Anda di halaman 1dari 8

Pengaruh Ukuran Perusahaan Dan Kinerja Keuangan Terhadap

Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor


Pertambangan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun
2013-2017
1
Eva Siti Hanipah, 2Helliana, 3Kania Nurcholisa
1,2,3
Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung,
Jl. Tamansari No. 1 Bandung 40116
email: 1evasitihanipah97@gmail.com

Absctract. Mining companies are one of the drivers of economic development for a country. But
further the company is established to maximize the value of the company it has. Company value is
very useful for every company because it is able to attract potential funding sources that exist.
Because of course the company in running each operation will always need funds. This study was
conducted to determine the effect of company size and financial performance on the value of the
company in a mining sector mining company listed on the Indonesia stock exchange. The research
method used is the method of verification research with a quantitative approach. The population
chosen in this study was 58 mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange for 5 years
in 2013-2017 using purposive sampling method, so that a sample of 16 companies that met the
criteria was obtained. Data were analyzed using multiple regression. The results of this study
indicate that the size of the company measured using indicators of total assets affect the value of the
company. financial performance that is measured using the ROA indicator affects the value of the
company.

Keywords: company size, financial performance, company value.

Abstrak. Perusahaan pertambangan merupakan salah satu penompang pembangunan ekonomi bagi
suatu negara. Namun secara lebih jauh perusahaaan didirikan adalah untuk memaksimalkan nilai
perusahaan yang dimilikinya. Nilai perusahaan sangat berguna bagi setiap perusahaan karena
mampu menarik minat sumber-sumber dana potensial yang ada. Karena tentunya perusahaan dalam
menjalankan setiap operasionalnya akan selalu membutuhkan dana. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui pengaruh ukuran perusahaan dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada
perusahaan maufaktur sektor pertambangan yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Metode
penelitian yang digunakan yaitu metode penelitan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif.
Populasi yang dipilih pada penelitian ini yaitu 58 perusahaan pertmabangan yang listing di Bursa
Efek Indonesia selama 5 tahun pada tahun 2013-2017 dengan menggunakan metode purposive
sampling, sehingga diperoleh sampel 16 perusahaan yang memenuhi kriteria. Data dianalisis dengan
menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan yang
di ukur menggunakan indikator total aktiva berpengaruh terhadap nilai perusahaan. kinerja
keuangan yang di ukur menggunakan indikator ROA berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Kata Kunci: Ukuran perusahaan, kinerja Keuangan, Nilai perusahaan


A. PENDAHULUAN
Di era globalisasi ini, dunia industri semakin berkembang pesat. Banyak
bermunculan perusahaan kecil maupun perusahaan besar yang menimbulkan
persaingan yang ketat diantara berbagai perusahaan itu sendiri. Persaingan di dunia
industri tersebut seperti industri manufaktur, terutama sektor pertambangan yang
merupakan salah satu penompang pembangunan ekonomi bagi suatu negara, untuk
membuat perusahaan terus meningkatkan kinerjanya agar tujuan yang telah
direncanakan tersebut dapat tercapai. Setiap perusahaan didirikan bertujuan untuk
meningkatkan kemakmuran pemilik atau pemegang saham untuk meminimalisasi
nilai perusahaan.
Fenomena turunya harga saham yang berimbas pada turunnya nilai perusahaan
adalah tentang terpuruknya sektor pertambangan. Pada bulan Oktober 2015 sektor
pertambangan belum menunjukkan gejala pemulihan. Beberapa masalah mendasar
seperti anjloknya harga komoditas pertambangan ditambah aturan hilirisasi yang
memberatkan dunia usaha, menjadi faktor yang membuat kinerja harga saham
sektor pertambangan masih mengalami keterpurukan. Di awal tahun, indeks saham
sektor pertambangan sempat bertengger di level 1.368. Namun terus menurun dan
sempat menyentuh level terendahnya di posisi 855. Terakhir, indeks harga saham
sektor pertambangan berada di posisi 941,74.
Faktor yang perlu dipertimbangkan oleh para calon investor adalah
profitabilitas. Profitabilitas adalah Rasio profitabilitas merupakan rasio untuk
mengukur efektivitas manajemen secara keseluruhan yang ditunjukkan oleh besar
kecilnya tingkat keuntungan yang diperoleh dalam hubungannya dengan penjualan
maupun investasi (Fahmi 2012). Semakin baik rasio profitabilitas menggambarkan
kemampuan tingginya perusahaan dalam memperoleh keuntungan suatu
perusahaan. Kemampuan untuk menghasilkan laba dapat menarik para investor
untuk menanamkan dananya guna memperluas usahanya, sebaliknya tingkat
profitabilitas yang rendah akan menyebabkan para investor menarik dananya.
Ukuran perusahaan adalah salah satu variabel yang selalu dipertimbangkan
dalam menentukan nilai suatu perusahaan. Ukuran perusahaan merupakan
cerminan total dari aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Perusahaan sendiri
dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu perusahaan berskala kecil dan perusahaan
berskala besar.
Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka yang menjadi rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1) Apakah ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan
manufaktur sektor pertambangan ?
2) Apakah kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan
manufaktur sektor pertambangan ?
B. LANDASAN TEORI
UKURAN PERUSAHAAN
Menurut Hartono (2008:14) ukuran perusahaan (firm size) adalah sebagai
berikut: “besar kecilnya perusahaan dapat diukur dengan total aktiva/ besar harta
perusahaan dengan menggunakan perhitungan nilai logaritma total aktiva”.
Kemudian dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan merupakan suatu skala
yang dapat diklasifikasikan besar atau kecinya perusahaan dengan berbagai cara.
Maka dari itu perusahaan yang berukuran besar diasumsikan dengan jumlah aktiva
dan tingkat pendapatan yang besar sehingga dapat memperolaeh laba yang tinggi.
Begitu juga sebaliknya jika penjualan lebih kecil dari pada biaya variabel dan biaya
tetap maka perusahaan akan mengalami penurunan atau kerugian. Perusahaan
berskala kecil dibandingan dengan perusahaan yang berskala besar cenderung
kurang menguntungkan. Ukuran perusahaan dapat dirumuskan sebagai berikut:
Ukuran Perusahaan = Ln Total Aktiva

(Machfoedz :1994 dalam Widaryanti, 2009)


Kinerja Keuangan
Irham Fahmi (2014: 2), mengemukakan kinerja keuangan adalah suatu analisis
yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan
dengan menggunakan atutan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar.
Seperti dengan membuat suatu laporan keuangan yang telah memenuhi standar dan
ketentuan dalam SAK (Standar Akuntansi Keuangan) atau GAAP (General
Acepted Acoounting Principle), dan lainnya yang dimiliki untuk menghasilkan laba
setelah pajak.
Dalam penelitian ini diukur oleh ROA. Menurut I Made Sudana (2011, hal 22)
mengemukakan bahwa “Return On Assets (ROA) menunjukan kemampuan
perusahaan dengan menggunakan seluruh aktiva yang dimiliki untuk menghasilkan
laba setelah pajak”. ROA dapat dihitung dengan rumus:

ROA = Laba bersih Setelah Pajak x 100%


(Eduardus TandelilinTotal
2010:372)
Aktiva
Nilai Perusahaan
Nilai Perusahaan adalah kinerja perusahaan yang dicerminkan oleh harga
saham yang dibentuk oleh permintaan dan penawaran pasar modal yang
merefleksikan penilaian masyarakat terhadap kinerja perusahaan (Harmono
(2009:233). Dalam menetukan nilai perusahaan digunakan nilai pasar ekuitas atau
Equity Market Value (EMV) dan Tobin’s Q. Rumusnya sebagai berikut:
(𝐄𝐌𝐕 + 𝐃)
𝐪=
(𝐄𝐁𝐕 + 𝐃)

(Werston dan Copeland, 2004)


Keterangan:
Q : Nilai perusahaan
EMV (Nilai Pasar Ekuitas) : Closing price saham x jumlah saham yang
beredar
D : Nilai buku dari total hutang
EBV : Nilai buku dari total aset

C. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

HASIL PENGUJIAN HIPOTESIS

a) Analisis Regresi Berganda

Koefisien Regresi Berganda


Coefficientsa
Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients
Model B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 0,077 0,117 0,661 0,510

X1 0,023 0,005 0,524 4,902 0,000


X2 0,002 0,002 0,104 3,970 0,005
a. Dependent Variable: Y

Sumber : Hasil Pengolahan Software SPSS v21.


Berdasarkan hasil dari tabel 4.8 output SPSS di atas terlihat nilai koefesien
regresi pada nilai Unstandardized Coefficients “B”, sehingga diperoleh persamaan
regresi linier berganda sebagai berikut:
Ŷ = 0,077 + 0,023X1 + 0,002X2
Dari hasil persamaan regresi tersebut masing-masing variabel dapat
diinterpretasikan sebagai berikut :
a. Nilai konstanta sebesar 0,077, memiliki arti bahwa jika semua variabel bebas
yakni total aktiva dan ROA bernilai 0 (nol) atau tidak ada perubahan, maka
diprediksikan nilai perusahaan akan bernilai sebesar 0,077.
b. Nilai total aktiva sebesar 0,023, memiliki arti bahwa jika total aktiva
mengalami peningkatan sebesar 1Ln sedangkan variabel bebas lainnya
konstan, maka diprediksikan nilai perusahaan akan meningkat sebesar 0,023.
c. Nilai ROA sebesar 0,002, memiliki arti bahwa jika ROA mengalami
peningkatan sebesar 1% sedangkan variabel bebas lainnya konstan, maka
diprediksikan nilai perusahaan akan meningkat sebesar 0,002.

b) Koefisien Determinasi
Tabel Hasil Analisis Koefisien Determinasi
Model Summaryb

Adjus ted Std. Error of the


Model R R Square R Square Es tim ate
1 .582 a 0,339 0,322 0,16465966
a. Predictors : (Cons tant), X2, X1
b. Dependent Variable: Y

Sumber : Hasil Pengolahan Software SPSS v21.


Dari tabel hasil output SPSS , diketahui nilai koefisien determinasi atau R
square sebesar 0,339 atau 33,9%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel ukuran
perusahaan dan kinerja keuangan secara bersama-sama memberikan pengaruh
terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Maufaktur Sektor Pertambangan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2017 sebesar 33,9%, sedangkan
sisanya sebesar 66,1% merupakan pengaruh atau kontribusi dari variabel lain yang
tidak diteliti diluar penelitian.

c) Uji F
Tabel Hasil Uji F
ANOVAa
Sum of
Model Squares df Mean Square F Sig.
1 Regressio 1,069 2 0,535 19,722 .000 b
n
Residual 2,088 77 0,027
Total 3,157 79
a. Dependent Variable: Y
b. Predictors: (Constant), X2, X1
Sumber : Hasil Pengolahan Software SPSS v21.

Berdasarkan dari tabel 4.9 tersebut output SPSS di atas diketahui nilai Fhitung
sebesar 19,722 dengan p-value (sig.) = 0,000. Dengan α = 0,05, df1 = 2, dan df2=
(n-k-1) = 77, maka di dapat Ftabel = 3,155. Dikarenakan nilai Fhitung lebih besar dari
Ftabel (19,722 > 3,155) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1
diterima, artinya secara simultan ukuran perusahaan dan kinerja keuangan
berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Maufaktur Sektor
Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2017.
d) Ujit
Tabel Hasil Uji t

Sumber : Hasil Pengolahan Software SPSS v21.


Berdasarkan tabel uji t dengan bantuan program Software SPSS v21. Hopotesis
secara parsial pada uji t tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
1) Hipotesis Pengaruh Ukuran perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
H0: β1 = 0 Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan
pada Perusahaan Maufaktur Sektor Pertambangan yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2017
H1: β1 ≠ 0 Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada
Perusahaan Maufaktur Sektor Pertambangan yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia Tahun 2013-2017
Dengan tingkat signifikan (α) sebesar 5%, df = 77, sehingga diperoleh ttabel
untuk uji dua pihak sebesar -1,991 dan 1,991.
Kriteria : Tolak H0 jika thitung > ttabel atau -thitung < -ttabel, terima H1
Tolak H1 jika thitung < ttabel atau -thitung > -ttabel, terima H0
Dari tabel 4.10 hasil output SPSS diperoleh nilai thitung untuk variabel ukuran
perusahaan terhadap nilai perusahaan sebesar 4,902 dan nilai p-value (Sig.) sebesar
0,000. Dikarenakan nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (4,902 > 1,991) dan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya secara parsial
ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan
Maufaktur Sektor Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun
2013-2017.
2) Hipotesis Pengaruh Kinerja keuangan terhadap Nilai Perusahaan
H0: β2 = 0 Kinerja keuangan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada
Perusahaan Maufaktur Sektor Pertambangan yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia Tahun 2013-2017
H1: β2 ≠ 0 Kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada
Perusahaan Maufaktur Sektor Pertambangan yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia Tahun 2013-2017
Dengan tingkat signifikan (α) sebesar 5%, df = 77, sehingga diperoleh ttabel
untuk uji dua pihak sebesar -1,991 dan 1,991.
Kriteria : Tolak H0 jika thitung > ttabel atau -thitung < -ttabel, terima H1
Tolak H1 jika thitung < ttabel atau -thitung > -ttabel, terima H0
Dari tabel uji t hasil output SPSS diperoleh nilai thitung untuk variabel kinerja
keuangan terhadap nilai perusahaan sebesar 3,970 dan nilai p-value (Sig.) sebesar
0,005. Dikarenakan nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (3,970 > 1,991) dan nilai
signifikansi 0,005 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya secara parsial
kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan
Maufaktur Sektor Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun
2013-2017.

D. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah disajikan pada bab
sebelumnya, penulis mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1) Secara parsial ukuran perusahaan yang di ukur menggunakan indikator total
aktiva berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Manufaktur
Sektor Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-
2017. Hal ini berarti semakin besar ukuran perusahaan atau total aktiva pada
perusahaan manufaktur sektor pertambangan maka nilai perusahaan akan
semakin baik dan terus meningkat.
2) Secara parsial kinerja keuangan yang di ukur menggunakan indikator ROA
berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Sektor
Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2017.
Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kinerja keuangan yang dilakukan
oleh peusahaan manufkatur sektor pertambangan maka akan semakin
meningkatkan nilai perusahaan.

E. SARAN

Saran Teoritis
Berdasarkan hasil penelitian bahwa ukuran perusahaan dan kinerja keuangan
secara parsial berpengaruh terhadap nilai perusahaan, saran-saran yang diberikan
peneliti untuk peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian mengenai hal
yang sama adalah sebagai berikut:
a) Penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia yang mana peneliti menyadari adanya keterbatasan waktu,
referensi dan pengetahuan yang dimiliki. Hal tersebut memberi peluang
peneliti selanjutnya untuk memperluas penelitian tidak hanya pada
perusahaan manufaktur sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia.
b) Penelitian ini hanya mengungkapkan ukuran perusahaan dan kinerja
keuangan, maka peneliti selanjutnya dapat menambah faktor penelitian lain
yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan seperti variabel leverage,
probabilitas, kualitas laba, mekanisme corporate governance, struktur aset,
kebijakan hutang dan kebijakan deviden.

Saran Praktis
Berdasarkan hasil penelitian, sebaiknya perusahaan harus memiliki total
aktiva yang besar untuk menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah mencapai
tahap kedewasaan dimana dalam tahap ini arus kas perusahaan sudah positif dan
dianggap telah memiliki prospek yang baik dalam jangka waktu yang relatif lama,
selain itu dengan memiliki total aktiva yang besar mencerminkan bahwa
perusahaan relatif lebih stabil dan lebih mampu menghasilkan laba dibandingkan
dengan perusahaan yang menghasilkan total asset yang lebih kecil. Selanjutnya,
sebelum berinvestasi para calon investor akan melakukan penilaian terlebih dahulu
terhadap perusahaan. Maka perusahaan harus meningkatkan kinerja keuangan
perusahaan dengan baik, dan menyediakan informasi dan data-data yang lengkap,
agar para calon investor dapat mengambil keputusan yang tepat. Dengan begitu
maka nilai perusahaan Sektor Pertambangan akan semakin baik dan terus
meningkat pada setiap tahunnya, selain itu tujuan dari perusahaan dapat tercapai
dan akan semakin mudah pula bagi perusahaan untuk memperoleh sumber
pendanaan.

DAFTAR PUSTAKA

Fahmi, Irham. 2012. Analisis Laporan Keuangan. Cetakan ke-2. Bandung:


Alfabeta.

Fahmi, Irham. 2014. Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.


Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Edisi
Ketiga. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Harmono, 2009, Manajemen Keuangan Berbasis Balanced Scorecard (Pendekatan


Teori, Kasus, dan Riset Bisnis), Bumi Aksara, Jakarta.

I Made Sudana. 2011. Manajemen Keuangan Perusahaan. Erlangga, Jakarta.

Pertiwi, Tika Kartika dan Pratama. 2012. Pengaruh Kinerja Keuangan, Good
Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Food and Beverages.
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 14, No. 2: 118-127.

Sekaran, Uma (2003), Research Methods For Business: A Skill Building Aproach,
New York-USA: John Wiley and Sons, Inc.

Sekaran, Uma. 2014. Metodologi Penelitian untuk Bisnis (Research Methods for
Business). Buku 1 Edisi 4. Jakrta: Salemba Empat.

Siallagan, Hamonangan dan Mas’ud Machfoedz. (2006). “Mekanisme Corporate


Governance, Kualitas Laba dan Nilai Perusahaan”. Simposium Nasional
Akuntansi IX. Hal 1-23. Padang.

Siregar, Syofian. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT Fajar


Interpratama Mandiri.

Soliha, Euis dan Taswan. 2002. Pengaruh Kebijakan Hutang Terhadap Nilai
Perusahaan Serta Beberapa Faktor yang Mempengaruhinya. Jurnal Bisnis
dan Ekonomi, Vol.9, No.2.

Sri Sofyaningsih dan Pancawati Hardiningsih (2011), struktur kepemilikan,


kebijakan deviden, kebijakan hutang, dan nilai perusahaan. Jurnal
keuangan dan perbankan vol. 3 No.1, hal 68-87.

Suad Husnan dan Enny Pudjiastuti. 2012. Dasar – Dasar Manajemen Keuangan.
Edisi Keenam Cetakan Pertama. Yogyakarta : UPP STIM YPKN.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif,
dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:


Alfabeta

Hijyah masisyarah, hj.maslichah & m. Cholid mawardi. 2017. Pengaruh


manajemen laba dan kinerja keungan terhadap nilai perusahaan.
Fakultas ekonomi universitas islam malang.

Website
https://www.idx.co.id