Anda di halaman 1dari 7

Daftar Pustaka

Anonim. (2013). Jenis-jenis Hutan dan Fungsinya. (online):


http://www.pusatbiologi.com/2013/03/jenis-jenis-hutan-dan-
fungsinya_15.html (diakses tanggal 13 Januari 2014)

Anonim. (2009). Faktor-faktor Lingkungan dan Pembangunan Hutan (online):


http://www.silvikultur.com/faktor_lingkungan_pembangunan_hutan_tanama
n.html (diakses tanggal 4 Januari 2014)

Agustina, Dwi Pangeluh. (2008). Studi Vegetasi Pohon di Hutan Lindung RPH
Donomulyo BKPH Sengguruh KPH Malang. Skripsi Universitas Islam
Negeri Malang: Tidak Diterbitkan.

Arief, Arifin. (2001). Hutan dan Kehutanan. Yogyakarta: Kanisius.

Arimurty, Dewayanty Ratih. (1999). Studi Perilaku Makan Rusa Jawa (Cervus
timorensis blainville) Betina yang Sedang Dalam Masa Menyusui di
Penangkaran Ranca Upas Bandung. Skripsi UAJY: Tidak diterbitkan.

Aqsa, Mohammad. (2013). Mata Kuliah Ekologi Hutan (online):


http://mimpi22.wordpress.com/mata-kuliah-e-k-o-l-o-g-i-h-u-t-a-n/ (diakses
tanggal 13 Januari 2014)

Amin. (2012). Info Wisata (online):


http://aminpulautidungseribu.blogspot.com/2012/11/hutan-wisata-dan-wana-
wisata.html (diakses tanggal 14 Januari 2014)

127
128

Ariniulfa. (2012). Hutan Lindung (Online):


http://ariniulfa.blogspot.com/2012/05/pengertian-hutan-lindung.html
(diakses pada tanggal 13 Januari 2014)

Atharamadhana, Fauziah. (2014). Laporan Lengkap Praktikum Ekologi SDH


(online): http://zhiaforester.blogspot.com/2014/01/laporan-lengkap-
praktikum-ekologi-sdh.html (diakses pada tanggal 7 Mei 2014)

Campbell. (2010). Biologi 3. Jakarta: Erlangga.

Cartono dan Nahdiah, Ratu. (2008). Ekologi Tumbuhan. Bandung: Prisma Press.

Cartono. (2005). Penuntun Praktikum Ekologi Tumbuhan. Bandung: FKIP Unpas.

Cox, George W. (1967). Laboratory Manual of General Ecology. U : WM. C. brown


Company Publishers

Departemen Kehutanan. (1999). UU Nomor 41 1999: Tentang Kehutanan. Jakarta:


Dephut.

Departemen Kehutanan. (2002). Informasi Umum Kehutanan. Jakarta: Dephut.

Departemen Kehutanan. (2004). Atlas Kayu Indonesia Jilid 3. Bogor: Pusat


Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan.

Departemen Kehutanan. (2013). Atlas Kayu Indonesia Jilid 4. Bogor: Pustekolah.

Diah, Aryulina, dkk. (2007). Biologi 1 SMA dan MA untuk Kelas X. Jakarta: Esis.

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. (2005). Ekologi Hutan. Jakarta: Departemen


Pendidikan Nasional.
129

Disparbud. (2010-2014). Bumi Perkemahan Ranca Upas (online):


http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=317&lang=id
(diakses pada tanggal 27 Juni 2014)

Ewusie, J. Yanney. (1990). Pengantar Ekologi Tropika. Bandung:ITB.

Fachrul, M. F. (2007). Metode Sampling Bioekologi. Jakarta: Bumi Aksara.

Heyne, K. (1987). Tumbuhan Berguna Indonesia Jilid I, II, III. Jakarta: Bandan
Litbang Kehutanan.

Indriyanto. (2006). Ekologi Hutan. Jakarta: Bumi Aksara.

Indriyanto. (2010). Pengantar Budi Daya Hutan. Jakarta: Bumi Aksara.

Irwan, Zoer’aini Djamal. (2010). Prinsip-Prinsip Ekologi, Ekosistem, Lingkungan


dan Pelestariannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Irwanto. (2007). Analisis Vegetasi Untuk Pengelolaan Kawasan Hutan Lindung


Pulau Marsegu, Kabupaten Seram bagian Barat, Provinsi Maluku (online):
http://www.freewebs.com/irwantomangroove/tesis.html. (diakses pada
tanggal 7 Mei 2014).

Irwanto. (2010). Analisis Vegetasi Parameter Kuantitatif (online):


http://www.irwanto shut.net. (diakses pada tanggal 24 Desember 2013)

Koesmaryono, Y. (2004). Modifikasi Suhu Tanah untuk Kesesuaian Tumbuh


Tanaman Soba (Fagopyrum esculentum Moench) di Daerah Iklim Tropika
Basah. Journal Agromet 18 (1): 21-27.
130

Kusmana, Cecep. (2013). Cara Mempelajari Vegetasi Hutan (online):


http://cecep_kusmana.staff.ipb.ac.id/lectures-2/ (diakses tanggal 24 Juni
2014)
Kusmana, C., Istomo., Wilarso, S., Dahlan, E.N., Onrizal. (2004). Upaya Rehabilitasi
Hutan dan Lahan dalam Pemulihan Kualitas Lingkungan. Seminar Nasional
Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan. Jakarta 4 Juni 2004.

Marpaung, Boy. (2009). Apa dan Bagaimana Mempelajari Analisa Vegetasi (online):
http://boymarpaung.wordpress.com/2009/04/20/apa-dan-bagaimana-
mempelajari-analisa-vegetasi/ (diakes pada tanggal 7 Mei 2014)

Martawijaya, Abdurahim., Kartasujana, Iding., Kadir, Kosasi., Prawira, S.A. (2005).


Atlas Kayu Indonesia Jilid 1. Bogor: Dephut Pusat Penelitian dan
Pengembangan Hasil Hutan.

Martawijaya, Abdurahim., Kartasujana, Iding., Kadir, Kosasi., Prawira, S.A. (1989).


Atlas Kayu Indonesia Jilid 2. Bogor: Dephut Pusat Penelitian dan
Pengembangan Hasil Hutan.

Michael, P. (1995). Metode Ekologi untuk Penyelidikan Ladang dan Laboratorium.


Bandung: UI Press.

Mulyadi, A. (2010). Pengetahuan Lingkungan Hidup. Bandung: Prisma Press.

Nugraha, Aditya. (2012). Perancangan Media Promosi Wanawisata Ranca Upas.


Thesis Unikom. Bandung: Tidak diterbitkan.
131

Pemerintah Kabupaten Bandung. (2014). Ranca Upas (online):


http://www.bandungkab.go.id/arsip/2274/ranca-upas (diakses tanggal 24
Juni 2014)

Presiden RI. (1998). Peraturan Pemerintah No. 62 Tahun 1998 Tentang Penyerahan
Sebagian Urusan Pemerintah di Bidang Kehutanan Kepada Daerah.
Jakarta: Kemenperin.

Phytosphere Research. (2001, Oktober 31). Guidelines for Developing and


Evaluating Tree Ordinances (online):
http://phytosphere.com/treeord/measuringdbh.htm (diakses tanggal 13
Januari 2014)

Purnawan, Barkah Ilham. (2006). Inventarisasi Keanekaragaman Jenis Tumbuhan di


Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Skripsi IPB: Tidak Diterbitkan.

Raharjo. (2007). Kajian Potensi, Sebaran, dan Penutupan Vegetasi Hutan Rakyat di
DAS Garang Hulu. Thesis UGM. Yogyakarta: Tidak diterbitkan.

Regariana, Cut Meurah. (2010). Modul Atmosfer: Cuaca dan Iklim. Diunduh di
http://andimanwno.files.wordpress.com/2010/08/atmosfer-cuaca-dan-
iklim.pdf tanggal 15 Juli 2014.

Ridwana. (2012). Pengertian Penelitian deskriptif (online):


http://ridwanaz.com/umum/bahasa/pengertian-penelitian-deskriptif (diakses
tanggal 24 Desember 2013)

Rini, Intan. (2013). Fungsi Hutan Lindung (online):


132

http://intanriwi.blogspot.com/2013/05/fungsi-hutan-lindung.html (diakses
tanggal 13 Januari 2014)

Satake, Yoshisuke. (1983). Khazanah Pengetahuan Bagi Anak-Anak Tetumbuhan.


Terjemahan Handayani dan Tira Pustaka. Jakarta: Tira Pustaka.

Setiadi. (1984). Ekologi Tropika. Bandung: ITB.

Setyaningrum, Pratiwi. (2013). Mengenal Pohon Ki Hujan (online):


http://baltyra.com/2013/07/10/mengenal-pohon-trembesi-ki-hujan/ (diakses
tanggal 24 Juni 2014)

Soleh, Muh., (2012). Faktor-Faktor Lingkungan yang Berpengaruh Terhadap


Distribusi Tumbuhan (online):
http://muhsholeh.blogspot.com/2012/10/faktor-faktor-lingkungan-yang.html
(diakses tanggal 24 Juni 2014)

Sugiyono. (2012). Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sumarni, Ginuk dan Muslich, M. (2008). Kelas Awet 25 Jenis Kayu Andalan
Setempat Terhadap Rayap Kayu Kering Dan Rayap Tanah (online):
http://forda-mof.org/files/KEAWETAN%2025%20JENIS%20KAYU-2008-
ginuk.pdf (diakses tanggal 24 Juni 2014)

Syafei, Eden Surasana. (1990). Pengantar Ekologi Tumbuhan. Bandung: ITB.

Tjitrosoepomo, Gembong. (2005). Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjahmada


University Press.
133

Wanggai, Frans. (2007). Manajemen Hutan. Jakarta: Grasindo.

Wibowo, Yandi. (2012). Kemasaman Tanah (online):


http://dhedaunan.blogspot.com/p/kemasaman-tanah.html (diakses tanggal 24
Juni 2014)

Yani, Ahmad., Rahmat, Mamat. (2007). Geografi: Menyingkap Fenomena Geosfer.


Jakarta: Grafindo.

Yanti, Nova. (2011). Analisis Pengaruh Kadar Gas CO Terhadap Kualitas Udara
dalam Gedung Auditorium Universitas Sumatera Utara Medan. Skripsi
Universitas Sumatera Utara. Medan: Tidak diterbitkan.

Zafrisal. (2008). Suhu dan Kelembaban. Jakarta: Erlangga.