Anda di halaman 1dari 47

Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

DAFTAR NAMA OBAT GENERIK, PATEN, KHASIAT, DAN SEDIANNYA

NO

GENERIK / NAMA LAIN

MEKANISME KERJA

PATEN

KHASIAT

ATURAN PAKAI

KONTRA INDIKASI YANG BERARTI

SEDIAAN

Ambroxol / Ambroxol HCL

Memecah ikatan kimia sekret, sehingga menurunkan viskositas sekret.

Ambril, Mucos, Bronchopant, .Epexol

Mukolitik

30 mg - 120 mg dalam 2-3 dosis per hari nersamaan dengan makan atau setelah makan.

anak usia kurang dari 2 tahun: 1/2 sendok teh (2.5 mL) ambroxol sirup yang dikonsumsi 2 kali sehari.

Anak-anak usia 2-5 tahun: 1/2 sendok teh (2.5 mL) ambroxol sirup yang dikonsumsi 3 kali sehari.

Anak-anak lebih dari 5 tahun: 1 sendok teh (5 mL) ambroxol sirup yang dikonsumsi 2-3 kali sehari.

Gangguan fungsi ginjal, gangguan pencernaan yang berhubungan dengan lambung, hipersensitif terhadap mucosolvan

Tab 30 mg, syr 15 mg/5 ml.

2
Praktikum Farmasetika I 1
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Aminofillin / Teofilin etilendiamin

Menghambat aktifitas fosfodiesterase yang di hasilkan oleh peningkatan kadar cAMP dalam otot polos saluran nafas.

Menghambat degranulasisel mastosit, mengurangi kebocoran mokrovaskular, dan meningkatkan bersihan mukosiliar.

Sebagai refleks adalah efek bronkodilatasi.

Asmafar, Amicain, Phyllocontin

Antiasma

Loading dose : 6,3 mg/kg

Dosis rumatan :

1.orang bebas rokok : 12,5 mg/kg/hari dalam dosis terpisah dm=1,125 mg/hari

2.perokok dewasa muda : 19 mg/kg/hari.

3.pasien gagal jantung kongestif : 6,25 mg/kg/har dalam dosis terpisah, maksimal 500 mg/hari.

Gagal jantung kongestif, demam 102°F lebih dari 24 jam, infeksi parah (contoh : sepsis), hypothyroidismsir, penyakit hati, edema paru, shock, ulkus perut, gangguan ritme jantung seperti aritmia.

Tab 150 mg, Inj 24 mg/ml

Ammonium Klorida

Merangsang reseptor di mukosa lambung yang kemudian meningkatkan kegiatan kelenjar-sekresi dari saluran lambung-usus dan sebagai refleks memperbanyak sekresi mukus mukosa saluran nafas.

Benadryl, Donexan, Komix, Bufagan

Ekspektoran

Belum di ketahui dosis efektif sebagai espektoran.

Suplemen elektrolit : tergantung tingkat keparahan kondisi pasien dan toleransi pasien.

Praktikum Farmasetika I 2
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Edema jantung, total karbon dioksida tinggi, insufisiensi paru-paru, kekurangan natrium (hiponatremia).

Syr 100 mg/5ml

Amoksisilin / amino hidroksi benzylpenicilin.

Antibiotik beta-laktamase bekerja membunuh bakteri dengan cara menginhibisi sintesis dinding selnya. Pada proses pembentukan dinding sel, terjadi reaksi transpeptidasi yang dikatalis oleh enzim
transpeptidase dan menghasilkan ikatan silang antara dua rantai peptida-glukan. Enzim transpeptidase yang terletak pada membran sitoplasma bakteri tersebut juga dapat mengikat antibiotik beta-laktam
sehingga menyebabkan enzim ini tidak mampu mengkatalisis reaksi transpeptidasi walaupun dinding sel tetap terus dibentuk. Dinding sel yang terbentuk tidak memiliki ikatan silang dan peptidoglikan yang
terbentuk tidak sempurna sehingga lebih lemah dan mudah terdegradasi. Pada kondisi normal, perbedaan tekanan osmotik di dalam sel bakteri gram negatif dan di lingkungan akan membuat terjadinya lisis
sel. Selain itu, kompleks protein transpeptidase dan antibiotik beta-laktam akan menstimulasi senyawa autolisin yang dapat mendigesti dinding sel bakteri tersebut. Dengan demikian, bakteri yang
kehilangan dinding sel maupun mengalami lisis akan mati.

Amoxsan, Clabat, Augmentin, Kalmoxilin, Lapimox

Antibiotic betalaktam

2-3 x 1 hari 500 mg

Sebelum atau sesudah makan dengan segelas air, di telan.

Hipersensitif terhadap penisilin, mononukleosis (infeksi virus), penyakit ginjal berat.

Tab/kap 250, 500 mg. dry syr 125 mg/ml

Ampicilin / ampicilin Na.

Seperti amoxcilin.

Ultrapen, Binotal, Sanpicillin, Viccilin

Antibiotic

Betalaktam

Praktikum Farmasetika I 3
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

4x1 hari sebelum makan 250 -500 mg, untuk infeksi bakteri.

Asma, penyakit ginjal, gangguan pembekuan darah, mononukleosis, diare karena antibiotik.

Tab 250, 500 mg

Asam Klavulanat

Melindungi antibiotik golongan betalaktam dari resistensi enzim bakteri.

Augmentin, Aclam, Claneksi, Xiclav

Antibiotic penghambat betalaktamase

125 mg 2-3 x1 hari di kombinasikan dengan amoxilin.

Hipersensitif terhadap cephalosporin, gangguan ginjal dan hati yang berat, pasien hemodialisis ( cuci darah).

Tab 125 mg

Asam Mefenamat

Mengikat sintetase COX-1 dan COX-2, sebagai refleks sintesis prostaglandin terhambat.

Prostaglamdin adalah mediator utama peradangan, jika terhambat nyeri berkurang.

Lapistan, Mefinal, Ponstan, Pondex

Analgetika

500 mg dilanjutkan dengan 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, tidak lebih dari 7 hari dan untuk nyeri haid sejak di mualinya haid.

Anemia, asma, masalah pendarahan, edema, penyakit jantung, hipertensi, penyakit ginjal, penyakit hati, riwayat stroke.

Tab/kap 250, 500 mg

Praktikum Farmasetika I 4
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Asam Salisilat /Asetosal.

Melarutkan zat dalam tautan antar sel, sebagai refleks rrnggangnya lekatan korneosit dan melunaknya stratum korneum.

Kalpanax, Pantox, Aspirin, Herocyn

Keratolitik, antifungi

1-2 x 1 hari pada area yang membutuhkan secukupnya, oleskan.

Penyakit pembuluh darah, diabetes, peradangan atau iritasi kulit, flu.

Tab 100, 500 mg

Aspirin / asam asetil salisilat.

aspirin bekerja melalui inhibisi enzim siklooksigenase 1 dan 2 (COX-1 dan COX-2) secara ireversibel, sehingga menurunkan produksi prostaglandin dan derivatnya, yaitu thromboxan A2.

Aspilet, Farmasal. Naspro

Analgetik-antipiretik

Anti nyeri dan panas : 300-900 mg setiap 4-6 jam, maksimum 4 g x 1 hari.

Asma, ulkus perut, penyakit hati dan ginjal yang parah, asam urat, polip hidung.

Tab 100, 500 mg

10

Benzokain

Mencegah terjadinya impuls saraf, tempat utama kerja di membran sel.

Amicain, Bufacain, Dentasol

Anestesi lokal senyawa ester ( PABA)

1 tab setiap 2 jam, larut pada mulut, seperlunya.

Praktikum Farmasetika I 5
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Anemia, defisiensi gluvose-6-ohosphodiesterase ( kelainan sel darah merah), asma, bronkitis, infeksi lokal pada tempat penggunaan, perokok, anak di bawah 2 tahun.

Tab 60 mg

11

Betahistina Mesilat

agonis reseptor histamin H1 yang merangsang reseptor H1 di telinga bagian dalam, akibatnya akan terjadi efek vasodilatasi (rileksasi pembuluh) dan meningkatkan permeabilitas pada pembuluh darah yang
berakibat pada berkurangnya tekanan endolimfatik.

Merislon, Mertigo, Mesilan, Histigo

Vertigo/ analog histamin.

24-48 mg per hari.

Atau

3 x1 hari 8-16 mg.

Pengkonsumsi antihistamin.

Tab 6 mg

12

Betametasone

Kortikosteroid bekerja dengan mempengaruhi kecepatan sintesis protein. Molekul hormon memasuki sel melewati membran plasma secara difusi pasif. Reseptor protein yang spesifik dalam sitoplasma sel
hanya bereaksi di jaringan target hormon ini dan membentuk kompleks reseptor-steroid. Kompleks ini mengalami perubahan konformasi, lalu bergerak menuju nukleus dan berikatan dengan kromatin.
Ikatan ini menstimulasi transkripsi asam ribonukleat (ribonucleic acid, RNA) dan sintesis protein spesifik. Induksi sintesis protein ini yang menghasilkan efek fisiologi steroid

Celeston, Benoson, Betasone, Digenta

Antialergi topikal

1-2 x 1 hari secukupnya, oleskan.

Iritasi kulit, dan ruam kulit.

Praktikum Farmasetika I 6
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Tab 500 mg

13

Bisakodil

Merangsang saraf enterik, sebagai refleks terjadi kontraksi kolon (usus besar).

Dulcolax, Codilax, Laxamec, Prolaxan

Laksativum

Telan obat ini secara utuh. Jangan menghancurkan, mengunyah atau mematahkan tablet atau menggunakannya dalam 1 jam setelah meminum antasid, susu atau produk susu, karena dapat merusak lapisan
tablet dan dapat meningkatkan risiko sakit perut dan mual.Bisacodyl 5-15 mg (1-3 tablet) diminum 1 kali sehari, atau

10 mg (1 suppositoria) melalui rektum 1 kali sehari

Radang usus buntu (appendicitis)

Perdarahan rektum akibat penyebab yang tak diketahui –

Penyumbatan usus – Penggunaan laksatif dapat menyebabkan masalah lain jika terdapat kondisi ini.

Tab 5 mg, supp10 mg

14

Bismuth Subnitras

Secara umum dipercaya bahwa obat bismut dibawa ke lendir lambung untuk membentuk pelindung lapisan mungkin sebagai BiOCl dan kompleks bismut sitrat pada lubang tukak. Mereka dapat
menghambat Helicobacter pylori dan juga berikatan kuat pada jaringan protein, glikoprotein lendir dan enzim.

Anusol, Anusup, Scantoma

Adstringen

525 mg, tiap 30 menit atau 1 jam bila perlu. Jangan melebihi 4 kali minum dalam 24 jam.

Pengkonsumsi obat anti nyeri, hipersensitif terhadap golongan salisilat.


Praktikum Farmasetika I 7
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Tab 262 mg

15

Bromheksin Hcl

Merangsang mukosa lambung sehingga meningkatkan kegiatan kelenjar-sekresi saluran lambung-usis, sebagai refleks memperbanyak sekresi mukosa saluran nafas.

Bisolvon, Bronex, Mucohexin, Mucosulvan

Ekspektoran

Bromhexine dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Bromhexine tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. Untuk tablet, konsumsi bromhexine dengan air. Untuk sirup, kocok terlebih dahulu sebelum
dikonsumsi. Jangan hentikan konsumsi apabila Anda tidak merasakan efek dalam jangka waktu pendek karena dibutuhkan cukup waktu bagi bromhexine untuk bereaksi

Tablet: 8 hingga 16 mg 3 kali sehari. Total dosis harian dapat mencapai 48 mg pada dewasa (untuk 7 hari).

Pneumomia, mag gastritis, hipersesitif.

Tab 8 mg

16

Calcii laktat

-mensubtitusikan kalsium pada tubuh.

Mencegah defisiensi kalsium.

Calcium sandoz, Kalk

Sumber kalsium

Gunakan obat ini dengan diminum bersama makanan. Apabila produk mengandung kalsium sitrat maka obat ini boleh dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

325-650 mg oral 2-3 kali sehari

Praktikum Farmasetika I 8
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Penyakit ginjal

batu ginjal

kurang atau tidak adanya asam lambung (achlorhydria)

penyakit jantung

penyakit pankreas

penyakit paru-paru tertentu (sarcoidosis),

kesulitan menyerap nutrisi dari makanan (malabsorption syndrome).

Tab 500 mg

17

Captopril

mencegah konversi angiotensin I menjadi angiotensin II, suatu zat vasokonstriktor endogen. Penghambatan ini menyebabkan kadar angiotensin II menurun. Penurunan juga terjadi pada kadar hormon-
hormon simpatis seperti noradrenalin dan adrenalin. Di sisi lain terjadi peningkatan bradikinin, prostaglandin, dan nitrit oksida. Kedua hal ini menyebabkan terjadinya vasodilatasi terutama pada arteri
perifer, sehingga tekanan darah sistemik menurun dan pada pasien gagal jantung, ACE inhibitor juga menyebabkan vasodilatasi vena sehingga beban afterload jantung berkurang.

Acepres, Capoten, Captensin, Tensicap

Antihipertensi

Minum captopril dalam keadaan perut kosong (setidaknya 1 jam sebelum makan)

25-150 mg oral, 2-3 kali sehari

Angioedema (pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, tenggorokan, lengan, atau kaki).

Penyakit kolagen vaskuler (penyakit autoimun) bersama dengan penyakit ginjal atau Scleroderma (penyakit autoimun).

Systemic lupus erythematosus (SLE).

Ketidakseimbangan elektrolit (contoh: sodium rendah dalam darah).

Ketidakseimbangan cairan (disebabkan oleh dehidrasi, muntah, atau diare).


Praktikum Farmasetika I 9
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Penyakit jantung atau pembuluh darah (seperti aortic stenosis).

Penyakit hati.

Masalah ginjal (termasuk pasien yang menjalani cuci darah). Efeknya dapat meningkat karena pengeluaran obat dari tubuh lebih lambat.

Tab 12,5, 25 dan 50 mg

18

Carboadsorben

mengadsobsi nutrien, toxin (racun), obat-obat, dan sari-sari buah yang tercerna.

Norit, Attapulgit, New Diatabs

Antidiare

Dewasa

0,975-3,9 g, tiga kali sehari

Hindari mencampur karbon aktif dengan sirup cokelat, es krim, atau serbat, karena dapat mengurangi efektivitas obat.

Hindari penggunaan karbon aktif pada penderita gangguan usus dan anak usia di bawah 1 tahun.

Tab 500 mg

19

Cefadroxil

menghambat reaksi transpeptidase tahap ke 3 untuk pembentukan dinding sel.

Cefat, Durice, Kelfex

Antibiotic sefalosporin.

Cefadroxil obat yang digunakan dengan cara diminum, biasanya sekali atau dua kali sehari,

dapat mengonsumsi obat ini bersamaan saat makan atau setelah makan.

Praktikum Farmasetika I 10
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

1-2 gram per hari dalam satu dosis atau terbagi dalam dua dosis

Riwayat colitis (peradangan pada usus)

Riwayat diare parah

Penyakit ginjal

Hipersensitif

Tab/kap 250, 500 mg, Dry syr 125mg/5 ml, 250 mg/5 ml

20

Chloroquin

kelangsungan hidupnyaPlasmodium falciparum memerlukan zat makanan yang diperoleh dengan cara mencema hemoglobin dan vacuola makanan yang bersifat asam. Hemoglobin yang dicema selain
menghasilkan asam amino yang menjadi nutrient bagi parasit, juga menghasilkan zat toksik yang disebut ferryprotoporphyrin (FP IX). Klorokuin dan antimalaria yang mengandung cincin quinolin lainnya
membentuk kompleks dengan FP IX dalam vakuola. Kompleks obat-FP IX tersebut sangat toksik dan tidak dapat bergabung membentuk pigmen. Toksin kompleks obat-FP IX meracuni vakuola menghambat
ambilan (intake) makanan sehingga parasit matikelaparan.

Resorchine, novaquin

Antimalaria

Umumnya dikonsumsi setelah makan untuk mencegah nyeri perut

Dosis awal, gunakan 1 gram chloroquine phosphate (600 mg base) diminum 1 kali/minggu pada hari yang sama tiap minggunya.

Dosis pemeliharaan: 500 mg chloroquine phosphate (300 mg base) diminum setelah 6 – 8 jam, selanjutnya 500 mg chloroquine phosphate (300 mg base) diminum 1 kali/hari selama 2 hari berturut-turut.
Total dosis: 2.5 g chloroquine phosphate (1.5 g base) dalam 3 hari

alergi terhadap senyawa 4-aminoquinoline, contohnya hydroxychloroquine

gangguan penglihatan atau penyakit mata (perubahan visual pada retina) akibat senyawa 4-aminoquinoline

penyakit dalam darah atau tulang sumsum

gangguan pendengaran

otot lemas
Praktikum Farmasetika I 11
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

porphyria

psoriasis

masalah saluran pencernaan atau pada perut

epilepsi

defisiensi glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD)—dapat menyebabkan anemia hemolitik pada pasien pengidap kondisi ini.

21

Ciprofloxacin

Menghambat topoisomerase-II & IV pada bakteri.

Ciproxin, Baquinor, Filcotab

Antibiotik florokuinolon

diminum sebelum atau sesudah makan biasanya dua kali sehari pada pagi dan malam hari.digunakan selama 2 jam sebelum atau 6 jam sesudah menggunakan produk lain, yang mengurangi efektivitas
obat.Contohnya: quinaprl, sucralfate, vitamin/mineral (termasuk suplemen zat besi dan zinc), dan produk yang mengandung magnesium, aluminium, atau kalsium (seperti antacid, larutan didanosine,
suplemen kalsium).

2x 1 hari 1tablet (500 mg)

Bradikardia (detak jantung lambat).

Diabetes, Diare, Serangan jantung, Penyakit jantung (misalnya gagal jantung), Ritme jantung bermasalah (contoh: interval qt berkepanjangan), Hipokalemia (rendahnya kalium di dalam darah),
Hipomagnesemia (kekurangan magnesium di dalam darah, Penyakit hati, Kejang-kejang (epilepsi), Stroke, Penyakit otak (contoh: pengerasan arteri), Penyakit ginjal, Transplantasi organ (misalnya hati,
ginjal, atau paru-paru), Kelainan tendon (misalnya rheumatoid arthritis), Myasthenia gravis (lemah otot parah)

Tab 500 mg

22

Codein
Praktikum Farmasetika I 12
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Menekan pusat batuk pada paru-paru atau otak, sebagai refleks intensitas batuk berkurang.

Codein, Codipront

Antitusif

Minum codeine setelah makan atau minum susu bila obat ini membuat sakit perut. dosis codeine adalah 15 mg oral setiap 6 jam seperlunya. Mungkin bertambah menjadi 20 mg setiap 4 jam. Dosis maksimal
dari obat codei

Penyakit addison (masalah pada kelenjar adrenal), Penyalahgunaan alkohol, Masalah pada pernafasan atau paru-paru, Depresi cns, Ketergantungan obat-obatan, terutama narkoba, Prostat membesar (BPH,
rostatic hypertrophy), Hipotiroid (kekurangan tiroid), Kifoskoliosis (tulang punggung melengkung sehingga dapat menganggu pernapasan), Gangguan mental, Sulit buang air kecil, Tumor otak, Cedera
kepala

Tab 10, 15, 20 & 30 mg

23

CTM / chlorfeniramine maleat.

Menghambat histamin.

Cohistan, Pehachlor, Klorphenon, Klortrimethone

Antihistamin

Gunakan 4 mg setiap 4-6 jam. Max: 24 mg sehari (tablet)

Sesudah atau sebelum makan.

Asma

Tab 4 mg, Inj 5 mg/ml

24

Desoksimetasone

bekerja dengan cara mempengaruhi kecepatan sintesis protein. Molekul hormon memasuki sel jaringan melalui membran plasma secara difusi pasif di jaringan target, kemudian bereaksi dengan reseptor
protein yang spesifik dalam sitoplasma sel jaringan dan membentuk kompleks reseptor steroid. Kompleks ini mengalami perubahan konformasi, lalu bergerak menuju nukleus dan berikatan dengan kromatin.
Ikatan ini menstimulasi transkripsi RNA dan sintesis protein spesifik. Induksi sintesis protein ini merupakan perantara efek fisiologik steroid

Praktikum Farmasetika I 13
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Inerson Cr, Esperson Cr

Dermatitis

Desoximetasone adalah obat yang hanya digunakan pada kulit. Jangan gunakan pada wajah, selangkangan, atau bawah lengan. Cuci dan keringkan tangan Sebelum mengaplikasikan obat ini, bersihkan dan
keringkan bagian yang bermasalah. Aplikasikan obat secara tipis ke bagian yang bermasalah dan oleskan secara lembut, biasanya dua kali sehari

Cushing’s syndrome (adrenal gland disorder), Diabetes, intracranial hypertension (meningkatnya tekanan di kepala)—gunakan dengan hati-hati dapat memperparah kondisi, Infeksi pada kulit yang diberi
pengobatan atau dekat bagian yang diobati, Luka yang besar, kulit pecah-pecah, atau luka yang parah pada kulit yang diobati, Gagal fungsi hati liver failure.

Cr 2,5 mg

25

Dexamethasone

Seperti desoksimetason.

Kalmethasone, Etadex, Corsona, Cortidex

Antiinflamasi

Telan tablet, tidak di kunyah, letika makan atau setelahnya.

Dosis awal 0.75 - 9 mg/hari setiap 6 -12 jam.

Katarak, Gagal jantung bawaan, Sindrom Cushing (masalah kelenjar adrenal)Diabetes, Infeksi mata, Retensi cairan, Glaukoma, Hiperglikemia (gula darah tinggi), Hipertensi (tekanan darah tinggi), Infeksi
(misalnya, bakteri, virus, jamur), Perubahan mood termasuk depresi, Miastenia gravis (kelemahan otot yang parah), Osteoporosis (tulang lemah), Maag lambung aktif atau riwayat, Perubahan kepribadian,
Masalah perut atau masalah usus (misalnya, diverticulitis, ulcerative colitis), Tuberkulosis, tidak aktif — Gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk, Infeksi jamur, Infeksi mata herpes
simplex — Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini

Tab 0,5, 0,75 mg

26

Dextromethorphan

Menekan reseptor batuk pada otak atau paru-paru, sebagai refleks intensitas batuk berkurang.

Romilar, Code, Sanaflu, Tuzalos. Cosyr, Actived

Praktikum Farmasetika I 14
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Antitusif

Minum obat ini dengan mulut, biasanya setiap 4-12 jam seperlunya, 10-30 mg oral .

Asma, Diabetes, Penyakit hati, Bronkitis akut, Emfisema, Batuk berdahak, Sesak napas

Tab 15 mg

27

Diazepam

-memperkuat fungsi hambatan neuron GABA.

Cetalgin, Mentalium, Valium, Valisanbe

Hipnotik-sedatif

Diazepam tablet 2 mg 3 kali sehari, maksimal 30 mg/hari, Diazepam injeksi atau ampul 2-5 mg (cemas sedang) atau 5-10 mg (cemas berat) 1 kali dosis. Dapat diulang dalam 3-4 jam, jika dibutuhkan.

Penyalahgunaan atau riwayat konsumsi alkohol, Penyalahgunaan atau ketergantungan atau riwayat penggunaan obat, masalah pernapasan atau penyakit paru berat, glaukoma sudut tertutup, penyakit hati
berat, Myasthenia gravis, sleep apnea (henti napas sementara saat tidur), depresi atau riwayat depresi, Penyakit ginjal, Penyakit hati ringan atau berat.

Tab 2, 5, 10 mg, Inj 5 mg/ml

28

Digoxin / digoxidum

Efek langsung yaitu meningkatkan kekuatan kontraki otot jantung (efek inotropik positif). Hal ini terjadi berdasarkan penghambatan enzim Na+,K+ -ATPase dan peningkatan arus masuk ion kalsium ke inta
sel. Efek tidak langsung yaitu pengaruh digoksin terhadap aktivitas saraf otonom dan sensitivitas jantung terhadap neorotransmiter.

Lanoksin, Digoxin, Fargoxin

Kardiotonik

Glikosida

Praktikum Farmasetika I 15
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Tubuh dapat tidak menyerap obat ini jika memakan makanan tinggi serat atau jika menggunakan obat lain. Jadi, gunakan obat ini minimal 2 jam sebelum atau setelah makan produk makanan tinggi serat
(seperti dedak). Jika juga menggunakan cholestyramine, colestipol, or psyllium, tunggu minimal 2 jam setelah menggunakan digoxin. Jika menggunakan antasida, kaolin-pectin, susu magnesium,
metoclopramide, sulfasalazine, atau aminosalicylic acid, gunakan dalam waktu yang jauh berbeda dengan penggunaan digoxin.

Tablet : Dosis awal berkisar dari 500 sampai 750 mcg biasanya menunjukkan efek dalam kurun waktu0.5-2 jam dengan efek maksimal dalam 2-6 jam. Dosis tambahan 125-375 mcg dapat diberikan dalam
interval waktu sekitar 6-8 jam.

Suntik : dosis awal: 400-600 mcg biasanya menunjukkan efek dalam 5-30 menit dengan efek maksimal dalam 1-4 jam. Dosis tambahan 100-300 mcg dapat diberikan dengan hati-hati dengan interval 6-8
jam.

Penyakit pembuluh darah (arteriovenous shunt)

Hipokalsemia (kadar kalsium dalam darah rendah)

Hipoksia (kadar oksigen dalam darah rendah)

Penyakit tiroid

Electrical cardioversion (prosedur medis)

Penyakit jantung

Tab 0,0625, 0,25 mg. Inj 0,25 mg/ml

29

Diklofenak

-1Menghambat sintesis prostaglandin dgn menghambat COX-1 & COX-2. Prostaglandin merupakan mediator nyeri.

Cataflam, Voltaren, Flamar, Voltadex

Analgetik, Antiinflamasi

Minum diclofenac dengan segelas penuh air (8 ons/240 mililiter). Jangan berbaring selama setidaknya 10 menit setelah minum diklofenak. Jika mengalami sakit perut karena obat ini, dapat mengonsumsinya
dengan makanan, susu, atau antasida.

3x1 hati 25-50 mg

Praktikum Farmasetika I 16
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Anemia

Masalah perdarahan

Gagal jantung bawaan

Edema (retensi cairan)

Serangan jantung

Penyakit jantung

Hipertensi (tekanan darah tinggi)

Penyakit ginjal

Porphyria (kelainan darah)

Tukak lambung atau perdarahan

Stroke, riwayat penyakit

Asma

Sensitivitas terhadap aspirin (atau NSAID lainnya)

Penyakit ginjal

Operasi Jantung (misalnya operasi bypass jantung )

Penyakit hati

Fenilketonuria (PKU)

Tab 25, 50 mg

30

Dimenhidrinat / difenhidramine.

Menghambat histamin dalam interaksi dengan reseptor khas.

Praktikum Farmasetika I 17
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Antimo, Dramamine, Dramasine

Antihistamin

Dimenhydrinate adalah obat yang dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

50 sampai 100 mg, oral, IM atau IV, setiap 4 sampai 6 jam, sampai maksimum 400 mg dalam 24 jam. Dosis pertama harus diambil 30 sampai 60 menit sebelum aktivitas dimulai.

Asma, penyakit paru-paru obstruktif kronik (PPOK), bronkitis kronis, emfisema, penyakit paru-paru, sesak napas, atau gangguan tidur, penyumbatan lambung, usus, atau saluran kemih; kesulitan buang air
kecil; diabetes; bisul; pembesaran prostat; glaukoma; penyakit jantung; denyut jantung tidak teratur; tekanan darah tinggi; porfiria; atau penyakit tiroid

Tab 50 mg, inj 10 mg/ml

31

Efedrin Hcl

mengaktifkan α-reseptor dan β-reseptor pasca-sinaptik terhadap noradrenalin secara tidak selektif.

Asmadex, E10, Asmasolon, Bufagan

Antiasma

Dosis Dewasa biasa untuk Asma – Akut

Oral:

Dosis awal: 25 sampai 50 mg oral setiap 3 sampai 4 jam.

Dosis maksimum: 150 mg per hari dalam dosis yang terbagi.

Dalam swamedikasi tidak di gunakan lebih dari 7 hati berturut-turut

Jika memiliki sejarah masalah jantung, diabetes, glaukoma, pembesaran prostat atau masalah prostat lainnya, masalah kelenjar adrenal, tekanan darah tinggi, kejang, stroke, masalah pembuluh darah, tiroid
yang terlalu aktif, atau asma parah

Tab 25, 50 mg

32

Erithromisin
Praktikum Farmasetika I 18
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Makrolida mempengaruhi sintesis protein bakteri dengan cara berikatan dengan subunit 50s ribosom bakteri, sehingga menghambat translokasi peptida.

Erithromex, Erysanbe Eryprima, Medoxin

Antibiotic mikrolida.

biasanya sebelum makan, obat ini diserap paling baik saat lambung kosong. Jika timbul mual, dapat mengonsumsinya bersama makanan atau susu. Obat ini terasa pahit jika digerus. Telan obat langsung
seluruhnya. Jangan dikunyah atau digerus

250 - 500 mg setiap 6 jam

Bradikardia (denyut jantung lambat), Masalah ritme jantung (misalnya long QT), Hipokalemia (kadar kalium rendah dalam darah), Hipomagnesemia (kadar magnesium rendah dalam darah),, Gagal jantung
kongestif—bentuk granul dan tablet mengandung sodium yang dapat memperparah kondisi, Peningkatan enzim hati, Penyakit hati (termasuk hepatitis kolestatik), Myasthenia gravis (lemah otot berat).

Kap 250 mg, dry syr 200 mg/5 ml.

33

Ethambutol Hcl

menghambat sintesis metabolit sel sehingga metabolisme sel terhambat dan sel mati, dapat timbul resistensi bila digunakan tunggal, bersifat tuberkulostatik (hanya aktif terhadap sel yang sedang tumbuh)
dan menekan pertumbuhan kuman TB yang resisten terhadap isoniazid dan streptomisin.

Abbutol, Bacbutol, Etibi, Santibi

Anti-TBC

Sebelum atau sesydah makan, jika mengonssumsi oabt golongan antasid yang mengandung aluminium maka konsumsilah obat ini setidaknya 4 jam sebelumnya. Menghentikan konsumsi obat terlalu dini
atau meloncati jadwal dosis akan menyebabkan bakteri berlanjut tumbuh yang dapat menyebabkan infeksi dapat kembali dan kemudian infeksi tersebut menjadi lebih sulit ditangani (resistan).

Dosis awal: 15 mg oral sekali sehari untuk 6 sampai 8 minggu bersamaan dengan terapi isoniazid. Dosis lanjutan: 25 mg oral sekali sehari selama setidaknya 60 hari bersamaan dengan setidaknya satu obat
anti-TB lain. Setelah 60 hari, kurangi dosis menjadi 15mg oral sekali sehari.

Artritis tulang jempol kaki. Ethambutol dapat menyebabkan atau memperburuk gangguan atritis tulang jempol kaki

Gangguan ginjal. Pasien dengan penyakit ginjal dapat juga mengalami efek samping lain

Neuritis optik atau kerusakan saraf mata. Ethambutol dapat menyebabkan atau memperburuk kerusakan mata

Tab 100, 200, 250, 400, 500 mg

Praktikum Farmasetika I 19
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

34

Fenil Propanolamin

dekongestan menghasilkan vasokonstriksi pembuluh darah

Fludane. Decolgen, Contrex, Tuzalos

Decongestan

Minum setiap dosis dengan segelas air penuh, jika gejala dalam 7 hari tidak membaik, hubungi dokter.

25 mg oral setiap 4 jam.

-atau-

75 mg secara oral ukuran besar setiap 12 jam. Tidak melebihi 150 mg / hari.

Terapi dengan zat simpatomimetik umumnya harus dihindari atau diberikan dengan hati-hati pada pasien dengan kepekaan terhadap amina simpatomimetik, hipertiroidisme, atau gangguan kardiovaskular
atau serebrovaskular. Zat ini tidak boleh digunakan pada pasien dengan penyakit arteri koroner yang berat atau parah / hipertensi yang tidak terkontrol.

Tab 12,5 mg

35

Furosemid

-merangsang sekresi urin, dengam rwfleks berkirangnya NA+ dalam darah.

Lasix, Farsix, Uresix, Flusamid

Diuretik

Minumlah Furosemide dengan atau tanpa makanan, biasanya sekali atau dua kali sehari. Sebaiknya jangan menggunakan obat ini dalam 4 jam sebelum tidur agar tidak terbangun untuk buang air kecil.

Sucralfate, cholestyramine, dan colestipol dapat menurunkan penyerapan Furosemide. Jika Anda menggunakan obat tersebut, berikan jeda waktu pemberian dari Furosemide minimal 2 jam.

Awal: 20-80 mg per dosis.

Praktikum Farmasetika I 20
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Rumatan: Naikkan 20-40 mg/dosis setiap 6-8 jam untuk efek yang diinginkan. Interval dosis biasanya 1 atau 2 kali sehari, dengan dosis maksimal harian 600 mg.

Alergi obat sulfa (misalnya sulfamethoxazole, sulfasalazine, sulfisoxazole, Azulfidine®, Bactrim®, Gantrisin®, or Septra®), Anemia, Masalah BAK, Dehdrasi, Diabetes mellitus, Asam urat, Masalah
pendengaran, Hiperurisemia (asam urat tinggi dalam darah), Hipokalsemia (kadar kalsium rendah dalam darah), Alkalosis hipokloremik (kadar klorin rendah dalam darah), Hipokalemia (kadar kalium
rendah dalam darah), Hipomagnesemia (kadar magnesium rendah dalam darah), Hiponatremia (kadar natrium rendah dalam darah), Hipotensi (tekanan darah rendah), Hipovolemia (volume darah rendah),
Penyakit hati rendah (misalnya sirosis), Systemic lupus erythematosus (SLE), Tinitus (telinga berdenging), Sulit buang air kecil, Anuria (tidak dapat buang air kecil), Hipoproteinemia (kadar protein rendah
dalam darah) dari masalah ginjal, Radiocontrast nephropathy (masalah ginjal).

Tab 40 mg

36

Gentamicin

Berikatan dengan ribosomal subunit 30s dan 50s pada bakteri dan mengacaukan sintesis proteinya sehingga terjadi keruksakan membran sel bakteri.

Digenta, Garamycin, Genoint, Genalten

Antibiotik aminoglikosida.

Obat ini diberikan dengan suntikan ke vena atau otot sesuai anjuran dokter, biasanya setiap 8 jam sekali diberikan dalam perawatan. Dosis obat ini berdasarkan kondisi kesehatan, berat badan, tes
laboratorium, dan respon terapi

Asma

Riwayat alergi sulfit—obat ini mengandung sodium metabisulfite yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada pasien dengan kondisi ini

Hipokalsemia (kadar kalsium rendah dalam darah)

Hipokalemia (kadar kalium rendah dalam darah)

Hipomagnesemia (kadar magnesium rendah dalam darah)—harus dikoreksi sebelum menggunakan obat ini. Jika kondisi tidak terkoreksi, obat ini dapat meningkatkan risiko efek samping yang lebih serius

Penyakit ginjal— Gunakan dengan hati-hati. Efek dapat meningkat akibat melambatnya pembuangan obat dari tubuh

Penyakit ginjal berat

Masalah otot

Myasthenia gravis (kelemahan otot berat)

Praktikum Farmasetika I 21
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Masalah saraf

Inj 10 mg, 40 mg/ml

37

Griseofulvin

Menghambat mitosis sel jamur pada metafase

Grivin, Gricin, Fulcin

Antifungi

2 - 4 x 1 hari 1 - 2 tab.

Setelah makan.telan, tidak di kunyah.

Actinomycosis (infeksi bakteri)

Blastomycosis (penyakit Gilchrist’s)

Kandidiasis (infeksi jamur)

Histoplasmosis (penyakit Darling)

Infeksi lain (misalnya bacteria)

Sporotrikosis (penyakit Rose gardener)

Tinea versikolor (Tinea flava)—Griseofulvin tidak akan bekerja pada pasien dengan kondisi ini

Gagal hati

Porphyria (masalah enzim)—tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini

Lupus erythematosus atau penyakit mirip lupus

Tab 125, 250 mg

38

Praktikum Farmasetika I 22
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Glyceril Guaiacolat / guaiafenesin GG

Merangsang sekresi mukosa saluran nafas.

Grantusif, Lasal, Zenirex, Wood expect

Ekspektoran

Diberikan secara dosis oral 200-400 mg tiap 4 jam dan maksimum 2.4 gr/hari.

Hipersensitif terhadap guaifenesin

Tab 100 mg

39

Glibenclamid

meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas. Mekanisme ini bergantung pada sel beta pankreas.

Glibensiklamid, Glimel, Latibet, Glicazid

Antidiabetes sulfonilurea generasi 2.

1-2 x 1 hari

Dosis awal: 2.5 mg (standard) atau 1.5 mg (micronized) secara oral sekali sehari pada pagi hari dengan sarapan.

Dosis rumatan: 1.25-20 mg (standard) atau 0.75-12 mg (micronized) secara oral dalam 1 atau 2 dosis terbagi.

Penyalahgunaan alkohol, Kelenjar adrenal kurang aktif, Kelenjar hipofisis kurang aktif, Kondisi kurang gizi, kondisi fisik lemah, Kondisi lain yang menyebabkan kadar gula darah rendah—pasien dengan
kondisi ini lebih cenderung mengalami gula darah rendah saat menggunakan glibenclamide, Diabetic ketoacidosis (keton dalam darah), Diabetes tipe 1—tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi
ini, Demam, Infeksi Operasi, Trauma—Kondisi ini dapat menyebabkan masalah sementara pada kontrol gula darah dan dokter mungkin akan mengobati Anda dengan insulin sementara, Defisiensi Glucose-
6-phosphate dehydrogenase (G6PD) (masalah enzim)—dapat menyebabkan anemia hemolitik (kelainan darah) pada pasien dengan kondisi ini, penyakit jantung—gunakan dengan hati-hati. Dapat
memperburuk kondisi ini, Penyakit ginjal, penyakit hati—gunakan dengan hati-hati. Efek dapat meningkat akibat melambatnya pembuangan obat dari tubuh

Tab 5 mg

40

HCT / hidrochloritiazid.
Praktikum Farmasetika I 23
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Merangsang sekresi urin, dengan refleka berkurangnya NA+ pada darah.

Capozid, Lodoz, Blopres, Tenazid

Diuretic

12,5 mg per hari, sebagai obat tunggal atau dikombinasikan dengan obat antihipertensi lainnya. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 25-50 mg per hari jika dibutuhkan.

Anuria (tidak dapat buang air kecil)

Alergi obat Sulfa (contoh, sulfamethoxazole/trimethoprim, Bactrim®, septra®)—tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini

Asma

Diabetes

Electrolyte tidak seimbang (contoh, hypercalcemia, hypokalemia, hyponatremia, hypomagnesemia)

Asam urat

Hypercholesterolemia (kolesterol tinggi pada darah)

Hyperuricemia (asam urat tinggi pada darah)

Hypoglycemia (kadar gula rendah)

Penyakit hati

Systemic lupus erythematosus (SLE)—Gunakan dengan hati-hati. Dapat membuat kondisi memburuk

Penyakit ginjal

Tab 12,5 mg

41

Hexamin / metenamim hippurate)

menunjukkan aktivitas antibakteri oleh konversi metenamin ke formaldehida dengan adanya asam urin. Komponen asam hipurat juga memiliki beberapa aktivitas antibakteri dan bertindak untuk menjaga
asam urin.

Praktikum Farmasetika I 24
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Nephrolit, Super Kidney

Antiseptic sal. kemih

1 gram sehari 4 kali, setelah makan dan sebelum tidur.

Dehidrasi yang parah, gout dan metabolik asidosis, pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal, gangguan hati yang berat, hipersensitivitas terhadap metenamin atau komponen formulasi.

Tab 125 mg

42

Hidrokortison

-1Menghambat sintesis prostaglandin dgn menghambat COX-1 & COX-2. Prostaglandin merupakan mediator nyeri.

Bufacort, Dermacort, Indoson, Thecort

Antiradang topikal

Hati-hati pada penggunaan sekitar mata, karena dapat menyebabkan glaukoma atau katarak

Pada daerah kulit yang tipis atau lipatan, gunakalah steroid dengan potensi lemah

Untuk pemakaian krim topikal, oleskan krim 0,1-2,5% pada area yang sakit.

katarak

gagal jantung kongestif

sindroma Cushing (masalah kelenjar adrenal)

diabetes

infeksi mata

glaukoma

hiperglikemia (gula darah tinggi)

hipertensi (tekanan darah tinggi)

Praktikum Farmasetika I 25
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

infeksi (misalnya bakteri, virus, atau jamur)

perubahan mood, termasuk depresi

myasthenia gravis (kelemahan otot berat)

osteoporosis (kelemahan tulang)

ulkus peptikum, aktif atau riwayat

perubahan kepribadian

masalah lambung atau usus (misalnya, divertikulitis, ulcerative colitis)

tuberkulosis inaktif—gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi

infeksi jamur—tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.

Cr 2,5 %, gtt mt steril 1%

43

Ibuprofen

-1Menghambat sintesis prostaglandin dgn menghambat COX-1 & COX-2. Prostaglandin merupakan mediator nyeri.

Proris, Aknil, Anafen, Profen

Analgetik-antipiretik

Minumlah dengan segelas air, sesusah atau sebelum makan.

Biasanya setiap 4 - 6 jam

250 - 400 mg

Anemia, Asma, Masalah perdarahan, Pembekuan darah, Edema (retensi air atau pembengkakan badan), Riwayat serangan jantung, Penyakit jantung (misalnya penyakit jantung kongestif)

Tab 250 & 400 mg

44

Praktikum Farmasetika I 26
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

INH / isoniazid.

bekerja dengan cara menghambat sintesis asam mikolik, yaitu suatu komponen esensial dinding sel bakteri.

Inoxin, Suprazid, Pehadoxin, Pyravit

Anti-TBC

TBC dapat menjadi resisten terhadap pengobatan jika Isoniazid digunakan sendiri

Gunakan Isoniazid pada saat perut kosong, setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.

300 mg per oral 1 x 1 hari

Atau sesuai indikasi

Gangguan hati, gangguan ginjal, penyalahgunaan alkohol, gangguan kejang.

Tab 50, 100, 300 mg

45

Iodium

Menghambat metabolisme asam nukleat.

Kalpanax, Ultranax, Pandas

Antifungi

Konsumsi produk ini melalui mulut untuk per oral.

Membersihkan bisul basah dan luka

Dewasa: Dengan 0,9 gel hangat: Oleskan untuk membersihkan luka. Maksimal 50 gram setiap kali oles dan 150 gram per minggu. Ganti perban setiap 3 kali seminggu dan mulai kurangi penggunaan gel
kalau nanah sudah berkurang. Jangan gunakan lebih dari 3 bulan dan hentikan pengobatan saat luka sembuh

Hyperkalemia (Terlalu banyak potasium dalam darah), penyakit ginjal, bronchitis.

Praktikum Farmasetika I 27
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

46

ISDN / Isosorbidinitrat.

relaksasi otot polos vaskular dan sebagai akibatnya dilatasi arteri serta vena perifer.

Cedocard, Sorbidin, Farsorbid, Isoket

Angina pektoris

Obat ISDN bisa diminum sebelum atau setelah makan. Biasanya 3-4 kali sehari

Telan seluruh obat secara langsung. Jangan menggerus atau mengunyah kapsul karena dapat meningkatkan risiko efek samping. Pada sediaan sublingual, letakkan obat di bawah lidah dan hisap hingga obat
larut.

Dosis ISDN untuk gagal jantung kongestif

Tablet sublingual: 5-10 mg tiap 2 jam

Gagal jantung kongestif

Serangan jantung

Kardiomiopati hipertrofik

Hipotensi (tekanan darah rendah)

Hipovolemia (jumlah darah sedikit)

Tab 5, 10 mg

47

Ketotifen

antihistamin yang mengantagonis secara nonkompetitif dan relatif selektif reseptor H1, menstabilkan sel mast dan menghambat penglepasan mediator dari sel-sel yang berkaitan dengan reaksi
hipersenstivitas.

Profilas, Pehatifen, Scanditen, Intifen

Antiasma
Praktikum Farmasetika I 28
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

1 mg, 2 kali sehari, dikonsumsi saat pagi dan malam hari.

Dengan atau tanpa makanan, telan tanpa mengunyah.

Penggunaan obat diabetes untuk sediaan ketotifen syrup,gangguan hati dan ginjal, hipersensitif terhadap komponen obat.

Tab 1 mg

48

Ketoconazol

menghambat α-lanosterol 14 demethylase. -

Interzol, Ketomed, Mycoral, Nizoral

Antijamur

Obat ini dapat digunakan dengan atau tanpa makanan, namun bersama makanan akan membantu mengurangi sakit perut. Jika sedang minum obat antasida, gunakan Ketoconazole minimal 2 jam sebelum
atau 1 jam setelah menggunakan antasida.

200 mg 1 x 1 hari, telan dengan segelas air tanpa di kunyah.

Riwayat atau riwayat keluarga dengan penyakit long QT syndrome, masalah hayi, masalah kelenjar adrenal.

Tab 200 mg

49

Kloramfenikol

menghambat sintesis protein kuman. Obat

ini terikat pada ribosom subunit 50s dan menghambat enzim peptidil tansferase

sehingga ikatan peptida tidak terbentuk pada proses sintesis protein kuman

Praktikum Farmasetika I 29
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Cendofenicol, Fenicol, Chloramex, Colme

Antibiotic

50 mg/kg per hari, dibagi menjadi 4 dosis seimbang. Untuk kasus infeksi yang parah, dosis dapat dinaikkan hingga 100 mg/kg per hari.Dalam kasus pengobatan demam, dosis umumnya tetap dilanjutkan
walaupun sudah mereda, setidaknya 4-10 hari ke depan.

Sebelum makan dengam segelas air, telan tanpa kunyah.

Hipersensitif terhadap komponen obat, bagi penderita hipersensitif terhadap pelemahan sum-sum tulang belakang.

Kap 250 mg, Susp 125/5 mg

50

Kotrimoksazol

-melakukan kompetisi terhadap bakteri dengan cara menginhibisi penggunaan asam paraaminobenzoat pada saat sisntesis dihidrofolat oleh bakteri. Kemampuan ini menimbulkan mekanisme bakteriostatik.
Trimetropin secara reversibel akan menginhibisi enzim dihidrofolat reductase, yaitu enzim yang mengaktifkan jalur metabolisme asam folat dengan cara mengubah dihidrofolat menjadi tetrahidrofolat. Oleh
karena itu trimetoprim dan sulfametoksazol menghambat dua tahapan dalam biosintesis purin yang penting dalam pembentukan asam nukleat dan sintesis DNA pada bakteri.

Septrim, Primadex, Sanprima

Antiamuba

960 (800 mg sulfamethoxazole dan 160 mg trimethoprim), 2 kali sehari.Infeksi berat: 2,88 g/hari, dibagi menjadi dua jadwal konsumsi.

Anak-anak

· Usia 2-5 bulan: 120 mg, 2 kali sehari.· Usia 6 bulan-5 tahun: 240 mg, 2 kali sehari.· Usia 6-11 tahun: 480 mg, 2 kali sehari.

Di konsumsi bersamaan makanan.

Hematologi Toksisitas, Reaksi hipersensitivitas, Penyakit hati, Porphy, disfungsi ginjal, Folat Defisiensi, kolitis, Kristaluria, hemodialisis, Obstruksi kemih, Dialisis, Disfungsi ginjal

Tab 120, 240, 480, dan 960 mg

51

Mebhidrolin HCl

Praktikum Farmasetika I 30
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Inhibasi histamin pada reseptor khas.

Cellahist, Gabiten, Histapan, Interhistin

Antialergi

Mobhydrolin harus dikonsumsi saat perut terisi, yakni setelah atau pada saat makan. Mobhydrolin tablet salut selaput harus dikonsumsi secara utuh, jangan membelah, mengunyah, atau pun menggerus obat,
karena dapat mengubah efektivitas obat.

1-3 x 1 hari 50 mg

penderita pembesaran kelenjar prostat, glaukoma, epilepsi, serta penyempitan rongga lambung dan usus 12 jari.

Tab 50 mg

52

Methampyron

-1Menghambat sintesis prostaglandin dgn menghambat COX-1 & COX-2. Prostaglandin merupakan mediator nyeri.

Danalgin, Novalgin, Cetalgin, Etalgin

Analgetik

3-4 x 1 tablet sehari atau 1 tablet setiap 6-8 jam sehari. Maksimal 1 hari 4 tablet (2 g/hari)

Telan tanpa kunyah dengan segelas air.

Ibu hamil dan menyusui, terutama pada periode kehamilan trimester pertama dan 6 minggu terakhir.

Penderita dengan tekanan darah sistolik < 100 mmHg, karena obat dapat menurunkan tekanan darah.

Bayi usia < 3 bulan atau dengan BB < 5 kg.

Pasien yang sedang mengalami agranulositosis, yaitu keadaan yang ditandai dengan berkurangnya jumlah granulosit.

Penderita dengan kelainan darah atau pendarahan.

Pasien glukoma sudut sempit.

Praktikum Farmasetika I 31
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Memiliki riwayat alergi terhadap antalgin atau komponen-komponen obat di dalamnya, serta obat-obat lain dalam golongan yang sama.

Tab 500 mg, Inj 250 mg/ml

53

Methyl Prednisolon

-1Menghambat sintesis prostaglandin dgn menghambat COX-1 & COX-2. Prostaglandin merupakan mediator nyeri.

Medixon, Lameson, Urbason, Sanexon

Antiradang

Tablet methylprednisolone 4 mg diminum dengan cara langsung ditelan. Setelah itu, minum segelas air putih. Anda bisa minum methylprednisolone sebelum atau sesudah makan. Jika timbul reaksi seperti
mual atau sakit perut, hindari minum obat sebelum makan.

4-48 mg dalam dosis 1-2 dosis harian.

Katarak

Gagal jantung kongestif

Cushing’s syndrome (masalah kelenjar adrenal)

Diabetes

Infeksi mata

Glaukoma

Hyperglycemia (gula darah tinggi)

Hipertensi (tekanan darah tinggi)

Infeksi (misalnya karena bakteri, virus, atau jamur)

Perubahan mood, termasuk depresi

Myasthenia gravis (pelemahan otot)

Praktikum Farmasetika I 32
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Osteoporosis (lemah tulang)

Tukak lambung, baik masih aktif maupun hanya di masa lalu

Perubahan kepribadian

Masalah perut atau usus (seperti diverticulitis, ulcerative colitis)

Tuberculosis yang tidak aktif—Gunakan dengan hati-hati. Obat ini dapat membuat kondisi lebih parah

Infeksi jamur—Pasien pengidap infeksi jamur tidak boleh mendapatkan obat ini

Tab 4 mg

54

Metoclopramid

-antagonis reseptor D2 di spingter esofagus dan lambung ,

stimulus reseptor 5HT4

Antagonis reseptor muskarinik

Primperan, Vosea, Norvom, Damaben

Antiemetik

Konsumsilah metoclopramide dari mulut 30 menit sebelum makan dan sebelum tidur, biasanya 4 kali sehari

1-2 tablet.

Perdarahan abdomen atau perut

Usus tersumbat atau berlubang

Pheochromocytoma (tumor kelenjar adrenal)

Kejang-kejang atau epilepsi– Obat tak boleh digunakan oleh pasien dengan kondisi ini

Asma

Praktikum Farmasetika I 33
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Sirosis (penyakit hati)

Gagal jantung kongestif

Diabetes

Masalah ritme jantung (contohnya ventricular arrhythmia)

Hipertensi (tekanan darah tinggi)

Depresi mental atau memiliki riwayatnya

Neuroleptic malignant syndrome atau memiliki riwayatnya

Penyakit Parkinson atau memiliki riwayatnya–Gunakan dengan hati-hati. Obat ini dapat membuat kondisi memburuk

Defisiensi Glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD) (masalah enzim)

Defisiensi nicotinamide adenine dinucleotide (NADH) cytochrome reductase (masalah enzim)—Dapat meningkatkan risiko efek samping yang memengaruhi darah

Penyakit ginjal—Gunakan dengan hati-hati. Efek samping dapat meningkat karena obat lebih lama dikeluarkan dari tubuh

Tab 5, 10 mg

55

Metronidazol

berdifusi kedalam organisma, berinteraksi dengan DNA menyebabkan hilangnya struktur helix DNA dan kerusakan untaian DNA. Hal ini lebih jauh menyebabkan hambatan pada syntesa protein dan
kematian sel organisma.

Nidazole, Flagyl, Fladex, Corsagyl

Antiamuba

minum obat ini dibarengi makan, minum segelas air putih, atau susu untuk menghindari mual.

Infus

Praktikum Farmasetika I 34
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Infus loading: 500 mg dalam 100 ml (sediaan 5mg/ml) dengan kecepatan 5ml/menit tiap 8 jam. Atau, 15 mg/kgBB IV dalam 1 jam, dilanjutkan 7,5 mg/kgBB dalam 1 jam, diulang tiap 6 jam. Substitusi ke
sediaan oral secepatnya.

Dosis maksimal: 4 gr/hari

Oral

Dosis awal 800 mg, dilanjutkan 400 mg tiap 8 jam. Atau, 7.5 mg/kgBB tiap 6-8 jam.

Dosis maksimal: 4 gr/hari

Lama pengobatan biasanya 7 hari, namun menyesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Memiliki riwayat atau mengalami masalah penyempitan darah atau tulang

Memiliki riwayat penyakit otak misalnya aseptic meningitis dan encephalopathy

Optik neuropati (penyakit mata dengan penglihatan kabur)

Oral thrush (infeksi jamur di mulut)

Peripheral neuropathy (penyakit saraf dengan rasa nyeri, mati rasa, atau kesemutan)

Kejang-kejang

Infeksi jamur vagina

Sakit ginjal stadium akhir

Penyakit hati akut

Tab 250, 500 mg. Susp 500 mg, Inf 5 mg/ml

56

Paracetamol / acetaminofen.

-1Menghambat sintesis prostaglandin dgn menghambat COX-1 & COX-2. Prostaglandin merupakan mediator nyeri.

Praktikum Farmasetika I 35
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Biogesic, Panadol, Dumin, Sanmol, Pyrex

Analgetik-antipiretik

3 - 4 x 1 hari 500 mg, maksimum 4,5 g/hari.

Telan tanpa kunyah dengan segelas air, di anjurkan setelah makan.

Dosis untuk anak di sesuaikan berat badan.

Phenylketonuria (PKU), penyakit ginjal dan hati yang parah.

Tab 100, 500 mg. Syr 120/5 ml

57

Phenobarbital / luminal

bekerja pada reseptor GABA sehingga menyebabkan peningkatkan inhibisi sinaptik.

Fenobarbiton, Piptal, Luminal, Bellaphen

Sedatif-hipnotik

Minum obat ini melalui mulut sebelum atau sesudah makanan,

Dosis Dewasa biasa untuk penenang

Oral, IV, atau IM: 30 sampai 120 mg / hari secara oral terbagi dalam 2 sampai 3 dosis. Maksimum 400 mg / hari.

Masalah pernafasan, hipersensitif terhadap komponen, penderita depresi atau yang memiliki riwayat.

Tab 30, 100 mg, Inj 50 mg/ml.

58

Piridoksin /vitamin B6

Prekursor terhadap piridoksal, yang berfungsi dalam metabolisme protein, karbohidrat dan lemak. Piridoksal juga mengobati dalam pelepasan kolagen hepar dan yang tersimpan dalam otot dan dalam
sintesis GABA (dalam CNS) dan heme.1

Praktikum Farmasetika I 36
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Caxon F, Protecal, Niacifort, Vomilat

Vitamin

Di gunakan per oral saat makan,


dengan dosisi maksimum 150 mg
per hari untuk defisiensi vitamin
B6.

Nondefisiensi vitamin B6

Tab 15 mg

59

Prednison

-1Menghambat sintesis prostaglandin dgn menghambat COX-1 & COX-2. Prostaglandin merupakan mediator nyeri.

Prednicap, Inflason, Pehacort, Ifison

Antiradang

Gunakan prednison hanya melalui mulut, dengan makanan atau susu untuk mencegah masalah perut,

≤10 mg per hari

Katarak

Gagal jantung kongestif

Sindrom Cushing (masalah kelenjar adrenal)

Diabetes

Infeksi pada mata

Glaukoma

Praktikum Farmasetika I 37
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Tab 5, 10 mg

60

Pseudoefedrin HCl

dekongestan menghasilkan vasokonstriksi pembuluh darah

Trifed, Rhinofed, Tremenza, Actived

Decongestan

60 mg setiap 4-6 jam, jangan melebihi 240 mg per hari.Untuk pseudoephedrine extended release: 120 mg 2 kali sehari atau 240 mg 1 kali sehari.

Sebelumbatau sesudah makan, hindari konsumsi kafein.

Hipersensitif terhadap komponen obat.

Tab 30 mg

61

Reserpin

Menghambat aktifitas saraf simpatis.

Serpasil, Serapin, Dellasidrex, Antanorex

Antihipertensi

Konsumsi obat ini dengan mulut dengan atau tanpa makanan, biasanya 1 sampai 2 kali sehari

Dosis awal: 0,5 mg diminum sekali sehari selama 1 sampai 2 minggu. Dosis pemeliharaan: 0,1-0,25 mg diminum sekali sehari.

Alergi, diabetes tioe 2 mellitus, hipersensitif.

Tab 0,1 mg & 0,25 mg


Praktikum Farmasetika I 38
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

62

Rifampisin

menghambat pertumbuhan bakteri dengan menghambat sintesis protein, terutama pada tahap transkripsi. Rifampisin menghalangi pelekatan enzim RNA polimerase dengan berikatan dengan sisi aktif enzim
tersebut

Rifamtibi, Rifampin, Rimactazid, Rimactane

Anti-TBC

Obat ini harus diminum dengan segelas penuh air pada saat perut kosong, 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.

Berat badan <50 kg:

Dosis harian adalah 450 mg

Berat badan >50 kg:

Dosis harian adalah 600 mg

Hipersensitif terhadap komponen obat.

Tab 300, 450, dan 600 mg.

63

Salbutamol

bekerja pada reseptor beta2-adrenergik dalam menstimulasi enzim adenil siklase intraseluler. Reseptor beta 2-adrenergik adalah reseptor predominan pada otot polos bronkial, sedangkan enzim adenil siklase
intraseluler bekerja mengkatalisasi konversi ATP menjadi AMP siklik. Meningkatnya kadar AMP siklik diasosiasikan dengan relaksasi otot polos bronkial.

Combivent, Ventolin, Salbron, Salbuven

Antiasma

Telan tablet denhan segelas air, sebelum atau sesudah makan, ika sakit oerut maka minum setelah makan.

Dosis salbutamol yang standard untuk orang dewasa adalah 4 mg tiga atau empat kali sehari.

Maksimal 8 mg 3 - 4 x 1 hari
Praktikum Farmasetika I 39
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Hipersensitif terhadap komponen obat.

Tab 2 mg, 4 mg

64

Siproheptadin

Menghambat dungsi histamin pada reseptor khas.

Heptasan, Prohessen, Pronicy, Prohys

Antialergi

Minum obat dengam atau tanpa makanan, jika sakit peruti minum setelah makan.

Dosis awal cyproheptadine adalah 4 mg diminum tiga kali sehari. Dosis pemeliharaan12 sampai 16 mg/hari, dosis maksimal 32 mg/hari

Obat ini sebaiknya tidak digunakan pada bayi baru lahir atau prematur, glaucoma, riwayat asma, titroid overaktif, riwayat tekanan darah tinggi, penyakit jantung.

Tab 4 mg

65

Spironolactone

bekerja pada hilir tubuli distal dan duktus koligentes daerah korteks dengan cara menghambat reabsorpsi natrium dan sekresi kalium dengan jalan antagonisme kompetitif (sipironolakton) atau secara
langsung (triamteren dan amilorida).

Spirolacton, Carpiaton, Lectonal, Aldactone

Diuretik hemat kalium

Sangat baik untuk meminum obat pada pagi hari (sebelum pukul 6 sore) agar menghindari terbangun pada malam hari untuk buang air kecil.

Minum dengan atau tanpa makanan.

25 - 200 mg dalam 1 - 2 disis

Penyakit Addison (masalah adrenal)

Praktikum Farmasetika I 40
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Anuria (tidak dapat mengeluarkan air seni)

Hiperkalemia (tingginya kalsium pada darah)

Penyakit ginjal parah⎯tidak boleh digunakan pada pasien kondisi ini

Elektrolit yang tidak seimbang (contoh, klorida rendah, magnesium atau sodium pada tubuh)

Ketidakseimbangan cairan (disebabkan oleh dehidrasi, muntah atau diare)

Penyakit hati parah

Tab 25, 100 mg

66

Sulfanilamid

sebagai substrat palsu dimana sulfonamide berkompetisi dengan PABA pada sintesis DHF. Karenanya efeknya berupa bakteriostatik yang menghambat pertumbuhan dan replikasi bakteri. Bakteri
memerlukan PABA (p-aminobenzoicacid) untuk membentuk asam folat yang digunakan untuk sintesis purin dan asam-asam nukleat

SA, Protonsi albun

Antibakteri

Obat ini digunakan khusus pada vagina. Cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat ini. Gunakan sulfanilamide sekali atau dua kali sehari

Berbaring pada punggung, angkat lutut ke arah dada. Masukkan satu aplikator penuh cream ke dalam vagina sedalam dan senyaman mungkin. Secara perlahan tekan pendorong dari aplikator untuk
mengaplikasikan cream. Jikmerasa gatal/terbakar pada bagian luar vagina (vulva), aplikasikan cream ke bagian tersebut.

1 aplikator penuh (sekitar 6 g) dimasukkan melalui vagina

Glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD) deficiency—Anemia (masalah pada darah) dapat terjadi bila sulfonamide digunakan.

Penyakit ginjal

Porphyria—Sulfonamide dapat menyebabkan serangan porphyria.

Praktikum Farmasetika I 41
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

67

Teofilin

Menghambat aktifitas fosfodiesterase yang di hasilkan oleh peningkatan kadar cAMP dalam otot polos saluran nafas. Menghambat degranulasisel mastosit, mengurangi kebocoran mokrovaskular, dan
meningkatkan bersihan mukosiliar. Sebagai refleks adalah efek bronkodilatasi.

Asmadex, Brondilex, Teosal, Ifasma

antiasma

Konsumsi denagn atau tanpa makanan dengan segelas air tanpa di kunyah.

Dosis awal: 5 mg / kg dosis awal (pasien tidak menerima Theophylline atau aminofilin).

Dosis pemeliharaan: untuk orang dewasa sehat yang tidak merokok: 10 mg / kg / hari. Jangan melebihi 900 mg / hari. Untuk perokok sehat: 16 mg / kg / hari. Pasien dengan gagal jantung bawaan atau cor
pulmonale: 5 mg / kg / hari. Jangan melebihi 400 mg / hari.

Gagal jantung bawaan atau

Cor pulmonal (kondisi jantung) atau

Demam dari 38,8 derajat Celcius atau lebih tinggi selama 24 jam atau lebih atau

Hypothyroidism (tiroid kurang aktif) atau

Infeksi berat (misalnya, sepsis) atau

Penyakit ginjal pada bayi lebih muda dari usia 3 bulan atau

Penyakit hati (misalnya, sirosis, hepatitis) atau

Edema paru (kondisi paru-paru) atau

Syok (kondisi serius dengan aliran darah yang sangat sedikit dalam tubuh)

Masalah irama jantung (misalnya, aritmia) atau

Kejang, atau riwayatnya, atau

Maag
Praktikum Farmasetika I 42
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Tab 50 mg

68

Terbutalin Sulfat

adalah bronkodilator agonis adrenoreseptor beta-2 kerja pendek turunan ethanolamine yang selektif menstimulasi adrenoreseptor beta-2, terutama reseptor yang berada di daerah bronkial, vaskular dan otot
uterus.

Bricasma, Brasmatik, Tabas, Terasma

Antiasma

Dosis maksimum harian bagi dewasa dan anak-anak berusia di atas 15 tahun tidak dianjurkan melebihi 15 miligram per hari. Dosis maksimum harian bagi anak-anak usia 12-15 tahun tidak dianjurkan
melebihi 7.5 miligram per hari.

Di minum tanpa kunyah dengan segelas air.

diabetes

gangguan hati atau pembuluh darah

masalah detak jantung (misal, aritmia)

hipertensi (darah tinggi)

hipertirodisme (tiroid overaktif)

hipokalemia (asupan potassium yang rendah dalam darah)

kejang

Tab 2,5 mg

69

Tetrasiklin

menghambat atau menginhibisi sintesis protein pada bakteri dengan cara mengganggu fungsi subunit 30S ribosom.

Sanlin, Bufacyn, Corsatet, Supertetra


Praktikum Farmasetika I 43
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Antibiotic sal kemih.

Tetracycline bekerja optimal saat dikonsumsi dalam keadaan perut kosong, baik 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.

Minum obat ini 2-3 jam sebelum atau setelah mengonsumsi produk yang mengandung magnesium, aluminium, atau kalsium, termasuk antasida, quinapril

500 mg /1 tablet 2x1 hari maksimal 2 minggu.

Diabetes air , penyakit ginjal, gangguan hati.

Tab 250, 500 mg

70

Tripolidin HCL

dekongestan menghasilkan vasokonstriksi pembuluh darah

Actived, Trifed, Tremenza, Noza

Decongestan

2,5 mg tiap 4-6 jam. Dosis maksimal per hari adalah 10 mg.

Hipersensitif terhadap komponen obat.

Tab 12,5 mg

71

Vitamin A / asam retinoat.

Asam retinoat topikal bekerja pada reseptor asam retinoat A dan reseptor retinoat X dan memberikan efek antiinflamatori serta modifikasi keratinisasi folikuler pada kulit.

Igastrum, Artovit, Calix, Biokid

Vitamin

Konsumsi sesuai dengan AKG harian, overdosis asam retinoat dapat menyebabkan cacat lahir pada ibu hamil.

Hipersensitif terhadap asam retinoat

Praktikum Farmasetika I 44
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Tab 600, 20.000, 50.000 IU

72

Vitamin B2 /riboplavin.

metabolisme energi, dan diperlukan dalam metabolisme lemak, zat keton, karbohidrat dan protein.

Juvelon

Vitamin

Defisiensi vit.B2 maksimum 30 mg/ gari dalam dosis terbagi. Di konsumsi saat makan.

Hipersensitif terhadap riboflavin

Tab 5 mg

73

Vitamin B12 / sianokobalamin.

Memeliihara sel syaraf.

Sangobion, Hemobion

Vitamin

125 - 2.000 mg / hari di sesuaikan dengan tingkat defisiensi vitamin B 12 pasien.

Hipertensi, hipersensitif terhadap cobalamin.

Tab 10, 25, 50, 100 mcg

74

Vitamin B6 / piridoksin.

Prekursor terhadap piridoksal, yang berfungsi dalam metabolisme protein, karbohidrat dan lemak. Piridoksal juga mengobati dalam pelepasan kolagen hepar dan yang tersimpan dalam otot dan dalam
sintesis GABA (dalam CNS) dan heme.1

Praktikum Farmasetika I 45
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Biocombin, Liconam

Vitamin

Di gunakan per oral saat makan, dengan dosisi maksimum 150 mg per hari untuk defisiensi vitamin B6.

Nondefisiensi vitamin B6

75

Vitamin C / asam askorbat.

dibutuhkan untuk pembentukan kolagen dan perbaikan jaringan; terlibat dalam beberapa reaksi oksidasi-reduksi seperti jalur metabolik lain, seperti sintesis karnitin, steroid,

Vitacimin, Xonce, Redoxon

Vitamin

Ketika mengonsumsi Vitamin C minumlah air yang banyak. Tablet kunyah vitamin Charus dikunyah terlebih dahulu sebelum Anda menelannya. Permen karet Vitamin C mungkin harus dikunyah cukup
lama dan selanjutnya dibuang. Jangan menghancurkan, mengunyah atau mematahkan Vitamin C dalam bentuk tablet versi extended-release. Telan utuh. 50 - 200 mg / hari dlam dosis terbagi.

Nondefisiensi vitamin c

Tab 50, 500 mg

76

Vitamin E / tocoferol.

Antioksidan yang Mampu memutus ikatan berantai dari radikal bebas

Natur-E, Evion, Dalfarol

Vitamin

Vitamin E lebih baik di konsumsi bersamaan dengan makanan.

Masalah pendarahan

Praktikum Farmasetika I 46
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Tab 10, 50, 100 mg

77

Vitamin K / fitomenadion.

meningkatkan biosintesis beberapa faktor pembekuan darah yang berlangsung di hati.

Menadion

Vitamin

Suplemen vitamin K boleh dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

10 - 40 mg /hari.

Nondefisiensi vitamin k.

Tab 10 mg, Inj 10 mg/ml

Praktikum Farmasetika I 47