Anda di halaman 1dari 4

Tanah merupakan materi di permukaan bumi yg terbentuk sebagai produk dari proses pelapukan batuan di

bawah pengaruh iklim (terutama curah hujan), dan topografi selama suatu rentan waktu yg sangat lama.
Tanah merupakan salah satu sumber daya alam utama yang ada di planet bumi serta merupakan kunci
kerberhasilan makhluk hidup. Tanah adalah lapisan tipis kulit bumi dan terletak paling luar. Tanah merupakan
hasil pelapukan atau erosi batuan induk (anorganik) yang bercampur dengan bahan organik.

Pelapukan ini merupakan proses alami yang bekerja menghancurkan batuan menjadi tanah secara alamiah.

(1) Pelapukan mekanik

Pelapukan mekanik (fisis), yaitu peristiwa hancur dan lepasnya material batuan, tanpa mengubah struktur
kimiawi batuan tersebut. Pelapukan mekanik merupakan penghancuran bongkah batuan menjadi bagian-bagian
yang lebih kecil.
(2) Pelapukan kimiawi

Pelapukan kimiawi, yaitu proses pelapukan massa batuan yang disertai dengan perubahan susunan kimiawi
batuan yang lapuk tersebut. Pelapukan ini terjadi dengan bantuan air, dan dibantu dengan suhu yang tinggi.
Proses yang terjadi dalam pelapukan kimiawi ini disebut dekomposisi.
Oksidasi, yaitu proses pengkaratan besi. Batuan yang mengalami proses oksidasi umumnya akan berwarna
kecoklatan, sebab kandungan besi dalam batuan mengalami pengkaratan
Pelapukan organik (biologis)

Pelapukan Organik, adalah pelapukan batuan oleh makhluk hidup. Pelapukan jenis ini dapat bersifat kimiawi
ataupun mekanis. Adapun yang menjadi pembedanya adalah subyek yang melakukannya, yaitu makhluk hidup
berupa manusia, hewan ataupun tumbuhan. Contohnya lumut, cendawan ataupun bakteri yang merusak
permukaan batuan.

1. Struktur bumi terbagi menjadi 5 bagian, yaitu ….


2. Lapisan bumi yang berfungsi sebagai payung untuk melindungi bumi dari pancaran sinar dan panas matahari
adalah ….
3. Atmosfer tersusun dari beberapa lapisan, yaitu …
4. Lapisan bumi yang paling tebal adalah ….
5. Lapisan bumi yang paling panas adalah ….
6. Lapisan bumi yang ditunjukkan pada nomor 5 adalah ….
7. Lapisan matahari yang ditunjukkan oleh gambar nomor 7 adalah ….
8. Lapisan matahari tersusun dari 6 lapisan yaitu ….
9. Inti matahari memiliki suhu yang tinggi yaitu kurang lebih …. C°.
10. Tiga jenis batuan yang membentuk lapisan kerak bumi yaitu …
11. Batuan yang terbentuk karena pembekuan magma dan lava disebut ….
12. Batuan yang masih cair dan sangat panas yang terdapat dalam kerak bumi disebut ….
13. Magma yang mencapai permukaan bumi disebut ….
14. Jenis batu disamping berwarna hitam, permukaan halus dan mengkilap, apabila dipecah terbentuk permukaan
licin dan mengkilap, digunakan sebagai alat pemotong dan ujung tombak. Batuan tersebut bernama ….
15. Jenis batu disamping tersusun atas butiran yang kasar, berwarna putih atau abu-abu. Terdiri atas Kristal-kristal
yang sangat kecil. Digunakan sebagai bahan bangunan dan menghias taman. Jenis batuan disamping adalah ….
16. Jenis batuan disamping berasal dari magma yang membeku dibawah kerak bumi. Berwarna putih keabu-abuan
dan butirannya kecil. Digunakan untuk membuat candi. Jenis batuan disamping adalah ….
17. Jenis batuan disamping berasal dari mmagma yang membeku dipermukaan bumi. Berwarna coklat bercampur
abu-abu. Permukaannya berpori halus dan bergelembung. Digunakan sebagai bahan membuat ampelas dan
bahan penggosok. Jenis batuan disamping adalah ….
18. Jenis batuan disamping berwarna hijau keabu-abuan. Berbutir kecil-kecil. Banyak terdapat di sungai dan
permukaannya berlubang-lubang. Biasa digunakan sebagai bahan bangunan. Jenis batuan tersebut adalah ….
19. Batuan yang terbentuk dari hasil pengendapan pelapukan batuan yang terbawa oleh arus air dan tertimbun di
dasar perairan disebut ….
20. Jenis batuan disamping berwarna putih keabu-abuan, agak lunak, membentuk gas karbondioksida jika ditetesi
zat asam. Biasa digunakan sebagai bahan bangunan dan campuran semen. Jenis batuan tersebut adalah ….
21. Jenis batuan disamping terdiri atas butiran lempung atau tanah liat, berwarna kehijauan, abu-abu atau kuning.
Berbentuk butiran-butiran halus. Digunakan sebagai bahan bangunan. Jenis batuan disamping adalah ….
22. Jenis batuan disamping berasal dari pelapukan batuan tanah liat. Berupa butiran-butiran pasir. Digunakan
sebagai bahan bangunan juga hiasan. Jenis batuan disamping adalah ….
23. Jenis batuan tersebut berbentuk kerikil-kerikil yang permukaannya tajam. Digunakan sebagai bahan
bangunan. Jenis batuan tersebut adalah …
24. Batuan disamping berasal dari pelapukan batuan, berupa kerikil-kerikil yang permukaannya tumpul dan
membulat. Merupakan batu dan pasir yang saling merekat. Digunakan sebagai bahan bangunan. Jenis batuan
disamping adalah ….
25. Batuan yang terbentuk karena adanya pengaruh tekanan yang besar dan suhu yang tinggi sehingga batuan
tersebut mengalami perubahan wujud disebut …
26. Batuan disamping sangat keras, berwarna putih dan butirannya tidak jelas agak seperti kaca. Jenis batuan
disamping adalah ….
27. Batuan disamping berasal dari batuan serpih yang mengalami metamorphosis. Mudah terbelah menjadi
lempeng-lempeng tipis. Berlapis-lapis dan permukaannya kasar. Pada zaman dulu digunakan sebagai tempat
menulis. Jenis batuan disamping adalah ….

28. Batuan disamping berasal dari batu kapur yang mengalami metamorphosis karena panas dan tekanan. Ada
yang berwarna putih dan hitam. Permukaannya halus dan mempunyai pita-pita warna. Bila ditetesi zat asam
akan keluar suara mendesis. Digunakan untuk membuat meja, nisan dan lantai. Jenis batuan tersebut adalah ….
29. Proses penghancuran bantuan menjadi partikel-partikel yang lebih kecil disebut ….
30. Pelapukan yang disebabkan oleh aktifitas mahluk hidup disebut ….
31. Contoh pelapukan biologi adalah ….
32. Pelapukan yang disebabkan oleh perubahan suhu yang sangat drastic disebut ….

33. Contoh dari pelapukan fisika adalah ….


34. Pelapukan yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia disebut ….
35. Contoh dari pelapukan kimia antara lain ….
36. Berdasarkan susunannya, lapisan tanah terbagi menjadi 3 bagian yaitu ….
37. Tanah lapisan atas biasanya subur karena mengandung ….
38. Tanah lapisan atas yang banyak mengandung humus biasanya berwarna ….
39. Tanah lapisan bawah hanya sedikit mengandung humus dan berwarna ….
40. Bahan induk tanah adalah lapisan tanah yang paling bawah dan biasanya sangat ….

1. Inti bumi dalam, inti bumi luar, mantel bumi, kerak bumi dan atmosfer
2. Atmosfer
3. Troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan eksosfer
4. Mantel bumi
5. Inti bumi
6. Inti luar bumi
7. Bintik matahari
8. Lapisan inti matahari, zona radiasi, zona konveksi, fotosfer, kromosfer dan korona
9. 15 juta
10. Batuan beku ( batuan vulkanik ), Batuan endapan ( batuan sedimen ) dan batuan malihan ( batuan metamorf )
11. Batuan beku
12. magma
13. lava
14. batu obsidian
15. Batu granit
16. Batu andesit
17. Batu apung
18. Batu basalt
19. Batuan sedimen atau endapan
20. Batu kapur
21. Batu serpih
22. Batu pasir
23. Batu breksi
24. Batu konglomerat
25. Batuan metamorf / batuan malihan
26. Batu kuarsa
27. Batu sabak
28. Batu pualam/ batu marmer
29. Pelapukan
30. Pelapukan biologi
31. Pecahnya batuan karena cengkeraman akar, Pelapukan batuan karena lumut, Aktifitas manusia memecah batu.
32. Pelapukan fisika
33. Melapuknya batuan menjadi padang pasir
34. Pelapukan kimia
35. Batu kapur yang larut oleh air, Besi yang berkarat karena terkena panas dan hujan
36. Tanah lapisan atas, Tanah lapisan bawah dan Bahan Induk tanah
37. Humus
38. Hitam
39. Cerah
40. Padat

Jenis tanah juga dapat berbeda di setiap tempat. Hal ini tergantung pada jenis batuan yang mengalami
pelapukan di tempat itu. Jenis tanah dapat dibedakan menjadi tanah berhumus, tanah berpasir, tanah liat, dan
tanah berkapur.

a. Tanah Berhumus
Tanah humus berada di lapisan atas, berwarna gelap dan bersifat gembur. Tanah humus terbentuk dari
pembusukkan tumbuhan. Tanah humus banyak terdapat di hutan tropis. Tanah berhumus merupakan tanah yang
paling subur.
b. Tanah Berpasir
Tanah berpasir mudah dilalui air atau bersifat porous dan mengandung sedikit bahan organik. Tanah ini
terbentuk dari pelapukan batuan. Pada umumnya, tanah berpasir tidak begitu subur karena mengandung sedikit
humus tetapi jenis tanah ini cocok digunakan sebagai bahan bangunan. Namun, ada tanah berpasir yang subur,
misalnya tanah berpasir di sekitar gunung berapi. Hal ini karena adanya abu vulkanik yang mengandung banyak
unsur hara.
c. Tanah Liat
Tanah liat atau lempung sangat sulit dilalui air. Tanah lempung terdiri atas butiran liat yang halus sehingga
bersifat liat. Tanah ini sangat lengket dan mudah dibentuk ketika basah. Oleh karena itu, tanah liat sering
digunakan sebagai bahan dasar pembuatan batu bata dan gerabah.
d. Tanah Berkapur
Tanah ini terbentuk dari pelapukan bebatuan. Tanah jenis ini sangat mudah dilalui air dan mengandung sedikit
sekali humus. Oleh karena itu, tanah berkapur tidak begitu subur. Tanah ini cocok untuk ditanami pohon jati.
e. Tanah Gambut
Tanah gambut terbentuk di daerah rawa-rawa. Tanah ini bersifat asam, berwarna gelap, serta bertekstur basah
dan lunak. Tanah gambut kurang subur sehingga kurang cocok untuk pertanian.
f. Tanah Vulkanik
Tanah vulkanik banyak terdapat di lereng gunung. Tanah ini terbentuk dari material abu yang tertinggal setelah
terjadi letusan gunung berapi. Tanah vulkanik bersifat sangat subur sehingga sangat baik untuk pertanian.
g. TanahPodzolik
Tanah podzolik mudah ditemukan di daerah pegunungan yang bercurah hujan tinggi dan beriklim sedang. Tanah
ini terbentuk dari pelapukan batuan yang banyak mengandung kuarsa sehingga tanah podzolik berwarna
kecoklatan. Tanah podzolik kurang subur sehingga kurang cocok untuk pertanian.
h. Tanah Aluvial
Tanah aluvial disebut juga tanah endapan karena terbentuk dari endapan lumpur yang terbawa oleh air hujan ke
dataran rendah. Tanah aluvial bersifat sangat subur sehingga cocok untuk pertanian.
i. Tanah Laterit
Tanah laterit berada di lapisan bawah. Tanah ini berwarna kemerah-merahan dan tidak subur karena tidak
mengandung humus.
Jenis tanah yang berbeda menyebabkan tanah mempunyai manfaat yang berbedabeda pula. Tanah yang subur
baik untuk bercocok tanam. Kerikil dan pasir dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Tanah liat digunakan
sebagai bahan pembuatan gerabah, batu bata, genting, dan benda kerajinan lain. Jenis-jenis tanah penting kita
ketahui terutama jika akan bercocok tanam. Jenis tanah menentukan tingkat penyerapan air, kandungan mineral
tanah, dan kemampuanakar tumbuhan menembus tanah.

Berikut Jenis Tanah yang Baik untuk Kelapa Sawit :


1. Latosol
Merupakan tanah yang memiliki warna merah hingga coklat sehingga sering disebut dengan tanah merah. Sifat
sifatnya seperti mudah menyerap air, merupakan tanah dalam, memiliki kandungan bahan organik yang sedang
dengan pH tanah netral hingga asam. Jenis tanah Latosol ini banyak dijumpai di Sumatera Utara, Sumatera
Barat, Bali, Jawa, Sulawesi Utara dan Papua. Selain untuk kelapa sawit, tanah Latosol juga sangat baik untuk
tanaman Palawija, Padi, Karet dan Kopi.
2. Organosol
Merupakan tanah yang terbentuk dari hasil pelapukan bahan organik dan merupakan salah satu jenis tanah yang
subur dan terbagi menjadi dua yaitu tanah humus dan tanah gambut. Jika tanah humus tidak perlu dibahas lagi
karena banyak yang sudah tahu kekayaan unsur hara didalamnya, sedangkan untuk tanah gambut cenderung
masam sehingga kurang cocok untuk tanaman lain, hingga saat ini baru kelapa sawit yang cocok tumbuh di
tanah gambut.
3. Alluvial
Tanah aluvial merupakan tanah dengan ciri ciri mirip dengan latosol yang terbentuk dari hasil pengendapan
material halus dari aliran sungai. Jenis tanah ini sering ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS). Berwarna
kelabu dengan struktur dengan sedikit lepas lepas dan mengenai tingkat kesuburan tanah Alluvial tergantung
dari jenis material yang dibawah oleh aliran sungai. Tanah ini sangat cocok ditanami padi, palawija, buah
buahan, tembakau dan berbagai tanaman palma seperti aren dan kelapa.