Anda di halaman 1dari 8

 Berdiri tegak

 Memiliki tinggi badan diantara 165 sampai 180 cm


 Bagian muka tidak menonjol ke depan, sedangkan di bagian dahi menjorok kebelakang
 Dibagian kening menonjol
 Tidak memiliki dagu
 Kapasitas volume otak berkisar 750 sampai 1. 300 cc
 Otot bagian tengkuk kecil
 Memiliki gigi pengunyah (geraham) kuat dan telah memakan segalanya
 Memiliki rahang yang kuat
 Memiliki tulang ubun tengkorak yang tebal dan berbentuk menonjol keatas
 Hidup secara berkelompok
 Bentuk fisik tubuh atau badan kekar dan tegap
 Bentuk hidung yang lebar
 Bagian tulang pipi menonjol
TUGAS SEJARAH
JENIS JENIS MANUSIA PURBA

Disusun Oleh :
Nama : Ilham Akbar Arrafi
Kelas : X MIPA 1
Absen : 16

SMAN 2 BAE
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
1. Megathropus Paleojavanicus

Meganthropus Paleojavanicus merupakan salah satu dari jenis – jenis manusia


purba di Indonesia yang tertua yang pernah ditemukan. Meganthropus Paleojavanicus
adalah jenis manusia purba yang hidup pada dua juta hingga satu juta tahun yang lalu pada
masa Paleolithikum atau masa batu besar. Nama Meganthropus Paleojavanicus yang berasal
dari kata Mega (Besar), Anthropus (Manusia), Paleo (Tertua), Javanicus (Jawa). Sehingga arti
kata Meganthropus Paleojavanicus adalah ‘Manusia bertubuh besar yang tertua dari pulau
Jawa’.

Ciri – ciri Megathropus Paleojavanicus :

 Hanya mengandalkan hasil alam sehingga cara hidupnya selalu bergantung pada
alam.
 Hidup secara nomaden atau berpindah-pindah tempat sebab pada saat itu cara
mereka untuk bertahan hidup adalah dengan .mengumpulkan makanan (food
gathering) seperti mencari ikan-ikan di sungai.
 Sangat hasil alam atau vegetarian kemudian hanya mengandalkan sayur dan buah-
buahan.
 Memiliki rahang bawah yang tebal dan kuat.
 Tubuh yang dimiliki oleh manusia purba ini terlihat sangat tegap.
 Tonjolan tulang pipi yang tebal terlihat sangat dominan.
 Memiliki kening yang tebal menjadi ciri selanjutnya dari meganthropus
paleojavanicus.
 Otot-otot yang dimiliki oleh Meganthropus Paleojavanicus sangat kuat.
 Seperti manusia purba lainnya, tubuh manusia purba ini tampak sangat besar.
 Tidak memiliki dagu tetapi bagian mulutnya menonjol.
 Bagian tulang ubun-ubunnya pendek.
 Menonjolnya bagian belakang kepada.
 Melebarnya bentuk hidung manusia purba ini.
 Tonjolannya terdapat pada bagian kening.
 Gigi dan rahangnya sangat besar.
 Otot kunyahnya sangat kuat dengan.
 Memiliki bentuk geraham seperti manusia.
 Volume otaknya adalah 900 cc.
 Tingginya adalah sekitar 2,5 meter.
 Alat-alat yang digunakan saat memasak sangat biasa atau masih kasar. Hal ini
disebabkan karena cara pembuatan alat-alat tersebut masih sangat sederhana. Alat-
alat tersebut dibuat melalui teknik perbenturan antara batu satu dengan batu yang
lainnya.
 Pecahan-pecahan yang dihasilkan dari benturan batu ini menyerupai kapak. Kapak
inilah yang kemudian mereka jadikan sebagai alat.

2. Pithecanthropus Erectus

Nama manusia purba ini berasal dari tiga kata, yaitu pithecos yang berarti kera,
anthropus yang berarti manusia, dan erectus yang berarti tegak. Jadi Pithecanthropus
Erectus berarti “manusia kera yang berjalan tegak”. Nama sebutan itu didasarkan pada fosil
yang ditemukan. Penemuan ini berupa tulang paha yang lebih besar dibandingkan tulang
lengan. Demikian juga volume otaknya lebih besar dari pada kera, tetapi lebih kecil dari pada
manusia.

Ciri – ciri Pithecanthropus Erectus :

 Tinggi badan sekitar 165 – 180 cm

 Volume otak berkisar antara 750 – 1350 cc

 Berat badan sekitar 100 kg


 Bentuk tubuh & anggota badan tegap, tetapi tidak setegap meganthropus

 Alat pengunyah dan alat tengkuk sangat kuat

 Bentuk graham besar dengan rahang yang sangat kuat

 Bentuk tonjolan kening tebal melintang di dahi dari sisi ke sisi

 Bentuk hidung tebal

 Bagian belakang kepala tampak menonjol menyerupai wanita berkonde

 Muka menonjol ke depan, dahi miring ke belakang

 Hidup antara 500 ribu sd 1 juta tahun yang lalu

 Memakan tumbuh tumbuhan

 Bagian ubun ubun pendek

 Bentuk wajahnya menyerupai kera

3. Homo Wajakensis

Jenis fosil ini ditemukan oleh Eugene Dubois di Wajak, Tulungagung, Jawa Timur pada
tahun 1889. Fosil yang berhasil ditemukan hanya berupa tulang tengkorak, rahang bawah
dan beberapa ruas tulang leher. Diperkirakan bahwa Homo Wajakensis merupakan nenek
moyang dari ras Australoid yang merupakan penduduk asli Australia
Ciri ciri Homo Wajakensis :
 Memiliki hidung yang lebar dan bagian mulut yang menonjol.
 Memiliki wajah lebar dan datar.
 Tulang tengkorak membulat.
 Memiliki tonjolan yang sedikit mencolok di dahi.
4. Homo Sapien

Homo sapiens dalam bahasa latin disebut "manusia yang tahu", maksudnya adalah
manusia purba yang telah memiliki pola pikir yang maju. Manusia purba merupakan
manusia yang tinggal pada masa lampu dan belum mengenal aksara (baca dan tulis)
Ciri ciri Homo Sapiens :
 Mampu berdiri dan berjalan dengan tegak
 Mempunyai volume otak 1.650 cc
 Mempunyai bentuk muka datar dan lebar
 Mempunyai akar hidung yang lebar
 Mempunyai busur kening yang menonjol dan terlihat nyata
 Bagian mulut sedikit menonjol
 Mempunyai ciri-ciri mirip ras mongoloid dan ras austramelanosoid
 Mempunyai tinggi tubuh 1,30 m sampai 2,10 m
 Mempunyai otak lebih berkembang daripada Meganthropus dan Pithecanthropus
 Memiliki otot kunyah, gigi, dan rahang sudah menyusut
 Mempunyai dagu
 Penyusutan pada otot dibagian tengkuk
5. Homo Erectus
Homo erectus bahasa latin, berarti "manusia yang berdiri tegak" adalah jenis
manusia yang telah punah dari genus Homo. Pakar anatomi asal Belanda,Eugene Dubois
pada tahun 1890-an menggambarkannya sebagai Pithecanthropus Erectus atau "Manusia
Jawa” berdasarkan fosil tempurung kelapa dan tulang paha yang ditemukan timnya di Trinil,
Ngawi, Jawa Timur.
Ciri ciri Homo Erectus :
 Bentuk kaki homo erectus panjang yang sangat dominan digunakan untuk berjalan
 Bentuk dahi homo erectus mendatar
 Bentuk pada bagian tulang kening homo erectus menonjol
 Menjorok ke depan dibagian mulut
 Dilihat dari bentuk tengkorak homo erectus berbentuk pendek dan panjang
 Memiliki tinggi badan berukuran antara 130 cm sampai 210 cm
 Mempunyai otak yang lebih maju daripada meganthropus dan pithecanthropus
 Memiliki rahang gigi dan tulang yang kuat
 Ciri - ciri bentuk manusia purba ini seperti ras mongoloid dan austramelanosoid
 Memiliki berat badan diantara 88 kg sampai 150 kg
 Bagian lengan yang pendek dan kemampuan memanjat yang memudar
 Bentuk persegi dibagian orbit mata
 Tulang pipi menonjol dan lebar
 Memiliki bahasa komunikasi antar individu
 Memiliki kapasitas cranical H. erectus yang mencapai 1000cc

6. Pithecanthropus Mojoketenses

Pithecanthropus Mojoketenses disebut juga dengan Pithecathropus Robustus. Yang


terdiri dari kata Pitheciane artinya kera, Anthropos artinya manusia dan Robustus kuat.
Jadi, Pithecanthropus Robustus adalah manusia kera yang sangat kuat.
Ciri ciri Pithecanthropus Mojoketenses :
 Berdiri tegak
 Memiliki tinggi badan diantara 165 sampai 180 cm
 Bagian muka tidak menonjol ke depan, sedangkan di bagian dahi menjorok kebelakang
 Dibagian kening menonjol
 Tidak memiliki dagu
 Kapasitas volume otak berkisar 750 sampai 1. 300 cc
 Otot bagian tengkuk kecil
 Memiliki gigi pengunyah (geraham) kuat dan telah memakan segalanya
 Memiliki rahang yang kuat
 Memiliki tulang ubun tengkorak yang tebal dan berbentuk menonjol keatas
 Hidup secara berkelompok
 Bentuk fisik tubuh atau badan kekar dan tegap
 Bentuk hidung yang lebar
 Bagian tulang pipi menonjol