Anda di halaman 1dari 6

BABAK INTI

BAHAN KURSUS 5
ORGANISASI

5.1.a Struktur Organisasi Gerakan Pramuka


5.1.b Satuan Karya Pramuka (SAKA)
5.2 Organisasi dan Administrasi Gugus
Depan Pramuka
5.3.a Dewan Satuan
5.3.b Forum S, G, T, D.
5.4 Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka

100
BAHAN KURSUS 5.1

STRUKTUR ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA


TUGAS DAN KEWENANGANNYA

I. PENDAHULUAN
1. Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana sebagai kelanjutan dan
pembaharuan gerakan nasional dibentuk atas dorongan kesadaran
bertanggung jawab terhadap kelestarian Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

2. Tugas Pokok Gerakan Pramuka adalah menyelenggarakan


kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas-tunas
bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, yang sanggup
bertanggung jawab dan mampu membina serta mengisi
kemerdekaan nasional.

3. Untuk dapat mengefektifkan pelaksanaan tugas pokok tersebut


Gerakan Pramuka menyusun dan menata organisasinya dari tingkat
Nasional, Daerah, Cabang, Ranting, sampai ke Gugusdepan.

II. MATERI POKOK


1. Jenjang Organisasi
Organisasi Gerakan Pramuka berjenjang sebagai berikut:
a. Anggota Gerakan Pramuka dihimpun dalam Gugusdepan-
gugusdepan yang ada di wilayah Desa atau Kelurahan.
b. Gugusdepan-gugusdepan dihimpun di dalam Ranting yang
meliputi suatu wilayah Kecamatan.
c. Ranting-ranting dihimpun di dalam Cabang yang meliputi suatu
wilayah Daerah Tingkat II terdiri dari Kabupaten dan Kota.
d. Cabang-cabang dihimpun di dalam Daerah yang meliputi
seluruh Wilayah Republik Indonesia.
e. Di Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dapat dibentuk
Gugusdepan di bawah pembinaan pusat.

2. Kepengurusan
a. Kepala Negara Rebuplik Indonesia adalah Pramuka Utama
Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana
b. Gerakan Pramuka dipimpin oleh Kwartir sebagai pusat
pengendali organisasi yang disusun dalam satu kepengurusan
bersifat kolektif dan terdiri atas para Andalan putera dan puteri
sebagai berikut:

101
1) Seorang Ketua
2) Beberapa Wakil Ketua yang merangkap sebagai Ketua
Bidang
3) 3) Seorang Sekretaris Jenderal (di Kwarnas) atau
seorang Sekretaris (di jajaran Kwartir yang lain)
4) Beberapa orang anggota
c. Untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan Satuan
Karya Pramuka (SAKA) setiap Kwartir membentuk Pimpinan
SAKA dengan tugas mengusahakan dukungan meteriil dan
finasiil untuk program-program SAKA, yang ketuanya adalah
anggota Kwartir/Andalan ex-officio.
d. Kwartir menetapkan Andalan Urusan yang dikelompokkan dalam
Bidang-bidang, dan bertugas mengkoordinasikan pelaksanaan
kebijaksanaan Kwartir. Bidang dipimpin oleh seorang Ketua,
seorang Wakil Ketua, seorang Sekretaris yang dijabat oleh Staf
Kwartir, dan beberapa orang anggota.
e. Kwartir menyusun suatu staf yang terdiri atas karyawan yang
berkedudukan sebagai pelaksana teknis dan administrasi yang
dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (di Kwarnas)/Sekretaris ( di
jajaran Kwartir yang lain).
f. Kwartir Harian
Apabila diperlukan masing-masing jajaran Kwartir dapat
membentuk badan Kwartir Harian untuk melaksanakan tugas
sehari-hari, yang terdiri atas:
1) Seorang Ketua, yang dijabat oleh salah seorang Wakil
Ketua Kwartir
2) Seorang Sekretaris, yang dijabat oleh Sekretaris Jenderal
(di Kwarnas)/Sekretaris (dijajaran Kwartir yang lain)
3) Beberapa anggota
4) Seorang Wakil sekretaris, yang dijabat oleh Sekretaris
Pelaksana (di Kwarnas) /Kepala Sekretaris Kwartir (di
Kwartir jajaran lainnya)
5) Seorang Pembantu Sekretaris, yang dijabat oleh Staf Kwartir

3. Satuan Karya Pramuka (SAKA), Dewan Kerja, Pusat Pendidikan dan


Pelatihan (PUSDIKLAT), Pusat Penelitian dan Pengembangan
(Puslitbang)
a. Satuan Karya Pramuka (SAKA) adalah wadah pendidikan guna
menyalurkan minat, menggembangkan bakat, meningkatkan
pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan pengalaman para
Pramuka dalam berbagai kejuruan .
b. Dewan Kerja adalah, badan kelengkapan Kwartir berfungsi
sebagai wahana kaderisasi kepemimpinan dan bertugas
membantu Kwartir untuk mengelola Pramuka Penegak dan
Pandega, berkedudukan di Kwarnas (DKN), Kwarda (DKN), di
Kwarcab (DKC), dan Kwarran (DKR).
c. Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT), merupakan
wadah pembinaan Anggota Dewasa, berkedudukan di Kwarnas

102
(PUSDIKLATNAS), di Kwarda (PUSDIKLATDA), di Kwarcab
(PUSDIKLATCAB).
d. Pusat Penelitian dan Pengembangan, merupakan wadah
penelitian dan pengembangan Gerakan Pramuka guna
membantu Kwartir dalam upaya meningkatkan mutu Gerakan
Pramuka. Puslitbang berkedudukan di Kwartir Nasional dan
Kwartir Daerah.

4. Majelis Pembimbing
Majelis Pembimbing (MABI) adalah badan yang bertugas memberi
bimbingan dan bantuan yang bersifat moril, organisatoris, materiil,
dan finansiil.

5. Badan Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka


a. Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka (LPK) adalah
wadah independen yang dibentuk oleh Musyawarah Gerakan
Pramuka dan bertanggungjawab kepada Musyawarah.
b. LPK Gerakan Pramuka bertugas untuk melakukan audit
keuangan Gerakan pramuka dan menyampaikan hasil audit
tersebut kepada Musyawarah.
c. Ketua LPK Gerakan Pramuka dipilih oleh Musyawarah Gerakan
Pramuka.
d. LPK Gerakan Pramuka dalam melaksanakan tugasnya dibantu
oleh Akuntan Publik.
e. Masa bakti LPK Gerakan Pramuka sama dengan masa bakti
Kwartir atau Gugusdepan.

6. Musyawarah
a. Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka adalah forum tertinggi
dalam Gerakan Pramuka.
b. Acara pokok Musyawarah:
1) pertanggungjawaban Kwartir selama masa baktinya,
termasuk pertanggungjawaban keuangan.
2) menetapkan Rencana Kerja.
3) menetapkan kepengurusan Kwartir untuk masa bakti
berikutnya.
4) menetapkan Ketua BPK Gerakan Pramuka.
b. Pimpinan Musyawarah adalah Presedium yang dipilih oleh
musyawarah.
c. Pelaksanaan Musyawarah:
1) Kwartir Nasional melaksanakan MUNAS dalam 5 tahun sekali
2) Kwartir Daerah melaksanakan MUSDA dalam 5 tahun sekali
3) Kwartir Cabang melaksanakan MUCAB dalam 5 tahun sekali
4) Kwartir Ranting melaksanakan MUSRAN dalam 3 tahun
sekali
5) Gugusdepan melaksanakan MUGUS dalam 3 tahun sekali

103
d. Jika terdapat hal-hal yang luar biasa dan bersifat mendesak
maka diantara dua waktu musyawarah dapat diadakan
Musyawarah Luar Biasa.
e. Untuk detailnya dalam hal Musyawarah, Rapat Kerja dan
Referandum dapat dipelajari pada ART Bab IX, Pasal 63 s.d
Pasal 103 (Kep.Ka.Kwarnas Nomor 203 Tahun 2009)

7. Dewan Kehormatan
Dewan Kehormatan merupakan badan tetap yang dibentuk oleh
Gugusdepan atau Kwartir sebagai badan yang menetapkan promosi
dan sangsi dengan tugas:
a. Menilai sikap dan perilaku Anggota Gerakan Pramuka yang
melanggar kode kehormatan pramuka atau merugikan nama
baik Gerakan Pramuka.
b. Menilai sikap, perilaku, dan jiwa seseorang, yang terdiri atas
unsur-unsur sebagai berikut:
1) Dewan Kehormatan kwartir diusahakan terdiri atas:
Anggota MABI, Andalan, Anggota Kehormatan, Anggota
Dewan Kerja.
2) Dewan Kehormatan Gugusdepan, terdiri dari:
Anggota MABIGUS, Pembina gugusdepan, Pembina Satuan,
Unsur Peserta didik.

8. Gambar Struktur Organisasi Gerakan Pramuka (terlampir)

III. PENUTUP
Dengan memahami Struktur Organisasi Gerakan pramuka, Tugas dan
Kewenangannya, akan dapat dimengerti bagaimana:
a. Tugas dan kewajiban organisasi
b. Jalur birokrasi dalam organisasi
c. Badan-badan pendukung organisasi
d. Musyawarah dan rapat kerja organisasi
e. Dewan Kehormatan, fungsi dan perannya.

104
Struktur Organisasi Gerakan Pramuka:

PRESIDEN R.I
PRAMUKA UTAMA
MUNAS
5 Tahun
sekali
KWARNAS
MABINAS
PIM. SAKA
DKN TK. NASIONAL
MUSDA PUSDIKLATNAS
5 Tahun
MABIDA sekali

GUBENUR/ KWARDA
KAMABIDA
DKD PIM. SAKA
TK. DAERAH
PUSDIKLATDA AL
MUCAB
5 Tahun
sekali
MABICAB
KWARCAB
BUPATI/W.KOTA
KAMABICAB
DKC PIM. SAKA
TK. CABANG
KAMABIDA PUSDIKLATCAB AL
MUSRAN
3 Tahun
MABIRAN sekali
CAMAT/ KWARRAN
KAMABIRAN
DKR PIM. SAKA
TK. RANTING
AL
MABISA
KORSA
LURAH/KEP.DESA
KAMABISA

KAMABIDA MUGUS
3 Tahun GUGUSDEPAN PAMONG PAMONG
sekali SAKA PA SAKA PI
MABIGUS
TOKOH MASY. SAKA KORSA
SAKA
KAMABIGUS S G T D PUTERA PUTERI
GUBENUR/
KAMABIDA
Ket:
GARIS PEMBINAAN DAN PENGENDALIAN
GARIS BIMBINGAN DAN BANTUAN
GARIS BIMBINGAN TEKNIS
GARIS PERWAKILAN

105