Anda di halaman 1dari 53
LAPORAN HASIL PEMANTAUAN PENDAHULUAN HYGIENE SANITASI ASRAMA HAJI DONOHUDAN BOYOLALI, JAWA TENGAH TAHUN 2017 M/1438 H ef KEMENKES RI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN SEMARANG 2017 LAPORAN HASIL PEMANTAUAN PENDAHULUAN HYGIENE SANITASI ASRAMA HAJ| DONOHUDAN BOYOLALI JAWA TENGAH Pendahuluan A. Latar Bolakang Sesuai amanah UU No. 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Haji indonesia yang merupakan tugas nasional dan dilaksanakan oleh pemerinteh secara internal kementerian. Kementerian kesehatan merupakan salah satu Kementerian terkait dan bertanggung jawab dalam pembinaan dan pelayanan kesehatan jamaah haji Indone: Saudi, di Perjalanan Pergi/Pulang, Selama di Arab Saudi dan 14 (empat belas) hari setelah kembali ke tanah air. Tanggung jawab pelayanan ini sejak sebelum berangkat ke Arab Penyelenggaraan ibadah haji bertujuan untuk memberikan pembinaan pelayanan & perlindungan yang sebaik-baknya bagi jamaah haji sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan nyaman dan jamaah haji dapat menunaikan ibadah ibadahnya sesuai dengan ketentuen ajaran agama Islam. Kementerian Kesehatan Republik indonesia sebagai bagian dari kementerian yang terlibat dalam penyelenggaraan haji berupaya untuk melakukan tugasnya dengan mengadakan pembinaan dan pelayanan kesehatan pada jamaah haji, baik pada saat persiapan, operasional ibadah haji dan setelah penyelenggaraan ibadah haji Upaya yang dilakukan pada saat persiapan salah satu diantaranya adalah adalah upaya penyehatan lingkungan melalui Pemantauan pendahuluan saritasi asrama haji, yaitu kegiatan Pemantauan, kajian dan rekomendasi. Kegiatan ini bortujuan untuk melakukan penilaian terhadap kondisi sanitasi asrama pada saat sebelum digunakan, sehingga bisa diketahui kekurangan yang ada. dari hasil Pemantauan kan muncul rekomendasi terhadap kekurangan yang yang ada dengan harapan dapat dilakukan perbaikan sehingga saat opersional asrama haji layak untuk digunakan, Di dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 62 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Haji disebutkan bahwa Prioritas panyehatan lingkungan adalah pengendalian vektor penuler penyakit, penyediaan kamar tidur, air mandi dan air minum di asrama embarkasi/debarkasi, pondokan di Arab Saudi, dan di tempat-tempat pelayanan jamaah haji Penyelenggaraan Kesehatan lingkungan dilakukan dengan cara inspeksi kesehatan lingkungan dan intervensi Kesehatan lingkungan. Penyelenggaraan Kesehatan lingkungan di Indonesia ditaksanakan pada asrama haji, pesawet dan catering. Penyelenggaraan kesehatan haji pada asrama haji dan catering dilakukan melalui kegiatan inspeksi kesehatan lingkungan yang dilaksanakan pada 6 (enam) bulan sebelum Jemaah haji masuk asrama haji dana tau pada saat proses Penentuan catering, dengan rekomendasi perbaikan kepada _pihak pengelola/penanggungjawab. Dilanjutkan dengan pelaksanaan pada 1 (satu) minggu sebelum Jemaah haji masuk asrama haji dengan tujuan untuk memastixan kesiapan ‘embarkasi Jemaah haji. Tahap ketiga dilakukan melalui kegiatan inspeksi kesehatan lingkungan dan intervensi kesehatan lingkungan secara rutin selama Jemaah haji berada di asrama haji saat embarkasi/debarkasi Pemantauan pendahuluan asrama haji dilakukan untuk mengetahui kondisi sanitasi lingkungan asrama dengan obyek pemantauan meliputi : kesehatan lingkungan asrama haji, penyehatan sanitasi air, pengelolaan limbah, pengendalian vektor dan pemeriksaan jasa boga. Berdasarkan latar belakang tersebut diatas perlu dilaksanakan Pemantauan pendahuluan agar dapat diketahui kondisi_sanitasi asrama haji sebagai behan evaluasi dan peningkatan pelayanan kepada Jamaah haji. Dasar Hukum 1. Undang-undang No. 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, 2. Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang Keschatan; 3. Undang —undang No. 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji 4. PP No. 40 tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular, 5. Kepmenkes RI No, 416/MENKES/SK/IXIS60 tentang Syarat-syarat dan pengawasan kualitas air, 6. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 829 tahun 1999 tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan 7. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1405/Menkes/SK/X1/2002_ tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan Industri 8. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 62 tahun 2016 tentang Peyelenggaraan Kesehatan Haji 9. Permenkes RI No, 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualtas Air Minum; 40.Permenkes RI No. 2348/Menkes/Per/X1/2011 tentang Perubahan atas, permenkes RI Nomor 356/Menkes/Per/IV/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan | 11. Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Asrama Haji di Indonesia M. Tujuan 4, Tujuan Umum Terwujudnya kondisi sanitasi asrama haji yang memenuhi persyaratan kesehatan sasuai dengan pedoman penyelenggaraan kesehatan lingkungan Asrama Haji di Indonesia 2. Tujuan Khusus @. Terwujudnya kondisi kesehatan lingkungan yang sesuai dengan pedoman penyelenggaraan kesehatan lingkungan Asrama Haji b. Terwujudnya sanitasi air asrama haji sesuai dengan pedoman penyelenggaraan kesehatan lingkungan Asrama Haji ©. Termujudaya pengolahan limbah yang sesuai_ dengan pedoman penyelenggaraan kesehatan lingkungan Asrama Haji. 4. Terwujudnya kondisi Asrama Haji Donohudan yang bebas vektor penyakit sesuai dengan pedoman penyelenggaraan kesehatan lingkungan Asrama Haji. @. Terawasinya jasa boga sesuai dengan pedoman penyelenggaraan kesehatan lingkungan Asrama Haji Donohudan ll, Tim Pemantau Pemantauan dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari (Gambar 1): 1. Pusat Kesehatan Haji, Kementerian Kesehatan R. Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Yogyakarta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah eNeneon Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jateng 9. Unit Pengelola Aset Daerah (UPAD) Wilayah Surakarta Asrama Haji Donohudan 10. Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali IV. Waktu Pelaksanaan Pemantavan pendahuluan hygiene sanitasi asrama haji dilaksanakan pada hari ‘Senin tanggal 27 Maret 2017 mulai pukul 09.00 s/d 15.00 WIB. V. Hasil Pemantauan Hasil Pemantauan secara langsung terhadap kondisi sanitasi dan keadaan bangunan asrama haji dapat disampaikan sebagai berikut : 1) PERSYARATAN KESEHATAN LINGKUNGAN ASRAMA HAJI Sejak pertama kali digunakan tahun 1997 Asrama Haji Donohudan Boyolali terus mengalami perbaikan. Asrama Haji Donohudan terdiri dari beberapa gedung yaitu gedung Jeddah, Gedung Muzdalifan, Gedung Sekertariat PAH, Gedung Makkah, Gedung Madinah, Gedung Arofah, Gedung Shafa, Dapur dan Masjid Al Mabrur. Pemantauan persyaratan kesehatan lingkungan asrama haji meiliputi Pemantauan lantai, , ventilasi, atap, langit-langit, kontruksi, pintu, pagar, halaman taman dan tempat parkir, jaringan instalasi, saluran air limbah, ruangan umum, KMAVC, kamar tidur, dapur, ruang makan, poliklinik, masjid. Secara terperinc| hasil Pemantauan adalah sebagai berikut a, Lantai 1) Secara umum lantai kuat/utuh, bersih, kedap air, rata, tidak licin dan mudah dibersinkan 2) Pertemuan lantai dan dinding belum berbentuk konus/lengkung 3) Diperlukan pemeliharaan lantai di Gedung Jeddah b. Dinding 1) Kondisi umum bangunan/gedung Jeddah, Madinah & dapur rata, bersih, berwama terang dan mudah dibersihkan. cc. Venti 1) Ventiiasi alam (lubang ventilasi) di gedung Madinah lantai serta dapur telah memenuhi batas minimum 15 % dari luas lantai, 2) Kamar tidur di gedung Madinah dan Makkah menggunakan ventilasi mekanis berupa AC. 3) Ventilasi ruang kamar perlu dipasang kasa |. Atap 1) Kondisi atap secara umum baik terbuat dari genteng cor dan dalam kondisi baik. 2) Atap sudah diupayakan bebas dari serangga dan tikus. Langit-langit 1) Kondisi umum langit-langit gedung Jeddah, Madinah dan dapur secara umum baik, bersih, kuat, tinggi langit4angit minimal 2,7 m dari lantai, berwama terang dan mudah dibersihkan, 2) Plafon di gedung Arofah dan Gedung Jeddah rusak (Gambar 2) Konstruksi Balkon, Beranda & Talang 1) Kondisi di balkon, beranda dan talang tidak ada genangan air (karena musim kemarau), Konstruksi kuat, bersih serta tidak ada jentik nyamuk 2) Di Gedung Makkah ditemukan cerobong TPS bau dan berserakan (Gambar K)] Pintu 1) Masih ditemukan pintu di Gedung Makkah dalam kondisi rusak Pagar 1) Kondisi pagar asrama kuat/kokeh dengan pagar pintu masuk yang dengan dilengkapi pagar yang tinggi serta kanopi. Halaman taman dan tempat parkir 1) Halaman parkir cukup luas dan bersin dan mampu menampung mobil pengunjung 2) Berdebu dan jumiah tempat sampah kurang 3) Halaman masjid dan halaman parkir masih ditemukan adanya genangan Jaringan Instalasi 1) Jaringan instalasi aman dan terlindung 2). Masih ditemukan instalasi yang berserakan di Gedung Makkah Saluran air limbah 4) Seluran limbah domestik dari asrama haji baik digedung Makkah dengan ‘sistem tertutup menggunakan pralon plastik dan dialirkan ke selokan. 2) Lubang saluran air limbah dari dapur tdak dilengkepi dengan kisi-isi, sehingga memungkinkan tikus masuk ke dapur, 3) Selokan air imbah ada genangan air limbah yang mengendap (Gambar 4). Ruangan Umum Ruangan umum di Asrama Haji Donohudan metiputi = 1) Gedung Jeddah a Gedung jeddah meliputi Ruang penerimaan Jamaah Calon Haji, Ruang Pemeriksaan Dokumen, dan Poliklinik, Kegiatan yang diiakukan digedung Jeddah adalsh untuk menerima jamaah saat kedatangan dengan daya tampung lebih dari 400 jamaah. Kondisi bersih, terdapat tempat sampah tertutuprkedap air, bebas dari binatang pengganggu dengan pencahayean yang balk, perlunya ditambah CCTV di ruang bagasi agar dapat dievaluasi setiap minggunya. 2) Gedung Madinah Gedung Madinah digunakan untuk transit/istirahat bagi jamaah Calon Haji yang masing-masing terdiri dari 3 lantai dengan kapasitas pada tiap lantainya kurang lebih sebanyak 385 jamaah (kecuali gedung madinah lantai Idan Makkah Lantal 3 dgunakan untuk tidur tamu VIP/petugas) 3) Setiap kamar menampung 10 jamaah dengan jumlah kamar mandi sebanyak 2 ruangan (dengan kloset duduk dan jongkok). Kamar Mandiwe 1) Setiap Kamar dilengkapi dengan 2 (dua) buah KMIWC yang menggunakan shower/kran di setiap kamar untuk gedung. 2) KMIWC di gedung Jeddah terpisah antara lakitaki dan perempuan, telah dilengkapi dengan wastafel 3) Saluran air limbah dilengkapi dengan penahan bau. 4) Jamban berbentuk lehar angsa 5) Pencanayaan baik Kamar Tidur 1) Kamar tidur terpisah antara pria dan wanita. 2) Kondisi secara umum cukup bersih & rapi, untuk setiap ruang tempat tidur terdapat 10 tempat tidur (bukan susun). 3) Perbandingan tempat tidur dengan luas lantai Kurang dari 4,5 m2 per TT 4) Pencahayaan baik Dapur 1) Kondisi dapur secara umum baik : Lantai keramik, rata, kedap air, tidak licin, den mudsh dibersihkan 2). Ventilasi cukup dan diberi kawat kasa (Gambar 5) 3) Terdapat exhaust fan untuk membuang udara kotor dan aerasi ruangan yang perlu perbaikan (Gambar 6) 4) Dinding tidak mudah menyerap air, tidak berjamur dan cendawan 5) Limbah dapur disaring dengan saringan lemak (grease filler) 6) Lebar pintu lebih dari 80 cm dan dapat membuka keluar atau kedalam (two ways) dan dapat menutup senditi (self close) 7) Pinta dilengkapi dengan tirai plastix, namun ketebalan tirai plastik kurang. (Gambar 7) 8) Dapur dilengkapi dengan ruang pengolahan, pencucian, ruang peracikan, gudang penyimpanan bahan makanan dan bak pencuci 9) Pencahayaan baik Ruang Makan Secara umum kondisi ruang makan adalah sebagai berikut : 1) Ruang makan jamaah ada disetiap lantai gedung Makkah dengan kapasitas 985 kursi. 2) Terdiri dari bangunan dengan struktur lantai dan dinding yang kuat dan bebas dari pencemaran. 3) Pintu yang berhubungan dengan halaman tidak dibuat rangkap dan terbuka ‘sehingga memungkinkan serangga masuk. 4) Tidak berhubungan dengan ken/we. 5) Tersedia wastafel, air mengalir lancar, tapi belum tersedia sabun dan kain lapitisu di gedung Mekah dan Madinah karena memang belum digunakan Untuk operasional haji Poliklinik 4) Secara umum ruang poiiklinik dan ruang Pemantauan Akhir cukup bersih dengan dinding berwarna terang. 2) Ventilasi, pencahayaan dan sirkulasi udara cukup baik. 3) Tersedia tempat sampah tertutup, namun belum terpisah antara sampah organic, non organik dan sampah medis.karena belum operasional Haji 4) Ruang obeservasi wanila dan pria terpisah, 5) Terdapat KMIWC khusus untuk pesien wanita/pria 6) Tersedia akses pasien dari ruang perawatan menuju ambulance untuk merujuk pasien ke rumah sakit. 7) Tersedia ruang pengeluaran dahak pasien, namun perlu dilengkapi dengan atap yang transparan, 8) Pencahayaan baik 9) Sudah dilakukan Pembangunan ruang laboratorium Masjid 1) Lingkungan/halaman masjid bersih dan terawat 2) Belum tercukupinya jumlah tempat sampah yang tertutup, kedap air dan terpisah_sampah organik dan anorganik. 3) Kerpetisajadah perlu dibersihkan/dicuci 4) Tersedia rak sepatu/sandal. 5) Tersedia tempat wudhu yang terpisah antara pria dan wanita, 6) Tersedia mukena yang bersih 7) Bebas dari binatang pengganggu 6) Lantai masjid perlu adanya penambahan keset dari bahan yang dapat menyerap air utamanya pada tempat-tempat yang kontak dengan air. 2) PENYEHATAN SANITASI AIR a. Sumber Air Minum 1) Air bersih yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari berasal dari sumur artesis 2) Air minum untuk jamaah adalah air minum dalam kemasan galon yang rencananya dipasang di depan kamer tidur jamaah. b. Ketersediaan Air 1) Air bersin di asrama haji bersumber dari sumur yang kemudian ditampung dalam reservoir dengan kapasitas 180.000 liter. 2) Pada saat operasional kegiatan haji secara kuantitas mencukupi dan mampu mengalir lancar untuk keperluan dapur, kamar mandi, wastafel, dan kebutuhan lain lain dan mampu mencapai jaringan perpipaan yang terjauh. c. Persyaratan Fisik dan kimia terbatas, 1) Kualitas fisik air bersih di asrama haji saat Pemantauan pendahuluan dilakukan di gedung madinah, ruang dapur, ruang poliklinik dengan parameter bau, wamna, rasa, sisa chlor, pH, temperatur dan TDS masih dalam batas normal, (Gambar 8 & 9) a. 2) Hasil Pemantauan sebagai berikut PEMANTAUAN NO LOKASI SEA BAU | RASA| WARNA | SUHU | PH | TDS CLOR 1 |ReservoirPAM | tidak | tidak | tidak | 27,9 |7,7| 285 | 0,07 2 |DapurAsrama | tidak | tidak | tidak | 28,0 |7,0| 237 | 005 3 | Gedung Makkah | tidak | tidak | tidak [27,1 [2[ 234 | 00 Ltt 4 | Gedung Jeddah | tidak | fidak | tidak | 26,9 [80] 232 | 00 Ruang Poliklinik Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut diatas persyaratan fisik air bersih masih dibawah kadar maksimum yang diperbolehkan sesuai dengan Permenkes RI No, 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air, namun untuk parameter tambahan lapangan berupa pemeriksaan sisa chlor hasiinya masih kurang dari kadar minimum 0,2 mg/L Porsyaratan Bakteriologis Dilakukan pengambilan dan Pemenksaan sampel air bersih di asrama haji donohudan untuk parameter bakteriologis dan kimia dengan hasil sebagai berikut fio Asal Sampel px | S82 MPN Idontifikasi Chlor | Coliform E, Coli 1 | Reservoir Induk Asrama Haji | 7,7 | 0,01 93 Negati 2. | Kran Dapur Asrama Haji 7,0 | 0,05 37 Negatif | Dari hasil diatas menunjukken total coliform dalam air yang ada di Teservoir induk melebihi kadar maksimum yang diperbolenkan sampel sesuai dengan Permenkes RI No, 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air dengan kadar maksimum yang diperbolehkan yaitu 50/100 ml sampel, sehingga diperlukan proses pengolahan air bersih agar sesuai dengan Kadar Maksimum yang diperbolehkan. . Persyaratan Fisika dan Kimia Lengkap Hasit pemeriksean bersih secara fisika dan kimia lengkap adalah sebagai berikut: 1. Reservoir Induk Asrama Haji No Parameter Satuan Hasil Analisa | Kadar maksimum yang, diperbolehkan A FISIKA 4. Bau - ‘Tak Berbau Tak Berbau 2. Rasa é ‘Tak Berasa Tak Berasa iS. Suhu °c 26,7 ‘Suhu udara + 3°C \4. Warna Skala TCU <1 50 5. Zat Padat Terlarut] — mg/l 216 1500 (TDs) B IKIMIA 1. pH mg/l 731 65-90 2. Besi mg/l 0,064 1,0 3, Mangan. mg/l 0,017 05 4. Kesadahan (CaCO3) mg/l 165 500 IS Nitrit moll 0,013 10 [6 Nitrat mg/l 0s 10 7. Flourida mg/l 0,18 15 18. Khlorida mg/l 7 600 la. Cyanida mg/l < 0,002 of 0. Sutfat mg/l 6 400 11. Kadmium mg/l <0,0020 0,005 12. Zat Organik (KMinO.) mg/l 0 10 2. Kran Dapur Asrama Haji No Parameter Satuan HasilAnalisa | Kadar maksimum yang @ =ReSr © << << <<< REPUBLIK INDONESIA SELAMAT DATANG TIM PEMANTAUAN PENDAHULUMN HIGIENE SANITASI ASRAMA HA! a TANORUDAN Boyoll KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA PEMANTAUAN PENDAHULUAN HIGIENE SANITASI ASRAMA HAJI ( DONOHUDAN BOYOLALL ~ Boyolali, 27 Maret 2017. spop2017 Dasar Hukum 11. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1962tentang Karantina Udara “4, Undang-Undarg No, $6 tahun 2009 tentang Kesehatan; 5. Peraturan Pemeritah tabun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular 6. eraturan Pemeripeah Nemor 79 Tanun 2012 tentang Pelaksanaen Undang Undang Noro 13 Tahun 2008 Penpolenggaraan Ibadah Haft a 7 7. eraturan Pemerita Nemor 66 Tahun 2016 tentang Kesehatan Lingkungan 8. Pereturen Mentor Kesehatan Repubtik indonesia Nemor 374/MENKES/PERMI/2010 tentang Pengendlian +10, Peraturan Mentert Kesehatan Repubik indonesia Nomar 1096/Menkes/Per/VV/20"1 tentang Higiene Sant 11, Peraturan Menter Keschatan Republi indonesia Nemor 2348/MENKES/PER//2011 tontang Ferubaan ‘Mocert Reschstan Nomor 386 tahun 2008 tentang Organist dan Teta KerjatKontr Kesehstan Pelibahan 12, fetuan tr Keeani nde Nome €2 Tahun 296 Tenn Pree Kesehatan 1D Aepitian ener Reet BN AVOMEMRESSAICWO etna Sao sya a pengavesan Maa 415. Kenutusan Menter! Kesehatan R No. 1405/Menkes/SK/X/2002tentane Persvaratan Kesehatan Lt Pethantoran gan Indust! 16, Pecorran Penyelenggaraan Kesehatan Lingkurgan Asrama Mot dl indonesia, Tahun 2010 4/10/20: 4/10/2017 mean eia eee ec UCN Cura persyaratat sel an sesuai dengan pedoman Pree anee eco CUMBIA sce nl Meru porary eee tne Ta s CeO ee ee ur Penn ec Geer Se eect ete ei | PERLINDUNGAN KESEHATAN HAJI DENGAN PENYELENGGARAAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI INDONESIA (ta, san. ra Sas rameters velar vee revs UPAYA PERLINDUNGAN KESEHATAN HAJI DENGAN PENYELENGGARAAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI INDONESIA 4/10/21 afnoyag47 ROAD MAP OPERASIONAL Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan pads Asrama Haji dan Kateriig “tie TAHUN 1438 H /2017 M ee emit TIM PEMANTAUAN PENDAHULUAN ASRAMA HAJ| DONOHUDAN }. Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Ditjen Pencogahan dan Pengendalian Penyakit Direktorat Kesehatan Lingkungan, Ditjen Kesehatan Masyarakat . Pusat Kesehatan Haji, Kementerian Kesehaten R.t 1. Dinas Kesehatan Provinsl Jawa Tengah . Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah . Biro Bina Mental Setda Provirsi Jawa Tengah Balat Besar Teknik Kesehatan Linghungan & Pengendallan Penyakit Yogyakarta Kantor Kesehatan Peiabuhan Semarang . Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 110.Dinas Pendapatan dan Pengetolaan Aset Daerah Provinsi Jawa Tengah 11.Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolalt 12.Pengelola Asrama Haji Donohudan Boyoialt VARIABEL PEMANTAUAN SANITASI LINGKUNGAN ASRAMA HAJI 1.KESEHATAN LINGKUNGAN ASRAMA HAJI 2.PENYEHATAN SANITASI AIR 3.PENGAWASAN JASA BOGA 4,.PENGELOLAAN LIMBAH 5.PENGENDALIAN VEKTOR . Lantai 10. Jaringan Instalasi . Dinding 11. Saluran air timbah . Ventitast 12. Ruangan umum, . Atap 13. Kamar Mandi/WC . Langit-langit, 14, Kamar tidur . Kontrukst Balkon, Beranda dan talang 45. Dapur . Pintu 16. Ruang Makan . Pagar 17. Poliklinik . Halaman Taman dan Tempat Parkir 18. Masjid/Mushola 4/10/2017 1, Sumber air minum, 2. Ketersediaan air 3, Persyaratan fisik 4, Persyaratan bakteriologis, 5, Persyaratan kimia 1, Limbah domestic a. Jamban b. Air Limbah 2. Limbah Medis 3. Sampah 4/10/20 17 ABs < 5% . BEBAS LALAT, KECOA, TIKUS, BINATANG PENGGANGGU LAIN |. KONSTRUKS! BANGUNAN > TIDAK SEBAGAl TEMPAT PERKEMBANGBIAKAN NYAMUK, LALAT, KECOA, TIKUS TPS -> TIDAK JAD! TEMPAT PERKEMBANGBIAKAN LALAT INSEKTISIDA > TOKSISITAS YANG RENDAH THD MANUSIA, TIDAK PERSISTEN TEMPAT PENAMPUNGAN AIR / GENANGAN AIR > TIDAK ADA JENTIK " INDEKS LALAT DAN KECOA-> MEMENUH! PERSYARATAN INDEKS KEPADATAN LALAT : MAX 8 EKOR/FLY GRILL (100X100 cm > 30, MERIT) INDEKS KEPADATAN KECOA : MAK 2 EKOR/PLATE (20X20 cm > 24 JAM) MAKANAN, 2. PERLINDUNGAN MAKANAN _PERALATAN MAMANAN DAN MASAK AR KOTOR . PERPIPAAN FASILTAS CUCI TANGAN DAN TOILET. |. PENBUANGAN SAMPAK 3. PENGAWASAN SERANGGA, TIKUS, DAN HEWAN LAN ANTAL NDING, LANGFT-LANGIT |< PENCAHATAAN PENGHAWAAN - KAMAR PAKATAN LALA 4/10/21 17 TARGET POIN PENCAPAIAN INDIKATOR Persyaratan Kesehatan Lingkungan Asrama Haji Penyehatan Sanitasi Air Pengolahan Limbah Pengendatian Vektor PEMBAGIAN TIM PEMANTAUAN PENDAHULUA! Pusat Kesehatan Hal, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Direktorat Kesehatan Linghungan KKP, Biro Bina Mental Setda Provinsi Jateng Penyehatan Sanitast Air BBTKLPP, BalabKes Provinsl Jateng, Dinkes Boyolati, KP Pengolahan Limbah DinketProv Jateng, PAH Donohudan, KKP Pengendalian Vektor KP, Kanwil Kemenag Jateng, DPPAD Prov Jateng f 4/10/2017 TERIMA KASIH at INSTALAS! LABORATORIUM » KANTOR KESEHATAN PELABUHAN SEMARANG PORT HEALTH OFFICE OF SEMARANG KEMENKES RI 41, WR Supraiman No.6 Semarang Tolp, (024) 76671015 Jawa Tengah - Indonesia yaw kespalgemarang.com HASIL PEMERIKS: 1H 41. No. Sampel 2 LABABI27. 0112017 2. Asal Sampel ‘Asrama Haji Donohudan 3. Lokasi Pengambiian Reservoir Induk Asrama Haji 4, Tanggal Pengambilan 27 Maret 2017 5. Tanggal Pemeriksaan 27 Maret 2017 6. Waktu Pemeriksaan 10.45 7. Volume Sampat 1 200 mi 8, Jenis Pemeriksean Fisike den Kimia Terbatas Baku Mutu PERMENKES RI No| PARAMETER HASIL Ne GNENKESIPERYIX1990) SATUAN | KETERANGAN FISICA 4. |Warna Warna’ Tidak Benwarna = [Organoleptik | VW Tidak Berwarma 2 [Resa Rasa Tidak Berasa > |Organoteptk [V_|Tidak Berasa is [Bau Bau Tidak Berbau > JOrganoleptix [D7 Jridak Berbau la_|Suhu 27,9 $50 °G__ |Termometer 5. |Kekeruhan nin Jerri = [Organotepti« idak Jernin fe. |tat Padat Tertarat 286 = 1500 ingh_ [Potensiometer| (TDs) | [B_|KIMIA TERBATAS 1 [pH 77 65-00 = |Potensiometer a [Sisa Chior 0,01 — 202 Tagi_— |Colourimeter *) Hasil analisa hanya berlaku untuk sampel yang i uli Demikian hasil pemeriksaan laboratorium ini kami sampaikan untuk capat digunakan seperlunya Semarang Petuges Pemeriksa (AL 4 “ KEMENKES RI Jl. WR Supratman No. 6 Semarang Jaws fa Tengah - Indonesia INSTALAS! LABORATORIUM KANTOR KESEHATAN PELABUHAN SEMARANG PORT HEALTH OFFICE OF SEMARANG Telp. (024) 76671015 wvew hespelsemarang.com HASIL PEMERIKSAAN AIR BERSIH 1. No. Sampel LAB.AB/27.O2/1V2017 2. Asal Sempel Asrama Haji Donchuden 3. Lokasi Pengambilan Dapur Asrama Hail 4. Tanggel Pengambilan 27 Maret 2017 5, Tanggal Pemeriksaan 27 Maret 2017 6. Waktu Pemenksaen 11.00 7. Volume Sampel 200 mi 8. Jenis Pemeriksaan Fisika dan Kimia Terbates Baku Mutu PERMENKES RI No] PARAMETER HASIL No. 416/MENKES/PERIXre90| SATUAN | KETERANGAN A |FISIKA 3. [Wana JWarna Tidak Berwarna = [Organotepti« V_]Tidak Berwama [2 [Rasa Rasa Tidak Berasa > [Organoteptix V]Tidak Berasa = [Bau Bau Tidak Berbau > [Orcanoteptic [often aes la [Suku 28 25C —|Tenromater —| 6. |Kekeruhan [A Jerin Jemih - lOrganoleptik Tidak Jernih 6. [zat Padat Terarut 237 = 1500 mg |Potensiometer (crs) ‘i [B _|KIWIA TERBATAS [pH 70 65-90 = [Potensiometer 2. |Sisa Chior (0.05 202 Tg _[Colourmeter *) Hasil anaiisa hanya berlaku untuk sampel yang di uj Demikian hasil pemerksaan laboratorium ini kami sampaikan untuk dapat digunakan seperlunya ‘Semarang Petugas Pemeriksa p * KEMENKES RI INSTALAS! LABORATORIUM KANTOR KESEHATAN PELABUHAN SEMARANG PORT HEALTH OFFICE OF SEMARANG Ji. WR Supratman No. 6 Semarang Jawa Tengah - Indonesia Telp. (024) 78671015 vow. kespelsemarang.com Hi EMERI BERS! 1. No. Sampel LAB.AB/27,03/I112017 2. Asal Sempel Asrama Haji Donohudan 3. Lokasi Pengambilan Makkah Lt, 1 4. Tenggal Pengambilan 27 Maret 2017 5. Tanggal Pemerksaan 27 Maret 2017 6. Waktu Pemerksaan 12.30 . Volume Sampe! 200 mt 8. Jenis Pemeriksaan Fisika dan Kimia Terbates Baku Mutu PERMENKES RI No| PARAMETER HASIL Ne steMENKESIPERAX/iga0| SATUAN | KETERANGAN A_[FISIKA 4. [Waa JWarna Tidak Berwarna = [Organoleptik V_ Tidak Berwama 2 [Rasa Rasa Tidak Berasa > [Organoteptix Tidak Berasa 3 [eau Bau Tidak Berbau > [Organoteptix [Tidak Berbau l_|Suhu 2A 23°C oC |Termometer is. |Kekeruhan [Jernin Jemin lOrganoleptik [Tidak Jernih 6 [fat Podat Terarut 24 = 1500 mg [Potensiometer (Tos) IB |KIMIA TERBATAS [pH 62 65-00 = [Potensiometer [2.__|Sisa Chior 00 202 mg |Colourmeter *) Hasil analisa hanya berlaku untuk sampel yang di uj Demikian hasil pemeriksaan laboratorium ini kami sampaikan untuk dapat digunekan sepertunya Semerarg Petugas Pemeriksa @ p INSTALASI LABORATORIUM » KANTOR KESEHATAN PELABUHAN SEMARANG PORT HEALTH OFFICE OF SEMARANG KEMENKES RI JL WR Supratman No. 6 Semarang awa Indonesia HASIL PEMERIKSAAN AIR BERSIH, 1. No, Sampel LAB.ABI27.03112017 2. Asal Sempel ‘Asrama Haji Donchudan 3. Lokasi Pengambilan Polk 4. Tanggel Pengambilan 27 Maret 2017 5 Tanggal Pemeriksaan 27 Maret 2017 6. Waktu Pemenksaan 12.40 7. Volume Sampet 200 mi 2. Jenis Pemeriksaan Fiska dan Kimia Terbotos Baku Mutu PERMENKES RI No| PARAMETER HASIL aaa eee ccomerevgisao| SATUAN | KETERANGAN A |FISIKA 1 |Warna Warne “Tidak Berwarna > [Organotepti V_ Tidak Berwarna rz [Rasa Rasa Tidak Berasa 7 |Oreanoteptix V_|Tidak Berasa 5. [Bau Baw Tidak Berbau > |Oreanoteptic [LW }Tidak Berbau [Soh 259 TRC S__[Termometer 5. _|Kekeruhan V Joerin lemih ~ [Organoleptic [Tidak Jernin 6. [det Padat Tedorat 232 = 1600 mag! [Potensiometer (ros) [B __[KIMIA TERBATAS tf [oH 0 35-90 ~~ Potensiometer 2 |Sisa Chior “00 202 sal fer *) Hasil analisa hanya berlaku untuk sampel yeng di uji Demikian hasil pemeriksaan laboratorium ini kami sampaikan untuk dapat digunakan seperlunya ‘Semarang Petugas Pemeriksa PEMERINTAH KOTA SURAKARTA DINAS KESEHATAN UPT LABORATORIUM KESEHATAN Jin. Jamsaren No. 38 Serengan Telp (0271) 635133 SURAKARTA 57155 ‘Surakarta, 05 April 2017 No, Agenda :443.5/LabKes/AB! 913 Kepada Yth. Penhal Hasil Pemeriksaan Bakteriologis ‘Ac Bersih Penanggungiawab KKP Wil.Ker. Bandara Ad) Soemarmo Ji, Panasan Baru, Ngesrep, Ngemplak Boyolalt Disampaikan dengan hormat hasil pemeriksaan laboratorium kami adalah sebagai berikut : / Jenis Sampel : Air Bersih Pengambil Sampel : Petugas KKP Wil.Ker. Bandara Adi Soemarmo | Tanggal Pengambilan Sampel_ : 27 Maret 2017 / 10.30 } ‘Tanggal Pemerksaan Sampel : 27 Maret 2017 / 12.00 } Parameter Pemeriksaan Total Coliform / 7 Hasil Pemeriksaan : Metode MPN Tabung Ganda 3-3-3 cx Uraian Contoh Uji Air Bersin Kran Dapur Asrama Haji x Kadar Maksimal | No | compel | Parameter Hasil Yang diperbolehkan Lab Pemeriksaan | Pemeriksaan [2 i3a,| _ Non pipaan | Perpipaan Satuan | Keterangan | | 243 | Air Bersih Total 7 <10 <50 | Per 100mi| Memenuhi Coliform Sampel Syarat —! ‘Rojuien Baka Mula Par an Kes RING. 4¥6 Men Kee 7 /1K1 1000 terlang pereyaratan Wualiae air bork Demikian hasil pemeriksaan kami untuk dapat digunakan seperlunya. Faved SEHATAN, | 1. Hasil uj ini hanya berlahu untuk contoh yang clu 2 Laporan hast pemerksaan ini tidak Dolen aigandatan tanpa set Ka UPT Laboratorium Kesehatan DKK Surakarta Penata Tk. 1 IP. 19770725 200501 1 011 PEMERINTAH KOTA SURAKARTA DINAS KESEHATAN UPT LABORATORIUM KESEHATAN Jin. Jamsaren No. 39 Serengan Telp (0271) 626133 SURAKARTA._ 57155, ‘Surakarta, 05 April 2017 No. Agenda : 443.5/Lab.Kes/AB/ 914 Kepada Yth. Penal enn akiortoiogs Penanggungjawab KKP Wil.Ker. Bandara Adi Soemarmo 4, Panasan Baru, Ngesrep, Ngemplak Boyolali Disampaikan dengan hormat hasil_ pemeriksaan laboratorium kami adalah sebagai berikut : Jenis Sampel Air Bersih Pengambil Sampet Petugas KKP Wil Ker. Bandara Adi Soemarmo ‘Tanggal Pengambilan Sampel_ : 27 Maret 2017 / 10.45 Tanggal Pemeriksaan Sampel : 27 Maret 2017 / 12.05 Parameter Pemeriksaen Total Coliforms Hasil Pemeriksaan :Metode MPN Tabung Ganda 3-3-3 Uraian : Contoh Uji Air Bersih Reservoir Induk Asrama Haji yT ] Kadar Maksimal No | Parameter Hesil Yang diperbolehkan Lab| S8mPel | Pemeriksaan | Pemerksaan (Sanisaan | . Non | Satuan | Keterangan | {| | Perpip: Perpppaan [24a] AirBersin | Total 93 <10 <50 | Pert00mi| _ Tidak | Coliform Sampel | Momenuhi | Syarat l = _ 1 Rojukan Baku Mutu: Par Wen Kes RING, 4767 Men Kes / Per 1X7 1600 tentang persyaratan kualitas air bersih Demikian hasil pemeriksaan kami untuk dapat digunakan seperlunya ere Ikac{IPT LABORATORIUM KESEHATAN 41 Has jini hanya beraku untuk conteh yang dia 2. Laporan has pemerksean ni tdak bolen Ggandakan tanpe sejin a UPT Laboratorium Kesehatan OKK Surakarta, Penata Tk. | /ANIP, 19770725 200501 1.011 No, Agenda Perihal PEMERINTAH KOTA SURAKARTA DINAS KESEHATAN UPT LABORATORIUM KESEHATAN Jin. Jamsaren No, 39 Serengan Telp. (0271) 696133 SURAKARTA 57155 443.5 ( Lab.Kes / AB/ 9] Hasi! Pemeriksaan Fisika,Kimia Air Bersih Surakarta , 05 April 2017 Kepada Yth. Penanggungjawab KKP WiLKer. Bandara Adi Soemarmo Ji. Panasan Baru, Ngesrep, Ngemplak, Boyolali Disampaikan dengan hormat hasil_ pemerksaan laboratorium kami adalah sebagai berikut No. Kode Lab. Jenis Sampel Nama Pengambil Sampel Tanggal / Jam Pengambilan Sampel Tanggal / Jam Pemeriksaan Sampel 289 Air Bersih Petugas KKP Wilker Bandara Adi Sumarmo 27 Maret 2017 / 09.00 28 Maret 2017 / 09.00 Parameter Pemeriksaan Fisika, Kimia Lengkap Uraian Contoh Uji Air Bersih Kran Dapur Asrama Haji Kadar maksimum N Parameter Satuan | HasitAnaisa | or diperbolonkan Keterangan ‘A. | FISIKA | 1. Bau - Tak Berbau Tak Berbau Memenuhi Syarat 2. Rasa : Tak Berasa Tak Berasa 3. Suny °C | UWA:26,7128.0 | Sunuudara+ °C 4, Wama ‘Skala TCU <1 50 5, Zat Padat Terlarut (TOS) | mg/ iter m2 1800 B. | KIMIA 1. pH : 675 65-90 2, Besi mg ! Iter oor 10 3. Mangan mg/liter 0,155 05 4. Kesadahan (CaCO) mg ! iter 165 500 5. Nitit rg J iter ote 10 6. Nitrat mg ! Iter 07 10 7. Florida mg | Iter <0,10 15 8. Khlorida g/liter 8 800 8. Cyanida img / liter 0,030 on [10. Suifat mg/liter | 4 400 11. Kadmium mg / Iter <0,0020 0,005 12, Zat Organik (KMnO.) mg / liter ) 10 Rujukan Baku Mutu : Per Men Kes RINo. 410/ Men Kes /Per/ 1X7 1980// tentang persyaratan kualtas air bersin Catatan ‘1 Hasi jini hanya beslaku untuk contoh yang dij 2. Laporan hasi pemerksean in dak boleh igandokan tanpe sein Ka UPT Laborateriam Kesehatan OKK Surakara Ka, UPT LABORATORIUM KESEHATAN DINAS KESEMA’ KOTS TA