Anda di halaman 1dari 2

STANDAR PROSES KONTRAK LABORATORIUM

✹ Unit laboratorium menguraikan pelayanan saat ini


✹ Kepala Bidang melakukan koordinasi untuk menentukan kebutuhan kerjasama
laboratorium
✹ Pemilihan laboratorium berdasarkan pada ijin dan sertifikasi
✹ Direktur melaksanakan kontrak kerjasama
✹ Pelaksanaan rujukan melalui Unit Laboratorium RS
✹ RS menetapkan prosedur rujukan
✹ Evaluasi PME terhadap laboratorium rujukan
✹ Gunakan laporan tahunan PME untuk evaluasi kontrak
✹ Laksanakan monitoring mutu atas kontrak
✹ Tetapkan indikator mutu yang dilaporkan
✹ Komite PMKP melakukan analisis dan feedback atas hasil mutu
✹ Kepala Bidang dan manajemen menindaklanjuti hasil analisis informasi mutu
pelayanan

STANDAR PROSES IGD


 Triage (ARK 1.1)
 Screening (ARK 1)
 AMA (ARK 4.4 dan HPK 2.3)
 Delay of treatment (ARK 1.3)
 Dilema etik (TKRS 12.2)
 Penanganan harta benda (HPK 1.3)
 Rujukan (ARK 5)
 Terminal (PAP 7)
 Pengaduan (HPK 3)

STANDAR PROSES RAWAT INAP


 AMA (ARK 4.4 dan HPK 2.3)
 Delay of treatment (ARK 1.3)
 Dilema etik
 Cuti (ARK 4 EP 3 dan 4)
 Self administration (PKPO 6.2)
 Pasien dengan nyeri
 Transfer (ARK 3.3)
 Discharge planning (ARK 3)
 Pemulangan pasien (ARK 4)
 Rujukan (ARK 5)
 Terminal (PAP 7)
 Pengaduan (HPK 3 dan TKRS 10 EP 4)
STANDAR PROSES ASESMEN PASIEN

✹ Siapkan lingkungan pemeriksaan untuk menjaga privasi pasien dan sesuai dengan
nilai dan keyakinan pasien
✹ Perkenalkan diri
✹ Laksanakan asesmen sesuai dengan nilai dan keyakinan pasien
✹ Cuci tangan sebelum kontak dengan pasien
✹ Laksanakan asesmen:
 Anamnesis
 Pemeriksaan fisik
✹ Hasil asesmen diintegrasikan
✹ Buat rencana asuhan:
 Sasaran
 Instruksi
✹ Jelaskan hasil pemeriksaan, diagnosis dan rencana asuhan
✹ Laksanakan edukasi/pemberian informasi sesuai dengan dasar komunikasi efektif

STANDAR PROSES RUJUKAN

1. Tetapkan staf RS yang bertanggung jawab dalam proses rujukan


2. Pastikan RS rujukan yang telah bekerjasama bisa memenuhi kebutuhan pasien
3. Kepada pasien/keluarga diberikan penjelasan dan meminta persetujuan untuk
rujukan, gunakan form pemberian informasi rujukan
4. Bila pasien/keluarga sudah setuju, siapkan form rujukan
5. Tetapkan staf pendamping sesuai kondisi pasien
6. Siapkan ambulance sesuai kondisi pasien
7. Lakukan stabilisasi
8. Laksanakan rujukan dengan selalu memperhatikan hak pasien
9. Lakukan evaluasi pelaksanaan rujukan
10. Bila pasien/keluarga menolak rujukan, ditanyakan dan dicatat alasannya, kemudian
berikan penjelasan konsekuensi dari penolakannya. Tulis dalam form pemberian
edukasi
11. Bila pasien/keluarga tetap menolak rujukan, minta agar pasien/keluarga membuat
dan menandatangani pernyataan penolakan rujukan

STANDAR PROSES EDUKASI


1. Edukator sudah dilatih komunikasi efektif
2. Edukator memberikan materi edukasi sesuai dengan kompetensinya
3. Dalam memberikan edukasi harus menyediakan waktu yang adekuat
4. Sebelum melakukan edukasi, lakukan asesmen terhadap kondisi pasien apakah bisa
menerima edukasi, dan asesmen kebutuhan materi edukasi
5. Pemberian edukasi harus disertai materi tertulis
6. Laksanakan edukasi dengan selalu mendorong pasien/keluarga untuk bertanya
7. Lakukan verifikasi untuk memastikan bahwa materi edukasi telah dipahami