Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PIJAT BAYI

OLEH
KELOMPOK 8B
1. Elya Asasal Mahfudhoh
2. Lavi Nur Isnaini
3. Tri Yulianna

PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN BLITAR


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MALANG
2018
Satuan Acara Penyuluhan Pijat Bayi

Tempat : Ruang Perinatologi, RS. Ngudi Waluyo


Sasaran : Ibu bayi
Hari / Tanggal : Sabtu, 28 April 2018
Alokasi waktu : 15 menit

A. Tujuan Umum
Setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang pijat bayi selama 15 menit,
ibu-ibu dapat mengerti dan memahami dengan jelas tentang manfaat pijat
bayi.

B. Tujuan Khusus
Setelah mendapatkan penyuluhan peserta penyuluhan dapat :
1. Setelah diberikan penyuluhan tentang pijat bayi ibu dapat
mempraktekkan kembali dan mengerti bagaimana tata cara pemijatan
bayi.
2. Setelah diberikan penyuluhan tentang manfaat pijat bayi dan keuntungan
pijat bayi Ibu dapat menyebutkan kembali.
3. Setelah diberikan penyuluhan tentang persiapan untuk pijat bayi maka
ibu dapat menyebutkan persiapan pijat bayi.

C. Materi
1. Manfaat pijat bayi.
2. Persiapan pijat bayi.
3. Demonstrasi pijat bayi.

D. Kegiatan belajar mengajar


No Aktifitas Fasilitator Aktifitas peserta Waktu
1 Memberikan salam dan Membalas salam 5 menit
memperkenalkan diri. Mendengarkan
Menjelaskan maksud pertemuan
dan menjelaskan tujuan dari
pembelajaran
2 Menjelaskan tentang Mendengarkan 25 menit
a. Tujuan pijat bayi danmemperhatikan
b. Manfaat pijat bayi
c. Persiapan pijat bayi
d. Mempraktekkan pijat bayi

3 Menyimpulkan hasil materi yang Menjawab 5 menit


telah diberikan pertanyaan dan
Evaluasi dengan cara tanya jawab mempraktekkan cara
dan mempraktekkan cara pijat bayi pijat bayi yang
benar

E. Metode
 Ceramah tanya jawab.
 Demonstrasi.

F. Media:
1. Laflet pijat bayi

G. Evaluasi
Struktur : Pelaksanaan diharapkan sesuai
Proses : Melalui prosedur tahapan pada pijat bayi
Hasil : Diharapkan sesuai tujuan.

H. Alat evaluasi
1. Sebutkan manfaat dari pijat bayi?
2. Apa yang harus disiapkan ketika akan melakukan pijat bayi?
3. Kapan saat yang tepat dilakukan pijat bayi?

I. Kunci jawaban
1. Agar dapat menambah kekebalan tubuh karena dapat memacu sistem
sirkulasi, denyut jantung, pernafasan. Selain itu juga dapat membantu
perkembangan fisik bayi.
2. Melakukan persiapan alat, lingkungan, serta bayi tersebut.
Persiapan alat (baby oil/minyak kelapa).
Persiapan lingkungan, disiapkan lingkungan yang nyaman dan hangat,
sediakan kain rata dan lembut untuk tempat berbaring bayi.
Persiapan bayi. Bayi sudah selsai makan dan tidak lapar.
3. Waktu pemijatan bayi yang tepat:
 Pagi hari : pemijatan dapat dilakukan waktu oagi hari sebelum mandi,
sebab sisa minyak pijat akan lebih mudah untuk dibersihkan, selain itu
pemijatan pada pagi hari memberikan nuansa ceria pada bayi. Yang
harus diperhatikan, jangan langsung memijat bayi usai ia
makan/disusui. Jangan pula membangunkan bayi hanya untuk dipijat,
atau memijat bayi saat ia sakit, memijat paksa, dan memaksakan
posisi saat memijat.
 Malam hari : Pemijatan pada malam hari sangatlah baik. Sebab,
setelah pemijatan, biasanya bayi akan santai dan mengantuk, hal ini
berguna untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak.
Yang harus diperhatikan, ketika akan dipijat si bayi harus dalam
keadaan tenang dan nyaman. Jika rewel, jangan memaksakan untuk
memijat. Sebab, bayi akan semakin rewel dan memberontak. Buatlah
bayi ceria, ajak bercanda atau bermain sampai siap untuk dipijat.
Hindari juga memijat ketika bayi dalam keadaan lapar, hal ini bisa
mengakibatkan bayi merasa tidak nyaman dan berusaha meronta.
Sebaiknya pemijatan dilakukan 15 menit setelah si kecil makan.
MATERI

Manfaat
1. Memacu sistem sirkulasi, denyut jantung, pernafasan, dan kekebalan tubuh
2. Bayi lebih tenang dalam menghadapi stress
3. Membantu perkembangan fisik bayi
4. Mempererat ikatan emosi antara orang tua dengan bayinya
5. Meningkatkan komunikasi orang tua dengan bayi

Persiapan
1. Gunakan baby oil atau minyak kelapa
2. Mencuci tangan dengan bersih
3. Melepas perhiasan dan memotong kuku yang dapat melukai bayi
4. Ruangan nyaman dan hangat
5. Bayi sudah selesai makan dan tidak lapar
6. Bayi dibaringkan diatas kain rata dan lembut
7. Sediakan waktu selama 15 menit penuh
8. Ibu/ayah duduk dalam posisi nyaman

Langkah-langkah
Setelah melakukan persiapan, pemijatan bisa dimulai. Berikut ini cara memijat
yang baik pada beberapa bagian tubuh bayi:
1. Pijat Kaki
 Gerakkan tangan kebawah secara bergantian seperti memerah susu dan
putake arah mata kakir mulai dari pangkal paha .
 Kemudian, telapak kaki diurut dengan dua ibu jari secara bergantian mulai
dari tumit ke seluruh telapak kaki.
 Usap kaki bayi dengan tekanan lembut dari pangkal paha hingga akhir.
2. Perut Bayi
 Pijat perut bayi dari atas ke bawah seperti gerakan mengayuh sepeda.
 Pijat perut mulai bagian kiri atas ke bawah dengan jari-jari tangan
membentuk huruf I lalu L terbalik.
3. Pijat Dada
Buat gerakan ke atas sampai dengan bawah leher lalu ke samping kiri-kanan
di atas tulang selangka membentuk gambar jantung lalu kembali ke ulu hati.
4. Pijat Lengan Bayi
 Peras dan putar dengan kedua tangan dengan lembut mulai dari pundak
ke pergelangan tangan.
 Pijat telapak tangan dengan ibu jari mulai telapak hingga jari-jari.
 Usap punggung tangan dari arah pergelangan ke jari-jari dengan lembut.
 Peras sekeliling pergelangan tangan dengan ibu jari dan telunjuk.
5. Pijat Muka
 Letakkan ibu jari diantara alis mata si bayi. Pijat dengan ibu jari secara
lembut pada alis dan di atas kelopak mata.
 Pijat dari pertengahan alis turun ke bawah melalui samping lipatan
hidung.
6. Pijat Punggung
 Tengkurapkan melintang. Pijat punggung dengan gerakan maju mundur
sepanjang punggung mulai dari pantat hingga leher.
 Buat gerakan melingkar dengan jari-jari mulai batas punggung sampai
dengan pantat.

Hal-hal yang boleh dilakukan


 Terus melakukan kontak mata dengan bayi anda.
 Nyanyikan lagu atau putarkan musik lembut untuk membantu anda dan
bayi akan merasa rileks.
 Mulailah dengan sentuhan ringan dan perlahan, tingkatkan tekanan pijatan
saat anda semakin yakin dan bayi anda terbiasa dipijat.
 Perhatikan isyarat yang ditunjukkan bayi anda. Jika ia menangis keras,
hentikan pijatan. Mungkin bayi anda ingin digendong, disusui atau
mengantuk.
 Jika anda menggunakan baby oil, mandikan bayi anda setelah dipijat.
 Jauhkan baby oil dari mata bayi anda.
Hal yang tidak boleh dilakukan:
 Memijat bayi tidak lama setelah ia makan/minum susu.
 Membangunkan bayi anda untuk dipijat.
 Memijat bayi anda dalam keadaan sakit.
 Memijat bayi anda dengan paksa.
 Memaksa posisi saat memijat bayi anda (Maharani, 2009).

Daftar pustaka

Nelson, WE. Vaughan, Behrman. 1999. Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta : EGC
Profil Kesehatan Jawa Barat. 2003. Jawa Barat : Dinas Kesehatan Propinsi Jawa
Barat.
Roesli, U. 2001. Pedoman Pijat Bayi. Jakarta : Trubus Agriwidya
Soetjiningsih. 2001. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : EGC
DAFTAR HADIR PENYULUHAN

Topik : Pijat Bayi


Hari/Tanggal : Sabtu, 28 April 2018
Tempat : Ruang perinatologi, RS Ngudi Waluyo

No Nama Tanda Tangan


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20