Anda di halaman 1dari 2

PERESEPAN, PEMESANAN DAN

PENGELOLAAN OBAT

No.Dokumen :
SOP No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : ......... 2017
Halaman : 1/2
ENDANG SURYANI
UPTD PUSKESMAS
NIP19701220200212200
TANJUNGPURA
2

1. Pengertian 1. Peresepan adalah pemberian obat untuk mengobati seorang pasien


berdasarkan resep yang ditulis dari dokter, dokter gigi dan atau petugas
yang diberi wewenang untuk menulis resep.
2. Pemesanan dan pengelolaan obat untuk menjamin agar obat tersedia
dengan cukup dan dalam kondisi baik, tidak rusak, dan tidak kedaluarsa
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk melakukan peresepan,
pemesanan dan pengelolaan obat
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Tanjungpura Nomor /SK/PKM-TP/..../2017
tentang Kebijakan Pelayanan Farmasi
4. Referensi Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2014 tentang
Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas
PERESEPAN
5. Prosedur
1. Pemberi layanan klinis menentukan jenis obat obatan yang akan ditulis
sesuai rencana layanan klinis di lembar resep dengan menulis nama,
tanggal lahir, nama obat, jumlah, aturan pakai.
2. Mencocokkan identitas pasien dengan lembar yang di resep
3. Pemberi layanan klinis menyerahkan resep obat pada pasien untuk diambil
di apotik.

PEMESANAN
1. Petugas merekap pemakaian obat dan menentukan jumlah kebutuhan obat
untuk satu bulan dengan mengamati kartu stok obat
2. Petugas menentukan jumlah kebutuhan obat berdasarkan metode dalam
mengendalikan persediaan obat
3. Petugas mengajukan pemesanan/permintaan obat ke Instalasi Farmasi
Kabupaten menggunakan formulir LPLPO

PENGELOLAAN OBAT
1. Petugas melakukan perencanaan kebutuhan obat setiap bulan menggunakan
formulir LPLPO
2. Petugas mengajukan permintaan obat ke Instalasi Farmasi Kabupaten
berdasarkan perencanaan kebutuhan yang telah dibuat
3. Petugas melakukan penerimaan obat yang dikirim oleh instalasi farmasi
kabupaten dengan melakukan pengecekan sesuai dengan isi dokumen
LPLPO
4. Petugas menyimpan obat di gudang obat puskesmas yang disusun secara
alfabetis, sesuai bentuk sediaan dengan sistem FIFO dan FEFO
5. Petugas mendistribusikan obat sesuai dengan kebutuhan sub unit
6. Petugas melakukan pengendalian obat agar tidak terjadi kekosongan obat
atau obat rusak, hilang dan kadaluarsa
7. Petugas melakukan pencatatan dan pelaporan terhadap obat yang diterima,
didistribusikan dan digunakan oleh sub unit.
8. Petugas melakukan pemantauan dan evaluasi obat secara periodik dalam
mengendalikan dan menghindari terjadinya kesalahan pengelolaan obat.
1. Apotek
6. Unit Terkait
2. UGD
3. Kamar Bersalin
4. Rawat Inap

2/2