Anda di halaman 1dari 21

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR

CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


INFORMASI ALUR PELAYANAN PUSKESMAS MENGGUNAKAN
MEDIA DIGITAL
DI UNIT PUSKESMAS LUBUK BEGALUNG PADANG

DISUSUN OLEH:
dr. LILI HASANAH
NIP.199008102019022001

COACH :
ASRIL, S.Sos, M.Pd
NIP. 197102172002121003

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


DILINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PADANG
GOLONGAN III ANGKATAN VI

KERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI SUMATERA BARAT
2019
LEMBAR PENGESAHAN RANCANGAN AKTUALISASI

JUDUL : INFORMASI ALUR PELAYANAN PUSKESMAS


MENGGUNAKAN MEDIA DIGITAL
DISUSUN OLEH : dr. LILI HASANAH
NIP : 199008102019022001
NDH : 18
ANGKATAN : GOLONGAN III ANGKATAN VI
JABATAN : DOKTER AHLI PERTAMA
INSTANSI : UPTD PUSKESMAS LUBUK BEGALUNG PADANG

Disetujui Oleh, Diajukan Oleh,

Coach Peserta

ASRIL, S.Sos, M.Pd dr. LILI HASANAH


NIP 197102172002121003 NIP 199008102019022001

Mentor,

dr. SYILVIA DEWI ANWAR


NIP 197603272008012003
BERITA ACARA

SEMINAR RANCANGAN AKTUALISASI


PELATIHAN DASAR CPNS GOL III ANGKATAN VI
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PADANG

Pada hari ini Jumat tanggal dua puluh enam juli tahun dua ribu sembilan belas
jam 10.00 WIB bertempat di edotel Padang telah diseminarkan Rancangan
Aktualisasi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan VI Tahun
2019.

JUDUL : INFORMASI ALUR PELAYANAN PUSKESMAS


MENGGUNAKAN MEDIA DIGITAL
DISUSUN OLEH : dr. LILI HASANAH
NIP : 199008102019022001
NDH : 18
ANGKATAN : GOLONGAN III ANGKATAN VI
JABATAN : DOKTER AHLI PERTAMA
INSTANSI : UPTD PUSKESMAS LUBUK BEGALUNG PADANG

Demikian Berita Acara ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.


Disetujui Oleh, Diajukan Oleh.
Coach Peserta

ASRIL, S.Sos, M.Pd dr. LILI HASANAH


NIP 197102172002121003 NIP 199008102019022001

Penguji / Narasumber Mentor

AGUSTINI, S.Pd, MM dr. SYILVIA DEWI ANWAR


NIP 197308022000032003 NIP 197603272008012003
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi
pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang
bekerja pada instansi pemerintah. Dalam menghasilkan Aparatur Sipil Negara
(ASN) yang sesuai dengan harapan pemerintah maka diperlukannya pemberian
pelatihan dasar. Pelatihan dan pendidikan tersebut sesuai dengan Peraturan
Lembaga Administrasi Negara (LAN) No. 12 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar
Calon Pegawai Negeri Sipil. Selain itu juga berdasarkan Undang-Undang Nomor
5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) dan merujuk pasal 53
ayat (3) dan ayat (4); Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) wajib menjalani masa
percobaan yang dilaksanakan melalui proses diklat terintegrasi untuk membangun
integritas moral, kejujuran, semangat, dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan,
karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, dan memperkuat
profesionalisme serta kompetensi bidang.
Salah satu fungsi ASN dibidang kesehatan adalah melakukan pelayanan
publik, salah satunya di unit kerja Puskesmas. Menurut Permenkes RI No.75
Tahun 2014, puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang
menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan
perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan
preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di
wilayah kerjanya. Oleh karena itu Puskesmas dituntut untuk memberikan
pelayanan yang bermutu yang memuaskan bagi pasiennya sesuai dengan standar
yang ditetapkan.
Peningkatan mutu pelayanan kesehatan merupakan prioritas utama . Seiring
dengan perkembangan zaman, maka mutu layanan berkualitas harus pula
ditingkatkan. Kepuasan pasien adalah hal yang sangat penting yang tidak bisa
diabaikan oleh para penentu kebijakan di bidang kesehatan. Salah satu unsur
pelayanan kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan adalah ketersediaan
informasi yang jelas, salah satunya yaitu informasi alur pelayanan di puskesmas.
Alur pelayanan yang jelas akan meningkatkan kualitas pelayanan yang dapat
meningkatkan kepuasan pasien.
Puskesmas lubuk begalung merupakan salah satu puskesmas di kota padang.
Puskesmas lubuk begalung telah menyediakan Informasi mengenai alur pelayanan
di puskesmas dalam bentuk papan alur pelayanan, banner ataupun disampaikan
langsung oleh petugas kesehatn. Namun terkadang pemberian informasi melalui
metode tersebut tidak terlalu diperhatikan atau dibaca oleh pasien.
Puskesmas lubuk begalung memiliki sarana media elektronik berupa 2 buah
TV LCD di ruang tunggu pasien. Media digital tersebut bisa digunakan sebagai
salah satu alternatif lain dalam menyediakan informasi alur pelayanan di
Puskesmas Lubuk Begalung. Alur pelayanan bisa dibuat secara menarik dalam
bentuk video dan ditampilkan pada TV LCD di ruang tunggu pasien, sehingga
nantinya pasien lebih mudah dan lebih tertarik melihat alur pelayanan di
puskesmas lubuk Begalung. Dengan alasan tersebut di atas maka penulis
menyusun rancangan aktualisasi dengan judul “Informasi Alur pelayanan
Puskesmas Menggunakan Media Digital”

B. Identifikasi Isu
Rancangan aktualisasi disusun berdasarkan isu atau masalah yang ditemukan di
Puskesmas Lubuk Begalung. Beberapa permasalahan yang ditemukan di
Puskesmas Lubuk Begalung adalah :
1. Belum optimalnya pemberian informasi alur pelayanan kepada pasien di
puskesmas Lubuk Begalung
Puskesmas telah menyediakan Informasi mengenai jenis pelayanan dan
alur pelayanan dalam bentuk papan alur pelayanan, banner ataupun
disampaikan langsung oleh petugas kesehatan. Namun terkadang pasien
tidak memperhatikan atau membaca informasi melalui metode tersebut.
Hal ini bisa dikarenakan rendahnya minat baca pasien atau karena media
informasi yamg kurang menarik. Isu ini berkaitan dengan mata pelatihan
palayanan publik.
2. Belum optimalnya pelaksanaan skrining PTM di puskesmas lubuk
begalung.
Skrining PTM merupakan salah satu kegiatan untuk mendeteksi dini,
monitoring dan tidak lanjut penyakit tidak menular pada masyarakat usia
produktif yaitu 15-59 tahun. Belum optimalnya pelaksanaan skrining PTM
dikarenakan belum adanya poli khusus PTM di puskesmas lubuk
begalung. Isu ini berkaitan dengan mata pelatihan palayanan publik.
3. Masih kurangnya pengetahuan pasien tentang alur dan prosedur rujukan
BPJS
Masih kurangnya pengetahuan pasien dikarenakan kurangnya sosialisasi
dari Pihak BPJS kepada masyarakat terkait prosedur rujukan BPJS.
Masalah Rujukan BPJS merupakan koordinasi anatara puskesmas, Rumah
sakit dan BPJS kesehatan. Isu ini berkaitan dengan mata pelatihan whole
of government.

C. Perumusan dan Penetapan Isu


Berdasarkan isu yang telah diidentifikasi, dilakukan perumusan, dan penetapan
isu melalui teknik analisis isu USG (Urgency, Seriousness, dan Growth).
- Urgency atau urgensi yaitu dilihat dari seberapa mendesak suatu isu
harus dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti dikaitkan dengan waktu.
- Seriousness atau tingkat keseriusan dari masalah yaitu seberapa serius
suatu isu/ masalah harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang
ditimbulkan.
- Growth atau tingkat perkembangan masalah yaitu seberapa besar
kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani
sebagaimana mestinya.
Dalam perumusan dan penetapan isu digunakan teknik analisis tapisan isu
USG (Urgency, Seriousness, dan Growth). Diperoleh data sebagai berikut :

PenilaianKriteria Total
No Masalah Peringkat
U S G Nilai

1 Belum optimalnya 5 4 4 13 1
pemberian informasi alur
pelayanan kepada pasien di
puskesmas Lubuk Begalung

2 Belum optimalnya 2 3 3 8 2
pelaksanaan skrining PTM
di puskesmas lubuk
begalung.

3 Masih kurangnya 2 3 2 6 3
pengetahuan pasien tentang
alur dan prosedur rujukan
BPJS

Keterangan :
Perhitungannya menggunakan skala:
1 = Sangat kecil/rendah
2 = Kecil/rendah
3 = Sedang
4 = Tinggi
5 = Sangat besar/tinggi

Berdasarkan penentuan kualitas isu dengan metode analisis USG maka Isu
yang terpilih adalah “Belum optimalnya pemberian informasi alur
pelayanan kepada pasien di puskesmas Lubuk Begalung”, hal ini
dikarenakan masalah alur pelayanan di puskesmas ini merupakan salah satu
unsur penting dalam meningkatkan mutu pelayanan. Alur pelayanan yang
tidak jelas bisa menyebabkan tidak teraturnya prosedur pelayanan pasien di
puskesmas dan bisa memperpanjang waktu tunggu pasien. Hal ini bisa
menyebabkan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan di puskesmas. Isu ini
berkaitan dengan mata pelatihan pelayanan publik.
BAB II

DESKRIPSI LOKUS

A. Deskripsi Umum
1. Gambaran Umum Instansi
Puskesmas Lubuk Begalung adalah Unit Pelaksana Teknis
Puskesmas Lubuk Begalung Kota Padang yang bertanggung jawab terhadap
pembangunan kesehatan di wilayah Kecamatan Lubuk Begalung. Puskesmas
Lubuk Begalung harus berperan dalam mencapai dan melaksanakan Target
SDGs yang berkaitan dengan bidang kesehatan terdiri atas mengurangi
tingkat kematian bayi, meningkatkan kesehatan ibu hamil, memberantas
penyakit HIV/AIDS, Tuberkulosis, Malaria dan penyakit lainnya serta
meningkatkan kesehatan lingkungan.
Pembangunan kesehatan Puskesmas Lubuk Begalung yang
merupakan Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung secara umum
bertujuan untuk terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan
upaya kesehatan masyarakat yang dapat menjangkau semua lapisan
masyarakat. Disamping itu, pembangunan bidang kesehatan diarahkan untuk
peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan melalui delapan fokus
prioritas.
Profil Kesehatan Puskesmas Lubuk Begalung merupakan salah
satu media informasi Pembangunan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas
Lubuk begalung yang relative lengkap, meliputi data tentang derajat
kesehatan, upaya kesehatan, sumber daya kesehatan, data umum dan data
lingkungan yang berhubungan dengan kesehatan diwilayah Kerja Puskesmas
Lubuk Begalung. Disamping itu profil ini merupakan salah satu sarana yang
digunakan untuk melaporkan pemantauan dan evaluasi terhadap pencapaian
hasil pembangunan kesehatan, termasuk kinerja dari penyelenggaraan
pelayanan minimal di bidang kesehatan di Kecamatan Lubuk Begalung yang
merupakan wilayah kerja Puskesmas Lubuk Begalung.
Puskesmas Lubuk Begalung terletak di kelurahan Parak Laweh
Pulau Aia dalam wilayah Kecamatan Lubuk Begalung. Wilayah kerja
Puskesmas Lubuk Begalung meliputi 10 kelurahan, dari 15 kelurahan di
Kecamatan Lubuk Begalung, dengan luas 12 Ha yang terdiri dari dataran
rendah dan persawahan. Batas-batas wilayah kerja Puskesmas Lubuk
Begalung adalah:

a. Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Padang Timur


b. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Lubuk Kilangan
c. Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Padang Selatan
d. Sebelah Selatan berbatasan dengan wilayah Puskesmas
Pegambiran

Sepuluh kelurahan yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Lubuk


Begalung adalah sebagai berikut:

a. Kelurahan Parak Laweh-Pulau Aie


b. Kelurahan Banuaran
c. Kelurahan Koto Baru
d. Kelurahan Tanjung Aur
e. Kelurahan Gurun Laweh
f. Kelurahan Lubuk Begalung
g. Kelurahan Tanjung Saba Pitameh
h. Kelurahan Piai Tanah Sirah
i. Kelurahan Cengkeh
j. Kelurahan Kampung Baru
Gambar 2.1
Puskesmas Lubuk Begalung

Gambar 2.2
Peta Kecamatan Lubuk Begalung
Dengan wilayah yang sebagian besar dataran rendah dan prasarana jalan yang
memadai. Puskesmas Lubuk Begalung mudah dicapai dari semua kelurahan
dalam wilayah kerja Puskesmas Lubuk Begalung. Sebaliknya, menggunakan
sarana transportasi kendaraan roda dua atau roda empat
2. Visi, Misi, dan Motto Puskesmas Lubuk Begalung
a. Visi
Dalam fungsinya sebagai penyelenggara pembangunan kesehatan
di wilayah Kecamatan Lubuk Begalung, Puskesmas Lubuk Begalung
mempunyai Visi; “Terwujudnya Puskesmas Lubuk Begalung yang
Profesional dan Berkualitas dalam Pelayanan pada Tahun 2019”.
b. Misi

1) Meningkatkan mutu serta pemerataan pelayanan kesehatan kepada


masyarakat.
2) Memperbaiki, memelihara dan meningkatkan kesehatan induvidu,
keluarga, masyarakat dan lingkungan.
3) Memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai standar
pelayanan.
c. Motto
C : Cepat dalam memberikan pelayanan
E : Empati dalam menanggapi keluhan pasien
R : Ramah dalam pelayanan
I : Ikhlas dalam memberikan pelayanan
A : Aman petugas, aman pasien, aman lingkungan
B. Deskripsi Khusus
1. Program dan kegiatan saat ini
a. Melakukan pelayanan medik umum
b. Membuat catatan medik pasien rawat jalan
c. Melakukan tindakan darurat medik/P3K
d. Memelihara kesehatan ibu
e. Memelihara kesehatan bayi dan balita
f. Memelihara kesehatan anak
g. Melakukan tindakan khusus tingkat sederhana oleh dokter umum
h. Menguji kesehatan individu
i. Melayani atau menerima konsultasi dari luar atau keluar
j. Melakukan penyuluhan medik
k. IKS
2. Role Model

dr. Syilvia Dewi Anwar sebagai Pimpinan Puskesmas Lubuk Begalung


merupakan sosok yang bertanggung jawab,disiplin dan tegas, mempunyai jiwa
kepemimpinan yang baik dan bisa dijadikan contoh atau panutan bagi karyawan/ASN
lainnya. Hal ini terbukti dibawah kepemipinan beliau Puskesmas Lubuk begalung
berhasil mendapatkan akreditasi Utama. Selain itu beliau juga selalu konsisten dalam
menerapkan visi-misi puskesmas.

Gambar 2.3

Foto Pimpinan Puskesmas Lubuk Begalung


BAB III
RENCANA KEGIATAN, TAHAPAN KEGIATAN
DAN OUTPUT YANG DIHARAPKAN

RANCANGAN AKTUALISASI

: Dokter Ahli Pertama di Puskesmas Lubuk Begalung

i Isu : 1. Belum optimalnya pemberian informasi alur pelayanan kepada pasien di puskesmas Lubuk
Begalung

2. Belum optimalnya pelaksanaan skrining PTM di puskesmas lubuk begalung.

3. Masih kurangnya pengetahuan pasien tentang alur dan prosedur rujukan BPJS
Diangkat : Belum optimalnya alur pelayanan di puskesmas Lubuk Begalung

emecahan Isu : Informasi Alur pelayanan Puskesmas Menggunakan Media Digital


Kontribusi
Keterkaitan Substansi Mata
an Tahapan Kegiatan Hasil/Output Terhadap Visi
Pelatihan
Misi Organisasi
mentor/ Hasil: Dengan melakukan
uskesmas Rencana kegiatan
memulai aktualisasi dan aktualisasi,
jadwal kegiatan berkontribusi ke
1. Menemui mentor/ kepala Output: • Saya akan bersikap sopan saat misi puskesmas,
puskesmas • Foto menemui mentor/ kepala yaitu Terwujudnya
• Video puskesmas (Etika Publik) Puskesmas Lubuk
Begalung yang
2. Mendiskusikan rencana Output: • Saya akan berdiskusi dengan professional dan
kegiatan yang akan • Foto mentor tentang kegiatan yang berkualitas tahun
dilakukan 2019
• Video akan dilakukan (Nasionalisme)
• Saya akan bersikap santun saat
berdiskusi dengan mentor
(Etika Publik)
3.Menyepakati jadwal Output : • Saya akan mengerjakan rencana
rencana kegiatan yang • Foto kegiatan secara profesional
akan dilakukan • Jadwal (Akuntabilitas)
kegiatan • Saya akan disiplin pada jadwal
kegiatan yang telah dibuat(anti
korupsi)
konsep Hasil: Rancangan konsep
deo alur Rancangan video alur
konsep video pelayanan
merupakan
1. Mempelajari sop dan Output: • Saya akan mempelajari SOP cerminan visi ke 3
alur pelayanan Foto dengan kerja keras (Anti puskesmas, yaitu
masing-masing Korupsi) Memberikan
ruangan pelayanan prima
kepada masyarakat
2. Merancang konsep Output: • Saya akan membuat rancangan sesuai standar
video yang akan Rancangan konsep video dengan jelas pelayanan
dibuat konsep video (Akuntabilitas)
• Saya akan membuat rancangan
dengan menggunakan komputer
agar lebih efektif (Komitmen
Mutu)
3. Melakukan konsultasi Output: • Saya akan melakukan konsultasi
dengan mentor • Hasil koreksi dengan sopan. (Etika Publik)
mengenai rancangan • Saya akan menghargai
konsep video masukan/ koreksiyang diberikan
kepala puskesmas
(Nasionalisme)
• Saya akan memperbaiki
rancangan konsep video sesuai
dengan masukan Ibu Kepala
Puskesmas dengan Jujur (Anti
korupsi)
ideo alur Hasil: Video alur
Video alur pelayanan
pelayanan merupakan
1. Berkoordinasi dengan Output: Saya melakukan koordinasi dan cerminan visi ke 1
rekan kerja di masing- • Foto menerima saran dan masukan dari puskesmas yaitu,
masing ruangan yang akan rekan kerja yang terlibat dalam Meningkatkan
berperan dalam video video (nasionalisme). mutu serta
2. Melakukan perekaman Ouput: Saya akan bekerja sama dengan pemerataan
video sesuai dengan konsep • Foto rekan kerja untuk membantu saya pelayanan
yang telah dirancang • Video dalam proses perekaman video untuk kesehatan kepada
mengefisiensikan waktu (komitmen masyarakat
mutu)
3. Melakukan pengeditan Ouput: Saya akan mencari referensi dan
video foto bekerja sama dengan rekan yang
mengusai proses editing video untuk
membuat video yang kreatif
(Komitmen Mutu)
emutaran Hasil: Pemutaran Video
pelayanan Pemutaran Video alur pelayanan
di ruang di ruang tunggu merupakan
pasien cerminan visi ke 3
puskesmas, yaitu
1. Menemui mentor untuk Output: Saya akan bersikap sopan saat Memberikan
memperlihatkan hasil • Foto menemui mentor/ kepala puskesmas pelayanan prima
video alur pelayanan di (Etika Publik) kepada masyarakat
puskesmas Lubuk sesuai standar
Begalung pelayanan

2. Menyerahkan hasil video Output : Saya menyerahkan setiap data dan


alur pelayanan ke bagian • Foto video yang telah dibuat dengan
Tata Usaha dan promosi bertanggung jawab (anti korupsi)
Kesehatan
3. Pemutaran Video Alur Output : Saya akan berkoordinasi dengan
pelayanan Puskesmas • Foto bagian promosi kesehatan untuk
pada TV LCD di ruang merutinkan penayangan video
tunggu pasien tersebut ( Nasionalisme)
hasil Laporan kegiatan Laporan kegiatan
kegiatan aktualisasi aktualisasi
kepada merupakan
uskesmas cerminan visi ke 1
ng puskesmas yaitu,
1. Membuat laporan hasil Output : Saya membuat laporan hasil kegiatan Meningkatkan
pelaksanaan kegiatan • Video dengan jujur, berdasarkan kondisi mutu serta
aktualisasi yang sebenarnya saat pelaksanaan pemerataan
aktualisasi (akuntabilitas) pelayanan
kesehatan kepada
masyarakat
2. Melaporkan hasil Output : Saya melaporkan hasil pelaksanaan
pelaksanaan kegiatan • Foto kegiatan kepada kepala puskesmas
aktualisasi kepada kepala • video dengan tutur kata yang baik dan
puskesmas sopan (etika publik).
3. Meminta saran perbaikan • Saya berdiskusi
F dan menerima saran
dari kepala puskesmas dari kepala puskesmas atas hasil
pelaksanaan kegiatan aktualisasi
(nasionalisme).
DAFTAR PUSTAKA

dang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.


dang- Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan
raturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN
raturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan masyarakat
ku Pedoman Aktualisasi Latsar CPNS 2019 BKPSDM Provinsi Sumatera Barat