Anda di halaman 1dari 7

TUGAS I .

Bagaimana Pancasila Dalam Arus Sejarah Bangsa Indonesia

MASA OERDE BARU

PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

MAKALAH PANCASILA

YELCI KALOAN
201801136

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIDYA NUSANTARA PALU
2019
A. Pembahasan
1. Segi budaya
Susilo Bambang Yudhoyono atau sering disebut SBY adalah
Presiden RI ke-5 yang menjabat pada periode 20 Oktober 2004 hingga 20
Oktober 2014. Selama menjabat menjadi presiden selama dua periode, SBY
banyak menorehkan hasil gemilang selama menjabat baik dalam bidang
politik, ekonomi, budaya dan lain-lain1.
Susilo Bambang Yudhoyono Jend. TNI (Purn.) Dr. H. Susilo Bambang
Yudhoyono (lahir di Tremas, Arjosari, Pacitan,Jawa Timur, Indonesia, 9 September
1949; umur 62 tahun) adalah Presiden Indonesia ke-6 yang menjabat sejak 20 Oktober
2004. Ia, bersama Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, terpilih dalam Pemilu
Presiden 2004. Ia berhasil melanjutkan pemerintahannya untuk periode kedua dengan
kembali memenangkan Pemilu Presiden 2009, kali ini bersama Wakil Presiden.

Budaya Dalam hal pelestarian budaya, di masa pemerintahan SBY


terlihat jelas kemundurannya. Terutama dengan banyaknya warisan
budaya asli Indonesia yang diklaim oleh pemerintah negara lain.
Contohnya sebagai berikut :
Klaim Batik Jawa Oleh Adidas Klaim Angklung oleh Pemerintah Malaysia
Klaim Gamelan oleh Pemerintah Malaysia Badik Tumbuk Lada oleh
Pemerintah Malaysia Naskah Kuno dari Riau oleh Peme rintah Malaysia
Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia Naskah
Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia Naskah Kuno dari
Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia Rendang dari Sumatera
Barat
oleh Oknum WN Malaysia Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh
Oknum WN Belanda Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda Tempe dari Jawa oleh
Beberapa Perusahaan Asing Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh

1 https://www.slideshare.net/NisaIchaEl/sejarah-12-masa-pemerintahan-sby-
Pemerintah Malaysia Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh
Pemerintah Malaysia Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia Tari Kuda
Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia Tari Piring dari
Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia Lagu Kakak Tua dari Maluku
oleh Pemerintah Malaysia Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara
oleh Pemerintah Malaysia Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas
Jepara dari Jawa Tengah Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari
Jawa Tengah Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah
Malaysia Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum
WN Amerika Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli
Indonesia oleh Shiseido Co Ltd Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah
Malaysia Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC)
Belanda Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang Musik
Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia Kain Ulos
oleh Malaysia Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia Tari Pendet dari
Bali oleh Pemerintah Malaysia Namun di masa ini, terdapat keberhasilan
dengan pengakuan dari UNESCO bahwa batik Indonesia adalah warisan
budaya Indonesia.2

2. Segi Politik
SBY telah berhasil mengubah citra Indonesia dan menarik
investasi asing dengan menjalin berbagai kerja sama dengan banyak
negara pada masa pemerintahannya, antara lain dengan Jepang.
Perubahan-perubahan global pun dijadikannya sebagai peluang. Politik
luar negeri Indonesia di masa pemerintahan SBY diumpamakan dengan
istilah “mengarungi lautan bergelombang”, bahkan “menjembatani dua

2 https://www.freedomsiana.com/2017/07/kebijakan-sby-politik-ekonomi-
sosial-budaya-ideologi.html
karang”. Hal tersebut dapat dilihat dengan berbagai insiatif Indonesia
untuk menjembatani pihak-pihak yang sedang bermasalah.3
Ciri-ciri politik luar negeri Indonesia pada masa pemerintahan SBY
antara lain, sebagai berikut.
a. Terbentuknya kemitraan-kemitraan strategis dengan negara-negara
lain (Japang, China, India, dan lain-lain).
b. Terdapat kemampuan beradaptasi Indonesia terhadap perubahan-
perubahan domestik dan perubahan-perubahan yang terjadi di luar
negeri (Internasional).
c. Bersifat pragmatis kreatif dan oportunis, artinya Indonesia mencoba
menjalin hubungan dengan siapa saja (baik negara, organisasi
internasional, ataupun perusahaan multinasional) yang bersedia
membantu Indonesia dan menguntungkan pihak Indonesia.
d. Konsep TRUST, yaitu membangun kepercayaan terhadap dunia
Internasional. Prinsip-prinsip dalam konsep TRUST adallah unity,
harmony, security, leadership, and prosperity. Prinsip-prinsip dalam
konsep TRUST inilah yang menjadi sasaran politik luar negeri
Indonesia pada tahun 2008 dan selanjutnya.

3 https://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/2013/11/131125
SBY_stabiltas_dulu_sekarang
Selain memerhatikan kebijakan luar negeri, SBY juga menempuh
kebijakan luar negeri yang relatif berhasil. Beberapa kebijakan dalam
negeri yang pernah diambil oleh SBY antara lain sebagai berikut.4
a) Menekankan program ekonomi makro daripada program
peningkatan ekspor secara spesifik.
b) Resep perbaikan iklim investasi, pembangunan insfrastruktur
massal untuk menciptakan lapangan kerja baru.
c) Melanjutkan pertumbuhan ekonomi pada masa pemerintahan
Megawati.
d) Indeks harga saham gabungan (IHSG) membumbung ke rekor
861.318. Kurs antara Rp.8.900,00 sampai Rp. 9.150,00 US $.
e) Mengandalkan pembangunan insfrastruktur massal untuk
mendorong pertumbuhan ekonomi serta mengundang investor
asing dengan janji memperbaiki iklim investasi.

4 https://www.ksap.org/sap/sejarah-orde-baru/nkri/
ww.ksap.org/sap/s
ejarah-reformasi-nkri/
B. DAFTAR PUSTAKA

https://www.slideshare.net/NisaIchaEl/sejarah-12-masa-pemerintahan-sby-

https://www.freedomsiana.com/2017/07/kebijakan-sby-politik-ekonomi-sosial-
budaya-ideologi.html

https://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/2013/11/131125
SBY_stabiltas_dulu_sekarang

https://www.ksap.org/sap/sejarah-orde-baru/nkri/

https://www.republika.co.id/berita/kolom/fokus/14/10/17/ndkuo5-sby-
akhirnya-sampai-di-sana