Anda di halaman 1dari 8

Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

DAFTAR PENYAKIT, PENYEBAB, DAN PENGATASANNYA

NO PENYAKIT MEKANISME PENYEBAB Farmakoterapi dan contoh obatnya SWAMEDIKASI


Acne/Jerawat Pasien diminta untuk menghindari menyentuh
Hiperproliferasi folikular epidermal
wajahnya dengan tangan karena hal ini dapat
dengan penyumbatan folikel,
memperburuk infeksi. Pasien juga dihimbau
Produksi sebum yang berlebih, 1. Topikal retinoid seperti retinol.
untuk tidak memecahkan jerawat, menggosok-
1 Keberadaan dan aktivitas dari bakteri 2. Antibiotik topikal seperti klindamisin.
gosok wajah, maupun mengelupas kulit wajah
komensal Propionibacterium Acne, 3. Oral antibiotik seperti amoxolin.
menggunakan tangan karena hal ini dapat
Peradangan 4. Antibakteri nonantibiotik seperti benzoil peroksida.
memperburuk lesi kulit.
Defisiensi asam linoleat

Asma Asma merupakan kondisi yang Modifikasi Gaya Hidup


1. Antikolinergik seperti ipratropium bromida
diakibatkan inflamasi kronis pada Menjauhi pemicu merupakan komponen kunci
2. Agnosis beta 2 adrenoseptor seperti salbutamol
saluran napas yang kemudian dapat dalam meningkatkan kendali dan mencegah
2 3. Inhalasi kortikosteroid seperti budesonid
meningkatkan kontraksi otot polos. serangan. Pemicu yang paling umum antara lain
4. Penstabil sel mast seperti natrium kromoglikat.
Di perkirakan karena faaktor genetik alergen, rokok (tembakau dan lainnya), polusi
5. Modifier leukotrien seperti zileuton
dan agen di lingkungan yang udara,penghambat beta non selektif, dan
6.metilxantin seperti teofilin.
menyebabkan inflamasi. makanan yang mengandung sulfit.[
Batuk Batuk dapat disebabkan oleh hal-hal Cairan, pelega tenggorokan, obat batuk,
di luar penyakit yang mendasari, vaporizer, dan mandi air hangat dapat membantu
contohnya meliputi aktivitas normal meringankan batuk.
Antitusif seperti kodein
untuk membersihkan saluran udara,
3 Espektoran seperti amonium klorida
iritan seperti asap dan gas,
Mukolitik seperti ambruxol
penggunaan tembakau, atau proses
menelan makanan dan minuman
yang tidak sesuai.

Batuk Antitusif seperti kodein Menjauhi alergan dan mengganti obat dengan
4 Merupakan gejala dari penyakit,
Espektoran seperti amonium klorida efek samping batuk.
sebagai respon alami tubuh.
Mukolitik seperti ambruxol
Cacingan Anticacing seperti mebendazol, pirantel, prazikuantel, dan Hindari faktor infeksi khususnya dari
5 Adanya cacing tambang, gelang,
kontaminasi makanan maupun minuman.
kremi, strongloidiasis, dan kremi. albendazol.
Demam Infeksi seperti flu, sakit tenggorokan, Untuk demam yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti Menhindari makanan yang terkontaminasi oleh
6 cacar air atau pneumonia agen penyakit.
radang tenggorokan, menggunakan antibiotik
Efek samping dari beberapa obat Menhindari kontak dengan orang sakit menular.
1
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Paparan sinar matahari berlebihan Untuk demam yang disebabkan oleh infeksi virus seperti flu, Dan lainya.
Stroke panas obat non-steroid anti-inflamasi – seperti Tylenol (Parasetamol)
Penyakit rheumatoid – atau naproxen (Aleve)
Diabetes Insulin seperti penfil Modifikasi gaya hidup
Sulfonilurea : 1. Klorpropamid Menghindari beberapa faktor seperti pola makan
2. Glikazid tidak sehat, tidak berolahraga, obesitas , dll.
3. Glibenklamid
4. Glipizid
5. Glikuidon
7 Genetik, gaya hidup tidak sehat, dan 6.glimepirid
virus.
7. Tulbotamod
Biguanida seperti metformin hidroklorida.
Tiazolidindion seperti pioglitazon dan rosiglitazon
Penghambat glukosidase seperti arakbose dan miglitol.

Diare Antimotilitas seperti tingkur opium Menghentikan makanan padat selama 24 jam
Perubahan transport ion aktif Adsorben seperti kaolin pektin dan mengjindari produk susu.
Perubahan motilitas usus Antisekresi seperti bismut subsalisilat Rehidrasi
8 Peningkatan osmolaritas luminal
Antibiotik seperti amoxcilin
Peningkatan tekanan hidrostatik
jaringan Mikroflora usus seperti lactobaccilus

2
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Dyspepsia Makan makanan hanya dalam porsi yang sesuai.


Hindari makan larut malam jika mengalami
gangguan pencernaan pada waktu tidur.
Merasa stres atau kecemasan Hindari makanan pedas, makanan berlemak
berlebihan. yang dapat memicu mulas.
Irritable bowel syndrome (IBS): Cobalah untuk makan secara perlahan.
iritasi usus, kontraksi tidak teratur Cobalah untuk menghentikan atau mengurangi
dari usus besar. merokok.
Infeksi perut, biasanya karena Antasida seperti mylanta. Jaga berat badan agar tetap sehat.
helicobacter pylori. Pelindung mukosa seperti suklarfat. Kurangi jumlah asupan kopi, minuman ringan,
9 Tukak lambung: luka tipis atau Proton Pump Inhibitors seperti dexlansoprazole. dan asupan alkohol.
lubang yang muncul di dinding perut Antagonis reseptor H seperti ranitidine.
Anda.
Kanker perut.
Gastroesophageal reflux disease
(GERD) atau refluks asam lambung.
Sebuah kondisi saat asam lambung
mengalir naik ke kerongkongan

GERD Pelemahan tekanan LES ( lower Antagonis reseptor H seperti simetidin, famotidin, ranitidin,. Merubah gaya hidup tidak sehat
esophageal sphincter ). Penghambat pompa proton seperti omeprazol, lansoprazol, Menghindari faktor stressor
10 pantoprazol.
Interaksi berlebih mukosa esofagus
dengan makanan. Stimulan motilitas seperti cisaprid.
Pelindung mukosa seperti suklarfat.
Hipertensi Diuretik seperti tiazida.
Sekunder ( penyebab yang spesifik ) : Terapi modifikasi gaya hidup lebih sehat, diet
Inhibitor angiotensin-converting enzyme seperti kaptopril.
ginjal kronik, feokromasitoma, natrium, penurunan berst badan jika obesitas,
sindrom cushing, hipertiroid, Penghambat reseptor angiotensin II ( ARB ) seperti losartan.
melakukan aktifitas fisik dan menghindari
hiperparatiroid, aldosteron primer, Beta bloker seperti atenolol.
alkohol dan rokok.
11 kehamilan, dan keruksakan aorta. Penghambat saluran kalsium seperti diltiazem.
Primer ( penyenab tidak spesifik ) : Penghambat reseptor a1 seperti prasozin.
ketidaknormalan hormonal, patologi Angonis a2 pusat seperti klonidin.
pada sistem syaraf, defisiensi Reserpin seperti
senyawa sintesia lokal vasodilator,
Vasodilator arteri langsung seperti hidralazin.
3
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

asupan nattium tinggi, penjnhkatan Inhibitor simpatetik postganglion seperti guanethidin.


konsentrasi kalsium intraseluler.
Kanker Kemotrapi, golongan : Mewaspadai gejala tidak umum pada tubuh
1. Antimetabolit, seperti sitarabin. seperti pendarahan abnormal, perubahan kulit
2. Penarget mikrotubul, seperti taksan. abnormal, dan lainya
12 Mutasi gen berlebih. 3. Penarget topoisomerase, seperti podofilotoksin.
4. Agen pengalkilasi, seperti isofosfamid.
5. Agen lainya, seperti sisplatin.
6. Produk biologi, seperti interferon.
Kolesterol Resin asam empedu, seperti colestipol. Perubahan gaya hidup lebih sehat, diet lemak
Niasin, seperti niasin lepas lambat. objektif.
Meningkatnya konsentrasi makro Inhibitor HMG COA rrduktase, seperti atorvastatin.
13 molekul lipoproteiin pembawa lipid Asam fibrat, seperti fenofibrat.
dalam plasma, menyebabkan
predisposittion. Ezetimib, seperti ezetrol.
Suplementasi minyak ikan, seperti kapsul minyak ikan.

Konstipasi Golongan obat laksatif : Makan kaya serat, hindari stressor, minum
1. Bulking Agents seperti metil selulosa cukup cairan.
Kelainan saluran pencernaan, 2. Pelunak Tinja seperti bisakodil
14 gangguan metabolisme, faktor
3. Minyak Mineral seperti minyak jarak
psikologis, gangguan endokrin.
4. Bahan-bahan Osmotik seperti saline cathartics
5. Pencahar Perangsang seperti fenolftalein
Kontrasepsi Hormonal Kontrasepsi oral seperti ovcun 50 Menghitung siklus menstusrsi.
Kontrasespsi oral hanya progestin seperti ovrette
Kontrasepsi transdermal
15 Pengaturan kehamilan
Cincin kontrasepsi
Implan proges inlevonolgestrel

Maag Merasa stres atau kecemasan Makan makanan hanya dalam porsi yang sesuai.
berlebihan. Irritable bowel syndrome Antasida seperti mylanta. Hindari makan larut malam jika mengalami
(IBS): iritasi usus, kontraksi tidak Pelindung mukosa seperti sulklarfat. gangguan pencernaan pada waktu tidur.
16 teratur dari usus besar. Infeksi perut, Hindari makanan pedas, makanan berlemak
Antagonis reaeptor H seperti raniditine
biasanya karena helicobacter pylori. yang dapat memicu mulas.
Tukak lambung: luka tipis atau Proton pump inhibitor seperti dexlansoprazole. Cobalah untuk makan secara perlahan.
lubang yang muncul di dinding perut
4
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Anda. Kanker perut. Cobalah untuk menghentikan atau mengurangi


Gastroesophageal reflux disease merokok.
(GERD) atau refluks asam lambung. Jaga berat badan agar tetap sehat.
Sebuah kondisi saat asam lambung Kurangi jumlah asupan kopi, minuman ringan,
mengalir naik ke kerongkongan dan asupan alkohol
Nyeri Analgesik nonopioid, golongan : Istirahat yang cukup.
1.salisilat, seperti aspirin. Tidak melakukan aktifitas berat.
2.para-aminofenol, seperti parasetamol.
3. Asam pianokarboksilat, seperti etodolak.
4. Asam asetat, seperti kalium diklofenak.
5. Asam propionat, seperti ibu profen.
6.asam pirozolin karboksilat, seperti ketorolak.
7. Penghambat siklooksigenase-², seperti valdekosib.
17 Gangguan emosional, patofisiologi Analgesik opioid, golongan :
pada organ dan atau jaringan tubuh.
1. Agonis mirip morfin, seperti hidromorfon.
2. Agonis mirip meperidin, seperti meperidin.
3. Agonis mirip metadon, seperti metadon.
4. Turunan agonis-antagonis, seperti nalbufin.
5. Antagonis, seperti nalokson.
6. Analgesik sentral, seperti tramadol.

Penyakit infeksi bakteri Antibiotik Menghindari faktor resiko infeksi bakteri,


Inhibitor sintesis dinding sel bakteri, mencakup golongan seperti mencici tangan sebelum makan.
penisilin, polipeptida, dan sefalosporin, misalnya ampisilin,
penisilin G;
Serangan mikroorganisme bakteri Inhibitor transkripsi dan replikasi, mencakup golongan
18 yang seharusnya tidak berada di tubih kuinolon, misalnya rifampisin, aktinomisin D, asam nalidiksat;
mamusia.
Inhibitor sintesis protein, mencakup banyak jenis antibiotik,
terutama dari golongan makrolida, aminoglikosida, dan
tetrasiklin, misalnya gentamisin, kloramfenikol, kanamisin,
streptomisin, tetrasiklin, oksitetrasiklin, eritromisin,
azitromisin;

5
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

Inhibitor fungsi membran sel, misalnya ionomisin,


valinomisin;
Inhibitor fungsi sel lainnya, seperti golongan sulfa atau
sulfonamida, misalnya oligomisin, tunikamisin; dan
Antimetabolit, misalnya azaserin
Penyakit infeksi virus Antivirus : Menghindari faktor resiko infeksi virus, seperti
Interferon: peginterferon alfa-2a, peginterferon alfa-2b berhubungan sex aman.
Non-nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NNRTI):
efavirenz, nevirapine, rilpivirine, etravirine
Nucleoside reverse transcriptase inhibitors (NRTI): adefovir,
entecavir, lamivudine, stavudine, telbivudine, tenofovir,
Serangan mikroorganisme virus yang zidovudine
19 seharusnya tidak berada di tubuh
Penghambat neuraminidase: oseltamivir, zanamivir
manusia.
Penghambat protease: darunavir, ritonavir, lopinavir/ritonavir,
simeprevir
Penghambat RNA: ribavirin
Penghambat DNA polimerase: acyclovir, valacyclovir,
famciclovir, ganciclovir, valganciclovir
Direct acting: sofosbuvir, daclatasvir, elbasvir/grazoprevir.
Penyakit kulit steroid non-fluorinated seperti hidrokortison Mengjindari kkntak dengan agen penyakit.
20 Alegi, lingkungan dan faktor
Speerti mencici tangan, merawat kulit dan
keturunan. Antihistamin seperti dypenhidramine.
lainya.
Penyakit Mata Dekongestan untuk mata kering seperti naphazoline. Menghindari kontak dengan faktor agen
21 Mata kering, alergi, mata lelah, dan
Antihistamin unyuk alergi sperti cetirizone penyakit, seperti memakai kacamata.
lainya.
Penyakit THT Antibiotik seperti otopaon. Menghindari faktor resiko infeksi seperti
Infeksi bakteri, iritasi, jamur, dan Anti jamur seoerti canesten. memperhatikan kebersihal telinga.
22
lainya.

Pilek Analgesik seperti paracetamol. Cuci tangan sebelum aktifitas.


23 Infeksi virus terkhususnya rhinovirus Menutup mulut dan hidung ketija bersin maupun
Antihistamin seperti benadryl
batuk.
Rheumatoid arthritis Rheumatoid arthritis disebabkan oleh OAINS seperti ibuprofen mengubah pola gaya hidup karena hingga saat
24 ini masih belum ada obat yang dapat
sistem kekebalan tubuh yang Imunosupresif, yaitu :
6
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

seharusnya melawan infeksi, tetapi Kortikosteroid: Prednison, budesonid, prednisolon menyembuhkan, lompres pada bagian yang sakit
justru menyerang sel normal pada Inhibitor kalsineurin: Siklosporin, tacroimus dengan air hangat, dan terapi peregangam otot.
persendian dan membuat sendi terasa mTOR inhibitor: Sirolimus, everolimus
nyeri, bengkak, dan kaku.
IMDH inhibitor: Azathioprine, leflunomide, mikofenolat
Antibodi monoklonal: Basilliximab, daclizumab, muromonab
Obat biologis: Abatacept (Orencia), adalimumab (Humira),
anakinra (Kineret),

Antiinflamasi seperti hidrokortison


Steroid seperti dexamethasone.

Rhinitis Alergi Rhinitis alergi atau yang disebut juga Membersihkan saluran hidung
hay fever disebabkan oleh alergi Antihistamin seperti benadryl
25 terhadap unsur seperti debu,
Dekongestan seperti ephedrine
kelupasan kulit hewan tertentu, dan
serbuk sari
TBC Penyakit ini disebabkan oleh Cukup gizi, jangan telat makan
berbagai strain mikobakteria, Cukup istirahat, jika lelah istirahat dulu
26 umumnya Mycobacterium Antibiotik seperti rifampicin.i Jangan Stres Fisik, lelah berlebihan
tuberculosis (disingkat "MTb" atau Jangan Stres Mental, berusahalah berpikir positif
"MTbc") dan legowo (bisa menerima) to
Ulkus Peptikum Antasida seperti mylanta Mengurangi stress, merokok, danfaktor
Keruksakan mukosa lambung hingga Antibiotik penisilin sepertii amoccilin kekambuhan.
bagian epitel oleh asal lambung. Penghambat pompa protion seperti declansoprazole
27 Atau adanya ulkus pada organ Antahonis reseptor H, seperti simetidin.
pencernaan bagian yang di bnetuk Antimuskarinik selektif, seperti pirenzepin.
oleh asam dan pepsin. Keletor dan senyawa kompleks, seperti suklarfat.
Analog prostaglandin, seperti misoprostol.
Acne/Jerawat Hiperproliferasi folikular epidermal Pasien diminta untuk menghindari
dengan penyumbatan folikel, menyentuh wajahnya dengan tangan karena
Topikal retinoid seperti retinol.
Produksi sebum yang berlebih, hal ini dapat memperburuk infeksi. Pasien
Antibiotik topikal seperti klindamisin.
28 Keberadaan dan aktivitas dari bakteri juga dihimbau untuk tidak memecahkan
Oral antibiotik seperti amoxolin.
komensal Propionibacterium Acne, jerawat, menggosok-gosok wajah, maupun
Antibakteri nonantibiotik seperti benzoil peroksida.
Peradangan
mengelupas kulit wajah menggunakan

7
Rahma Artemisia, M.Sc.,Apt.

tangan karena hal ini dapat memperburuk


lesi kulit.