Anda di halaman 1dari 1

PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN

PENGGUNAAN OBAT PSIKOTROPIKA


DAN NARKOTIKA
No.Dokumen :
SOP No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : ................. 2017
Halaman : 1/1
UPTD
ENDANG SURYANI
PUSKESMAS
NIP197012202002022002
TANJUNGPURA

1. Pengertian Prosedur ini mengatur pengawasan dan pengendalian penggunaan


psikotropika dan narkotika.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk pengawasan dan
pengendalian penggunaan psikotropika dan narkotika.
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Tanjungpura Nomor 24.q1/SK/PKM-
TJPR/III.VIII/I/2017 tentang Kebijakan Pelayanan Farmasi.
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang
4. Referensi
Narkotika
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1997 tentang
Psikotropika
1. Petugas melakukan pengawasan atas kesesuaian diagnosis dengan terapi
5. Prosedur
penggunaan psikotropik dan narkotika
2. Dokter penulis resep memberikan tanda garis merah di bawah nama obat
dan membubuhi tanda tangan pada resep yang mengandung obat
Narkotika/Psikotropika
3. Petugas mengidentifikasi pasien penerima resep Narkotika/Psikotropika
dan verifikasi saat penyerahan obat.
4. Petugas farmasi menyimpan obat pada lemari khusus penyimpanan obat
narkotik dan psikotropik dimana lemari tersebut diletakkan tidak diketahui
oleh umum tetapi dapat diawasi langsung oleh petugas farmasi
5. Petugas farmasi mencatat pengeluaran obat dalam kartu stok dan buku
pengeluaran obat Narkotika dan psikotropika
6. Petugas membuat laporan Narkotika/Psikotropika dan melaporkan
pemakaian obat Narkotika/Psikotropika ke Instalasi Farmasi Kabupaten
1. Apotek
6. Unit Terkait
2. Poli umum
3. Rawat inap
4. UGD
5. Kamar bersalin