Anda di halaman 1dari 3

PENYEDIAAN DAN PENGGUNAAN

OBAT
No.
: 440/188/SOP/PKM-DJ
Dokumen
No.Revisi : 00
SOP Tanggal
: 2 Januari 2018
Terbit
Halaman : 1/2
UPTD
dr. Ellis Zarni Dewi
PUSKESMAS NIP: 19690815 200003 2 004
DUREN JAYA

1.
Pengertian Penyediaan dan penggunaan obat adalah proses kegiatan yang
dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan obat yang meliputi
aspek teknis dan non teknis mulai dari perencanaan, permintaan,
penerimaan, penyimpanan, distribusi, pelayanan, pengendalian
obat, pencatatan dan pelaporan.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melaksanakan
penyediaan dan penggunaan obat.
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Duren Jaya Nomor :
440/026/SK/PKM-DJ Tahun 2018 tentang Penyediaan Obat Yang
Menjamin Ketersediaan Obat di UPTD Puskesmas Duren Jaya.
4. Referensi 1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75
Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74
Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian.
3. Pedoman pengelolaan obat publik dan perbekalan kesehatan
dipuskesmas, Direktorat Jendral pelayanan kefarmasiaan dan
alat kesehatan Departemen Kesehatan RI Tahun 2004.
4. Pedoman Pengelolaan Obat dan Bahan Medis habis pakai
(BMHP) yang terintregrasi di Dinas Kesehatan Kota Bekasi
Tahun 2016.
5. Prosedur/ 1. Petugas melakukan kompilasi data distribusi obat selama satu
Langkah- bulan terakhir dan memasukkannya dalam format LPLPO.
2. Petugas membuat permintaan obat secara tertulis diformulir
Langkah
permintaan obat dan mengajukan permintaan obat ke Seksi
Kefarmasian Dinas Kesehatan Kota Bekasi.
3. Petugas menerima dan memeriksa obat yang datang meliputi
nama obat, jumlah obat, jenis obat, kondisi, dan tanggal
kadaluwarsa.
4. Petugas mencatat penerimaan obat kedalam Kartu Stok dan
memasukan data penerimaan ke dalam komputer.
5. Petugas menyimpan obat.
6. Petugas menerima formulir permintaan obat dari masing-
masing sub unit pelayanan yang telah disetujui oleh atasan
langsung.
7. Petugas mendistribusikan obat ke sub unit disertai Surat Bukti
Barang Keluar (SBBK).
8. Petugas mencatat pengeluaran obat pada Kartu Stok dan
memasukan data distribusinya ke dalam komputer.
9. Petugas melakukan obat kepada pasien sesuai dengan resep
dokter dan memberi informasi cara penggunaannya.
10. Petugas mencatat pengeluaran obat dari ruang farmasi ke
buku catatan pemakaian obat.
6. Diagram Alir -
7. Unit Terkait 1. Gudang obat
2. Ruang farmasi
3. Sub unit pelayanan klinis

8. Rekaman Histori Perubahan

Tanggal Mulai
NO Yang Dirubah Isi Perubahan
Diberlakukan
1

PENYEDIAAN DAN PENGGUNAAN


OBAT
No.
: 440/188/DT/PKM-DJ
Dokumen
No.Revisi : 00
SOP Tanggal
: 2 Januari 2018
Terbit
Halaman : 1/2

Nama petugas :
Jabatan :
Tanggal pelaksanaan :

No Langkah Kegiatan Ya Tidak


Apakah petugas melakukan kompilasi data distribusi
1 obat selama satu bulan terakhir dan
memasukkannya dalam format LPLPO ?
Apakah petugas membuat permintaan obat secara
tertulis diformulir permintaan obat dan mengajukan
2
permintaan obat ke Seksi Kefarmasian Dinas
Kesehatan Kota Bekasi ?
Apakah petugas menerima dan memeriksa obat
3 yang datang meliputi nama obat, jumlah obat, jenis
obat, kondisi, dan tanggal kadaluwarsa ?
Apakah petugas mencatat penerimaan obat
4 kedalam Kartu Stok dan memasukan data
penerimaan ke dalam komputer ?
5 Apakah petugas menyimpan obat ?
Apakah petugas menerima formulir permintaan obat
6 dari masing-masing sub unit pelayanan yang telah
disetujui oleh atasan langsung ?
Apakah Petugas mendistribusikan obat ke sub unit
7
disertai Surat Bukti Barang Keluar (SBBK) ?
Apakah petugas mencatat pengeluaran obat pada
8 Kartu Stok dan memasukan data distribusinya ke
dalam komputer ?
Apakah petugas melakukan obat kepada pasien
9 sesuai dengan resep dokter dan memberi informasi
cara penggunaannya.
Apakah petugas mencatat pengeluaran obat dari
10 ruang farmasi ke buku catatan pemakaian obat.

Compiliance Rate (CR) : Penilai