Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA ANALITIK

PENETAPAN KADAR NATRIUM KLORIDA DALAM CAIRAN INFUS


DENGAN METODE VOLHARD

KELOMPOK I

REYNALDI H311 16 007

DIONISIUS SANDHI TRI PUTRA H311 16 010

HARI/TANGGAL: JUMAT/ 5 OKTOBER 2018

LABORATORIUM KIMIA ANALITIK


DEPARTEMEN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2018
Penetapan Kadar Natrium Klorida dalam Cairan Infus dengan Metode
Volhard

1. Tujuan Percobaan
Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan kadar natrium klorida
dalam sampel cairan infus dengan metode volhard.

2. Prinsip Percobaan
Adapun prinsip dari percobaan ini adalah ion klorida dalam sampel
direaksikan dengan AgNO3 berlebih sehingga dihasilkan endapan AgCl. Kelebihan
AgNO3 dititar dengan larutan KCNS dengan indikator Fe3+ jenuh. Kelebihan ion
SCN- akan menghasilkan Fe[Fe(CNS)6] yang berwarna merah. Proses titrasi harus
dilaksanakan dalam suasana asam yaitu HNO3 untuk mencegah hidrolisis indikator.

3. Alat percobaan
Alat yang digunakan dalam percobaan ini adalah buret 50 mL, labu ukur
100 mL, erlenmeyer 100 mL, pipet volume 10 mL, pipet tetes, gelas kimia 100 mL,
gelas ukur, statif dan klem, neraca analitik, batang pengaduk, sendok tanduk, dan
corong.

4. Bahan Percobaan
Bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah HNO3 6 N,
AgNO3 0,01 N, KSCN 0,01 N, NaCl 0,01 N, akuabides, akuades, indikator
NH4Fe(SO4)2.12H2O, kertas saring, K2CrO4 5%, dan sampel (cairan infus).

5. Reaksi
AgNO3 + Cl- AgCl + NO3-
(putih)
AgNO3 + KSCN AgSCN + KNO3
(putih)
Fe3+ + SCN- [FeSCN]3+
(merah darah)
6. Prosedur Percobaan
a. Pembuatan larutan KSCN 0,01 N
Ditimbang 0,194 g dan dilarutkan dengan akuades dalam gelas piala hingga
volume 200 mL dan dihomogenkan.
b. Pembuatan Indikator Feri Amonium Sulfat
Ditimbang 5 g dan dilarutkan dalam 25 mL akuades. Ditambahkan beberapa
tetes HNO3 6 N dan dihomogenkan.
c. Pembuatan Larutan NaCl 0,01 N
Ditimbang 0,0585 g dan dilarutkan dalam 10 mL akuades. Dimasukkan ke
dalam labu ukur 100 mL dan dihimpitkan dengan akuades hingga tanda batas
kemudian dihomogenkan.
d. Pembuatan larutan AgNO3 0,01 N
Ditimbang 0,5096 g dan dilarutkan dalam 10 mL akuabides. Dimasukkan ke
dalam labu ukur 300 mL dan dihimpitkan dengan akuabides hinngga tanda batas
serta dihomogenkan.
e. Standarisasi AgNO3 0,01 N dengan NaCl 0,01 N
Dipipet 10 mL ke dalam erlenmeyer dan ditambahkan 0,5 mL K2CrO4 5%.
Dititar dengan larutan AgNO3 0,01 N hingga berwarna merah bata.
f. Standarisasi KSCN 0,01 N dengan AgNO3 0,01 N
Dipipet 10 mL ke dalam erlenmeyer kemudian ditambahkan HNO3 6 N
sebanyak 2 mL dan indikator NH4Fe(SO4)2 sebanyak 1 mL. Dititar dengan KSCN
0,01 N hingga larutan berwarna merah darah.
g. Penentuan Kadar Natrium Klorida
Dipipet sebanyak 10 mL sampel ke dalam labu ukur 100 mL, diencerkan
hingga tanda garis dan dihomogenkan. Dipipet 10 mL dari larutan tersebut ke
erlenmeyer kemudian ditambahkan 1 mL HNO3 6 N dan 10 mL AgNO3 0,01 N.
Filtrat dan endapan dipisahkan dengan filtrasi. Filtrat ditambahkan indikator
NH4Fe(SO4)2.12H2O beberapa tetes. Dititar dengan KSCN 0,01 N hingga berwana
merah darah.
7. Perhitungan
a. Pembuatan Larutan KSCN 0,01 N dalam 100 mL
g = BE x N xV
= 97 x 0,01 x 0,2
= 0,194 gram
b. Pembuatan Indikator NH4Fe(SO4)2.12H2O
%b/v = b/v x 100%
20 % = b/25 x 100%
b = 500/100
b = 5 gram
c. Pembuatan NaCl 0,01 N dalam 100 mL
g = BE x N xV
= 58,5 x 0,01 x 0,1
= 0,0585 gram
d. Pembuatan AgNO3 0,01 N dalam 300 mL
g = BE x N xV
= 169,8 x 0,01 x 0,3
= 0,5094 gram
e. Standarisasi AgNO3 0,01 N dengan NaCl 0,01 N
N NaCl × V NaCl
N AgNO3 =
x V AgNO3

f. Standarisasi KSCN 0,01 N dengan AgNO3 0,01 N


N AgNO3 x V AgNO3
N KSCN =
V KSCN
g. Penentuan Kadar Natrium Klorida
FP × [(N AgNO3 x V AgNO3 )- (N KSCN x V KSCN)]x BE NaCl
% kadar = x 100%
V sampel
8. Hasil dan Pembahasan
9. Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA

Procedure of Determination of Chloride Ion Concentration by Titration (Volhard’s


Method), College of Science, University of CanterBury, New
Zealand.

Hassanah, N.H., 2013, Penetapan Kadar Natrium Klorida pada Infus NaCl.