Anda di halaman 1dari 9

Nama Uyun Nailatul Mafaz

NIM 175100107111002

Kelas G

Kelompok G1

TIKET MASUK PRAKTIKUM KIMIA DASAR


PENGENALAN ALAT DAN BUDAYA K3

1. PRELAB
1.1 Berikan contoh bahan kimia pada simbol berbahaya masing-masing 2 beserta gambar
simbol bahayanya
 Corrosive
HCL, NaOH (Misnadiarly, 2009).

(Estridge and Reynolds, 2012).

 Highly Flammable
Alkohol, Eter (Andy dan Yonika, 2015).

(Estridge and Reynolds, 2012).

 Harmful
Asam Sulfat, Asam klorida (Andy dan Yonika, 2015).

(Abulude, 2010).

 Toxic
Sianida dan Fosfor (Andy dan Yonika, 2015).

(Estridge and Reynolds, 2012).


Nama Uyun Nailatul Mafaz

NIM 175100107111002

Kelas G

Kelompok G1

 Explosive
Li, Na (Andy dan Yonika, 2015).

(Abulude, 2010).

1.2 Carilah MSDS (Material Safety Data Sheet) pada bahan kimia yang anda disebutkan di
atas.
Ciri-ciri sifat asam klorida, seperti titik didih, titik leleh, massa jenis, dan pH
tergantung pada konsentrasi atau molaritas HCl dalam larutan asam tersebut. Tindakan
Kecelakaan pada mata : bilas dengan air mengalir sekurang-kurangnya 15 menit, pada kulit
cuci dengan air sebanyak-banyaknya (Tjay & Rahardja, 2007).
Sifat Fisik litium adalah logam yang sangat lembut dan memiliki warna silver. Litium
memiliki titik lebur 180,54º C dan titik didih 1.335º C. Sifat kimia litium yaitu unsurnya aktif
dan mudah bereaksi. Logam ini bereaksi lambat dengan air pada suhu kamar dan bereaksi
lebih cepat ketika suhu dinaikkan. Tindakan Pertolongan pada mata bilas dengan air
mengalir sekurang-kurangnya 15 menit, pada kulit cuci dengan air sebanyak-banyaknya
(Yoshio dkk, 2009).
Ciri sifat Natrium adalah Natrium dalam bentuk murni sangat reaktif. Natrium
berwarna putih keperakan dan jika terbakar mengeluarkan api berwarna kuning. Tindakan
pertolongan pada Kulit dicuci dengan air mengalir kira-kira selama 15-20 menit (Hill, 2010).
Sifat alkohol adalah mudah terbakar, mudah tercampur, terlarut dalam air.
Pertolongan pertama letakkan korban di tempat yang aman agar tidak melukai diri sendiri
sambil terus dipantau keadaannya (Myers & Isralowitz, 2011).
Sifat Natrium Hidroksida yaitu bersifat basa kuat, kaustik dan memiliki sifat korosif
dan higroskopik. Penanganan jika terhirup, pindahkan ke udara segar. Jika tidak bernapas,
berikan pernapasan buatan. Jika sulit bernapas, berikan oksigen ( Too & Suan, 2007).
Sifat Eter adalah tidak larut air, akan tetapi larut dalam pelarut nonpolar, eter mudah
terbakar dengan nyala bening yang jernih karena uap eter membentuk campuran yang
eksplosif dengan udara (Carey, 2007).
Sifat Fosfor adalah bentuk yang paling sering terjadi pada suhu kamar. Fosfor putih
ini sangat reaktif. Bila terkena atau bergabung dengan oksigen akan mudah terbakar.
Pertolongan pada mata : Segera bilas mata dengan banyak air selama minimal 15 menit,
sesekali mengangkat kelopak mata atas dan bawah. Dapatkan bantuan medis dengan
segera (Carey, 2007).
Sifat dari sianida yaitu rasa pahit, iritasi. Tindakan pertolongan pada mata segera
bilas dengan banyak air, paling tidak 15 menit, pada kulit segera basuh kulit dengan banyak
air sedikitnya selama 15 menit (Hidayat, 2016).
Nama Uyun Nailatul Mafaz

NIM 175100107111002

Kelas G

Kelompok G1

Sifat Asam sulfat yaitu sangat korosif. Bereaksi dengan jaringan tubuh. Berbahaya
bila kontak dengan kulit dan mata. Bereaksi hebat dengan air dan mengeluarkan panas.
Penanganan Hindari kontak langsung dengan asam. Cegah penghisapan uap atau kabut,
dengan bekerja dalam almari asam atau dengan ventilasi yang baik (Hidayat, 2016).

1.3 Sebutkan budaya kesehatan dan keselamatan kerja apa saja yang terdapat pada
laboratorium.
 Tidak boleh makan/minum
 Menggunakan alat pelindung lengkap pada saat masuk laboratorium
 Memisahkan antara sampah terkontaminasi dan tidak terkontaminasi
 Menghindari bekerja di tempat sempit dalam labortorium
 Pengenalan terhadap penangananan keadaan darurat
(Putranto dkk, 2014).

2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian lemari asam, fungsi dan gambar
Adalah sebuah alat atau mesin yang berguna untuk menetralisir atau mengurangi
ruangan dari gas kimia / asam berbahaya. Fungsinya untuk tempat reaksi kimia pada bahan
yang mudah menguap (Hadi, 2007).

(Kancono, 2010).

2.2 Pengertian spektrofotometer, fungsi dan gambar


Spektofotometer adalah alat yang menghasilkan sinar dari spectrum. Fungsinya untuk
mengukur suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang (Maftuchah dkk, 2014).

(Estridge and Reynolds, 2012).

2.3 Pengertian timbangan analitik, fungsi dan gambar


Timbangan analitik adalah alat yang digunakan untuk menimbang bahan bahan kimia.
Fungsinya untuk menimbang berat bahan dengan tingkat ketelitian yang tinggi (Purwanta
dkk, 2015).
Nama Uyun Nailatul Mafaz

NIM 175100107111002

Kelas G

Kelompok G1

(Widhy, 2008).

2.4 Pengertian pH meter, fungsi dan gambar


pH meter adalah suatu alat elektronik yang digunakan untuk mengatur
ph (kadar asam/basa) dari suatu larutan. Fungsinya untuk mengukur pH
(Maftuchah dkk, 2014).

(Estridge and Reynolds, 2012).

2.5 Pengertian spatula, fungsi dan gambar


Spatula adalah sendok panjang dengan ujung atasnya datar, terbuat
dari stainless steel. Fungsinya untuk mengambil bahan kimia yang berbentuk padatan
(Sudiono, 2008).

(Ahluwalia dkk, 2007).

2.6 Pengertian pipet ukur, fungsi dan gambar


Pipet Ukur berfungsi untuk memindahkan larutan atau cairan ke dalam suatu wadah
dengan berbagai ukuran volume (Stevens & Miller, 2017).

(Stevens & Miller, 2017).

2.7 Pengertian pipet volume, fungsi dan gambar


Pipet volume untuk memindahkan larutan dengan satu ukuran volume (Hall, 2014).
Nama Uyun Nailatul Mafaz

NIM 175100107111002

Kelas G

Kelompok G1
(Widhy, 2008).

2.8 Pengertian pipet tetes, fungsi dan gambar


Pipet tetes berfungsi untuk membantu memindahkan cairan dari wadah yang satu ke
wadah yang lain dalam jumlah yang sangat kecil yaitu setetes demi tetes (Beran, 2010).

(Widhy, 2008).

2.9 Pengertian labu ukur, fungsi dan gambar


Labu ukur adalah alat laboratorium yang bagian bawah berbentuk datar dan leher
panjang. Fungsi labu ukur untuk membuat larutan dan mengencerkan larutan dengan
keakurasian yang tinggi (Rubiyanto, 2017).

(Widhy, 2008).

2.10 Pengertian tabung reaksi, fungsi dan gambar


Tabung Reaksi adalah sebuah tabung yang terbuat dari sejenis kaca atau plastik yang
dapat menahan perubahan temperatur dan tahan terhadap reaksi kimia. Fungsinya untuk
meraksikan bahan kimia (Shukla, 2009).
Nama Uyun Nailatul Mafaz

NIM 175100107111002

Kelas G

Kelompok G1

(Widhy, 2008).

2.11 Pengertian erlenmeyer, fungsi dan


gambar
Erlenmeyer adalah wadah berbentuk kerucut dengan leher. Fungsi erlenmeyer adalah
untuk menampung larutan dalam bentuk padat maupun cair (Parjimo dan Sunanto, 2008).

(Widhy, 2008).

2.12 Pengertian buret, fungsi dan gambar


Buret adalah sebuah peralatan gelas laboratorium berbentuk
silinder yang memiliki garis ukur Fungsinya untuk mengukur
volume cairan yang keluar seperti pipet (Williamson dkk, 2014).
Nama Uyun Nailatul Mafaz

NIM 175100107111002

Kelas G

Kelompok G1

(Widhy, 2008).

2.13 Pengertian bulb, fungsi dan gambar


Bulb adalah alat bantu yang berfungsi untuk meneyedot larutan (Estridge and
Reynolds, 2012).

(Estridge and Reynolds, 2012).

2.14 Pengertian corong, fungsi dan gambar


Fungsi corong sebagai alat bantu dalam melakukan penyaringan (Widhy, 2008).

(Widhy, 2008).

2.15 Pengertian gelas beker, fungsi dan gambar


Gelas beker adalah sebuah wadah penampung yang digunakan untuk mengaduk,
mencampur, dan memanaskan cairan. Fungsinya untuk mengukur volume larutan atau
bahan yang tidak membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi (Setyaningrum dan Saparinto,
2014).
Nama Uyun Nailatul Mafaz

NIM 175100107111002

Kelas G

Kelompok G1

(Estri
dge and Reynolds, 2012).

2.16 Pengertian kertas saring, fungsi dan gambar


Kertas saring adalah alat yang digunakan saat melakukan penelitian sampel
lingkungan. Fungsinya untuk memisahkan zat padat terlarut dan zat padat
tersuspensi (Tarantino, 2009).

(Estridge and Reynolds, 2012).

2.17 Pengertian gelas arloji, fungsi dan gambar


Gelas Arloji adalah alat yang digunakan untuk tempat zat yang akan ditimbang.
Fungsinya sebagai penutup saat melakukan pemanasan bahan kimia (Hariono, 2009).

(Widhy, 2008).

2.18 Pengertian gelas ukur, fungsi dan gambar


Gelas ukur adalah alat ukur volume cairan yang tidak memerlukan ketelitian yang
tinggi. Fungsinya untuk mengukur volume benda baik padat maupun cair (Purwanta dkk,
2015).

(Estridge dkk, 2007).


Nama Uyun Nailatul Mafaz

NIM 175100107111002

2.19 Piknometer Kelas G


Adalah alat yang digunakan untuk mengukur Kelompok G1
massa jenis dalam fluida. Fungsinya untuk
mengukur massa jenis dan volume
(Manurung, 2007).