Anda di halaman 1dari 2

KETENAGAKERJAAN

1. pengertian Ketenagakerjaan
Ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa
kerja.
Pada dasarnya ketenagakerjaan dapat diklasifikasikan minimal menjadi tiga macam yakni tenaga kerja terdidik), tenaga
kerja terlatih , tenaga kerja tidak terlatih.

1. Tenaga kerja terdidik


Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang pernah memperoleh pendidikan formal dalam bidang tertentu tetapi mereka
belum pernah dilatih dalam bidang tersebut.
2. tenaga kerja Terlatih
tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang telah bekerja dan pernah mengikuti latihan sesuai dengan bidangnya, misalnya
seorang yang telah menamatkan studinya dalam bidang akuntansi, maka mereka dapat digolongkan sebagai tenaga kerja
terlatih
 Tenaga Kerja : Setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasiklan barang atau jasa untuk memenuhi
kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.
 Angkatan Kerja : Bagian dari tenaga kerja yang aktif dalam kegiatan ekonomi. Aktif ini tidak selalu berarti sudah bekerja
karena yang digolongkan sebagai angkatan kerja adalah penduduk dalam usia kerja (15 tahun ke atas) baik yang bekerja
maupun yang mencari pekerjaan (pengangguran).
 Kesempatan Kerja : Kebutuhan tenaga kerja yang kemudian secara riil diperlukan oleh perusahaan atau lembaga penerima
kerja pada tingkat upah, posisi dan syarat tertentu, yang di informasikan melalui iklan, dll. Kesempatan kerja ini sering
disebut lowongan kerja.
 Pekerja : setiap orang yang menghasilkan barang atau jasa yang mempunyai nilai ekonomis baik yang menerima gaji atau
bekerja sendiri yang terlibat dalam kegiatan manual
Jenis Tenaga Kerja
Secara umum, tenaga kerja terdiri dari sebagai berikut:
1. Tenaga kerja Terdidik atau Ahli adalah tenaga kerja yang memiliki keahlian yang diperoleh dari jenjang
pendidikan formal seperti dokter, notaris, arsitek dan sebagainya.
2. Tenaga kerja Terampil atau Terlatih adalah tenaga kerja yang memiliki keterampilan yang diperoleh dari
pengalaman atau kursus-kursus seperti montir dan tukang las.
3. Tenaga kerja Tidak terdidik atau tidak terampil adalah tenaga kerja yang tidak memiliki kemampuan
tertentu. Tenaga kerja tersebut hanya mengandalkan kemampuan kekuatan fisik seperti kuli panggul, tukang gali
dan tukang becak.

PENANGGURAN
Diilihat dari penyebabnya, pengangguran dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian :
1. Pengangguran struktural yaitu : pengangguran yang terjadi karena adanya perubahan dalam struktur
perekonomian. Penduduk tidak mempunyai keahlian yang cukup untuk memesuki sektor baru sehingga mereka
menganggur. Contoh para petani kehilangan pekerjaan karena adanya berubahan dari daerah agraris menjadi
daerah industri.
2. Pengangguran siklus adalah pengangguran yang terjadi karena menurunnya kegiatan perekonomian (misal
terjadi resesi) sehingga menyebabkan berkurangnya permintaan masyarakat (aggrerat demand).
3. Pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi karena adanya pergantian musin misalnya
pergantian musim tanam ke musim panen.
4. Pengangguran friksional adalah Pengangguran yang muncul akibat adanya ketidaksesuaian antara pemberi
kerja dan pencari kerja.
5. Pengangguran teknologi adalah Pengangguran yang terjadi karena adanya penggunaan alat-alat teknologi
yang semakin modern yang menggantikan tenaga krja manusia.
Dampak Pengangguran
 Dampak Ekonomi : seperti nilai GDP akan menurun, dan pendapatan nasional akan berkurang bersamaan denga
turunnya standar hidup
 Dampak Sosial : seperti naiknya tingkat kejahatan, naiknya ketergantungan narkoba dan alkohol, hilangnya harga
diri serta kepercayaan diri para pengangguran, dll
 Dampak Individu dan Keluarga : jumlah konsumsi akan bekurang, meningkatkan ketergantungan dengan pihak lain
yang menjadi tumpangan mereka selama menganggur
I. Cara Mengatasi Pengangguran
a. Mengatasi pengangguran friksional dan sukarela:
 Menarik investor baru dengan cara deregulasi dan debiokratisasi
 Memberikan bantuan pinjaman lunak dan bantuan lain untuk memacu kehidupan industri kecil
b. Mengatasi pengangguran konjungtural :
 Meningkatkan daya beli masyarakat
 Mengatur bunga Bank agar tidak terlalu tinggi
c. Mengatasi pengangguran struktural :
 Menyediakan lapangan kerja
 Mengadakan pelatihan tenaga kerja
 Menarik investor
d. Mengatasi pengangguran musiman :
 Pelatihan ketrampilan lain selain bidang yang sudah digeluti
 Menginformasikan lowongan kerja yang ada disektor lain kepada masyarakat
e. Mengatasi pengangguran deflasioner :
 Pelatihan tenaga kerja
 Menarik investor baru
f. Mengatasi pengangguran teknologi :
 Pengenalan teknologi yang ada sejak usia dini Pelatihan tenaga pendidik untuk menguasai teknologi baru yang
harus disampaikan pada anak
J. Dampak Ketenagakerjaan tehadap Pertumbuhan Penduduk dan Lingkungan
Faktor penghambat laju pertumbuhan penduduk yang terlalu cepat adalah sbb:
1) Positive check adalah factor-faktor yang menyebabkan perubahan angka kematian seperti wabah penyakit,
kecelakaan,bencana alam dll
2) Preventive check adalah factor-faktor yang menyebabkan perubahan angka kelahiran, seperti program KB, penundaan usia
kawin muda
Dampak positif pembangunan Ekonomi
1. pembangunan ekonomi dapatt menngkatkan tarap hidup
2. pembangunan ekonomi dapat memanfaatkan SDA yng potensial yang menjadi riil
3. Dapat meningkatkan persediaan barang-barang kebutuhan masyarakat
4. apat membantu mempermuah masyarakat memenuhi kebutuhan hidup
5. menyediakan kebutuhan sesuai dengan tuntutan zaman
Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi
1. mengakibatkan kepunahan sumber daya alam jika pemanfaatan SDA tidak bertanggung jawab
2. menyebabkan pencemaran lingkungan hidup
3. menyebabkan kerusakan fisik lingkungan hidup
4. mengakibatkan bencana alamdan penurunan tingkat keseluruhan masyarakat
5. menyebabkan kesenjangan ekonomi