Anda di halaman 1dari 16

RPP ilmu gizi smk

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Turen


Mata Pelajaran : C.2 Paket Keahlian Jasa Boga
: Ilmu Gizi
Kelas / Semester : X JB 1/ 1
Program Keahlian : Tata Boga
Materi Pokok : 3.1 Sumber Energi
yang Diperlukan Tubuh
Alokasi Waktu/Pertemuan Ke : 8 x 45 Menit

A.​ K
​ ompetensi Inti:

3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural,


berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

​ ompetensi Dasar Ke 1 ​: 3.1 Membedakan Hidangan Sayur Indonesia


B.​ K
4.1 Memecahkan masalah kekurangan zat gizi
sumber energy yang diperlukan tubuh

C.​ ​Indikator ​(Kognitif):


1 Menjelaskan zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
2 Menjelaskan fungsi zat sumber gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
3 Menentukan karakteristik zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
4 Menetapkan ciri kekurangan zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
5 Menetapkan prosedur pencegahan masalah kekurangan zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
6 Menetapkan prosedur pemecahan masalah kekurangan zat gizi
(Psikomotorik ):
1. ​Melakukan identifikasi masalah kekurangan zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh sesuai
dengan kriterianya
2.​ ​Melakukan pencegahan kekuranga zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh sesuai dengan prosedur
3. ​Melakukan pemecahan masalah akibat kekurangan zat gizi sumber energy yang diperlukan oleh tubuh sesuai
dengan procedural

D.​ ​Tujuan Pembelajaran


1.​ ​Menjelaskan zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
2.​ ​Menjelaskan fungsi zat sumber gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
3.​ ​Menentukan karakteristik zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
4.​ ​Menetapkan ciri kekurangan zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
5.​ ​Menetapkan prosedur pencegahan masalah kekurangan zat gizi sumber energy yang diperlukan tubuh
6.​ ​Menetapkan prosedur pemecahan masalah kekurangan zat gizi

E.​ ​Materi Pembelajaran


1.​ ​Pengertian zat Gizi
Istilah gizi atau ilmu gizi dikenal di Indonesia pada tahun 1950-an, sebagai
terjemahan dari kata Inggris ;”nutrition”. Kata gizi sendiri berasal dari kata “ghidza” yang
dalam bahasa Arab berarti makanan
Ilmu gizi disebut juga sebagai ilmu pangan, zat-zat gizi dan senyawa lain yang terkandung dalam bahan
pangan. Reaksi, interaksi serta keseimbangannya yang dihubungkan dengan kesehatan dan penyakit. Selain itu
meliputi juga proses-proses pencernaan pangan, serta penyerapan, pengangkutan, pemanfaatan dan ekskresi zat-zat
oleh organisme. Zat Gizi (​nutrients​) adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya, yaitu
menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan
Biasanya dalam ilmu gizi dikenal dengan istilah 4 sehat 5 sempurna.Pedoman Empat Sehat Lima Sempurna
diperkenalkan pertama kali pada tahun 1950 oleh Prof dr. Poerwo Soedarmo. Tapi kini pedoman tersebut sudah
tidak sesuai dan diganti dengan Pedoman Gizi Seimbang. Indonesia kini resmi menggunakan Pedoman Gizi
Seimbang (PGS) untuk meyiapkan pola hidup sehat masyarakat Indonesia dalam menghadapi “beban ganda masalah
gizi”, yaitu ketika kekurangan dan kelebihan gizi terjadi secara bersama. PGS diharapkan dapat memperbaiki
pedoman sebelumnya, yaitu 4 sehat 5 sempurna yang sudah dipopulerkan sejak tahun 1950an. Jika 4S 5S
menekankan pada makanan pokok, lauk pauk, sayur mayur, buah dan susu, maka gizi seimbang adalah susunan
makan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Menurut prinsip gizi seimbang, kebutuhan jumlah gizi disesuaikan dengan golongan usia, jenis kelamin,
kesehatan, serta aktifitas fisik. Tak hanya itu, perlu diperhatikan variasi jenis makanan. Bahan makanan dalam
konsep gizi seimbang terbagi atas tiga kelompok, yaitu:
·​ ​Sumber energi/tenaga : Padi-padian, umbi-umbian, tepung-tepungan, sagu, jagung,
dan lain-lain.
·​ ​ Sumber zat Pengatur : sayur dan buah-buahan
·​ ​Sumber zat pembangun : ikan, ayam, telur, daging, susu, kacang-kacangan dan hasil
olahannya seperti tempe, tahu, oncom,susu kedelai.

2.​ ​Ruang Lingkup Ilmu Gizi


Konsep baru yang dikemukan dewasa ini berkaitan dengan ruang lingkup lmu gizi
sebagai sains adalah sebagai berikut :
a.​ ​Hubungan keturunan dengan gizi
b.​ ​Hubungan gizi dengan perkembangan otak dan perilaku
c.​ ​Hubungan gizi dengan kemampuan bekerja dan produktivitas kerja
d.​ ​Hubungan gizi dan daya tahan tubuh
Faktor-faktor gizi yang berperan dalam pencegahan dan pengobatan terhadap
penyakit degenerative (jantung, diabetes mellitus, hati dan kanker). Para ahli gizi
membagi zat-zat gizi ke dalam 6 kelompok besar yaitu :
a.​ ​Karbohidrat ​terdiri atas unsur-unsur karbon (C), hydrogen (H), dan
Oksigen (O). Bahan makanan yang banyak mengandung karbohidrat
misalnya golongan makanan pokok seperti padi-padian atau serealia,
jagung, umbi- umbian dan kacang- kacangan kering.
Klasifikasi Karbohidrat:
1)​ ​Monosakarida : terdiri atas 3-6 atom C dan zat ini tidak dapat lagi
dihidrolisis oleh larutan asam dalam air menjadi karbohidrat yang
lebih sederhana. berikut macam-macam monosakarida : dengan
ciri utamanya memiliki jumlah atom C berbeda-beda : triosa (C3),
tetrosa (C4), pentosa (C5), heksosa (C6), heptosa (C7). Triosa :
Gliserosa, Gliseraldehid, Dihidroksi aseton Tetrosa : threosa,
Eritrosa, xylulosa Pentosa : Lyxosa, Xilosa, Arabinosa, Ribosa,
Ribulosa Hexosa : Galaktosa, Glukosa, Mannosa, fruktosa
Heptosa : Sedoheptulosa 2. Disakarida : senyawanya terbentuk
dari 2 molekul monosakarida yg sejenis atau tidak.
2)​ ​Disakarida dapat dihidrolisis oleh larutan asam dalam air
sehingga terurai menjadi 2 molekul monosakarida.
hidrolisis : terdiri dari 2 monosakarida
sukrosa : glukosa + fruktosa (C 1-2)
maltosa :2 glukosa (C 1-4)
trehalosa 2 glukosa (C1-1)
Laktosa : glukosa + galaktosa (C1-4)
3)​ ​Oligosakarida : senyawa yang terdiri dari gabungan molekul2
monosakarida yang banyak gabungan dari 3 – 6 monosakarida,misalnya
maltotriosa
4)​ ​Polisakarida : senyawa yang terdiri dari gabungan molekul- molekul
monosakarida yang banyak jumlahnya, senyawa ini bisa dihidrolisis
menjadi banyak molekul monosakarida. Polisakarida merupakan jenis
karbohidrat yang terdiri dari lebih 6 monosakarida dengan rantai
lurus/cabang.
Macam-macam polisarida ​:
1)​ ​AMILUM/TEPUNG rantai a-glikosidik (glukosa)n : glukosan/glukan Amilosa (15
– 20%) : helix, tidak bercabang
·​ ​Amilopektin (80 – 85%) : bercabang
·​ ​Terdiri dari 24 – 30 residu glukosa
·​ ​Simpanan karbohidrat pada tumbuhan,
·​ ​Tes Iod : biru
·​ ​ikatan C1-4 : lurus
·​ ​ikatan C1-6 : titik percabangan
2)​ ​GLIKOGEN

·​ ​Simpanan polisakarida binatang


·​ ​Glukosan (rantai a) - Rantai cabang banyak
·​ ​Iod tes : merah
3)​ ​INULIN

·​ ​pati pada akar/umbi tumbuhan tertentu,


·​ ​Fruktosan

·​ ​Larut air hangat


·​ ​Dapat menentukan kecepatan filtrasi glomeruli.
·​ ​Tes Iod negative
4)​ ​DEKSTRIN dari hidrolisis pati
5)​ ​SELULOSA (serat tumbuhan)
·​ ​Konstituen utama framework tumbuhan
·​ ​tidak larut air - terdiri dari unit b
·​ ​Tidak dapat dicerna mamalia (enzim untuk memecah ikatan beta tidak
ada) - Usus ruminantia, herbivora ada mikroorganisme dapat memecah
ikatan beta : selulosa dapat sebagai sumber karbohidrat.
6)​ ​KHITIN
·​ ​polisakarida invertebrata
7)​ ​GLIKOSAMINOGLIKAN

·​ ​karbohidrat kompleks
·​ ​merupakan (+asam uronat, amina)
·​ ​penyusun jaringan misalnya tulang, elastin, kolagen
·​ ​Contoh : asam hialuronat, chondroitin sulfat
8)​ ​ GLIKOPROTEIN
·​ ​Terdapat di cairan tubuh dan jaringan
·​ ​terdapat di membran sel
·​ ​merupakan Protein + karbohidrat klik sini Sumber TERKAIT Gula
menunjukkan berbagai isomer
9)​ ​ STEREOISOMER : senyawa dengan struktur formula sama tapi beda
konfigurasi ruangnya
·​ ​Isomer D,L
·​ ​ - Cincin piranosa, furanosa
·​ ​- Anomer a, b
·​ ​- epimer (glukosa, galaktosa, manosa)
·​ ​- Isomer aldosa, ketosa
Contoh Makanan Sumber Karbohidrat
b.​ ​Protein

Protein ​terdiri atas unsur - unsur karbon (C), hydrogen (H), dan Oksigen (O),
nitrogen (N) dan kadang-kadang sulfur (S) yang tersusun atas bentuk asam-asam
amino. Protein dapat ditemukan baik dari makanan nabati maupun hewani
a.​ P
​ rotein hewani, misalnya daging, ikan, telur susu dan keju

b.​ P
​ rotein nabati, misalnya kacang-kacangan, tahu, dan tempe

Contoh Makanan Sumber Protein

c.​ ​Lemak ​ ​terdiri atas unsur- unsur karbon (C), hydrogen (H), dan Oksigen (O),
dengan kandungan oksigen lebih kecil daripada yang terdapat dalam
karbohidrat. Bahan makanan yang banyak mengandung lemak, antara lain:
a)​ L
​ emak hewani

Semua lemak hewani, termasuk susu, mentega, keju dan kuning telur
b)​ L
​ emak nabati

Minyak kelapa, kacang-kacangan dan alpukat


Contoh makanan yang banyak mengandung lemak
d.​ ​Vitamin

Vitamin ​merupakan ikatan-ikatan organic yang membantu berbagai reaksi biokimia


dalam tubuh. Sumber vitamin lebih banyak terdapat pada sayur-sayuran dan
buah-buahan

e.​ ​Mineral

Mineral ​adalah unsur-unsur atau ikatan-ikatan anorganik yang memegang peranan


penting dalam reaksi-reaksi metabolism dan sebagai bagian structural jaringan tubuh
seperti tulang
f.​ ​Air

Air ​berperan sebagai pelarut dan sebagai alat transport zat-zat gizi serta sisa-sisa
pencernaan dan metabolisma. Ada tiga sumber air bagi tubuh, yaitu air yang berasal
dari minuman, air yang terdapat dalam makanan yang kita makan, serta air yang
berasal dari hasil metabolisme di dalam tubuh. Fungsi air bagi tubuh adalah berikut
ini :
1) Pelarut zat gizi.
2) Fasilitator pertumbuhan.
3) Sebagai katalis reaksi biologis.
4) Sebagai pelumas.
5) Sebagai pengatur suhu tubuh.
6) Sebagai sumber mineral bagi tubuh

F.​ Model Dan Metode Pembelajaran


1.​ M
​ odel : ​Discovery
2.​ M
​ etode : Ekspositori, Tanya Jawab, Diskusi, Penugasan
3.​ S
​ trategi : ​Scientific
G.​ K
​ EGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan pertama

Al
Deskripsi Kegiatan ok
Kegiata Sintak
asi
n
wa
kt
u

Guru Siswa

·​ G
​ uru ·​ S
​ iswa menjawab 5
Pendah mengucapkansalam salam me
uluan ·​ G
​ uru ·​ S
​ alah satu siswa nit
mempersilakan memimpin do’a
salah satu siswa sebelum
memimpin doa pembelajaran.
·​ G
​ uru ·​ S
​ iswa

menanyakandan mengatakan
memeriksakehadiran kehadiran kepada
siswa guru
·​ ​Guru memberikan ·​ ​Siswa

apersepsi untuk mendengarkan guru


mendorong rasa ingin yang memberikan
tahu dan berpikir kritis apersepsi untuk
dengan mengajak mendorong rasa ingin
siswa memecahkan tahu dan berpikir
masalah yang kritis dengan
berkaitan dengan mengajak siswa
pengertian ilmu gizi memecahkan
dan masalah yang masalah yang
terjadi lingkungan berkaitan dengan
sekitar pengertian ilmu gizi
·​ ​Guru dan masalah yang
menyampaikan tujuan terjadi di lingkungan
pembelajaran yang sekitar
ingin dicapai ·​ S
​ iswa

mendengarkan guru
menyampaikan
tujuan
pembelajaran

Inti Fase 1: Mengamati : ·​ ​Siswa 10


·​ ​Guru menyajikan memperhatikan guru
Mengorientasi me
peserta didik materi mengenai ketika menjelaskan
nit
untuk belajar pengertian ilmu gizi, materi mengenai
menjelaskan pengertian ilmu gizi,
pengertian karbohidrat menjelaskan
dan protein yang pengertian
dengan menggunakan karbohidrat dan
media berupa ​power protein.
point ·​ ​Siswa

·​ ​Guru memberikan mengerjakan kuis


kuis kepada siswa

Fase 2: Menanya ·​ S
​ iswa 5
·​ ​Guru memberikan
Mengorganis mengajukan me
kesempatan siswa
asi peserta pertanyaan nit
untuk mengajukan
didik pada pertanyaan mengenai
mengenai hal-hal
masalah hal-hal yang kurang yang kurang
dipahami terkait dipahami mengenai
materi yang
materi yang
disampaikan.
disampaikan oleh
·​ ​Guru

mengarahakan siswa guru.


untuk membagi ·​ S
​ iswa

kelompok diskusi membentuk


menjadi 10 kelompok
kelompok diskusi
menjadi 10
kelompok sesuai
petunjuk dari guru

Fase 3: Mengumpulkan 10
Membimbing informasi: ·​ S
​ iswa
me
penyelidikan ·​ ​Guru membahas mengerjakan tugas nit
hasil diskusi yang secara diskusi
telah dipresentasikan
kelompok dengan
kepada setiap
tanggung jawab dan
kelompok
·​ ​Guru
saling membantu
memberikantugas teman sekelompok
pada setiap kelompok apabila ada yang
untuk dapat
kurang dipahami
mendeskripsikan
makan akan
tentang zat gizi apa
yang terkandung di didiskusikan
dalam hidangan bersama-sama.
tersebut
·​ G
​ uru memantau ·​ S
​ iswa bertanya

jalannya diskusi
dengan sopan
dengan cara
kepada guru apabila
mengarahkan dan
mengontrol diskusi mengalami
yang sedang kesulitan dalam
berlangsung serta diskusi kelompok
memberikan
kesempatan bertanya
kepada peserta didik
apabila dalam
kelompok mengalami
kesulitan.
Fase 4: ·​ G
​ uru memberikan ·​ S
​ iswa yang ditunjuk 22
kesempatan pada oleh guru,
Mengembang 5
kan dan beberapa siswa untuk mempresentasikan
me
menyajikan mempresentasikan hasil
hasil diskusi(perwakilan
nit
hasil
diskusi(perwakilan kelompok kemudian
kelompok kemudian berdiri ditempat
berdiri ditempat diskusi).
diskusi). ·​ S
​ iswa yang lain

·​ G
​ uru memberikan
menanggapi
kesempatan pada
presentasi
siswalain untuk
menanggapi
dariperwakilan
prensentasi dari kelompok
perwakilan yangberdiri
kelompokyang berdiri
ditempat diskusi.
ditempat diskusi.

Fase 5: ·​ G
​ uru memberikan · 2
penguatan terhadap Siswamemperhatikan
Menganalisis me
dan proses pemecahan dan peserta didik
nit
mengevaluasi masalah yang telah mencatat hasil

proses dilakukan siswa penguatan dari guru

pemecahan dengan memberikan dan memberikan

masalah reward untuk tepuk tangan untuk


kelompok dan individu kelompok terbaik dan
yang aktif dalam untuk siswa paling
diskusi aktif dalam diskusi
Penutu ·​ R
​ efleksi ·​ S
​ iswa menjawab 3
Guru mengajak pertanyaaan dari
pan me
peserta didik untuk guru dan mengajukan
nit
merefleksi kesulitan- pertanyaan kepada
kesulitan apa yang guru.
dihadapi selama ·​ ​Siswa

pembelajaraan mengerjakan
berlangsung pekerjaan rumah
·​ T
​ indak lanjut dengan mencari
Guru memberikan contoh makanan
pekerjaan rumah (PR) dengan menganalisis
kepada siswa dengan sumber zat gizi yang
mencari contoh ada dalam makanan
makanan dengan tersebut
menganalisis sumber ·​ S
​ iswa berdoa

zat gizi yang ada


dalam makanan
tersebut
·​ M
​ engakhiri

Guru mengakhiri
pelajaran dengan
berdoa

Pertemuan kedua

Al
Deskripsi Kegiatan ok
Kegiat Sintak
as
an
i
w
ak
tu

Guru Siswa

·​ G
​ uru ·​ S
​ iswa 5
Penda mengucapkansalam menjawab salam m
huluan ·​ G
​ uru mempersilakan ·​ S
​ alah satu en
salah satu siswa siswa memimpin it
memimpin doa do’a sebelum
·​ G
​ uru menanyakandan pembelajaran.
memeriksakehadiran ·​ S
​ iswa

siswa mengatakan
·​ ​Guru memberikan kehadiran kepada
apersepsi untuk mendorong
guru
rasa ingin tahu dan berpikir
·​ ​Siswa
kritis dengan mengajak
mendengarkan
siswa memecahkan
guru yang
masalah yang berkaitan
memberikan
dengan pengelompokkan
apersepsi untuk
zat gizi dan akibat
mendorong rasa
gangguan zat gizi terhadap
ingin tahu dan
fungsi tubuh
berpikir kritis
·​ ​Guru menyampaikan
dengan mengajak
tujuan pembelajaran yang
siswa
ingin dicapai
memecahkan
masalah yang
berkaitan dengan
pembahasan
mengenai mineral
dan air
·​ S
​ iswa

mendengarkan
guru
menyampaikan
tujuan
pembelajaran

Inti Fase 1: Mengamati : ·​ ​Siswa 10


·​ ​Guru mengarahkan mendiskripsikan
Mengorienta m
si peserta siswa untuk atau membaca
en
didik untuk mendeskripsikan atau ulang materi yang
membaca ulang materi yang akan dipelajari
it
belajar
akan dipelajari

Fase 2: Menanya ·​ s​ iswa diberikan 5


·​ ​guru memberikan arahan
Mengorgan waktu untuk m
dan motivasi pada anak
isasi membaca materi en
didik untuk bertanya
peserta mengenai materi yang akan
yang akan it
didik pada dipelajari diajarkan dan
masalah guru memberikan
arahan dan
motivasi pada
anak didik untuk
bertanya.

Fase 3: Mengumpulkan · 10
Siswamendengark
Membimbing informasi: m
penyelidikan an materi yang
·​ ​Guru memberikan materi en
disampaikan oleh
mengenai pengelompokkan
guru
it
zat gizi dan akibat
gangguan gizi terhadap
fungsi tubuh

Fase 4: ·​ ​Guru membagi siswa ·​ S


​ iswa 22
menjadi 5 kelompok berkelompok
Mengemban 5
gkan dan ·​ G
​ uru memberikan sesuai dengan
m
menyajikan permasalahan untuk kelompok yang
didiskusikan oleh telah ditentukan
en
hasil
masing-masing kelompok ·​ S
​ iswa yang it
·​ G
​ uru mempersilahkan ditunjuk oleh guru,
setiap kelompok untuk mempresentasikan
mempresentasikan hasil hasil diskusinya.
diskusi, dan kemudian ·​ S
​ iswa yang lain

ditanggapi oleh kelompok


menanggapi
lain (jika ada)
presentasi
dariperwakilan
kelompok (jika
ada)

Fase 5: ·​ G
​ uru memberikan · 2
penguatan terhadap proses Siswamemperhatik
Menganalisi m
s dan pemecahan masalah an dan peserta
en
mengevalua mengenai hasil diskusi yang didik mencatat
telah dilakukan hasil penguatan
it
si proses
pemecahan siswa(dipresentasikan) dari guru

masalah (dipresentasikan)

Penutu ·​ R
​ efleksi ·​ S
​ iswa menjawab 3
Guru mengajak peserta pertanyaaan dari
pan m
didik untuk merefleksi guru dan
en
kesulitan- kesulitan apa mengajukan
yang dihadapi selama pertanyaan kepada
it
berdiskusi guru.
·​ M
​ engakhiri
Guru mengakhiri pelajaran ·​ S
​ iswa berdoa

dengan berdoa

Alat dan Sumber Belajar

1.​ A
​ lat dan Bahan

Alat tulis berupa buku, bolpoin

2.​ M
​ edia
Power Point

Laptop dan LCD

3.​ S
​ umber Belajar

I.​ Penilaian Proses dan Hasil Belajar


Latihan Soal

NAMA :

ABSEN :

KELAS :

Soal Latihan

1. Jelaskan pengertian dari lemak dan karbohidrat!

2. Sebutkan contoh dari karbohidrat dan lemak!

3. Apa yang menyebabkan terjadinya obesitas?

4. Apa fungsi dari karbohidrat?

5. Apa maksud dari kalori?


Rumus konversi nilai:

Soal Skor

Pilihan ganda 15

Isi No. 1 : 25
No. 2 : 30

Jumlah skor yang diperoleh


Nilai = X 100 =..............
Jumlah skor maximal(100)
Mengetahui, Turen, 25 Juli 2017

Guru Pamong Guru Praktik KPL

Azizil Alim, S.Pd. Devi Wulandari