Anda di halaman 1dari 5

PEMBENTUKAN TEAM

INTERPROFESI
No. : 067/UKP. /2016

Dokumen
No Revisi : 00
SOP
Tanggal : 03 Januari 2016

Terbit
Halaman : 1/2
Puskesmas dr. Sri Joko Nugroho
Sayung I NIP 196206022008011003
1. Pengertian Pembentukan tim interprofesi adalah suatu proses dalam
pembentukan tim yang berisi petugas kesehatan yang
profesional untuk melakukan kajian bila diperlukan penanganan
secara tim.
2. Tujuan Agar mampu melakukan kajian jika diperlukan penanganan
secara tim.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor 449.1/ /2016
tentang Layanan Klinis
4. Referensi Permenkes
5. Bahan dan Alat Alat tulis menulis
6. Langkah- 1. Kepala Puskesmas mengidentifikasi kebutuhan pembentukan
langkah tim interprofesi
2. Kepala Puskesmas merencanakan pertemuan untuk
membentuk tim interprofesi
3. Kepala Puskesmas meminta kepala TU untuk mengundang
masing-masing koordinator program dalam pertemuan
pembentukan tim interprofesi
4. Koordinator menghadiri pertemuan pembentukan tim
interprofesi
5. Kepala Puskesmas dan peserta pertemuan menganalisa
kompetensi masing masing petugas klinis
6. Kepala Puskesmas dan peserta pertemuan menentukan
susunan tim interprofesi, termasuk ketua tim dan sekretaris
7. Sekretaris tim interprofesi membuat undangan untuk anggota
tim interprofesi yang sudah dibentuk
8. Ketua tim interprofesi dan anggota tim mengadakan
pertemuan untuk mengidentifikasi kasus-kasus yang
memerlukan penanganan terpadu.
9. Ketua tim dan anggota tim melakukan kajian jika dibutuhkan
penanganan secara terpadu
10. Ketua tim melaporkan hasil kajian kepada Kepala Puskesmas.
11. Sekretaris tim mendokumentasikan hasil kajian.
7. Bagan Alir
Kepala Puskesmas Koordinator
Kepala Kepala Puskesmas meminta kepala TU menghadiri
Puskesmas merencanakan untuk mengundang pertemuan
mengidentifikasi pertemuan untuk masing-masing pembentukan tim
kebutuhan membentuk tim
Sekretaris tim koordinator program interprofesi
Ketuapembentukan tim
tim interprofesi interprofesi
interprofesi membuat dalam
Kepala pertemuandan
Puskesmas Kepala Puskesmas
daninterprofesi
anggota tim pembentukanSekretaris
tim tim
Ketua tim dan anggota Ketuaundangan untuk
tim melaporkan peserta pertemuan dan peserta
mengadakan pertemuan mendokumentasikan
interprofesi
tim melakukan kajian anggota
hasil kajian tim
kepada menentukan susunan pertemuan
untuk mengidentifikasi hasil kajian
jika dibutuhkan interprofesi
Kepala yang
Puskesmas tim interprofesi, menganalisa
kasus-kasus yang
penanganan secara sudah dibentuk termasuk ketua tim kompetensi
memerlukan penanganan
terpadu dan sekretaris masing masing
8. Hal-hal yang Pelaksanaan kegiatan tim interprofesi setelah pembentukan
perlu anggota.
diperhatikan
9. Unit terkait 1. Pendaftaran
2. Poli Umum
3. Poli Gigi
4. Poli KIA
5. IGD
6. Kamar Obat
7. Laboratorium
10. Dokumen 1. Susunan tim interprofesi
terkait 2. Notulen rapat pembentukan tim interprofesi
3. Daftar kompetensi petugas
11. Rekaman No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai
historis diberlakukan

perubahan

DAFTAR TILIK
SOP PEMBENTUKAN TEAM INTERPROFESI

Nama Petugas Yang Dinilai :


Tanggal Penilaian :

Petugas Penilai :
DILAKSANAKAN

NO KEGIATAN
YA TIDAK TIDAK
BERLAKU

1. Apakah Kepala Puskesmas mengidentifikasi


kebutuhan pembentukan tim interprofesi ?
2. Apakah Kepala Puskesmas merencanakan
pertemuan untuk membentuk tim interprofesi ?
3. Apakah Kepala Puskesmas meminta kepala TU
untuk mengundang masing-masing koordinator
program dalam pertemuan pembentukan tim
interprofesi ?
4. Apakah Koordinator menghadiri pertemuan
pembentukan tim interprofesi?
5. Apakah Kepala Puskesmas dan peserta
pertemuan menganalisa kompetensi masing
masing petugas klinis ?
6. Apakah Kepala Puskesmas dan peserta
pertemuan menentukan susunan tim
interprofesi, termasuk ketua tim dan sekretaris ?
7. Apakah Sekretaris tim interprofesi membuat
undangan untuk anggota tim interprofesi yang
sudah dibentuk ?
8. Apakah Ketua tim interprofesi dan anggota tim
mengadakan pertemuan untuk mengidentifikasi
kasus-kasus yang memerlukan penanganan
terpadu ?
9 Apakah Ketua tim dan anggota tim melakukan
kajian jika dibutuhkan penanganan secara
terpadu?
10 Apakah Ketua tim melaporkan hasil kajian
kepada Kepala Puskesmas?

11 Apakah Sekretaris tim mendokumentasikan hasil


kajian.?

Campliance Rate ( CR ) :
Ya
-------------------- X 100 %
Ya + tidak
Pelaksana

.................

NO :
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP )
PEMBENTUKAN TEAM INTERPROFESI

PUSKESMAS SAYUNG I
Jl. Raya Sayung, Semarang-Demak Km.09,Kabupaten Demak 59563
Telp (024) 76452970 E-mail : puskesmas.sayung1@yahoo.com
DEMAK