Anda di halaman 1dari 1

CERPEN

Pagi itu warna langit cerah, angin berhembus sepoy sepoy. Namun tidak bagi Ujang, seorang
pemuda yang hati nya sedang galau. Kegalauan itu bermula dari telfon dari dosen penguji yang
berhalangan untuk hadir pada saat seminar proposal yang hanya tinggal 3 hari itu. Ujang pun jadi tergopoh
gopoh menyadari bahwa seminar nya terancam batal jika tidak ada penguji. Ujang pun diam di sudut
mushalla, dia tahu tidak ada tempat mengadu yang lebih baik selain mengadu pada yang maha kuasa.
Kuasa mengatur apa pun, kuasa pula untuk membolak balikkan hati hamba nya. Ujang pun merenung dan
memutuskan untuk ikhlas. Bahwa kita hanya bisa berkehendak dan berusaha, keputusan adalah hendak
yang kuasa. Semua sudah dalam grand design yang maha sempurna. Dari sudut kota yang lain, istri ujang
tercinta dengan tiada lelah memberi support agar ujang tetap semangat. Jalani saja dengan bahagia.
Semua yang dari nya adalah yang terbaik. Begitulah cerita ujang pagi ini.