Anda di halaman 1dari 1

TINGKAT KEPUASAN PASIEN DALAM MENERIMA PELAYANAN KESEHATAN

DI UPT PUSKESMAS KAMPUNG MELAYU

EPI KUSMITA
NPM F0I118021

Program Studi D3 Farmasi


Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Bengkulu
viii+ 40alaman, 2 bagan, 3 tabel, 8 lampiran

ABSTRAK

Latar Belakang. Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang
dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata
penduduk serta penyelenggaraannya sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan yang
telah ditetapkan. Kepuasan konsumen atau kepuasan pasien dapat dikatakan sebagai tolak
ukur untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan oleh Instalasi Farmasi. Jika
kepuasan pasien yang dihasilkan baik, berarti pelayanan yang disuguhkan oleh Instalasi
Farmasi tersebut juga sangat baik. UPT Puskesmas Kampung Melayu didapatkan hasil
jumlah rata-rata kunjungan pasien per bulan pada tahun 2018 sebesar 241 orang, dibanding
dengan jumlah kunjungan pada bulan 2017 yang hanya mencapai 305 orang. Sedangkan
pada tahun 2019 periode Januari 2019 sebanyak 110 orang. Penurunan tersebut bisa
disebabkan karena meningkatnya derajad kesehatan atau bisa disebabkan karena
menurunya pelayana kesehatan di puskesmas tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui
tingkat kepuasan pasien dalam menerima pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas
Kampung Melayu.
Desain Penelitian. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif
analitik dengan jumlah sampel 86 orang menggunakan teknik purposive sampling.
Penelitian dilakukan di UPTD Puskesmas Kampung Melayu pada tanggal 1 – 30 April
2019. Data dianalisis secara univariat.
Hasil Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan 59,3% berpendidikan SMA, 73,2%
berjenis kelamin perempuan, dan 26,8% bekerja sebagai ibu rumah tangga. Berdasarkan
tingkat kepuasan diketahui 12,8% responden tidak puas terhadap pelayanan kefarmasian,
84,9% menyatakan puas dan 2,3 % menyatakan sangat puas terhadap pelayanan
kefarmasian di UPTD Puskesmas Kampung Melayu Rejang Lebong.
Saran Untuk tetap mempertahankannya terlebih bisa meningkatkan kualitas tersebut
menjadi sangat puas seperti unsur pelayanan kefarmasian pada dimensi tangibles, dimensi
responsive, dan dimensi emphaty. Selain itu hendaknya management puskemsas
meningkatkan keahlian kefarmasian pada aspek kecepatan pelayanan dengan melakuka
pelatihan agar berjalan lebih optimal sehinga aspek kecepatan peyanan bias berjalan
dengan bail lagi

Kata kunci : pelayanan kefarmasian, tingkat kepuasan