Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

TOPIK 8 “ Metode Harga Pokok Pesanan”

Nama: Zakia M. Hakim

Kelas: III-A Ak. Keuangan

A.

1. Pembelian Bahan Baku


- Bahan Baku X 5.000 @ Rp. 5.000 Rp. 25.000.000
- Bahan Baku Y 10.000 @ Rp. 4.000 Rp. 40.000.000

Jumlah Bahan Baku yang Dibeli Rp. 65.000.000

Jurnal : Pembelian Bahan Baku

Pembelian Bahan Baku Rp. 65.000.000


Hutang/Kas Rp. 65.000.000

2. Pemakaian Bahan baku dalam Prosuksi


- Bahan baku untuk pesanan P1
Bahan baku X 2.000 @ Rp. 5.000 Rp. 10.000.000
Bahan baku Y 4.000 @ Rp. 4.000 Rp. 16.000.000

Jumlah bahan baku untuk pesanan P1 Rp. 26.000.000

- Bahan baku untuk pesanan P2


Bahan baku X 1.500 @ Rp. 5.000 Rp. 7.500.000
Bahan baku Y 3.000 @ Rp. 4.000 Rp. 12.000.000

Jumlah bahan baku untuk pesanan P2 Rp. 19.500.000

- Bahan baku untuk pesanan P3


Bahan baku X 1.000 @ Rp. 5.000 Rp. 5.000.000
Bahan baku Y 2.000 @ Rp. 4.000 Rp. 8.000.000

Jumlah bahan baku untuk pesanan P3 Rp. 13.000.000

Jumlah bahan baku yang dipakai Rp. 58.500.000

Jurnal : Pemakaian Bahan Baku


Barang dalam proses- Biaya bahan baku Rp. 58.500.000
Persediaan bahan baku Rp. 58.500.00
3. Pencatatan biaya Tenaga Kerja
Perhitungan Gaji & Upah :
Upah langsung untuk pesanan P1 Rp. 14.000.000
Upah langsung untuk pesanan P2 Rp. 12.000.000
Upah langsung untuk pesanan P3 Rp. 8.000.000

Jumlah Upah tenaga kerja Rp. 34.000.000

Jurnal : Pencatatan distribusi biaya tenaga kerja

Gaji & Upah Rp. 34.000.000


Utang Gaji & Upah Rp. 34.000.000

Jurnal : Pencatatan distribusi biaya tenaga kerja

Barang dlm Proses – BTKL Rp. 34.000.000


Gaji dan Upah Rp. 34.000.000

Jurnal : Pencatatan pembayaran Gaji & Upah

Utang Gaji dan Upah Rp. 34.000.000


Kas Rp. 34.000.000

4. Pencatatan Biaya OverHead Pabrik


BOP yang dibebankan :
- Pesanan P1 = 75% x Rp. 14.000.000 = Rp. 10.500.000
- Pesanan P1 = 75% x Rp. 12.000.000 = Rp. 9.000.000
- Pesanan P1 = 75% x Rp. 8.000.000 = Rp. 6.000.000
Jumlah BOP yang dibebankan Rp. 25.500.000

Jurnal : BOP dibebankan

Barang dalam proses- BOP Rp. 25.500.000


BOP yang dibebankan Rp. 25.500.000

5. Pencatatan BIaya Overhead Pabrik


BOP sesungguhnya Untuk :
- Pesanan P1 = Rp. 10.000.000
- Pesanan P2 = Rp. 9.200.000
- Pesanan P3 = Rp. 5.900.000

Jumlah BOP Sesungguhnya Rp. 25.100.000


Jurnal : Mencatat BOP Sesungguhnya

BOP Sesungguhnya Rp. 25.100.000


Berbagai rekening di kredit Rp. 25.100.000

Jurnal : Menutup BOP yang dibebankan

BOP yang dibebankan Rp. 25.500.000


BOP sesungguhnya Rp. 25.500.000

Jurnal : Mencatat selisih BOP

BOP sesungguhnya Rp. 400.000


Selisih BOP Rp. 400.00

6. Pencatatan Harga Pokok produk jadi & Produk dlm Proses


Produk yang selesai adalah pesanan P1 & P2

Harga pokok Pesanan P1 terdiri dari :


- Biaya bahan baku Rp. 26.000.000
- Biaya tenaga kerja langsung Rp. 14.000.000
- Biaya Overhead pabrik Rp. 10.500.000
Jumlah Harga Pokok Pesanan P1 Rp. 50.500.000

Harga pokok pesanan P2 terdiri dari:


- Biaya bahan baku Rp. 19.500.000
- BTKL Rp. 12.000.000
- BOP Rp. 9.000.000
Jumlah harga pokok pesanan P2 Rp. 40.500.000

Total harga Pokok Produk Jadi Rp. 91.000.000

Jurnal : Harga Pokok Produk Jadi

Persediaan Produk jadi Rp. 91.000.000


Barang dlm Proses-BBB Rp. 45.500.000
Barang dlm Proses-BTKL Rp. 26.000.000
Barang dlm Proses-BOP Rp. 19.500.000

Produk dalam proses adalah P3


Harga Pokok Pesanan P3 terdiri dari:
- BBB Rp. 13.000.000
- BTKL Rp. 8.000.000
- BOP Rp. 6.000.000
Jumlah Harga pokok pesanan P3 Rp. 27.000.000

Jurnal : Harga pokok produk dlm proses


Persediaan produk dlm proses Rp. 27.000.000
Barang dlm proses-BBB Rp. 13.000.000
Barang dlm proses-BTKL Rp. 8.000.000
Barang dlm proses-BOP Rp. 6.000.000

Jurnal : Mencatat Harga Pokok Produk yang dijual


Harga Pokok Penjualan Rp. 91.000.000
Persediaan Produk jadi Rp. 91.000.000

B.
1. Harga Pokok produk P1 per Unit :
Rp. 50.500.000 / 1.000 Unit Rp. 50.500 / Unit

2. Harga Pokok produk P2 per Unit :


Rp. 40.500.000 / 1.500 Unit Rp. 27.000 / Unit

3. Harga Pokok produk P3 Per Unit :


Rp. 27.000.000 / 2.000 Unit Rp. 13.500 / Unit