Anda di halaman 1dari 5

Nama : Ardiansyah

No. Urut : 13
Kelas :C
Materi : Anti Korupsi
Widyaiswara : Yuliar M. Zega

> Hal yang bisa diambil dari cuplikan video antikorupsi adalah tidak adanya rasa tanggung
jawab dan peduli terhadap orang lain dan makhluk lain
> Sebagai manusia harus saling peduli terhadap sesama
> Dampak masif korupsi:
1. Ekonomi
2. Sosial dan Kemiskinan
3. Birokrasi pemerintahan
4. Politik dan Demokrasi
5. Penegakan Hukum
6. Pertahanan dan keamaanan
7. Lingkungan
> Dampak korupsi adalah pengangguran
> Dampak korupsi terhadap birokrasi dan pemerintahan adalah adanya penyalahgunaan
wewenang
> Pernah terjadi kasus korupsi Alutsista
> Bangsa Indonesia bisa sehat dan cerdas jika vaksin saja dipalsukan
> Perbaikan sistem dengan reformasi birokrasi tidak berjalan efektif karena peran/perilaku
individualnya yang tidak Benar
> Terdapat 5 definisi korupsi
- Transparansi Internasional, korupsi adalah penyalahgunaan kekuasaan oleh
pegawai yang digaji oleh negara
- Black Law Dictionary, korupsi merupakan suatu kegiatan dengan maksud untuk
memberikan keuntungan yang tidak resmi
- Etimologi, korupsi berasal dari bahasa latin yang artinya corruptio yang artinya
menyogok
- KBBI, penggelapan uang negara atau perusahaan
- Menurut hukum di Indonesia, perbuatan melawan hukum dengan maksud untuk
memperkaya diri sendiri dan orang lain
> Korupsi adalah
- Tindakan memperkaya diri sendiri
- Penyelewengan
- Merugikan negara / orang lain
- Penyalahgunaan wewenang atau jabatan
- Melawan hukum
> Yang berbuat korupsi adalah oknum/pejabat negara
>C=M+D-A
C = Corruption
M = Monopoly
D = Discretion
Nama : Ardiansyah
No. Urut : 13
Kelas :C
Materi : Anti Korupsi
Widyaiswara : Yuliar M. Zega

A = Accountability
> Tindak pidana korupsi adalah suatu perbuatan yang diancam dengan pidana oleh undang-
undang, bertentangan dnegan hukum, dilakukan dengan kesalahan
> UU no 31 tahun 1999 jo UU no 20 tahun 2001
awalnya dibagi 30 delik tipikor, menjadi 7 delik tipikor
1. Penyalahgunaan wewenang sehingga merugikan keuangan negara
2. Suap menyuap
3. Penggelapan dalam jabatan
4. Pemerasan
5. Perbuatan curang
6. Benturan kepentingan dalam pengadaan
7. Gratifikasi
> Delik tindak pidana korupsi
Terkait kerugian keuangan negara
- Tindakan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau menyalahgunakan
kewenangan untuk menguntungkan diri sendiri dan dapat merugikan keuangan negara
- Pasal 2(1), 3
Penggelapan dalam jabatan
- Pejabat penyelenggara negara melakukan penggelapan uang memalsukan dokumen
pemeriksaan administrasi, membantu membiarkan atau diri sendiri merusak bukti
- Pasal 8, 9, 10 a, b, c
- Perbuatan pegawai negeri/penyelenggara negara dengan maksud menguntungkan
diri sendiri atau orang lain atau dengan menyalahgunakan kekuasannya memaksa seseorang
memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan atau
mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri
- Pasal 12 huruf e, f, g
Perbuatan Curang
- Tindakan curang yang dilakukan oleh oknum yang merugikan negara. Misalnya
dilakukan oleh pemborong ahli bangunan, pejabat penyelenggara negara menyerobot tanah
Benturan Kepentingan dalam Pengadaan
- Pejabat penyelenggara negara dengan sengaja baik langsung atau tidak langsung
turut serta dalam pengadaan barang yang diurusnya dalam instansi atau perusahaan
- Pasal 12 huruf
Gratifikasi
- Pemberian dalam arti luas yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat, komisi,
pinjaman tanpa bunga, tiket perjalananm fasilitas penginapan, perjalanan wisata
penngobatan cuma-cuma dan fasilitas lainnya
- Pasal 128 jo Pasal 12C
> UU no 20/2001 mengatur jenis tindak pidana lain yang terkait dengan proses pemeriksaan
Nama : Ardiansyah
No. Urut : 13
Kelas :C
Materi : Anti Korupsi
Widyaiswara : Yuliar M. Zega

- Merintangi proses pemeriksaan korupsi


- Tersangka tidak memberikan keterangan mengenai kekayaannya
- Saksi yang tidak memberikan rekening tersangka
- Saksi yang membuka identitas pelapor
- Saksi atau ahli atau orang yang memegang rahasia jabatan yang tidak memberi
keterangan atau memberikan keterangan palsu
> Perbedaan Gratifikasi, Suap dan Pemerasan
Gratifikasi:
Berhubungan dengan jabatan
Bersifat tanam budi
Tidak membutuhkan kesepakatan
Contoh : Pengusaha memberi hadiah voucher kepada PNS karena merasa terbantu
dalam pengurusan perizinan
Suap:
Ada kesepakatan
Biasanya dilakukan secara rahasia dan tertutup
Contoh : Pengusaha menyuap pejabat pemerintah untuk mendapatkan proyek
Pemerasan:
Ada permintaan sepihak dari penerima
Bersifat memaksa
Penyalahgunaan kekuasaan
> Mengapa korupsi terjadi?
Niat --><-- Kesempatan
Adanya niat dan kesempatan yang saling bertemu
Perilaku, nilai-nilai moral --> Niat
Kelematan sistem --> Kesempatan
Jadinya korupsi
> Niat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal
Faktor internal : Perilaku, sosial
Faktor eksternal : Sikap Masyarakat terhadap korupsi, ekononomi, politis,
organisasi
> CNPSpun manusia, ia mempunyai spiritual accountability
CPNS-pun manusia, ia immplementasion dalam public accountancy
> Spiritual Acoountability -> Niat baik - Visi misi baik -> Usaha terbaik -> hasil terbaik
> Semua yang ada di Finlandia adalah sekolah favorit, untuk menanamkan pengertian di
masyarakat
> Bagaimana jika tidak ada korupsi di Indonesia?
> Strategi Pemberantasan Korupsi
- Represif
Nama : Ardiansyah
No. Urut : 13
Kelas :C
Materi : Anti Korupsi
Widyaiswara : Yuliar M. Zega

- Perbaikan sistem
- Edukasi dan kampanye
- Upaya penindakan hukum, melalui pengaduan masyarakat
- Memperbaiki sistem untuk meminimalisasi terjadinya tindak pidana korupsi
- Bertujuan membangkitkan kesadaran masyarakat akan dampak korupsi
> Peran serta masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi (PP 71 tahun 2000)
> Sumber penanganan perkara di KPK
1. Laporan pengaduan Masyarakat
2. Laporan temuan dari BPK
3. Hasil investigasi yang dilakukan oleh KPK
> Tunas Integritas
1. Menjadi panutan
2. Tidak tergoda melakukan penyelewengan
3. Patuh pada kode etik yang telah disepakati
4. Memiliki integritas pribadi
5. Berkepribadian utuh
6. Satunya perkataan dan perbuatan
> Peran Tunas Integritas
1. Menjadi hembatan masa depan kesuksesan organisasi, mereka menjadi kumpulan
orang yang selalu terdepan untuk memastikan tujuan organisasi tercapai
2. Membangun sistem integritas, berpartisipasi aktif dalam pembangunan sistem
sintegritas hingga semua peluang korupsi dan berbagai penyimpangan lainnya yang ditutupi
3. Mempengaruhi orang lain, khususnya mitra kerja untuk berintegritas tinggi
> Nilai-nilai antikorupsi
1. Jujur
2. Tanggung jawab
3. Disiplin
4. Berani
5. Peduli
6. Kerja keras
7. Mandiri
8. Sederhana
9. Adil
> Harus mengandung nilai-nilai aktualisasi yang terkandung dalam anti korupsi
> Mata pelatihan anti korupsi mata kuliahnya tanggung jawab
> Nilai-nilai integritas := Nilai-nilai antikorupsi, Terdapat 4 bab Aktualisasi, Pendahuluan,
Landasan Teori, Pembahasan, Kesimpulan dan Saran
> Nilai-nilai:JUPEMANDITANGKERSEBEDIL
> Nilai integritas
Nama : Ardiansyah
No. Urut : 13
Kelas :C
Materi : Anti Korupsi
Widyaiswara : Yuliar M. Zega