini. Hal
yakni empirisisme yang berpangku pada ini dilakukan agar dapat mengetahui
fakta dan data, objektivitas dan con- perkembangan yang sudah dilakukan oleh
trol”.(Singleton ,1988:28-37) masyarakat pada lingkungan dalam
Dalam penelitian ini metode terse- kaitannya dengan pemanfaatan sampah.
but dignuakan untuk dapat mendapatkan Dikarenakan dengan melihat pemanfaatan
suatu fakta mengenai adanya pemanfaatan sampah tersebut diharapkan adanya
sampah sebagai produk karena sampah meru- pengembangan yang akan dilakukan oleh
pakan salah satu fenomena yang menjadi masyarakat dalam kaitannya dengan
perhatian pada saat ini tidak hanya oleh pemanfaatan sampah agar tidak selalu
masyarakat namun oleh pemerhati ling- mencontoh pemanfaatan benda yang sama.
kungan.
2. Metode Pengumpulan Data D. HASIL DAN PEMBAHASAN
Untuk metode pengumpulan data, cara 1. Sampah
yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan Sampah merupakan material sisa yang
berbagai pengertian dari berbagai tidak diinginkan setelah berakhirnya
literatur sebagai cara untuk mendapatkan suatu proses. Sampah merupakan
definisi dari tema sampah yang akan didefinisikan oleh manusia menurut
diteliti, hal ini dilakukan agar derajat keterpakaiannya, dalam proses

2014 ARTIKEL BEBAS


Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
4
Universitas Mercu Buana
Jakarta
alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, - Tidak dapat terurai
Sampah - Dapat dengan tanah.
yang ada hanya produk yang dihasilkan Anorganik bertahan lama - Terdapat bahan kimia
dan dapat pada sampah jenis
setelah dan selama proses alam tersebut dimanfaatkan tertentu
sebagai
berlangsung. barang
konsumsi.

Dalam kaitannya dengan pemanfaatan


sampah pada lingkungan maka sampah yang
berada di masyarakat adalah sampah yang
dilihat dari jenisnya. Yaitu sampah yang
dapat didaur ulang yang dapat disebut
Gambar 1. Sampah pada lingkungan juga dengan sampah organik dan sampah
tidak dapat didaur ulang yang disebut
Akan tetapi karena dalam kehidupan
dengan sampah anorganik. Yang keduanya
manusia didefinisikan konsep lingkungan,
memiliki kelebihan dan kekurangan.
maka Sampah dapat dibagi menurut sifatnya
2. Pemanfaatan Sampah
yaitu:
Sampah semakin hari semakin sulit
1. Sampah organik-dapat diurai
dikelola, sehingga disamping kesadaran
(”degradable”)
dan partisipasi masyarakat, pengembangan
Biodegradable: yaitu sampah yang dapat
teknologi dan model pengelolaan sampah
diuraikan secara sempurna oleh proses
merupakan usaha alternatif untuk
biologi baik aerob atau anaerob, seperti:
memelihara lingkungan yang sehat dan
sampah dapur, sisa-sisa hewan, sampah
bersih serta dapat memberikan manfaat
pertanian dan perkebunan.
lain seperti penghematan sumber daya
2. Sampah anorganik-tidak terurai
alam, penghematan energi, Penghematan la-
(“undegradable”)
han tempat pembuangan akhir serta dapat
Non-biodegradable: yaitu sampah yang
menciptakan lingkungan asri (bersih,
tidak bisa diuraikan oleh proses biologi.
sehat, nyaman)
Dapat dibagi lagi menjadi:
a. Bentuk Pemanfaat Sampah
- “Recyclable”: sampah yang dapat diolah
- Pengomposan untuk sampah organik.
dan digunakan kembali karena memiliki
Pengomposan atau kompos adalah hasil
nilai secara ekonomi seperti plastik,
penguraian parsial/tidak lengkap dari
kertas, pakaian dan lain-lain.
campuran bahan-bahan organik yang dapat
- “Non-recyclable”: sampah yang tidak
dipercepat secara artifisial oleh
memiliki nilai ekonomi dan tidak dapat
populasi berbagai macam mikroba dalam
diolah atau diubah kembali seperti “tetra
kondisi lingkungan yang hangat, lembab,
packs”,“carbon paper”,“thermo coal”
dan aerobik atau anaerobik. Material
dan lainnya.
sampah organik , seperti zat tanaman ,
Tabel 1. Kelebihan Dan Kekurangan sampah menurut
jenisnya sisa makanan atau kertas , bisa diolah
Kelebihan Kekurangan
dengan menggunakan proses biologis untuk
- Dapat - Menghasilkan bau
Sampah terurai yang tidak sedap kompos, atau dikenal dengan istilah
Organik dengan tanah. - Jika dibiarkan dalam
- Dapat waktu lama akan pengkomposan.Hasilnya adalah kompos yang
dimanfaatkan terdapat belatung
sebagai pupuk bisa digunakan sebagi pupuk dan gas

2014 ARTIKEL BEBAS


Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
5
Universitas Mercu Buana
Jakarta
methana yang bisa digunakan untuk a. Daur ulang untuk sampah anorganik
membangkitkan listrik. Daur ulang adalah proses untuk
Sampah organik atau dapat menjadikan suatu bahan bekas menjadi
diurai(”degradable”) Biodegradable: yaitu bahan baru dengan tujuan mencegah
sampah yang dapat diuraikan secara adanya sampah yang sebenarnya dapat
sempurna oleh proses biologi baik aerob menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi
atau anaerob, Sampah jenis ini dapat penggunaan bahan baku yang baru,
dimanfaatkan menjadi pupuk kompos melalui mengurangipenggunaan energi,mengurangi po
pengomposan. lusi, kerusakan lahan, dan emisi gas
rumah kaca jika dibandingkan dengan
proses pembuatan barang baru.
Daur ulang adalah salah satu
strategi pengelolaan sampah padat yang
terdiri atas kegiatan pemilahan,
pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian
Gambar 2. Pengomposan
(Sumber: berbagai sumber) dan pembuatan produk/material bekas
Pengomposan memiliki manfaat yang pakai, dan komponen utama dalam manajemen
bermagam. Dan pemanfaatannya berhubungan sampah modern dan bagian ketiga dalam
dengan lingkungan yang ada beserta metode pemanfaatan sam-
penggunaannya dan memiliki nilai sam-
ekonomis. pah 3R (“Reuse”,”Reduce”dan “Recycle”).
Tabel 2. Manfaat pengomposan sampah organik
Aspek Aspek bagi Aspek Ekonomi
Lingkungan tanah/tanaman
-Mengurangi - Meningkatkan - Menghemat
polusi udara kesuburan tanah biaya untuk
karena - Memperbaiki transportasi
pembakaran struktur dan dan
limbah dan karakteristik penimbunan
pelepasan gas tanah limbah
metana dari - Meningkatkan - Mengurangi
sampah organik kapasitas volume/ukuran
yang membusuk penyerapan air limbah
akibat bakteri oleh tanah - Memiliki
metanogen di - Meningkatkan nilai jual Gambar 3. Sampah Anorganik
tempat aktivitas yang lebih
pembuangan mikroba tanah tinggi dari Untuk sampah anorganik maka proses
sampah - Meningkatkan pada bahan
- Mengurangi kualitas hasil asalnya. yang dilakukan adalah proses daur ulang.
kebutuhan lahan panen (rasa,
untuk nilai gizi, dan Hal ini dikarenakan Sampah anorganik
penimbunan jumlah panen)
- Menyediakan merupakan sampah yang tidak dapat
hormon dan
vitamin bagi terurai (“undegradable”). Pada sampah
tanaman
- Menekan jenis anorganik terdapat sampah Non-
pertumbuhan/sera
ngan penyakit biodegradable atau dapat disebut juga
tanaman
- Meningkatkan
dengan sampah yang tidak bisa diuraikan
retensi/ketersed oleh proses biologi. Dan dalam
iaan hara di
dalam tanah pengembangannya sampah anorganik tersebut
dapat diolah digunakan kembali karena
memiliki nilai secara ekonomi seperti
plastik, kertas, pakaian dan lain-lain.

2014 ARTIKEL BEBAS


Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
6
Universitas Mercu Buana
Jakarta
Sampah anorganik tidak dapat terdegradasi sampah yang tidak bisa diuraikan oleh
secara alami. Dengan kreativitas, sampah proses biologi. Dapat dibagi lagi
dengan jenis ini bisa didaur ulang untuk menjadi:
beragam kebutuhan. “Recyclable”: sampah yang dapat diolah
dan digunakan kembali karena memiliki
C. Bentuk Pemanfaatan Sampah Sebagai nilai secara ekonomi.
Material Produk “Non-recyclable”: sampah yang tidak
1. Sampah organik memiliki nilai ekonomi dan tidak dapat
Sampah organik atau sampah yang diolah atau diubah kembali.
dari jenisnya adalah sampah yang dapat Dalam kaitannya sebagai manfaat
didaur ulang atau dengan kata lain dapat maka sampah ini dapat bermanfaat karena
diurai (“degradable”) sampah jenis ini dapat digunakan sebagai
Biodegradable: yaitu sampah yang dapat salah satu alat yang dapat dimanfaatkan
diuraikan secara sempurna oleh proses karena memiliki ketahanan yang cukup baik
biologi baik aerob atau anaerob, seperti: dan dapat dijadikan berbagai macam benda
sampah dapur, sisa hewan, sampah konsumsi manusia. Namun jika dalam
pertanian dan perkebunan. pemanfaatannya terdapat kesalahan maka
ditakutkan akan memiliki dampak negatif
yang dihasilkan. Seperti timbulnya
berbagai penyakit akibat penggunaan
sampah jenis anorganik.
Oleh karena itu dapat dikatakan
disetiap sampah yang dihasilkan memiliki
suatu kelebihan dan kekurangan. Akan
tetapi hal ini dapat dijadikan suatu
manfaat jika dalam pemanfaatannya dan
Gambar 4. Pemanfaatan sampah organik
pembuatannya memperhatikan hal – hal yang
Untuk sampah jenis ini dapat berkaitan dengan lingkugan agar dampak
memanfaatkannya dengan cara menjadikannya negatif yang dihasilkan oleh pemanfaatan
pupuk kompos sebagai salah satu cara sampah dapat dikurangi.
untuk menyuburkan tanaman. Akan tetapi a. Sampah Kertas
dalam penerapannya sampah organik dapat Sampah kertas bisa dikumpulkan
dikatakan sangat jorok dikarenakan menjadi satu bagian yang dipisahkan dari
kandunga sampah organik salah satunya sampah lainnya. Kumpulan sampah kertas
adalah bakteri. Dan juga dalam dapat dibuat berbagai macam jenis
penerapannya sebgai sampah juga dapat kerajinan tangan, seperti topeng, patung,
dikatakan sampah tersebut adalah hasil dan kertas daur ulang.
konsumsi. Sehingga dapat dikatakan dengan
kata lain merupakan kotoran.
2. Sampah anorganik
Sampah anorganik atau sampah yang
tidak dapat terurai di tanah yaitu Gambar 5. Pemanfaatan Sampah Kertas
(Sumber: Berbagai sumber)

2014 ARTIKEL BEBAS


Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
7
Universitas Mercu Buana
Jakarta
Nilai jual sampah kertas daur ulang
jauh lebih tinggi dari sekadar sampah
kertas biasa. Kertas daur ulang bisa
dijual ke pengrajin sebagai bahan pembuat
kerajinan tangan, atau membuat karya seni
sendiri yang menghasilkan. Gambar 7. Pemanfaatan sampah botol

b. Sampah Kaleng
Tidak sedikit material produk yang
Tidak sedikit sampah kaleng
dibuat dari sampah botol. Selain itu sam-
dihasilkan dari berbagai macam kemasan
pah botoltelah dikreasikan menjadi
dalam bentuk kaleng yang digunakan untuk
berbagai kerajinan tangan, dampak dari
barang keperluan sehari-hari. Berkaitan
penggunaan contoh dari pemanfaatan sampah
dengan hal tersebut, kaleng berawal dari
botol adalah harga dari limbah botol akan
logam sebagai bahan yang paling banyak
naik secara ekonomi serta akan ber-
didaur ulang di dunia. Karena logam ter-
tambahnya kreasi produk dikarenakan saat
masuk salah satu material yang mudah ka-
ini botol sudah mengalami perubahan ben-
rena mereka dapat dipisahkan dari sampah
tuk.
lainnya dengan “magnet”. Daur ulang meli-
d. Sampah Plastik
puti proses logam pada umumnya seperti
Diketahui bahwa sampah dengan
peleburan dan pencetakan kembali.
material plastik memerlukan waktu lama
untuk melewati proses daur ulang secara
alami, sehingga dapat menjadi
permasalahan serius karena dipercaya
dapat memberikan kontribusi pada masalah
“pemanasan global” yang berdampak pada
Gambar 6. Pemanfaatan Sampah Kaleng
kehidupan tidak hanya manusia namun juga
Hasil yang didapat tidak mengurangi
seluruh makhluk hidup.
kualitas logam tersebut. Namun pada
umumnya, semua jenis logam dapat didaur
ulang tanpa mengurangi kualitas logam
tersebut, menjadikan logam sebagai bahan
yang dapat didaur ulang dengan tidak
terbatas. Gambar 8. Pemanfaatan Sampah Plastik
c. Sampah Botol
Botol memiliki nilai ekonomi yang Saat ini sudah tidak sedikit

terbilang tinggi, apalagi masih utuh. kerajinan yang dibuat dengan bahan dasar

Jika sudah tidak utuh akan didaur ulang sampah plastik seperti tas, dompet, dan

lagi bersama dengan berbagai jenis sampah tempat tisu. Hal ini dikarenakan sampah

botol lainnya untuk dicetak menjadi botol plastik merupakan salah satu sampah yang

baru. Harga sampah botol bekas minuman paling banyak dipakai dan juga memiliki

lebih rendah karena bentuknya khusus ketahanan yang cukup baik.

sehingga pembelinya terbatas hanya


perusahaan minuman.

2014 ARTIKEL BEBAS


Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
8
Universitas Mercu Buana
Jakarta
e. Sampah Kain bahkan akan dapat mempengaruhi hasil
Sampah dari limbah kain merupakan akhir dari produk yang akan dibuat
salah satu limbah yang perlu ditanggulan-
gi. Kain dapat menjadi material dalam
suatu produk karena kain memiliki potensi
yang baik jika dapat diolah atau di daur
Gambar 10. Pemanfaatan sampah kayu
ulang dengan baik. Proses daur ulang ter-
Limbah sampah kayu sebagai sisa
sebut memerlukan percampuran dengan bahan
atau bagian kayu yang dianggap tidak ber-
atau teknik lain dalam mengolahnya.
nilai dalam proses, waktu dan tempat ter-
tentu masih memungkinkan untuk dimanfaat-
kan pada proses dan waktu yang berbeda.
Sebagai salah satu contoh limbah sampah
kayu khususnya dari industri kayu lapis
telah dimanfaatkan sebagai papan blok,
papan partikel maupun sebagai bahan bakar
pemanas ketel uap dan arang kayu.

E. KESIMPULAN DAN SARAN


Gambar 9. Pemanfaatan Sampah Kain
(Sumber: www.pinterest.com)
1. Kesimpulan
Pada penerapannya saat ini sampah
Sampah kain bisa digunakan untuk sudah dapat menjadi salah satu barang
mencuci atau sebagai bahan baku yang dapat dikonsumsi. konsumsi dalam
kerajinan. Sampah kain dapat ditemukan artian menjadi benda untuk pakai. Dan
dari pakaian yang sudah tidak terpakai, memiliki nilai jual sehingga dapat
tapi masih layak pakai bisa disumbangkan menjadi salah satu peluang untuk membuat
kepada yang membutuhkan, atau dijual. usaha. Sampah yang akan di jadikan barang
Terkadang dari pakaian yang sudah tidak jadi haruslah melalui proses yang bisa
terpakai terdapat sobekan (kain perca) dikatakan proses kotor karena perlu adan-
yang dapat dimanfaatkan. Sisa kain atau ya proses awal mencari sampah tersebut
kain perca juga dimanfaatkan untuk banyak ditempat yang diidentikkan kotor..
aplikasi dan melalui berbagai macam Dikarenakan dalam pengertiannya sampah
tahapan sehingga produk tersebut dapat merupakan benda hasil konsumsi yang
dipakai oleh manusia. memang sudah kotor dan memiliki berbagai
f. Sampah limbah kayu macam bakteri. Jika dapat dibersihkan dan
Limbah kayu diketahi sebagai kayu dimanfaatkan secara maksimal maka sampah
sisa potongan dalam berbagai bentuk dan akan menjadi salah satu cara untuk
ukuran yang terpaksa harus disisihkan da- membuka usaha dalam memproduksi benda
lam proses produksinya. Hal ini dikare- jadi.
nakan sampah limbah kayu tersebut di- Berbicara mengenai material dari
yakini oleh pihak pengguna material tidak suatu produk. Perlu adanya perlakukan
dapat menghasilkan produk dengan baik tambahan agar sampah dapat dimanfaatkan
kembali walaupun dalam bentuk dan fungsi

2014 ARTIKEL BEBAS


Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
9
Universitas Mercu Buana
Jakarta
yang berbeda. Perlakuan tersebut dimak- Royce Singleton, Jr, Bruce C. Straits,
Margaret M. Straits and Ronald J.
sudkan agar sampah dapat memberikan
McAllister, (1988), Approaches to So-
manfaat secara maksimal. Karena dengan cial Research, Oxford University
Press: New York.
adanya fungsi yang baru maka perlu adanya
penyesuaian sampah tersebut. Sachari, Agus Dan Sunarya,Yan yan. 2002,
Sejarah Perkembangan Desain Dan Dunia
2. Saran
Kesenirupaan Di Indonesia, Penerbit
Dalam kaitannya dengan material ITB: Bandung.
yang akan dipakai dalam suatu produk,
Sarwono, Jonathan dan Lubis, Hary.
perlu adnaya pengetahuan yang dapat mem- (2007). Metode Riset untuk Desain.
Komunikasi Visual. Penerbit Andi:
berikan informasi tambahan mengani karak-
Yogyakarta
ter dari sampah yang akan dimanfaatkan.
Sugiyono. 2005, Memahami Penelitian
Selain itu perlu dilakukannya pelatihan
Kualitatif, Alfabeta: Bandung
yang berkaitan dengan memberi penyuluhan
Jurnal
kepada msayarakat akan manfaat sampah
Somantri,G,R.(2005), Memahami Metode
tidak hanya berupa memberikan suatu Kualitatif, Makara, Sosial Humaniora,
Vol. 9, No. 2, Desember 2005,
produk jadi akan tetapi juga harus
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Poli-
diajarkan mengenai peluang baru berkaitan tik, Universitas Indonesia, Depok,
Indonesia.
dengan sampah yang akan dimanfaatkan tid-
ak hanya dari segi fungsi namun pen-
golahan untuk mendapatkan bentuk baru.

DAFTAR PUSTAKA

Buku
Dorothy, Mckenzie. (1997), Green Design:
Design For The Environment, Calmann &
King: Great Britain.

Fiksel, Joseph. (1996), Design For


Environment, McGraw Hill: New York.

Fisher, Tom & Shipton, Janet, (2010), De-


signing For Re-Use The Life Of Con-
sumer Packaging, Earthscan: London.

Masri, Andry,(2010). Strategi Visual:


Bermain dengan formalistik dan semi-
otik untuk menghasilkan kualitas vis-
ual dalam desain. Jalasutra: Yogya-
karta.

Palgunadi, Bram,(2008). Desain Produk 3:


Aspek-aspek disain, Penerbit ITB:
Bandung

Papanek,Victor.(1985), Design for the


Real World, Thames & Hudson: London

Papanek, Victor.(1995), The Green


Imparative, Thames & Hudson: London.

2014 ARTIKEL BEBAS


Program Studi Desain Produk Grafis dan Multimedia
Fakultas Desain dan Seni Kreatif
10
Universitas Mercu Buana
Jakarta