Anda di halaman 1dari 74

BURUNG PERKUTUT 

BENTUK KEPALA.

☆Perkutut yang bentuk kepalanya ​NJAMBE​ ​NOM​ (seperti buah jambe atau pinang yang
masih muda) diperkirakan mutu suaranya bisa ngepol (maksimal) dan keindahan suaranya
itu bisa terus bertahan sampai burung berusia tua.

☆Burung perkutut yang bentuk kepalanya ​MBETON NONGKO​ (seperti biji nangka),
diperkirakan bunyi suaranya bisa bertahan sampai tua, akan tetapi keindahannya tidak akan
dapat mencapai maksimal.

☆Burung perkutut yang bentuk kepalanya ​NGGOBOG​ (bundar seperti uang logam)
diperkirakan mutu suaranya akan terus meningkat sampai pada usia tengahan atau 3
rambahan (sekitar 24 tahun, karena per rambahan 8 tahun), kemudian akan menurun sesuai
dengan umurnya.

☆Burung perkutut yang bentuk kepalanya ​MBUNGKUL BAWANG​ (seperti bungkul atau
siung umbi bawang putih), diperkirakan mutu suaranya tidak menentu, kadang kadang dapat
baik dan mengejutkan, tetapi juga melempem, tidak ada kemajuan.
☆Burung perkutut yang bentuk kepalanya ​NAKIR KUWALIK​ (takir terbalik, takir adalah
tempat makanan/sesaji terbuat dari daun pisang berbentuk segi empat), sulit diharapkan
suara baiknya.

BENTUK PARUH, BADAN, EKOR PERKUTUT.

☆Burung perkutut kalau dilihat dari samping bentuk paruh ​NGEPEL​ (seperti buah
kepel/burahol), bentuk badan ​TUNTUT​ ​GEDANG​ (seperti kuncup bunga pisang) dan bentuk
ekor ​MERUNCING​ dengan warna garis-garis bulu yang jelas: burung itu bisa diharapkan
suara tengahnya (ketek) terdengar jelas dan baik.

☆Bentuk paruh ​NGGABAH​ (seperti gabah atau butiran padi), badan ​NONGKO
SAGLUNDUNG​ (seperti buah nangka) dan ekornya panjang dengan garis-garis bulu yang
jelas tapi tumpul, diperkirakan suara tengahnya agak baik.

☆Bentuk paruh ​MAPAH GEDANG​ (seperti pelepah pisang), bentuk tubuhnya ​MBLULUK
(seperti pentil atau buah kelapa yang masih muda) dan bentuk ekornya pendek meruncing,
diperkirakan suara tengahnya cukup baik.

☆Bentuk paruh ​NGLOMBOK GEDE​ (seperti cabai besar), tubuhnya ​NJAGUNG NGLOBOT
(buah jagung yang belum dikupas kulitnya), bentuk ekornya panjang tetapi kurang
meruncing (sehingga bulu bertumpuk dan garis garis warnanya kurang jelas), diperkirakan
suara tengahnya kurang baik.
☆Bentuk paruh ​NGLOMBOK RAWIT​ (seperti cabai rawit), tubuhnya ​WUNGKAL GERANG
(seperti batu asahan pisau yang sudah aus bagian tengahnya) dan bentuk ekornya mekar
seperti kipas, diperkirakan suara tengahnya kurang sekali, akan tetapi dapat tebal bunyinya.

KATURANGGAN PERABAAN.

Rahasia Memprediksi Suara Perkutut Yang Baik Dengan Memegang dan Meraba: Tubuh,
Tulang, Supit, Sisik dll.

Memilih perkutut dengan memegang dan meraba tentu akan lebih jelas dan nyata.
Walaupun perkutut bakalan sekalipun, kita tidak merasa sangsi karena masih mempunyai
pengharapan.
Pada dasarnya perkutut yang halus suaranya bila dipegang di tangan rasanya
mimpes/kempes halus seperti memegang kapuk (kapas). Jika pegangan terasa kaku atau
kasar maka suaranya juga akan kasar.
Setelah teman2 pegang, jepit kaki burung antara jari telunjuk dan jari tengah supaya tidak
terlepas. Mari kita mulai cek satu persatu.

KEPALA​ : Raba tengah2 kepala, rasakan dibawah kulit ada semacam lekukan (kalenan).
Letaknya antara tulang dahi kiri dan kanan. Jika terasa agak dalam ini yg baik suaranya.
Sedang pada akhir tulang kepala dibagian belakang ada yg terasa bulat seperti kerikil
sebesar kacang kedelai. Makin besar makin baik, karena kalau tulang ini besar suaranya
bisa stabil, artinya jika jatuhnya suara kung tentunya terus menerus kung.

BUNGUR​ : bungur adalah 2 gundukan yg terletak di pangkal paruh, tepatnya di atas lubang
hidung agak ke muka. Jika gundukan besar seperti burung merpati pos, biasanya suaranya
kung. Bungur yg baik berwarna biru tua karena tahan sinar matahari. Yg kurang baik warna
putih, biru atau ungu.

BULU JENGGOT​ : jika letaknya agak ke muka dari garis lubang hidung, biasanya suaranya
keras, jika bulu ini berdiri suaranya kasar.

LEHER​ : jika pipa kerongkongan diraba terasa besar, maka suara besar. Kalau kecil suara
pasti kecil. Letak kerongkongan yg lurus, baik suaranya. Kalau letaknya miring maka
suaranya tidak stabil.

BRUTU​ : Pilih brutu yg besar, seperti memilih ayam aduan.

SUPITAN : pilih supitan yg sedang saja. Jangan terlalu rapat atau terlalu lebar. Kalau terlalu
rapat suara pendek dan tidak kung. Sebaliknya bila terlalu lebar, kalau bukan perkutut betina
maka suaranya akan noklak di siang hari.

KAKI​ : Jangan pilih kaki perkutut yg ada bintik2 merah, biasanya sangat liar.
SISIK​ : Sisik kaki perkutut yg baik coraknya teratur lurus dan tidak berantakan. Jumlah
normal 18/20 sisik. Carilah yg jumlah 21 inilah yg baik. Sisik yang dari atas ke bawah
terbelah 2 (Rajawana) juga bagus. Sisik jari yg menghadap belakang baik kalau terdiri dari 5
sisik. Jika lebar sisik kaki perkutut yang besar diatas dan kecil dibawah, maka diprediksi
suara depan besar dan suara akhir kecil, demikian sebaliknya.

SAYAP​ : Bulu sayap yg baik adalah yang lebar dan kuat. Jika bulu sayap paling ujung
berbentuk seperti pedang agak melengkung biasanya bersuara kung. Bulu sayap yang baik
berjumlah 21 atau 25 helai.

EKOR​ : Bulu ekor perkutut jika terbang adalah alat pengemudi, jumlah standar bulu ekor
adalah 14. Jika 15 pendowo mijil. Kalau hanya 13 maka tanda tabiat burung berani.

SUHU BADAN​ : Perkutut adalah burung berdarah panas, biasanya suhu diatas 40° C.
Tulang2nya meskipun ringan namun kuat karena berisi banyak zat kapur 85%, dan tdk
bersumsum. Jadi perkutut yg baik suhu badan lebih panas dari pada suhu badan kita bila
dipegang. Jika lebih dingin dari suhu badan kita, maka pertanda perkutut tersebut tidak
sehat atau tidak bagus suaranya.

ELEMEN SUARA PERKUTUT DAN NILAINYA.

Perhimpunan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI)​ telah merumuskan lima kriteria
pokok penilaian suara perkutut, yaitu:
suara depan (angkatan),
suara tengah (ketukan),
suara ujung (kung),
irama (lagu)
dan air suara (dasar/kualitas suara).
Skor maksimal untuk masing-masing kriteria adalah 9 poin, sehingga poin tertinggi yang
dapat diraih adalah 45 poin. Kriteria ini sebenarnya tidak berubah dari awal diciptakan oleh
Sri Sultan Hamengkubuwono VII​, yang berubah hanyalah selera pasar penggemar
perkutut.

Dewan juri dalam konkurs perkutut merupakan orang-orang yang sangat memahami suara
perkutut, memiliki integritas tinggi dan berpengalaman mengandalkan sensitivitas indera
telinga semata, khususnya dalam penilaian kualitas suara.

Elemen suara perkutut dimaksud:

I. Suara depan atau angkatan:


Hoor, Hoo, Koor, Euo, Eung sering disebut suara depan yang datar atau ndorong.
Klau, Kwau, Hau, Kliiu, Wau Weo disebut angkatan / membat / narik / Nglempar
Suara depan panjang mengalun atau menjerit seperti melempar KlaO KleO WeO WeO
suara burung perkutut tersebut termasuk mempunyai kategori baik dan nilainya sangat
tinggi.
Nilai dan Angkatan:
3. Ur, Wer, Ok, Wek, Kur
4. Klar, War, Hor, Klir, Wir
5. Klaar, Waar, Haar, Kliuor, Aur, Aer, Weer, Kleer, Kle, We, Klo, Kla Wo, Wa, OO
6. Wee, Klee, Klaa, A E, A O
7. We O, Wa O, Kle O, Kla O
8. Wee O, Waa O, Klee O, Klaa O

II. Suara tengah atau ke-tek :


ke – tek ) satu kata terdiri dari 2 ketukan
ke – te – ke / ke – tek – tek (sari ke-tek) 1,5 kata terdiri 3 ketukan
ke – te – pe – tek (double) 2 suku kata
ke – tek – teng – te – pe (double plus / sari double) 2,5 suku kata
Ke tek suara tengah harus jelas tidak terdengar huruf R terkesan suara tersebut
terpotong-potong (wilahan/senggang) mempunyai jarak spasi yang jelas/teratur misalnya
(ke-te-te, ke-te-pek, ke-pe-tek, te-te-te-te panjang pendek suara tengah tidak mutlak:
wilahan/senggang: Tebal senggang, tebal rapat. tipis senggang, tipis rapat
Nilai dan Ketek
2. Cowong/Kosong
3. Tek
4. Te, Re ke te
5. Keteke, Ketek, Keteke
6. Ke - tek, Ke-tek
7. Ke - Te, Ke - Te - Peng

III. Suara ujung atau kung :


kok, khuk, koo, khoo disebut ujung arum / basah
koong, khooong, khuuung disebut ujung ngayun / nggandul
kwooong, klieuuung, twooong disebut ujung mengalun/cekung (payung)
Suara yang menggaung panjang mantap dengan nada menurun semakin panjang kuung
dan dlosor seamakin baik.
Nilai dan Ujung/Dawah
3. Kuk, Pek, Bek (patah)
4. Klik, Klak, Kwak (nongklak)
4,5. Ko
5. Koo, Koong (kotor, kasar)
6. Koong (cowong, arum, angin)
7. Koong (berat, bersih)
8. Koong (sembelih cekung)

IV Kualitas Air Suara:


Suara Perkutut yang powerfull keras tebal lantang nyaring suaranya terdengar jelas tidak
ada konsonan R atau K bersih ibaratnya seperti ombak bedah karang dan nadanya stabil
tidak naik turun .
Maka suara burung perkutut ini dalam penilaian kualitas air suaranya tinggi.

V Irama Lagu:
Irama lagu yang di maksud disini adalah keserasian antara suara depan suara tengah dan
suara belakang semakin serasi iramanya semakin lues dalam pembagian ritme irama yang
sangat indah dan enak di dengar hingga rasanya ingin mendengar dan mendengar
suaranya lagi.

TANGGUH PERKUTUT.

Pajajaran​ meliputi Jawa Barat warna ungu dari bulu badan, kaki, sampai genta dan kelopak
mata.

Majapahit​ terutama Malang dan Jember warna dari bulu badan hijau bambu, sampai kaki,
genta dan kelopak mata.

Demak​ ​Jawa Tengah bagian Utara warna kaki kemerah merahan sampai genta dan kelopak
mata.

Pajang​ Jawa Tengah antara Gunung Lawu sampai Gunung Merapi warna kaki blawuk
sampai genta dan kelopak mata.

Mataram​ Jawa Tengah pesisir Selatan KLaten sampai Cilacap warna kakinya keputih
putihan sampai ke genta, kelopak mata dan paruhnya yang pendek.

Sedayu​ Jawa Timur bagian utara Tuban Bojonegoro warna kakinya putih agak kelabu
sampai genta dan kelopak mata.

Bali​ meliputi wilayah Bali warna biru dari bulu badan sampai genta dan kelopak mata.
Genta:​ bagian yang dilingkari pada foto dibawah ini.

PERKUTUT MAJAPAHIT.

1. PERKUTUT SONGGO RATU:

perkutut ini dipercaya sebagai titisan seorang putra Raja Bali di zaman Majapahit yang
dikejar-kejar musuhnya dan melarikan diri sampai ke Desa Tutul di Blambangan,
Banyuwangi dan mati terbunuh, kemudian berubah menjadi Perkutut yang diberi nama
Perkutut Songgo Ratu.. Ciri-cirinya di kepala ada jambul semacam mahkota berwarna putih.
Sifatnya juga seperti ningrat yang tidak suka berkeliaran. Hidupnya hanya di tempat yang
sepi seperti di dalam goa atau di area kuburan. Perkutut ini kuat sekali menahan lapar dan
haus sampai beberapa hari, tidurnya selalu ditempat yang paling tinggi dibanding perkutut
lainnya. Mempunyai wibawa yang sangat besar, sehingga perkutut yang berada di dekatnya
tidak akan berani bersuara/bunyi. Ciri-ciri fisiknya yang lain adalah, kaki dan paruhnya
berwarna hitam. Bulunya agak kehitam-hitaman. Perkutut yang mempunyai yoni yang besar,
biasanya jarang berbunyi dan suaranya relatif juga kecil, demikian pula perkutut yang satu
ini. Perkutut ini bisa untuk menolak santet/ilmu hitam, melancarkan rezeki dan mempunyai
kewibawaan yang tinggi bagi pemiliknya.

2. PERKUTUT LURAH:

dilihat dari corak warna perkutut, sepintas dapat dilihat persamaan tersamar dengan ular,
dimana keduanya mempunyai lurik yang hampir sama. Perkutut mempunyai bulu dada yang
warnanya lebih terang, bahkan keputih-putihan, begitu juga dengan ular. Perkutut Lurah ini
tinggal di hutan makannya juga disuapi atau dibawakan makanan oleh perkutut yang lain
yang menjadi anak buahnya. Biasanya perkutut ini dipelihara oleh atasan atau pemimpin
yang mempunyai kedudukan, karena perkutut ini mempunyai yoni kewibawaan yang luar
biasa dan mendatangkan rezeki yang berlimpah.
3. PERKUTUT PUTIH/MUSTIKANING MANUK:

perkutut ini merupakan primadona yang


banyak dikejar-kejar orang, sebab selain sangat langka, perkutut putih ini diyakini bisa
mendatangkan kekayaan bagi pemiliknya. Warna bulunya putih, matanya merah, paruh
kelabu kemerahan, kaki merah bergaris-garis hitam dan kuku berwarna putih. Perkutut ini
biasanya dahulu hanya dimiliki oleh para Raja atau pemimpin. Perkutut ini juga diyakini dari
hasil perkawinan In breed yaitu antar saudara sekandung yang berlangsung beberapa
generasi sekitar 5 sampai 10 tahun lamanya. Jadi perkutut putih belum tentu anak-anaknya
adalah putih, tetapi perkutut biasa yang membawa darah putih pada suatu ketika akan
mempunyai keturunan berbulu putih.

4. PERKUTUT HITAM/KOL BUNTET:


seluruh bulunya hitam legam yang dianggap sebagai rajanya perkutut, dan kalau dipelihara
akan memberikan keberuntungan.

5. PERKUTUT DARINGAN KEBAK/KALUNG TEMPUK:


Bagi yang memiliki keluarga dan usaha sendiri, seperti menginginkan untuk memelihara
Perkutut Daringan. Sebab, Perkutut Daringan mampu mendatangkan rezeki bagi suami dan
istri.

Perkutut Daringan mempunyai lurik leher yang unik, yakni garis lurik di leher melingkar
seperti kalung dan tidak pernah putus. Mengapa garis luriknya tidak putus? Pasalnya, hal
tersebut melambangkan rezeki yang tidak ada putusnya hingga tujuh keturunan.

KATURANGGAN PERKUTUT LOKAL.

YANG BAIK DIPELIHARA.


1. Perkutut Kusuma Wicitra:
Ciri burung ini mempunyai warna paruh dan sisik kaki keputih-putihan. Siapa saja yang
memelihara burung Perkutut Kusuma Wicitra, maka cita-citanya mudah tercapai dan
rezekinya melimpah.

2. Perkutut Wisnu Wicitra/Wisnu Kucem/Wisnu Mangemu:


Ciri burung ini paruh dan kakinya kehitam hitaman. Perkutut Wisnu Wicitra sangat baik
dipelihara, karena mendatangkan keselamatan dan menjauhkan dari marabahaya.

3. Perkutut Wisnu Murti:


Ciri burung ini memiliki kaki, mata, dan paruh berwarna hitam. Perkutut Wisnu Murti
mempunyai pengaruh kewibawaan dan biasanya dipelihara oleh raja atau pemimpin.

4. Perkutut Gendawa Sabda:


Ciri burung ini ada bulu putih di sebelah leher, suara manggungnya keras dan merdu.
Perkutut Gendawa Sabda dapat digunakan untuk memikat Perkutut yang lain. Selain itu,
burung ini bisa membantu pemiliknya mendapatkan banyak rezeki, keluarganya tenang dan
tentram.

5. Perkutut Gedong Mengo:


Ciri burung ini manggungnya menyongsong terbitnya matahari. Siapapun yang mempunyai
burung Perkutut Gedong Mengo, pemiliknya banyak rezeki dan selamat.

6. Perkutut Mineb Gedong atau Gedong Mineb:


Ciri burung ini manggungnya menyertai terbenamnya matahari. Pemilik burung perkutut
Gedong Minep akan berkecukupan dan menguntungkan dalam berdagang.

7. Perkutut Mercuci:
Ciri burung ini matanya berwarna kuning dan sipit atau wayang bambangan. Pemilik burung
Perkutut Mercuci bakal diakrabi banyak orang dan banyak rezeki.

8. Perkutut Mercu Jiwa:


Ciri burung ini matanya berwarna kuning dan bulu sekitar pantat juga kuning. Memiliki
burung Perkutut Mercu Jiwa mempunyai pengaruh sangat besar, baik dipelihara raja atau
pemimpin.

9. Perkutut Muncis:

Ciri burung ini bentuk badannya kecil memanjang. Burung Perkutut Muncis baik untuk
dipelihara oleh raja atau pemimpin.

10. Perkutut Udan Mas:


Ciri burung ini bulunya berwarna coklat muda atau krem, serta bulu yang melingkar
berwarna kekuning-kuningan. Burung Perkutut Udan Mas mampu mendatangkan
keselamatan dan kegembiraan, serta rezeki.

11. Perkutut Satria Kinayungan:


Ciri burung ini di tengah kepalanya (unyeng-unyeng) terdapat bulu berwarna putih. Burung
Perkutut Satria Kinayungan dapat menaikkan derajat atau pangkat serta kewibawaan.

12. Perkutut Sangga Buwana:

Ciri burung ini di punggungnya ada sehelai bulu berwarna putih. Siapa saja yang
mempunyai Perkutut Sangga Buwana akan mendapatkan rezeki (Asal jangan ada bulu ekor
yang tidak sejajar dengan yang lain, misalnya tidak lurus atau abnormal).

13. Perkutut Misti Kanya:


Ciri burung ini di bagian badan atau seluruh badan berwarna putih. Burung Perkutut Misti
Kanya baik untuk para raja atau pemimpin karena membawa keselamatan.

14. Perkutut Cendala Sabda:


Ciri burung ini warna bulu di bagian pundak berwarna putih. Mempunyai Perkutut Candra
Sabda bisa memikat seseorang serta membawa suasana gembira.

15. Perkutut Rupo Cahyo:


Ciri burung ini warna bulunya mengkilap bercahaya. Burung Perkutut Rupo Cahyo
membawa kedamaian dan kegembiraan.

16. Perkutut Purnomo Sidhi:


Ciri burung ini bermata merah, warna bulunya kemerah-merahan seperti permata. Burung
Perkutut Purnomo Sidhi mampu menjunjung tinggi kewibawaan dan mendapatkan
kehormatan.

17. Perkutut Sri Mangumpel/Sri Sedono Lutut:


Ciri burung ini ibu jari kakinya berwarna putih atau ada dua kuku jari yang putih. Siapa saja
yang memiliki Perkutut Sri Mangumpel maka keluarganya selalu sehat dan cita-citanya
banyak terkabulkan.

18. Perkutut Widaksana Gasti:


Perkutut Widahsana Gosta Gasti 'WGG' - YouTube
Ciri burung ini waktu manggungnya lama, serta halus dan merdu. Pemilik burung Perkutut
Widaksana Gasti mudah mencapai cita-cita dan banyak rezeki.

19. Perkutut Widonosregu:


Ciri burung Perkutut ini manggungnya terdengar bersusun susun. Baik dipelihara
pengaruhnya terhadap pemeliharanya mudah tercapai hajatnya dan disenangi orang.

20. Perkutut Pendawa Mijil:


Ciri burung ini bulu ekornya berjumlah 15 lembar. Burung Perkutut Pendawa Mijil mampu
mendatangkan kewibawaan bagi pemiliknya.

21. Perkutut Songgo Ratu:

Ciri burung ini memiliki jambul dan bagian kakinya berwarna agak sedikit gelap. Menurut
cerita zaman dulu, Perkutut Songgo Ratu merupakan Perkutut milik Putra Raja dari Bali.
Bagi siapa saja yang memilikinya, derajat dan pangkatnya akan naik serta memberikan
kesan berwibawa.
22. Perkutut Lurah:
Ciri burung ini memiliki garis hitam pekat di bagian belakang leher serta bulu-bulu sayapnya
berwarna agak merah kecoklatan. Burung Perkutut Lurah dapat membawa banyak rezeki.

23. Perkutut Daringan:


Ciri burung ini mempunyai garis-garis hitam di bagian leher yang menyambung tanpa putus.
Burung Perkutut Daringan merupakan burung bertuah (mempunyai kesaktian untuk
mendapatkan untung dan keselamatan) bagi sekeluarga suami dan isteri.

24. Perkutut Kantong Semar:


Ciri burung ini leher pendek dan tembolok/perutnya besar/melembung ke depan seperti
mentok, biasanya bersuara besar dan tembus. Burung perkutut kantong semar dapat
membawa rezeki bagi pemiliknya.

25. Perkutut Larasati/Sri Kiti/Sri Kuning:


Ciri burung ini pada mata beralis kekuningan dan bulu halus pada pangkal ekor kuning
merata, dan warna kuning ini tidak hilang setelah proses mabung ataupun kena air
(dimandikan). Burung Perkutut Larasati dapat mendatangkan rezeki dan membawa
ketentraman.

26. Perkutut Rajekwesi:


Ciri burung ini kaki bersisik sebelah kaki saja atau silangnya tidak penuh. Burung perkutut
Rajekwesi dapat menjaga keselamatan dari marabahaya dan membawa ketentraman.

27. Perkutut Rajawana:

Ciri burung ini sisik kaki bersisik silang keduanya sampai ke atas. Burung perkutut Rajawana
dapat menjaga dari marabahaya dan membawa ketentraman.

28. Singkir Sengkolo/Banyu Mili:


Ciri burung ini ada belahan bulu dada dari bawah kepala sampai bawah/dubur. Burung
Perkutut Singkir Sengkolo/Banyu Mili ini dapat menyingkirkan marabahaya serta
mendatangkan rezeki seperti air mengalir bagi pemiliknya.

29. Perkutut Rondo Semoyo:

Ciri burung ini di sekitar kelopak mata berwarna kuning. Burung perkutut Rondo Semoyo
sangat baik bila dipelihara oleh pedagang untuk penglarisan.

30. Perkutut Biksu Welahan:


Ciri burung Perkutut ini manggungnya sangat jarang. Burung Perkutut Biksu Welahan
sangat baik dipelihara pengaruhnya menambah kewibawaan.

31. Perkutut Daulatan:


Ciri burung Perkutut ini warna mata kekuning kuningan dan sorot mata kuning menyala.
Burung Perkutut Daulatan ini baik dipelihara, membawa ketentraman rumah tangga
sehingga rezeki mengalir.

32. Perkutut Sapu Jagad/Cemoro:


Ciri perkutut Sapu Jagad ini bulu ekornya saat tumbuh terbungkus kulit ari setelah panjang
normal. Burung Perkutut Sapu Jagad sangat baik dipelihara pengaruhnya mendatangkan
keselamatan.

33. Perkutut Sihwante'yan:


Ciri Perkutut ini manggungnya ngelik bersusun. Burung Perkutut Sihwante'yan sangat baik
dipelihara mendatangkan cukup rezeki dan bisa digunakan untuk pikat.

34. Perkutut Sendang Ngembeng:


Ciri Perkutut ini dada lebar ada dua garis dari tengah tembolok. Burung Perkutut Sendang
Ngembeng sangat baik dipelihara pengaruhnya mendatangkan rezeki.

35. Perkutut Sirih:


Ciri Perkutut ini dadanya lebar seperti ada garis di tengah, atau ada 3 garis seperti daun.
Burung Perkutut Sirih baik dipelihara pengaruhnya mendatangkan keselamatan.

36. Perkutut Wilis:


Ciri perkutut ini di kepala diatas mata/telinga terdapat bulu putih sehelai. Burung Perkutut
Wilis baik dipelihara oleh pemimpin atau raja pengaruhnya mendatangkan rezeki.
37. Perkutut Sumping:

Ciri burung ini ada bulu putih tepat di atas mata sebelah kiri saja atau kanan saja, dan bulu
putih ini tidak akan hilang setelah proses mabung/tercabut

38. Perkutut Sumping Ratu:


Ciri perkutut ini dikepala bagian atas mata/telinga kanan kiri masing masing terdapat bulu
putih sehelai dan sejajar antara kanan dan kiri. Burung Perkutut Sumping Ratu sangat baik
dipelihara oleh pemimpin atau raja, pengaruhnya mendatangkan rezeki.

39. Perkutut Tlogo Tepung:


Ciri Perkutut ini ules lurik bulu pada tembolok menyambung antara kiri dan kanan. Burung
Perkutut Tlogo Tepung sangat baik dipelihara pengaruhnya mendatangkan rezeki.

40. Perkutut Tanggapan:


Ciri burung Perkutut ini manggungnya sangat keras. Burung Perkutut Tanggapan baik
dipelihara pengaruhnya pemelihara akan berwatak sentosa sehingga dihargai orang
dihormati.

41. Perkutut Gedong Bantala/Raraton/Jogoboyo:


Ciri burung Perkutut ini suka turun ke tanah dan bersarang di tanah, apabila didalam
sangkar tidurnya tidak mau di tangkringan. Burung Perkutut Gedong Bantolo baik dipelihara
karena mendatangkan keselamatan.

42. Perkutut Sri Kempel:


Ciri burung ini bulu ekor dari pangkal sampai ujung ekor menumpuk dan demikian pula
kotorannya. Burung Perkutut Sri Kempel baik dipelihara karena dapat mendatangkan rezeki.

43. Perkutut Sengkang Negoro:

Ciri burung perkutut ini di kepala tumbuh bulu lurik, dan ules ini tidak hilang setelah proses
mabung.

44. Perkutut Tretes Mas:


Ciri burung ini di kepala/bagian dalam sayap ada bercak kuning keemasan atau coklat, dan
warna keemasan (semburat karat) tidak hilang setelah proses mabung, ataupun tercabut.

45. Perkutut Trajumas:


Ciri burung ini terdapat bulu putih masing masing satu helai pada sayap kanan kiri dan
sejajar.

46. Perkutut Tumbak Cucukan:


Ciri burung ini paruh panjang melengkung seperti paruh burung kolibri.

47. Perkutut Peksi:


Ciri burung ini paruh pendek 1 cm.

48. Perkutut Pancuran mas:


Ciri burung ini dada belah dari leher sampai tembolok saja atau dari tembolok sampai dubur
saja.

49. Perkutut Kalung Usus:


Ciri burung ini lurik nyambung pada.... bawah leher/ tembolok/ pantat.

50. Perkutut Mujur:


Ciri burung ini tidurnya sejajar dengan tempat bertengger dan kotorannya menumpuk di
tangkringan.

51. Perkutut Banyu Panguripan:


Ciri burung ini minumnya banyak , sehari satu wadah minum yang besar atau lebih atau
tidur di air atau tidur di tempat air.

52. Perkutut Blawong:


Ciri burung ini makan banyak temboloknya penuh makanan dan temboloknya tak pernah
kempis.

53. Perkutut Sri Lumbung:


Ciri burung ini tidur di atas pakan.

54. Perkutut Tindih:


Ciri burung ini apabila bunyi sekali double/cuma dua kali ... pakai jeda.... bpl sekali bunyi dua
kali tersebut pertama kuk 7 kedua kuk lima ato kuk tiga.

55. Perkutut Sri Rejeki :


Ciri burung ini kotorannya menumpuk seperti gunung.

56. Perkutut Jambul Garuda:


Ciri burung ini ada bulu seperti jambul burung garuda, jambul ini tidak akan hilang setelah
proses mabung.

57. Perkutut Ketitiran:


Ciri burung ini suaranya kecil kuat keras bunyinya kikikikikik.... cirinya ekor miji miji ato
nggak berkaitan.

58. Perkutut Mega mendung:


Ciri burung ini warna krem/silver bodinya dan ekor warna hitam, warna bulu seperti udan
mas namun di bagian ekor bawah bulunya hitam, kalung pethuk/nyambung mata walau
bukan merah tapi tembus cahaya.

59. Perkutut simbar:


Ciri burung ini ada bulu putih di kaki, dan bulu ini tidak akan hilang setelah proses mabung.

60. Perkutut Noyorono:


Ciri burung ini kepalanya menunduk kebawah.

61. Perkutut Bodronoyo:


Ciri burung ini kepalanya mendongak menghadap ke atas.

62. Perkutut Jujur:


Ciri burung ini ekornya naik ke atas kalau berjalan.

63. Perkutut Blorok/Blirik/Blandong/Brumbun:


Ciri burung ini di beberapa bagian tubuh ada beberapa bulu putih, dan bulu putih ini tidak
hilang setelah proses mabung.

64. Perkutut Sriwiti/Leher Cobra:


Ciri burung ini sering berdiri tegak lurus, leher panjang seperti ular cobra. Burung Perkutut
Sriwiti baik dipelihara karena merupakan burung penjaga yang dapat membawa
keselamatan.

65. Perkutut Korowelang:


Ciri burung ini pada ekor seperti motif ular welang, bulu sayap dan ekor bergaris malang
semu, atas bawah/bolak balik, dan ules ini tidak hilang setelah proses mabung/tercabut,
burung korowelang yang asli sarang serta bertelurnya di dalam liang tanah. Burung Perkutut
Korowelang merupakan burung penjaga dan menjauhkan dari marabahaya.

66. Perkutut Sri gunting:


Ciri burung ini ekornya mecah/belah dua bagian seperti gunting.

67. Perkutut Blorok Sono:


Ciri burung ini warna bercak/dlemok dlemok krem/coklat muda.
68. Perkutut Cawan Mas:
Ciri burung ini bila di pegang bulu membentuk huruf v atau bila jalan seperti huruf
j/melengkung.

69. Perkutut Satrio Wicaksono/Junjung Drajat:

Ciri burung ini terdapat bulu putih di pangkal ekor, atau bulu putih di pangkal paha bawah,
dan bulu putih ini tidak hilang setelah proses mabung, tercabut, rusak.
70. Perkutut Batu Rante:

Ciri burung ini sisik kaki berlubang kering dan timbul.

71. Perkutut Rojo dino:


Ciri burung ini jumlah Bulu Ekor 12, dan jumlah ekor ini tidak berubah setelah proses
mabung atau tercabut.

72. Perkutut Puser Bumi:


Ciri burung ini di tembolok ada cekungan seperti pusar.

73. Perkutut Sodo Lanang:

Ciri burung ini bulu ekor dan lainnya tumbuk diselaputi selaput,bila mau mekar dari ujung ke
pangkal bulu.

74. Perkutut Ombak Segoro:


Ciri burung ini bulu punggungnya bergelombang/cekung.

75. Perkutut Segoro Ngembeng:


Ciri burung ini leher belah keliling dari depan sampai belakang.
76. Perkutut Talang mas:

Ciri burung ini pada sayap terdapat bulu kebalik, dan bulu ini tidak berubah setelah proses
mabung.

77. Perkutut Samber Lilin atau Trah Majapahit:


Ciri burung ini bulu semu hijau bambu, dan warna bulu ini tidak hilang setelah proses
mabung atau kena air (dimandikan).

YANG TIDAK BAIK DIPELIHARA.


1. Perkutut Brama Suku/Brama Sulur:
Ciri burung ini bulunya berwarna kemerah-merahan. Burung Perkutut Brama Suku sering
mengundang penyakit.

2. Perkutut Brama Labuh Geni:


Ciri burung ini bulunya berwarna kemerah-merahan tidak merata. Burung Perkutut Brama
Labuh Geni akan mendatangkan keborosan dan mendatangkan sengketa dalam rumah
tangga.

3. Perkutut Brama Kala:


Ciri burung ini jarinya sepuluh dan kukunya putih semua. Burung Perkutut Brama Kala ini
menjauhkan rezeki dan menyebabkan kesusahan.

4. Perkutut Brama Kokap/kukup:


Ciri burung ini dari muka sampai paruh berwarna keputih-putihan sampai. Burung Perkutut
Brama Kukup bisa mendatangkan sial bagi pemiliknya.

5. Perkutut Durga Ngerik:


Ciri burung ini manggungnya terus terusan (siang malam). Siapa saja yang memelihara
burung Perkutut Durga Ngerik, maka akan dijauhkan dari rezeki dan keluarganya tak akur.

6. Perkutut Durga Nguwuh:


Ciri burung ini manggung pada tengah malam. Bila burung Perkutut Durga Nguwuh
dipelihara maka akan banyak mendatangkan halangan seperti sering sakit, rumah
tangganya tidak tenteram atau sering kekurangan.

7. Perkutut Sengkala Pipit/Kelabang Kapipit:


Ciri burung ini pada sayap bagian dalam bila direntangkan terdapat bulu berwarna putih.
Burung Perkutut Kelabang Kapipit bisa mendatangkan sengketa rumah tangga.
8. Perkutut Sangga Buwana:

Ciri burung ini di punggungnya ada sehelai bulu berwarna putih. Burung Perkutut Sangga
Buwana ini menjauhkan dari rezeki mendatangkan kesusahan serta yang memeliharanya
sering berselisih paham.

9. Perkutut Lembu Rawan:


Ciri burung ini bulunya ‘brumbun’ tidak tumbuh dengan sempurna. Burung Perkutut Lembu
Rawan bisa mendatangkan penyakit atau pemiliknya sering terkena sakit.

10. Perkutut Cendala Sabda:


Ciri burung ini warna bulu di bagian pundak berwarna putih. Pemilik burung Perkutut
Cendala Sabda suka berbicara buruk/kasar, namun burung perkutut Cendala Sabda sangat
baik bila dipakai untuk pikat.

11. Perkutut Wisnu Tinundung:


Ciri burung ini pada genta nya kehitam-hitaman, serta bulunya kehitam-hitaman tidak
merata. Bagi yang memiliki burung Perkutut Wisnu Tinundung, maka dia akan sulit
menggapai cita-citanya.

12. Perkutut Buntel Mayit:


Ciri burung ini masing-masing sayapnya ada bulunya putih. Burung Perkutut Buntel Mayit
dapat mendatangkan malapetaka.

13. Perkutut Dak Brama:


Cirinya burung perkutut ini bila malam pada duburnya terlihat menyala seperti fosfor. Burung
Perkutut Dak Brama dapat mendatangkan kesusahan bagi pemiliknya.

14. Perkutut Brahma Susur/Brahma Mulur:


Ciri burung ini bulunya ada yang melintir atau ulir seperti per bila dipotong tumbuh lagi, ules
kemerah merahan didubur ada bulu sehelai seperti benang putih keluar beberapa senti.

15. Perkutut Brumbun Kendit:


Ciri burung ini ada bulu putih berderet dari kanan ke kiri pada tekong atas, bulu putih itu
kadang tidak tampak karena tertutup bulu di atasnya.

16. Perkutut Sogok/Sujen:


Ciri burung ini bulu ekornya paling tengah atau salah satunya berwarna putih, dan bulu putih
ini tidak hilang setelah proses mabung.

17. Brama Sulur:


Ciri burung ini ususnya keluar / ambeien.

18. Perkutut Keruk Bumi/Ciker/Tiker:


Ciri burung ini jari kaki melengkung ke dalam / ke luar seperti jari ayam tiker/tekor.

19. Perkutut Patok bangkrong:


Ciri burung ini berkaki satu.

20. Perkutut Jogoboyo (yang tdk bisa terbang):


Ciri burung ini kalau tidur dibawah ato tidur ditanah ato tidak bisa terbang.

21. Perkutut Songgo Langit:


Ciri burung ini jalannya pakai siku atau telapak kaki ke arah atas.

22. Perkutut Puther:


Ciri burung Perkutut ini tak berjari atau kaki patah sejak dari menetas.

23. Perkutut Pathak Warak:


Ciri burung ini kepala botak tanpa bulu sampai tulang kepala tanpa kulit, terlihat seolah
"LUKA" yang menganga.

24. Perkutut Banyak angkrem:


Ciri burung ini antara kaki belakang seperti angsa betina.

25. Perkutut Trukung:


Ciri burung ini tak punya brutu/ekor.

Dirangkum dari berbagai sumber:

☆​Kearifan Lokal

☆​Primbon Katuranggan Perkutut (Betaljemur Adammakna)

☆​Primbon Perkutut dan Katuranggan.

☆​Perkutut Lokal Indonesia


http://perkutut-lokal-indonesia.blogspot.com/?m=1

☆​MPLI - Misteri Perkutut Lokal Indonesia


https://m.facebook.com/groups/933986486961548

☆​PERKUTUT KATURANGGAN NUSANTARA(PKN)


https://m.facebook.com/groups/186457002206347