Anda di halaman 1dari 2

Mengenal Wawancara dan Etikanya

Konsep Pelajaran SMP Kelas VIII Bahasa Indonesia VIII

Unsur-unsur Wawancara

1. Pewawancara atau orang yang mencari informasi yang berkedudukan sebagai


penanya.

2. Narasumber atau informan atau orang yang diwawancarai. Dalam hal ini,
narasumber atau informan berkedudukan sebagai penjawab pertanyaan atau
pemberi informasi. Narasumber yang diwawancarai biasanya merupakan seseorang
yang memiliki keterkaitan dengan perihal informasi yang diperlukan. Dalam hal ini,
narasumber dapat berupa tokoh, ahli, atau orang biasa.

3. Tema atau perihal yang diwawancarakan. Tema sangat berperan dalam


kegiatan wawancara. Dalam hal ini, tema menjadi pokok sekaligus pembatasan hal-
hal yang dibicarakan.

4. Waktu atau kesempatan dan tempat.


Langkah-langkah Melakukan Wawancara

1. Menentukan topik wawancara

Sebelum melakukan wawancara, kita harus menentukan topiknya, misalnya,


tentang kesehatan, pendidikan, hiburan, olahraga, pemerintahan, dan kedisiplinan.
Penentuan topik wawancara menjadi dasar untuk menentukan narasumber yang
nanti akan diwawancarai.

2. Menentukan narasumber

Setelah topik wawancara ditentukan barulah narasumber dipilih. Narasumber harus


dipilih sosok yang benar-benar menguasai bidangnya. Dengan begitu, informasi
yang diperoleh benar-benar informasi yang akurat dan diakui kebenarannya.

3. Menyusun daftar pertanyaan untuk wawancara

Daftar pertanyaan disusun dengan tujuan agar wawancara dapat berjalan dengan
lancar. Apabila wawancara dilakukan tanpa persiapan, apa yang seharusnya
ditanyakan mungkin justru tidak ditanyakan saat wawancara berlangsung. Dengan
demikian, informasi yang diperoleh pun juga tidak lengkap.

4. Melakukan wawancara

Dalam melakukan wawancara, kita harus menerapkan etika berikut.

a. Mengucapkan salam, memperkenalkan diri, dan berterima kasih atas


kesempatan yang diberikan.
b. Menggunakan bahasa yang santun.
c. Menyampaikan pertanyaan secara sistematis dan urut.
d. Fokus pada materi wawancara.
e. Tidak menyudutkan narasumber dan tidak membuat tersinggung.
f. Tidak memancing pertanyaan yang menjurus pada fitnah atau mengadu
domba.
g. Bersikap objektif dan simpatik.