Anda di halaman 1dari 10

TUGAS AKHIR MODUL 2

PENGEMBANGAN PROFESI GURU

NAMA : SANTI
NOMOR PESERTA : 19120519010078
KELAS/PRODI PPG : A/BIOLOGI

Instruksi:

1. Rumuskanlah kompetensi guru secara utuh!

2. Menghadapi abad 21 ini keterampilan belajar apa yang harus dimiliki oleh guru

dan siswa?

3. Buatlah rancangan strategi pengembangan guru berkelanjutan!

Penyelesaian:

1. Rumusan kompetensi guru secara utuh

Rumusan kompetensi guru yang dikembangkan di Indonesia tertuang dalam

Undang-Undang No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 10 ayat (1)

adapun kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi

kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional.

a. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan guru dalam mengelola

pembelajaran seperti memahami karakteristik peserta didik, kemampuan

merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi

hasil belajar, serta kemampuan mengembangkan ragam potensi siswa.

Indikator kompetensi pedagogik meliputi:


1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial,

kultur, emosional, dan intelektual.

2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang

mendidik.

3. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran/bidang

studi yang diampu.

4. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.

5. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan

pembelajaran.

6. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk

mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.

7. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta

didik.

8. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses serta hasil belajar.

9. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan

pembelajaran.

10. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

b. Kompetensi Kepribadian

Kompetensi kepribadian maksudnya adalah bahwa seorang guru harus

memiliki kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa

sehingga menjadi teladan bagi peserta didik serta berakhlak mulia.

Indikator kompetensi kepribadian meliputi:

1. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan

nasional Indonesia
2. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan

teladan bagi peserta didik dan masyarakat.

3. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan

berwibawa

4. Menunjukan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga

menjadi guru dan rasa percaya diri.

5. Menjunjung tinggi kode etikprofesi guru.

c. Kompetensi Sosial

Kompetensi sosial adalah kemampuan pendidik sebagai bagian dari

masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta

didik, sesame pendidik, tenaga kependidikan, orang tua siswa, dan

masyarakat sekitar.

Indikator kompetensi sosial meliputi:

1. Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena

pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang

keluarga, dan status sosial ekonomi.

2. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesame

pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.

3. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia

yang memiliki keragaman sosial budaya.

4. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara

lisan dan tulisan atau bentuk lain.


d. Kompetensi Profesional

Kompetensi profesional merupakan kemampuan yang berkenaan dengan

penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang

mencakup penguasaan substansi isi materi pembelajaran, dan substansi

keilmuan yang menaungi materi dalam kurikulum, serta menambah

wawasan keilmuan.

Indikator kompetensi profesional meliputi:

1. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang

mendukung mata pelajaran yang diampu sesuai jenjang pendidikan.

2. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata

pelajaran/bidang pengembangan yang diampu.

3. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.

4. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan

melakukan tindakan reflektif.

5. Memanfaatkan tknologi informasi dan komunikasi untuk

berkomunikasi dan mengembangkan diri.


2. Keterampilan yang harus dimiliki oleh guru dan siswa dalam

menghadapi abad 21

Abad 21 yang ditandai dengan kehadiran era media (digital age) sangat

berpengaruh pada pengelolaan pembelajaran dan perubahan karakteristik

siswa sehingga menjadi keharusan untuk mengintegrasikan teknologi

informasi dan komunikasi dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa.

Dalam menghadapi abad 21, terjadi perubahan pola pembelajaran dari

konvensional yang berpusat pada guru (teacher center) menjadi pembelajaran

yang berpusat pada siswa (student center). Oleh karena itu seorang siswa

dituntut harus memiliki keterampilan 4C, yaitu:

1. Communication

Siswa dituntut untuk menciptakan komunikasi yang efektif dalam

berbagai bentuk baik secara lisan, tulisan ataupun multimedia sehingga

dapat mengutarakan ide-idenya, baik saat berdiskusi dengan teman

maupun ketika menyelesaikan masalah.

2. Collaboration

Siswa menunjukkan kemampuannya dalam kerjasama kelompok dan

kepemimpinan, beradaptasi dalam berbagai peran dan tanggung jawab

serta bekerja secara produktif dengan yang lain. Pembelajaran secara

berkelompok, kooperatif memberikan manfaat kemampuan bersosialisasi

bagi siswa.
3. Critical Thinking and Problem Solving

Siswa menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk berusaha

menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya dengan mandiri, siswa

juga menggunakan kemampuannya untuk bias menyusun dan

mengungkapkan, menganalisa, dan menyelesaikan masalah.

4. Creativity and Innovation

Siswa memiliki kemampuan untuk mengembangkan, melaksanakan dan

menyampaikan gagasan-gagasan baru kepada yang lain, bersikap terbuka

dan responsif terhadap perspektif baru dan berbeda.

Mendasarkan pada tantangan abad 21 maka guru harus mentransformasi diri

dalam era pedagogi digital dengan terus mengembangkan kreativitas dan daya

inovatif, serta mampu mendesain, mengimplementasikan dan menciptakan

lingkungan belajar untuk dapat meningkatkan kemampuan siswa. Oleh karena

itu guru harus memiliki keterampilan seperti:

1. Memfasilitasi dan menginspirasi siswa belajar secara kreatif

2. Mendesain dan mengembangkan media digital untuk pengalaman belajar

dan mengevaluasi

3. Memanfaatkan media digital dalam bekerja dan belajar

4. Mampu menumbuhkan profesionalisme dan kepemimpinan

5. Menerapkan metode pembelajaran yang bervariasi

6. Mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.


3. Rancangan Strategi Pengembangan Guru Berkelanjutan

Pengembangan guru berkelanjutan setidaknya harus melakukan 3 komponen

penting, yaitu:

1. Pengembangan diri

Pengembangan diri merupakan upaya-upaya guru dalam rangka

meningkatkan profesionalisme. Pengembangan diri dapat dilakukan

dengan 2 cara yaitu:

a. Diklat fungsional

Berupa kegiatan pendidikan dan pelatihan yang bertujuan untuk

mencapai standar kompetensi profesi dalam kurun waktu tertentu,

contohnya mengikuti diklat pengembangan media di Lembaga

Penjamin Mutu Pendidikan

b. Kegiatan kolektif

Kegiatan bersama dalam forum ilmiah untuk mencapai standar

kompetensi profesi, contohnya mengikuti kegiatan MGMP, bedah

buku dan lain sebagainya

2. Publikasi ilmiah

Publikasi ilmiah merupakan bentuk kontribusi guru terhadap peningkatan

mutu pembelajaran dan dunia pendidikan, dapat berupa:

a. Laporan hasil penelitian bidang pendidikan yang diterbitkan dalam

bentuk; buku ber-ISBN yang diedarkan nasional, majalah/jurnal

ilmiah terakreditasi

b. Tulisan ilmiah populer bidang pendidikan dan pembelajaran yang

dimuat jurnal tingkat nasional


c. Modul diklat pembelajaran per semester yang digunakan di tingkat

provinsi

d. Publikasi buku teks pelajaran, buku pengayaan dan pedoman guru

e. Buku bidang pendidikan yang dicetak oleh penerbit

3. Karya inovatif

Karya inovatif bisa merupakan penemuan baru, hasil pengembangan, atau

hasil modifikasi sebagai bentuk kontribusi guru terhadap peningkatan

kualitas pembelajaran. Karya inovatif dapat berupa penemuan teknologi

tepat guna, pembuatan/pemodifikasian alat pelajaran atau peraga,

penemuan/penciptaan karya seni.


Adapun rancangan pengembangan guru berkelanjutan sebagai berikut:

Nama Sekolah: SMA N 2 Menggala Evaluasi diri terhadap


Nama Guuru : SANTI kompetensi terkait
TP 2019/2020
Pedagogik
1. Menguasai karakteristik peserta didik
2. Menguasai teori belajar dan prinsip-
prinsip belajar yang mendidik
3. Pengembangan kurikulum
4. Kegiatan belajar yang mendidik
5. Pengembangan potensi peserta didik
6. Komunikasi dengan peserta didik
7. Penilaian dan evaluasi
Kepribadian
8. Bertindak sesuai norma agama, hukum,
sosial, dan kebudayan nasional
9. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan
teladan
10. Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi
dan rasa bangga menjadi seorang guru
Sosial
11. Bersikap inklusif, bertindak objektif serta
tidak diskriminatif
12. Komunikasi dengan sesame guru, tenaga
kependidikan, orang tua, peserta didik, dan
masyarakat
Profesional
13. Penguasaan materi, struktur, konsep dan
pola piker keilmuan yang mendukung
mata pelajaran yang diampu
14. Pengembangan keprofesionalan melalui
tindakan yang reflektif
A. Pengembangan Diri
Mengikuti pelatihan-pelatihan, seminar
nasional maupun internasional yang sifatnya
membuka wawasan dan pengetahuan baru
Mengikuti pertemuan MGMP, bedah buku
yang bersifat diskusi, sharing bertukar
pengalaman dan pengetahuan dengan rekan
guru lain
B. Kompetensi menghasilkan publikasi
ilmiah
Guru melaksanakan penelitian PTK dan
publikasi jurnal baik nasional maupun
internasional
Membuat buku ajar (Modul, diktat, buku)
C. Kompetensi menghasilkan karya inovatif
Membuat alat peraga
Mengembangkan media pembelajaran

Kepala SMA N 2 Menggala Guru Mata Pelajaran

SITI ROKHANA BUDIYANTI SANTI


NIP. 196109301986012001 NIP. 198402242011012009