Anda di halaman 1dari 3

Cara kerja :

a. Menentukan tetapan calorimeter


1. Timbanglah kalorimmeter yang sudah bersih dan kering. Masukkanlah 40 ml air kedalam
kalorimeter dengan menggunakan buret, catat suhu air (T1) serta timbang lagi kalorimeter
yang berisi air.
2. Panaskan 40 ml air hinga suhunya 10 derajat diatas suhu pada pada no.1. catat suhu air
(T2).
3. Campurkan air panas kedalam kalorimeter aduk dan amati suhunya setiap 15 detik. Timbang
lagi calorimeter sehingga dapat diketahui berat air panas yang ditambahkan. Catat suhu aor
dalam calorimeter selama 5 menit.
4. Buatlah kurva suhu vs waktu untuk menetukan suhu pencampuran akhir (Ta).
b. Penentuan kalor reaksi Zn(s) + CuSO4(aq)
1. Masukkan 40 ml CuSO4 0,5M kedalam calorimeter, catat suhunya setian 30 detik selama 2
menit (Tawal).
2. Timbang dengan teliti bubuk Zn sebanyak 0,5 gram
3. Masukkan bubuk Zn kedalam calorimeter, aduklah campuran dengan cara mengocok
calorimeter, dan catat perubahan suhu setiap 15 detik selama 10 menit atau sampai
diperoleh puncak suhu campuran.
4. Hitunglah berapa mol ZnSO4 yang terbentuk.
5. Buatlah grafik suhu campuran terhadpa waktu dan tentukan suhu akhir (Takhir) campuran,
yaitu suhu campuran yang tertinggi.
c. Penentuan kalor penetralan NaOH-HCL
1. Masukkan tepat 25 ml HCL 0,1 N kedalam calorimeter kosong yang bersih dan kering. Catat
suhu larutannya.
2. Siapkan larutan NaOH 0,1 N ukur dan catat suhunya. Usahakan agar suhu kedua larutan
sama
3. Ukur tepat 25 ml NaOH 0,1 N. Campurkan NaOH dengan HCL, catat suhu setiap 15 detik
selama 5 menit .
Buatlah kurva suhu campuran (T) vs waktu untuk menentukan perubahan waktu.
Alat pelindung diri :

1. Jas lab

2. Kacamata

3. Sarung tangan

4. Masker