Anda di halaman 1dari 21

MODUL PEMBELAJARAN FISIKA

KELAS X KURIKULUM 2013

FISIKA
SMA
MODUL FISIKA – GERAK PARABOLA

BAHAN AJAR FISIKA | By Ragil Mery Yaniska, S.Pd


PENDAHULUAN
Pada pokok bahasan Gerak Lurus, baik GLB, GLBB dan GJB, kita telah membahas gerak
benda dalam satu dimensi, ditinjau dari perpindahan, kecepatan dan percepatan. Kali ini
kita mempelajari gerak dua dimensi di dekat permukaan bumi yang sering kita jumpai
dalam kehidupan sehari-hari.

Pernakah anda menonton pertandingan sepak bola ? mudah-mudahan pernah walaupun


hanya melalui Televisi. Gerakan bola yang ditendang oleh para pemain sepak bola kadang
berbentuk melengkung. Mengapa bola bergerak dengan cara demikian ?

Selain gerakan bola sepak, banyak sekali contoh gerakan peluru/parabola yang kita jumpai
dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya adalah gerak bola volly, gerakan bola basket,
bola tenis, bom yang dijatuhkan, peluru yang dtembakkan, gerakan lompat jauh yang
dilakukan atlet dan sebagainya. Anda dapat menambahkan sendiri. Apabila diamati secara
saksama, benda-benda yang melakukan gerak peluru selalu memiliki lintasan berupa
lengkungan dan seolah-olah dipanggil kembali ke permukaan tanah (bumi) setelah
mencapai titik tertinggi. Mengapa demikian ?
Untuk menjawab fenomena diatas, lebih jelasnya kita bahas gerak parabola dan
manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 2


Kompetensi Dasar

Aspek Pengetahuan
3.5 Menganalisis gerak parabola dengan menggunakan vektor, berikut makna
fisisnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
Aspek Keterampilan
4.5 Mempresentasikan data hasil percobaan gerak parabola dan makna fisisnya

Indikator Pencapaian Kompetensi

3.5.1. Mengidentifikasi jenis-jenis gerak dalam gerak parabola


3.5.2. Mendeskripsikan karakteristik gerak parabola
3.5.3. Menentukan besar dan arah kecepatan benda pada lintasan gerak parabola
3.5.4. Menentukan posisi benda dalam arah vertikal dan horizontal pada lintasan gerak
parabola
3.5.5. Menganalisis hubungan antara kecepatan awal, sudut elevasi dengan jarak
terjauh dan titik tertinggi pada gerak parabola.
3.5.6. Menerapkan konsep gerak parabola untuk menyelesaikan permasalahan dalam
kehidupan sehari – hari

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi gerak parabola, diharapkan peserta didik dapat
memahami karakteristik gerak parabola, menentukan persamaan posisi dan
kecepatan benda, menganalisis dan memprediksi posisi dan kecepatan pada titik
tertentu pada gerak parabola dengan menggunakan vektor, serta
mempresentasikan hasil kegiatan diskusi kelompok tentang penyelesaian
masalah gerak parabola dan makna fisisnya sehingga peserta didik dapat
menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianut melalui belajar fisika,
mengembangkan sikap jujur, peduli, dan bertanggungjawab sebagai karakter
positif serta dapat mengembangkan budaya literasi, kemampuan berpikir kritis,
berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkreasi (4C).

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 3


RINGKASAN MATERI

PETA KONSEP

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 4


Defenisi Gerak Parabola

Gerak parabola atau yang dikenal dengan gerak peluru merupakan suatu jenis gerakan
benda yang pada awalnya diberi kecepatan awal lalu menempuh lintasan yang arahnya
sepenuhnya dipengaruhi oleh gravitasi.

Karena gerak peluru termasuk dalam pokok bahasan kinematika (ilmu fisika yang
membahas tentang gerak benda tanpa mempersoalkan penyebabnya), maka pada
pembahasan ini, Gaya sebagai penyebab gerakan benda diabaikan, demikian juga gaya
gesekan udara yang menghambat gerak benda. Kita hanya meninjau gerakan benda
tersebut setelah diberikan kecepatan awal dan bergerak dalam lintasan melengkung di
mana hanya terdapat pengaruh gravitasi.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwan Gerak parabola adalah gerak benda dengan
lintasan berbentuk parabola yang merupakan hasil dari perpaduan gerak lurus beraturan
(GLB) pada sumbu x dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) pada sumbu y.

Contoh gerak parabola yang paling sederhana yaitu anda bisa mencoba dengan
melempar suatu benda ke atas dengan sudut tertentu. Maka benda tersebut akan
membuat lintasannya sendiri yang berbentuk seperti parabola atau setengah lingkaran.
Hal itu karena pengaruh dari gravitasi dan gaya yang kita lakukan pada benda tersebut.

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 5


Dari gambar di atas menunjukkan sebuah benda yang bergerak dari suatu titik di sumbu x
yang kemudian menuju ke titik x lainnya dengan lintasan parabola. Pada posisi
pertengahan antara titik awal dan titik akhir pada sumbu x, kita lihat pada titik tersebut
dicapai ketinggian maksimum (Hmak). Untuk garis putus-putus merah menunjukkan
lintasan parabola, sedangkan garis putus-putus hijau menunjukkan jarak ketinggian
maksimum.

Jenis – Jenis Gerak Parabola

Dalam kehidupan sehari-hari terdapat beberapa jenis gerak parabola.

Pertama, gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal dengan
sudut teta terhadap garis horisontal, sebagaimana tampak pada gambar di bawah. Dalam
kehidupan sehari-hari terdapat banyak gerakan benda yang berbentuk demikian.
Beberapa di antaranya adalah gerakan bola yang ditendang oleh pemain sepak bola,
gerakan bola basket yang dilemparkan ke ke dalam keranjang, gerakan bola tenis,
gerakan bola volly, gerakan lompat jauh dan gerakan peluru atau rudal yang ditembakan
dari permukaan bumi.

Kedua, gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal pada
ketinggian tertentu dengan arah sejajar horisontal, sebagaimana tampak pada gambar di
bawah. Beberapa contoh gerakan jenis ini yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari,

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 6


meliputi gerakan bom yang dijatuhkan dari pesawat atau benda yang dilemparkan ke
bawah dari ketinggian tertentu.

Ketiga, gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal dari
ketinggian tertentu dengan sudut teta terhadap garis horisontal, sebagaimana tampak
pada gambar di bawah.

Rumusan Gerak Parabola

Pada gerak parabola, arah horizontal merupakan GLB sedangkan arah vertikal merupakan
GLBB dengan lintasan gerak parabola berupa lintasan parabolic. Gerak parabola terjadi
jika suatu objek ditembakkan di medan gravitasi bumi dengan kecepatan tertentu dan
membentuk sudut 𝛼 terhadap arah horisontal (sudut elevasi) dimana 𝛼 ≠ 900. Objek
mendapat percepatan searah dengan medan gravitasi bumi yaitu ke arah pusat massa
bumi. Akibatnya pada arah vertikal objek mengalami GLBB diperlambat/ dipercepat.

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 7


Misalkan sebuah objek ditembakkan dengan sudut elevasi 𝛼 dengan kecepatan awal V0
lintasan objek seperti gambar berikut.

Menurut Galileo, orang yang pertama kali mendeskripsikan gerak peluru secara akurat
menunjukkan bahwa gerak tersebut dapat dipahami dengan menganalisa komponen -
komponen horizontal dan vertical gerak tersebut secara terpisah.

Dengan menggunakan gagasan yang diungkapkan oleh Galileo, kita akan selesaikan
masalah ini dengan mengidentifikasi komponen horizontal dan vertikal kecepatan, 𝑣𝑥 dan
𝑣𝑦 dan menerapkan pula konsep kinematika.

Yang pertama yaitu dilihat pada komponen vertikal (y) dari gerak tersebut. Begitu bola
meninggalkan meja pada t = 0 bola mengalami percepatan vertikal ke bawah , g,
percepatan yang disebabkan oleh gravitasi. Dengan demikian, 𝑣𝑦 yang mula-mula bernilai
0 akan terus bertambah dengan arah ke bawah (sampai bola mengenai lantai).

Berarti 𝑎𝑦= −𝑔 dan 𝑣𝑦= −𝑔𝑡 . Dari kondisi ini dapat dituliskan suatu persamaan
𝑦 = - 1/2 g t2, jika kita tentukan 𝑦0 = 0. Dipihak lain, pada arah horizontal tidak ada
percepatan. Sehingga komponen horizontal kecepatan 𝑣𝑥 tetap konstan. Sama dengan
nilai awalnya 𝑣0𝑥. Dengan demikian akan memiliki kecepatan yang sama pada setiap titik

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 8


lintasan tersebut. Kedua komponen 𝑣𝑥 dan 𝑣𝑦 dapat ditambahkan secara vector untuk
mendapatkan kecepatan 𝑣 pada setiap titik pada lintasan.

Berdasarkan analisis ini, Galileo menyatakan bahwa sebuah benda yang dilepaskan
dengan arah horizontal akan mencapai lantai pada saat yang sama dengan sebuah benda
yang dijatuhkan secara vertical. Maka jika sebuah benda diarahkan ke sudut atas, analisis
yang digunakan tetap sama. Namun, terdapat komponen 𝑣0𝑦 ( komponen kecepatan
dalam arah vertical).

Perhatikan gambar diatas. Sebuah benda mula-mula berada di pusat koordinat,


dilemparkan ke atas dengan kecepatan 𝑣0 dan sudut elevasi α. Pada arah sumbu x, benda
bergerak dengan kecepatan konstan atau percepatan nol (a = 0), sehinga komponen
kecepatan 𝑣𝑥 mempunyai besar yang sama pada setiap titik lintasan tersebut, yaitu sama
dengan nilai awalnya 𝑣0𝑥 pada sumbu y, benda mengalami percepatan gravitasi g.

Untuk menganalisis gerak parabola, kita tinjau gerak dalam arah sumbu x dan sumbu y.

1. Vektor kecepatan awal ( titik A)


Komponen vector kecepatan awal pada sumbu x dan y adalah:
𝑣0𝑥=𝑣0 𝑐𝑜𝑠 𝛼………………………………………………..……….. (1.1)

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 9


𝑣0𝑦=𝑣0 𝑠𝑖𝑛 𝛼……………………………………………..… ………..(1.2)

2. Kecepatan benda setiap saat (titik B).


Pada arah sumbu x (GLB)
𝑣𝑥= 𝑣0𝑥 = 𝑣0 𝑐𝑜𝑠𝛼……………………………………………….…… (1.3)
Pada arah sumbu y (GLBB)
𝑣𝑦=𝑣0𝑦−𝑔𝑡
𝑣𝑦=𝑣0 𝑠𝑖𝑛𝛼 −𝑔𝑡 ………………………………………………..…… (1.4)
Besarnya kecepatan adalah :

𝑣 = √𝑣𝑥 2 + 𝑣𝑦 2

3. Posisi benda setiap saat


Pada arah sumbu x
𝑥 = 𝑣0𝑥 . 𝑡
𝑥 = 𝑣0 cos𝛼 . 𝑡 ………………………………………………… (1.5a)

Pada arah sumbu y


𝑦 = 𝑣0𝑦 . 𝑡 – ½ 𝑔𝑡2
𝑦 = 𝑣0 𝑠𝑖𝑛𝛼 . 𝑡 – ½ 𝑔𝑡2 …………………………………… (1.5b)

4. Tinggi maksimum benda (h)


Pada saat benda mencapai ketinggian, misalnya di titik C kecepatan arah vertical sama
dengan 0. 𝑣𝑦 = 0
𝑣0 𝑠𝑖𝑛𝛼 –𝑔𝑡 = 0
𝑣0 𝑠𝑖𝑛𝛼 = 𝑔.𝑡
𝑣0 𝑠𝑖𝑛𝛼
𝑡= …………...………………………………………… (1.6)
𝑔

Dengan t adalah waktu untuk mencapai ketinggian maksimum. Jika t disubstitusikan


ke persamaan 1.5 b maka:

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 10


h = tinggi maksimum

5. Jarak Jangkauan benda (R)


Pada saat benda menyentuh tanah, misalnya di titik E, posisi vertical benda adalah
nol.

Dengan tR adalah waktu yang diperlukan benda untuk menyentuh tanah. Kemudian
persamaan (1.8) disubstitusikan dengan persamaan (1.5a), maka

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 11


Beberapa ringkasan rumus gerak parabola yang tersusun atas komponen arah vertikal
(sumbu y) dan komponen arah horizontal (sumbu x) dapat dilihat pada bagan di bawah ini

CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Perhatikan gambar di bawah!

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 12


Sebuah bola dilontarkan dari atap sebuah gedung yang tingginya adalah h = 10 m
dengan kelajuan awal v0 = 10 m/s. Jika percepatan gravitasi bumi adalah 10 m/s2,
sudut yang terbentuk antara arah lemparan bola dengan arah horizontal adalah 300
(gesekan bola dengan udara diabaikan). Waktu yang diperlukan bola untuk
menyentuh tanah dan jarak mendatar yang dicapai bola berturut-turut adalah ….

Pembahasan :

Mencari waktu yang diperlukan bola untuk menyentuh tanah ketinggian gedung h
atau sama dengan y.

Sehingga waktu yang diperlukan bola untuk menyentuh tanah dari ketinggian h = 10
dari atas gedung adalah 2 sekon (ambil nilai positif).

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 13


Mencari jarak mendatar yang dicapai bola.

Jadi, waktu yang diperlukan bola untuk menyentuh tanah adalah 2 sekon dan jarak
yang dapat dicapai bola adalah 10√3 meter.

Jawaban: A

2. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan 60 m/s dan sudut elevasi 300.
Ketinggian maksimum yang dicapai adalah ….

A. 30 m
B. 45 m
C. 50 m
D. 90 m
E. 100 m

Pembahasan:

Berdasarkan soal, dapat diperoleh informasi seperti berikut.

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 14


Jawaban: B

3. Peluru ditembakkan condong ke atas dengan kecepatan awal v = 1,4 x 103 m/s dan
mengenai sasaran yang jarak mendatarnya sejauh 2 x 105 m. Bila percepatan gravitasi
9,8 m/s2, maka besar sudut elevasinya adalah ….

Pembahasan :

Berdasarkan informasi pada soal dapat diperoleh informasi bahwa

Besar sudut elevasi dapat diperoleh dari rumus jarak mendatar maksimum. Caranya
adalah sebagai berikut.

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 15


Jawaban: C

4. Perhatikan gambar berikut!

Sebuah peluru ditembakkan dari moncong sebuah meriam dengan kelajuan 50 m/s
arah mendatar dari atas sebuah bukit. Jika percepatan gravitasi bumi adalah 10 m/s2

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 16


dan ketinggian bukit 100 m. Waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai tanah dan
jarak mendatar yang dicapai peluru (S) adalah ….

Pembahasan :

Waktu yang diperlukan untuk mencapai tanah dapat diperoleh menggunakan rumus
ketinggian y.

Jarak mendatar yang dicapai peluru dapat diperoleh dari jarak mendatar yang
merupakan gerakan berupa GLB dengan besar sudut terhadap horizontal sama dengan
nol. Sehingga, untuk menghitung jarak yang dapat dicapai peluru dapat menggunakan
rumus jarak secara langsung.

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 17


Jawaban: B

TINDAK LANJUT

Setelah kalian mempelajari materi diatas, untuk lebih mendalami dan menguasai materi
yang berkaitan dengan Gerak Parabola, silahkan kalian buka dan pelajari Buku Paket
Fisika untuk SMA/MA Kelas X karangan Marthen Kanginan Penerbit Erlangga.
Kemudian kalian bisa menyimak video pembelajaran tentang gerak parabola pada link :
https://www.youtube.com/watch?v=yRIp_fVtDwc

Kalian juga bisa mencari referensi lain dari materi ini dari sumber-sumber lain baik sumber
cetak maupun searching di internet.

TUGAS MANDIRI (PERCOBAAN CEPAT)

Proyektil dan gesekan udara

Ketika gesekan udara cukup besar bekerja pada sebuah proyektil ringan, gesekan udara akan secara
dramatis mempengaruhi lintasan. Proyektil tidak akan menempuh busur parabola simetris, sebagai gantinya,
proyektil akan menukik jauh lebih tajam.

Ambil kertas tisu persegi berukuran 5 cm atau 6 cm, remas remas sehingga kertas membentuk gumpalan
halus dengan diameter kira-kira 1,2 cm. Lempar kertas ke udara pada sudut kira-kira 450 dengan kelajuan
sebesar mungkin. (Ingat hambatan udara sebanding dengan kuadrat kelajuan). Gumpalan akan mencapai
suatu ketinggian maksimum dan kemudian jatuh hampir tegak lurus ke bawah.

Ambil kembali gumpalan kertas, remas-remas lagi supaya menggumpal. Lempar kemari kertas ke udara
tetapi kali ini kurangi kelajuan lempar Anda. Dari percobaan cepat diatas, jelaskan apa yng terjadi ? Berikan
kesimpulan dari apa yang diamati !

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 18


RANGKUMAN

Gerak parabola merupakan perpaduan gerak lurus beraturan pada arah horizontal
dengan gerak lurus berubah beraturan pada arah vertical.
Komponen kecepatan awal pada sumbu x dan sumbu y masing-masing adalah:
𝑣0𝑥= 𝑣0 𝑐𝑜𝑠𝛼
𝑣0𝑦= 𝑣0 𝑠𝑖𝑛 𝛼

Kecepatan benda setiap saat dinyatakan:


𝑣𝑥 = 𝑣0𝑥=𝑣0 . 𝑐𝑜𝑠 𝛼 dan 𝑣𝑦 = 𝑣0𝑠𝑖𝑛𝛼
𝑣 = √𝑣𝑥 2 + 𝑣𝑦 2
Koordinat posisi benda setiap saat adalah:
𝑥 = 𝑣0 cos 𝛼.𝑡
𝑦 = 𝑣0 𝑠𝑖𝑛𝛼𝑡−1/2 𝑔𝑡2

Tinggi maksimum yang dicapai benda (h) dirumuskan:

UJI KOMPETENSI

1.

2.

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 19


3.

4.

5.

6.

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 20


DAFTAR PUSTAKA

Douglas C, Giancoli. 2001. FISIKA/Edisi kelima, jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Kanginan, Marthen. 2013. Fisika X SMA. Jakarta : Erlangga

Pranala Online :

https://www.wardayacollege.com/fisika/kinematika/gerak-dua-tiga-dimensi/gerak-parabola/

https://www.gurupendidikan.co.id/gerak-parabola-pengertian-jenis-dan-rumus-beserta-contoh-
soalnya-secara-lengkap/

Bahan Ajar-Modul Fisika-Gerak Parabola Page 21