Anda di halaman 1dari 5

Muhamad Hanif Ramadhan

12/333601/TK/39949

Klasifikasi Pompa
Menurut prinsip perubahan bentuk energi yang terjadi, pompa dibedakan menjadi :

1. Positive Displacement Pump

Disebut juga dengan pompa aksi positif. Energi mekanik dari putaran poros pompa dirubah
menjadi energi tekanan untuk memompakan fluida. Pada pompa jenis ini dihasilkan head yang tinggi
tetapi kapasitas yang dihasilkan rendah. Yang termasuk jenis pompa ini adalah :

a. Pompa rotary

Sebagai ganti pelewatan cairan pompa sentrifugal, pompa rotari akan merangkap cairan,
mendorongnya melalui rumah pompa yang tertutup. Hampir sama dengan piston pompa torak akan
tetapi tidak seperti pompa torak (piston), pompa rotari mengeluarkan cairan dengan aliran yang lancar
(smooth). Macam-macam pompa rotari :

 Pompa roda gigi luar

Pompa ini merupakan jenis pompa rotari yang


paling sederhana. Apabila gerigi roda gigi berpisah pada
sisi hisap, cairan akan mengisi ruangan yang ada diantara
gerigi tersebut. Kemudian cairan ini akan dibawa
berkeliling dan ditekan keluar apabila giginya bersatu lagi

 Pompa roda gigi dalam

Jenis ini mempunyai rotor yang mempunyai gerigi dalam yang


berpasangan dengan roda gigi kecil dengan penggigian luar yang bebas
(idler). Sebuah sekat yang berbentuk bulan sabit dapat digunakan
untuk mencegah cairan kembali ke sisi hisap pompa.
 Pompa cuping (lobe pump)

Pompa cuping ini mirip dengan pompa jenis roda gigi


dalam hal aksinya dan mempunyai 2 rotor atau lebih dengan 2,3,4
cuping atau lebih pada masing-masing rotor. Putaran rotor tadi
diserempakkan oleh roda gigi luarnya.

 Pompa sekrup (screw pump)

Pompa ini mempunyai 1,2 atau 3 sekrup yang berputar di dalam rumah pompa yang diam. Pompa
sekrup tunggal mempunyai rotor spiral yang berputar di dalam sebuah stator atau lapisan heliks dalam
(internal helix stator). Pompa 2 sekrup atau 3 sekrup masing-masing mempunyai satu atau dua sekrup
bebas (idler).

 Pompa baling geser (vane Pump)

Pompa ini menggunakan baling-baling yang dipertahankan tetap menekan lubang rumah pompa oleh
gaya sentrifugal bila rotor diputar. Cairan yang terjebak diantara 2 baling dibawa berputar dan dipaksa
keluar dari sisi buang pompa.
a. Pompa Torak (Piston)

Pompa torak mengeluarkan cairan dalam jumlah yang terbatas selama pergerakan piston sepanjang
langkahnya. Volume cairan yang dipindahkan selama 1 langkah piston akan sama dengan perkalian luas
piston dengan panjang langkah. Macam-macam pompa torak :

1) Menurut Cara Kerja


 Pompa Torak Kerja Tunggal

 Pompa Torak Kerja Ganda

2) Menurut Jumlah Silinder


 Pompa Torak Silinder Tunggal

 Pompa Torak Silinder Ganda


2. Dynamic Pump / Sentrifugal Pump

Merupakan suatu pompa yang memiliki elemen utama sebuah motor dengan sudu impeler
berputar dengan kecepatan tinggi. Fluida masuk dipercepat oleh impeler yang menaikkan kecepatan
fluida maupun tekanannya dan melemparkan keluar volut. Prosesnya yaitu : - Antara sudu impeller dan
fluida Energi mekanis alat penggerak diubah menjadi energi kinetik fluida - Pada Volut Fluida diarahkan
kepipa tekan (buang), sebagian energi kinetik fluida diubah menjadi energi tekan. Yang tergolong jenis
pompa ini adalah :

a. Pompa Radial

Fluida diisap pompa melalui sisi isap adalah akibat


berputarnya impeler yang menghasilkan tekanan vakum
pada sisi isap. Selanjutnya fluida yang telah terisap
terlempar keluar impeler akibat gaya sentrifugal yang
dimiliki oleh fluida itu sendiri. Dan selanjutnya ditampung
oleh casing (rumah pompa) sebelum dibuang kesisi buang.
Dalam hal ini ditinjau dari perubahan energi yang terjadi,
yaitu : energi mekanis poros pompa diteruskan kesudu-sudu
impeler, kemudian sudu tersebut memberikan gaya kinetik
pada fluida. Akibat gaya sentrifugal yang besar, fluida terlempar keluar mengisi rumah pompa dan
didalam rumah pompa inilah energi kinetik fluida sebagian besar diubah menjadi energi tekan. Arah
fluida masuk kedalam pompa sentrifugal dalam arah aksial dan keluar pompa dalam arah radial. Pompa
sentrifugal biasanya diproduksi untuk memenuhi kebutuhan head medium sampai tinggi dengan
kapasitas aliran yang medium. Dalam aplikasinya pompa sentrifugal banyak digunakan untuk kebutuhan
proses pengisian ketel dan pompa-pompa rumah tangga.

b. Pompa Aksial (Propeller)

Berputarnya impeler akan menghisap fluida yang


dipompa dan menekannya kesisi tekan dalam arah aksial karena
tolakan impeler. Pompa aksial biasanya diproduksi untuk
memenuhi kebutuhan head rendah dengan kapasitas aliran yang
besar. Dalam aplikasinya pompa aksial banyak digunakan untuk
keperluan pengairan.
c. Pompa Mixed Flow (Aliran campur)
Head yang dihasilkan pada pompa jenis ini sebagian adalah disebabkan oleh gaya sentrifugal dan
sebagian lagi oleh tolakan impeler. Aliran buangnya sebagian radial dan sebagian lagi aksial, inilah
sebabnya jenis pompa ini disebut pompa aliran campur.

Sumber : http://artikel-teknologi.com/pompa-2-macam-macam-pompa/