Anda di halaman 1dari 25

SOAL KOMKEP

KELAS A
1. Pada suatu rumah sakit ada seseorang perawat yang tidak mengerti tentang apa itu trend
dan isu komunikasi dalam pelayanan kesehatan. Lalu ada seorang perawat yang
menjelaskan tentang apa itu trend dan isu dalam komunikasi pelayanan kesehatan,
manakah yang termasuk pengertian trend dan isu yang benar?
a. Trend adalah hal yang sangat mendasar dalam berbagai pendekatan analisa, isu
adalah suatu peristiwa atau kejadian yang dapat diperkirakan terjadi atau tidak
terjadi pada masa mendatang.
b. Trend adalah upaya yang diselenggarakan secara bersama-sama, isu adalah pencegahan
penyakit.
c. Trend adalah suatu hubungan kerja sama yang dilakukan pihak tertentu, isu adalah
efektifitas hubungan kolaborasi profesional membutuhkan mutual respek baik.
d. A,B dan C Benar
e. A,B dan C Salah
2. Yang merupakan perbedaan umum dalam komunikasi kesehatan?
a. Hambatan kolaborasi dokter dengan perawat.
b. Konsekuensi dibalik issue kesehatan.
c. Bahwa fokusnya mengenai informasi kesehatan.
d. Menggambarkan hubungan kerja.
e. Hubungan dokter dengan perawat bukan hanya mungkin dilakukan.
3. Ada berapakah bentuk-bentuk trend dan isu?
a. 7
b. 6
c. 5
d. 4
e. 2
4. Dibawah ini manakah yang termasuk faktor yang mempengaruhi trend dan isu
keperawatan?
a. Norma atau hukum, ekonomi, sosial, dan politik.
b. Agama atau adat istiadat, sosial, dana atau keuangan, dan kode etik keperawatan.
c. Norma atau hukum, adat istiadat, tatakrama, dan lingkungan.
d. Dana atau keuangan, ekonomi, sandang, dan pangan.
e. Agama, konflik, sosial, dan kebiasaan.
5. Kode etik keperawatan merupakan salah satu ciri atau persyaratan profesi yang
memberikan arti penting dalam penentuan, pertahanan dan peningkatan standar profesi.
Menurut siapakah pengertian diatas?
a. Muharamiatul tahun 2012.
b. American Nurses Credentialing Center (ANCC).
c. American Medical Assosiation (AMA).
d. Kelly tahun 1987, dikutip oleh Robert Priharjo.
e. Potter dan Perry tahun 2009.
1. Berikut ini yang merupakan penyebab trend issue komunikasi dalam pelayanan kesehatan adalah
(Kecuali)
A. Lemahnya pemahaman mengenai penggunaan diri secara terapeutik saat melakukan intraksi
dengan klien.
B. Kurangnya kesadaran diri para perawat dalam menjalankan komunikasi dua arah secara terapeutik.
C. Tingginya kemampuan petugas kesehatan dalam melaksanakan komunikasi terapeutik
dengan klien
D. Lemahnya penerapan sistem evaluasi tindakan (kinerja) individual yang berdampak terhadap
lemahnya pengembangan kemampuan diri sendiri.

2. Berikut ini yang bukan termasuk faktor yang mempengaruhi trend issue keperawatan adalah

A. Faktor Usia
B. Faktor Agama dan Adat istiadat
C. Faktor Sosial
D. Faktor Kode Etik Keperawatan

3. Apa peran perawat terhadap Trend Issue dalam pelayanan kesehatan


A. Sebagai pendengar keluh kesah klien
B. Sebagai perawat yang mampu menerapkan komunikasi terapeutik dengan klien
C. Sebagai kolaborasi yang baik

D. Sebagai pemberian asuhan keperawatan dengan adanya Telehealth atau Telenursing

4. Berikut yang bukan termasuk bentuk dari trend issue dalam keperawatan adalah
A. Trend keperawatan medical bedah dan implikasih di Indonesia
B. Trend issue masalah ekonomi kemiskinan
C. Trend issue keperawatan komunitas
D. Trend current issue dan kecenderungan dalam keperawatan jiwa

5. Saat ini aborsi menjadi salah satu masalah cukup serius , dilihat dari angka aborsi yang kian
meningkat dari tahun ketahun. Di Indonesia sendiri angka pembunuhan janin 3 juta.Ada yang
melarang atas nama agama, ada juga yang mengatakan bahwa bayi juga punya hak hidup sehingga
ddi pertahankan.
Ada beberapa bukti dari berita yang ditulis kabar tentang terjadinya aborsi di kalangan masyarakat,
dengan mudahnya yang didapatkan seperti jamu dan obat-obatan serta dukun pijat.
Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan perawat agar dapat mebenarkan tindakan agar mengurangi
aborsi tersebut?
A. Prinsip legal dan etis
B. Prinsip ilmu kekeluargaan
C. Prinsip kesehatan etis
D. Prinsip keperawatan jiwa

1. Hal-hal yang dapat memengaruhi komunikasi adalah…


a. Umur
b. Pekerjaan
c. Hobby
d. Pengalaman
e. Cara berbicara
2. Perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi atau
kesannya terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan harapan-harapannya disebut…
a. Senang
b. Kecewa
c. Bangga
d. Bahagia
e. Kepuasan
3. Keuntungan dari komunikasi Telenursing adalah …
a. Memperlambat waktu tunggu
b. Mempersingkat hari rawat dan mengurangi biaya perawatan
c. Tidak ada interaksi langsung perawat dengan pasien
d. Kemungkinan kegagalan teknologi seperti gangguan koneksi internet
e. Meningkatkan resiko terhadap kehilangan data pasien
4. Kerugian dari komunikasi Telenursing adalah …
a. Mengurangi waktu tunggu
b. Mengurangi kunjungan yang tidak perlu
c. Tidak adanya interaksi langsung perawat dengan pasien yang akan mengurangi kualitas pelayanan
kesehatan
d. Membantu memenuhi kebutuhan kesehatan
e. Memudahkan akses petugas kesehatan yang berada di daerah yang terisolasi
5. Tn. R usia 47 tahun mengalami kelumpuhan total akibat cedera kecelakaan. Tn. R hanya perlu melakukan
control rutin. Karena keterbatasan gerak dan jarak antara rumah dan klinik kesehatan jauh pasien merasa
kerepotan, sehingga perawat menyarankan agar melakukan control rutin melalui Telenursing. Dari kasus
tersebut dapat dicermati bahwa Telenursing memiliki manfaat…
a. Menurunkan total biaya perawatan kesehatan
b.Sumber biaya minimal
c. Efektif dan efisien dalam hal biaya kesehatan
d.Menurunkan kebutuhan waktu di rumah sakit
e. Tanggapan cepat

1. Faktor apa yang bukan mempengaruhi komunikasi efektif


a. Faktor Komunikator
b. Faktor Pesan
c. Faktor Media/Saluran
d. Faktor Komunikan
e. Faktor Kontrak

2. Media atau saluran yang langsung terlibat dalam proses komunikasi adalah…
a. Mata (Penglihatan)
b. Hidung (Penciuman)
c. Otak
d. Tangan
e. Telinga
Jawabannya adalah : semua benar

3. 1. Dapat dipercaya
2. Konteks
3. Penyampaian
4. Kejelasan
5. Kesopanan
6. Kapabilitas sasaran
Berikut yang termasuk dalam syarat-syarat dari Komunikasi Efektif adalah…
a. 1-2-3
b. 1-2-5
c. 1-3-5
d. 2-4-6
e. 2-5-6

4. Tahap-tahap Komunikasi Efektif Perawat dan Pasien yang benar adalah…


a. Pra Interaksi-Orientasi-Perkenalan-Implementasi-Terminasi
b. Pra Interaksi-Perkenalan-Orientasi-Implementasi-Terminasi
c. Pra Interaksi-Orientasi-Perkenalan-Terminasi-Implementasi
d. Perkenalan-Pra Interaksi-Orientasi-Implementasi-Terminasi
e. Perkenalan-Pra Interaksi Orientasi-Terminasi-Implementasi

5. Perawat S mendapat laporan bahwa pasien A masih mengeluh nyeri perut dan sudah meminum
analgesik yang diberikan, tetapi nyeri tidak kunjung hilang sehingga pasien tidak bisa tidur, kemudian
perawat S konsul ke dokter via telepon.
Hal apa saja yang diperhatikan dalam Komunikasi yang Efektif, Kecuali…
a. Advice dokter ditulis lengkap baik secara lisan
b. Mengulang kembali advice dokter
c. Perawat memberikan obat dan menutup telepon
d. Dokumentasi hari dan jam telepon
e. Advice dalam rekam medis

1. Metode terstruktur untuk mengomunikasikan informasi penting yang membutuhkan perhatian segera
dan tindakan berkontribusi terhadap eskalasi yang efektif dan meningkatkan keselamatan pasien, adalah
definisi dari?
a. Komunikasi SBAR
b. Komunikasi terapeutik
c. Komunikasi verbal
d. Komunikasi intrapersonal
e. Komunikasi interpersonal

2. Manfaat komunikasi SBAR adalah?


1. Meningkatkan patient safety
2. Mendorong perawat untuk berkomunikasi secara tegas dan efektif
3. Menghindari komunikasi berulang saat transfer pasien
4. Membantu perawat untuk menjelaskan informasi dengan detail
5. Untuk memastikan komunikasi yang optimal tentang kondisi pasien
(semua jwban benar “5”)

3. “S” pada komunikasi SBAR mengandung komponen tentang apa?


a. Rekomendasi atau usulan dari dokter
b. Informasi penting yang melatarbelakangi kondisi pasien
c. Kesimpulan masalah pasien
d. Identitas, hasil diagnose medis
e. Riwayat penyakit keluarga
4. “R” pada komunikasi SBAR mengandung komponen tentang apa?
a. Rekomendasi atau usulan dari dokter
b. Informasi penting yang melatarbelakangi kondisi pasien
c. Kesimpulan masalah pasien
d. Identitas, hasil diagnose medis
e. Riwayat penyakit keluarga

5. “B” pada komunikasi SBAR mengandung komponen tentang apa?


a. Rekomendasi atau usulan dari dokter
b. Informasi penting yang melatarbelakangi kondisi pasien
c. Kesimpulan masalah pasien
d. Identitas, hasil diagnose medis
e. Riwayat penyakit keluarga

1. Apa keuntungan menggunakan SBAR ?


a. Kekuatan perawat berkomunikasi secara efektif
b. Dokter percaya pada analisa perawat karena menunjukkan perawat paham akan kondisi pasien
c. Memperbaiki komunikasi : memperbaiki keamanan pasien
d. Semua benar

2. Sebutkan 4 metode SBAR ?


a. Situation, Condition dan Background
b. Situation, Background, Assesment, Recommendation
c. Situation, Condition, Assesment, Recommendation
d. Background, Assesment dan Condition

3. Fungsi yang tepat dari pelaksanaan SBAR, kecuali ?


a. Sebagai analisa
b. Sebagai alat komunikasi informasi melaporkan kondisi pasien secara lisan (baik langsung maupun tidak
langsung/telepon)
c. Sebagai alat komunikasi serah terima pasien
d. Sebagai alat komunikasi dan informasi yang lebih ringkas

4. Apa keuntungan menggunakan SBAR ?


a.Kekuatan perawat berkomunikasi secara efektif
b.Dokter percaya pada analisa perawat karena menunjukkan perawat paham akan kondisi pasien
c.Memperbaiki komunikasi : memperbaiki keamanan pasien

d.Semua benar

5. Sebutkan 4 metode SBAR ?


a.Situation, Condition dan Background

b.Situation, Background, Assesment, Recommendation


c.Situation, Condition, Assesment, Recommendation
d.Background, Assesment dan Condition
1. Berikut ini yang bukan termasuk contoh hasil komunikasi yang efektif adalah...
a. Pasien merasa dokter menjelaskan keadaan sesuai tujuannya berobat
b. Pasien merasa dokter mendengarkan keluhannya dan mau memahami keterbatasan
kemampuannya dan bersama mencari alternatif sesuai kondisi dan situasinya, dengan segala
konsekuensinya
c. Pasien memutuskan untuk pergi ke pengobatan alternatif atau komplementer atau menyembuhkan
sendiri
d. Pasien mau bekerja sama dengan dokter dalam menjelaskan upaya pengobatan
e. Semua benar

2. Seorang kepala ruangan melihat langsung bahwa proses timbang terima berjalan tidak efektif dan
berdampak pada kinerja anggota perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada shift berikutnya.
Perawat cenderung melaporkan hal yang sama setiap waktu dan tidak memenuhi aspek proses keperawatan.
Apa tindakan yang seharusnya dilakukan oleh kepala ruangan tersebut?...
a. Mensupervisi dokumen kehadiran timbang terima
b. Mensupervisi tindakan keperawatan yang dilakukan
c. Mensupervisi jalannya timbang terima setiap shift dinas
d. Mensupervisi isi kegiatan dan laporan asuhan keperawatan
e. Mensupervisi standar prosedur kegiatan timbang terima di ruangan

3. Prosedur timbang terima yang dilakukan pada pasien timbang terima adalah...
a. Dilakukan antara perawat primer dengan perawat asosiate
b. Disampaikan dengan jelas,singkat, dan tepat
c. Lama timbang terima 5-10menit tiap pasien
d. Pelaporan ditulis sesuai format buku diruangan
e. Salah semua

4. Yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan operan adalah...


a. Kedua kelompok siap berhadapan
b. Kelompok yang menggantikan membuka buku catatan
c. Berdiskusi dengan mengkaji masalah secara komprehensif
d. Kepala ruangan menutup pembicaraan “selamat bekerja, dan berdoa bersama-sama”
e. Benar semua

5. Tujuan timbang terima dalam keperawatan adalah...


a. Meningkatkan komunikasi antar perawat
b. Menjalin hubungan kerja sama dan bertanggung jawab
c. Terlaksananya askep secara berkesinambungan
d. Mengkomunikasikan perkembangan organisasi
e. Benar semua

KELAS B
1. Apa saja komponen dalam MKPK?
A. Nilai profesional, pendekatan manajemen, hubungan profesional, sistem pemberian asuhan
keperawatan, dan kompensensi penghargaan
B. Pendekatan manajemen,sistem pemberian asuhan keperawatan, penghargaan
C. Penghargaan, kompensensi, dan nilai profesional
D. Nilai profesional
2. Mengapa caring sangat penting dalam dunia keperawatan?
A. Sebagai upaya pendekatan
B. Hubungan profesional
C. Pengalaman dalam memberikan asuhan keperawatan
D. Sebagai sebuah cara untuk menghubungkan nilai-nilai lain berdasarkan perasaan seseorang yang
berkomitmen dan tanggung jawab pda pasien
3. Upaya apa saja yang dapat meningkatkan mutu dirumah sakit?
A. Untuk memberikan pelayanan yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan
B. Untuk mengembangkan strategi model praktik keperawatan (MPKP)
C. Memiliki peran dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
D. A,B dan C bener semua
4. Apa saja yang berhubungan dengan caring keperawatan?
A. Informasi, motivasi, expresi
B. Hubungan saling percaya, sikap
C. Kebutuhan dasar manusia, sikap, informasi, motivasi, komunikasi, keterlampilan, dan hubungan
saling percaya
D. Expresi, perilaku, saling menghormati
5. Seorang perawat masuk ke kamar klien, beri salam hangat kepada klien sambil menyentuh pundak klien,
lakukan kontak mata, duduk beberapa menit, dan tanyakan tentang apa yang menjadi pikiran dan
perhatian klien, dengarkan cerita klien, lihat cairan intervena (IV) yang tergantung, kaji klien beberapa
saat, dan kemudian periksa rangkuman tanda vital klien dalam layar komputer sebelum meninggalkan
ruangan.
Contoh diatas menunjukkan perilkaku perawat yang lembut, sejalan dengan kotak mata,
keperdulianterhadap masalah klien, dan hubungan fisik mengekspresikan fokus pada individu
merupakan pendekatan yang nyaman.
Termasuk apakah yang dilakukan perawat dalam cerita tersebut?
A. Perilaku terbuka ( overt behavior)
B. Sopan santun dan terbuka kepada pasien dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan
tugas profesi yang baik sehingga membantu kesembuhan pasien dengan cepat.
C. Tidak satun kepada pasien acuh
D. Tidak sopan dalam melakukan tindakan kepada pasien sehingga pasien tidak perduli

1. Apa definisi dari trend dan isu?


a. sesuatu yang sedang di bicarakan oleh banyak orang saat ini dan kejadiannya berdasarkan fakta
b. sesuatu yang sedang dibicarakan banyak orang namun belum jelas faktanya
c. sesuatu yang dibicarakan banyak orang mengenai keperawatan berdasarkan fakta atau tidak
d. hal yang mendasar dalam berbagai pendekatan analisa
2. Berikut 4 metode Euthanasia, Kecuali
a. Euthanasia sukarela
b. Euthanasia tidak sukarela
c. Euthanasia non sukarela
d. Euthanasia pembunuhan
e. Euthanasia Bunuh diri
3. Di negara mana Aborsi diperbolehkan atas indikasi sosial
a. Amerika
b. Jepang
c, China
d. Korea
4. Faktor yang mempengaruhi komunikasi kesehatan
a. Situasi dan kejelasan pesan
b. suasana dan komunikan
c. pesan dan komunikan
d. komunikan dan situasi
5. aspek apa yang membuat hambatan kolaborasi antara dokter dan perawat?
a. Perbedaan status
b. Usia
c. Jenis kelamin
d. Perbedaan pendapat
6. Seorang perempuan berumur 27 tahun datang kebidan praktik swasta, untuk melakukan
pemeriksaan kehamilannya, ini kehamilan pertamanya dan sudah menikah 2 tahun dan tidak
pernah melakukan pemeriksaan kehamilan sebelumnya sampai umur kehamilannya sekarang yang
sudah 36 minggu, ibu ini datang dengan keluhan bayinya tidak bergerak selama satu hari dan
merasa cemas keadaan bayinya.
Dari kasus diatas yang dimaksud dengan pengertian keterampilan obsevasi adalah :
a. Keterampilan yang dikembangkan semua menggunakan indra
b. Keterampilan yang dikembangkan semua menggunakan panca indra
c. Aktivitas yang dilakukan
d. Proses tingkah laku secara fisik
e. Komunikasi yang dihasilkan adanya umpan balik dari klien

1. apa saja yang terdapat dapam komunikasi SBAR?


A. situasi, background, assesment, reassesment
B. stuasi, backgroujd, analisis, reassesment
C. situasion, background, analisis, recomendation
D. simulation, background, analisis, reassessment

2. apa yang dibahas dalam background pada komunikasi SBAR?


A. kondisi terkini yang terjadi pada pasien
B. info penting yang berhubungan dengan kondisi pasien terkini
C. hasil pengkajian dari kondisi pasien saat ini
D. rekomendasi intervensi keperawatam yang telah dan eprlu dilanjutkan
3. kapan komunikasi SBAR dilakukan? kecuali !
A. saat visit dokter
B. saat transfer pasien
C. saat perubahan kondisi pasien
D. saat penerimaan pasien

4. Tn. B usia 35 tahun ruang Melati sejak tanggal 1 Juni 2018 dengan keluhan demam (40oc), trombsit
80.000 g/dl. Selama proses rawatan pasien perlu pemberian cairan Fimahes 30 ts/menit , PCT 3 x 500
mg, pemantauan : demam , kada trombosit serial 12 jam, dan tanda-tanda pendarahan.
Tanggal 2 Juni pukul 21.00 pasien tiba-tiba mengalami pendarahan pada gusi. Kadar trombosi
pada pukul 18.00 50.000 g/dl. Tanda-tanda Vital TD : 120/80 mmHg, HR 80 x/menit, RR: 20
x/menit dan T : 37,5oc.

Bagaimana Baground penerapan Teknik SBAR ke dokter pada saat terjadi perubahan kondisi px
pada pukul 21.00?
A. Bagaimana terlaksananya selanjutnya untuk pendarahan dokter? Apa pasien perlu diberikan
Transamin?
B. Trend trombosit cenderung menurun , pendarahan hanya terjadi di area gusi, dan tidak ditemukan
ptechie. Tanda-tanda vital masih stabil (TD 120/80 mmHg, HR 80 m/menit, RR 20 x/menit dan T
37,5oC)
C. Pasien hari rawatan ke 2. Trombosit sebelumnya 80.000 gr/dl, dan terapi sebelumnya hanya
pemberian cairan fihames 30 tts/menit dan PCT 3 x 500 mg
D. Assalamualaikum dokter, saya Ana, perawat jaga malam di Ruangan Melati. Mau melaporkan
kondisi Tn.B usia 35 tahun denga diagnosis medis DHF grade III. Pasien mala mini mengalami
pendarahan di gusi, hasil pemeriksaan rombosit hari ini pukul 18.00 wib nilai trombosit 50.000 gr/dl.

5. Berikut adalah cara menjawab SBAR via telepon kecuali


A. report (melaporkan kembali)
B. write down (menulis kembali)
C. read back (dibaca kembali)
D. confirm (informasi)

1. Kasus :
Tn. A dengan hipertensi hari rawatan ke 2 di Rumah Sakit Medika dengan nomor bed 159
ditangani oleh dokter Arwan dan Perawat Nati. Pasien mengatakan tidak ada riwayat alergi dan
tidak ada penyakit keturunan. Telah dilakukan pemeriksaan TTV (TD 200/100 mmhg, RR
28x/mnt, Temp 29C, N 100x/mnt) , infuse , NGT terpasang.
Berikut ini yang merupakan SBAR dengan benar yaitu :
a. S : Riwayat alergi tidak ada
b. B : Pasien gelisah kesadaran menurun
c. A : TTV (TD 200/100 mmhg, RR 28x/mnt, Temp 29C, N 100x/mnt) , infuse , NGT
terpasang.
d. R : Diagnosa medis Hipertensi
2. Apa saja keuntungan dari komunikasi SBAR antara lain, kecuali :
a. Meningkatkan kualitas hidup
b. Memperbaiki komunikasi = memperbaiki keamanan pasien
c. Dokter percaya pada analisa perawat karena menunjukan perawat paham akan kondisi pasien
d. Kesalahan dalam melakukan interaksi dengan komunikasi efektif sangat besar terjadi
3. 1. Cek TTV
2. Melakukan pemeriksaan lainnya seperti cek gula darah, suara paru dan lain lain.
3. Siapkan informasi yang sesuai dengan kondisi pasien
4. Review dan menganalisa hasil laboratorium
5. Melakukan konsul ke dokter yang bertanggung jawab
Dari data diatas, hal apa saja yang dilakukan sebelum melakukan SBAR?
a. 2, 3 dan 4
b. 1,2,3 dan 4
c. 1,2,4 dan 5
d. 1, 2, 3, 4 dan 5
4. Dalam SBAR, Komponen S (situation) meliputi :
a. Intervensi yang telah dilakukan, riwayat alergi, pembedahan, obat – obatan, pemeriksaan
diagnostic
b. Hasil pengkajian, tanda vital, pain skore, tingkat kesadaran, status nutrisi, eliminasi.
c. Intervensi yang perlu dilanjutkan, nursing care plan, edukasi pasien dan keluarga
d. Nama, umur, tanggal MRS, hari perawatan, nama perawat, dokter yang merawat,
diagnosis medis, masalah keperawatan yang belum teratasi
5. Pada saat kapan perawat melakukan komunikasi SBAR :
a. Saat berkerjasama dengan profesi lain
b. Saat visite dokter
c. Saat pasien KRS
d. Benar semua

1. Komunikasi efektif apa yang dilakukan perawat untuk timbang terima pasien ?
a. SEBAR
b. SABAR
c. SBAR
d. SIBAR
e. SGAR
2. Kepanjangan dari SBAR adalah ?
a. Simulasi, background, analisis, rasional
b. Stimulus, backing,anterior, region
c. Situation, background, assessment, recommendation
d. Situation, backround,analisis, recommendation
e. Stimulus, background, analisis, region
3. Pada Jurnal Collaborative Communication: Integrating SBAR to Improve Quality/Patient
SafetyOutcomes,metode yang digunakan menggunakan kerangka?
a. Kerangka satuan dan keangka kiloan
b. Kerangka Memajukan penilitian dan kerangka Praktek klinis melalui manajemen obah teori
c. Kerangka banding daan kerangka ubah teori
d. Kerangka bangunan
e. Kerangka penghapusan jurnal
4. Tujuan penggunaan komunkasi SBAR adalah ?
a. Agar pasien cepat pulang dari rs
b. Untuk bergaya di depan dokter
c. Menigkatkan keamanan pasien
d. Bosan menggunakan komunikasi biasa
e. Mempersulit dokter
5. Senin 7 agustus 1987 datang pasien atas nama Tn. Angga dengan nomer rekam medis 0098786, dr
aditya iswanto mengatakan diagnose Tn. Angga yaitu ca colon dan diagnose keperawatan gangguan
pemenuhan kebutuhan nutrisi.
Data tersebut merupakan isi dari metode Sbar dalam komponen apa ?
a. Situation
b. Bacground
c. Assesment
d. Recommendation
e. Region

1. Bagaimana melakukan fungsi komunikasi keperawatan dengan cara motivasi?


a. mendorong aktivitas dan dukungan estetika
b. Adanya proses pengalihan ilmu pengetahuan dan teknologi

c. Komunikasi yang dilakukan secara persuasif argumentatif


d. Komunikasi yang dilakukan secara sosialisasi
2. Beberapa fungsi komunikasi adalah...
a. Sosialisasi, pendidikan
b. Perdebatan dan diskusi, intesrasi

c. A dan B benar
d. A dan B salah
3. Berapa tahap-tahapan yang benar dalam komunikasi terapeutik adalah...
A. Perkenalan, prainteraksi, orientasi, tahap kerja, tahap terminal

B. Prainteraksi, Perkenalan, orientasi, tahap kerja, tahap terminal


C. Prainteraksi, perkenalan, tahap kerja, orientasi, tahap terminal
D. Perkenalan, orientasi, prainteraksi, tahap kerja, tahap terminal
4. Dengan komunikasi, sesuatu yang ingin disampaikan dapat disebarluaskan kemasyarakat luas.
Fungsi ini sangat efektif apabila dilakukan dengan pendekatan yang tepat, misalnya komunikasi massa
baik langsung maupun tidak langsung (melalui media).
Fungsi apa yang tepat untuk menggambarkan pernyataan tsb?
A. Motivasi

B. Sosialisasi
C. Informasi
D. Diskusi

5. Dalam menjalani hubungan dg klien perawan memiliki beberapa peran, yaitu...


a. Komunikator
b. Komunikan
c. Feed back
d. Perkenalan

KELAS C
1) Komunikasi terapeutik dilakukan oleh badan kesehatan atas nama?
a. Kesuksesan
b. Kebangkitan
c. Kemerdekaan
d. Kebanggaan
e. kelompok
2) dalam penelitin ini menggunakan berapa populasi dan berapa sampel ?
a) 96 bidan dan 20 sampel
b) 89 bidan dan 40 sampel
c) 70 bidan dan 16 sampel
d) 96 bidan dan 40 sampel
e) 70 bidan dan 40 sampel
3) Penelitian yang dilakukan ini menggunakan pendekatan ?
a. Kuantitatif
b. Kualitatif
c. Kelompok
d. Individu
e. Inter personal
4) Pada jurnal kedua penelitian bertujuan untuk ?
a. untuk menganalisis kepentingan dan kepuasan penilaian kualitas pelayanan kesehatan
berdasarkan dimensi Dabholkar.
b. Untuk mengetahui populasi penduduk
c. Untuk menilai angka kesehatan didaerah tersebut
d. Untuk mengetahui angka kematian
e. Untuk mendapatkan informasi tentang masalah kesehatan didaerah tersebut
5) Mutu pelayanan rumah sakit adalah
a. derajat kesempurnaan pelayanan rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
konsumen akan pelayanan kesehtan yang sesuai standart profesi
b. standart pelayanan kesehatan yang sesuai standar pelayanan dengan menggunakan
potensi sumber daya yang tersedia dirumah sakit secara wajar
c. efesien dan efektif serta memberikan secara aman dan memuaskan sesuai dengan norma,
etika, hukum dan sosio budaya dengan memperhatikan keterbatasan dan kemampuan
pemerintahan dan masyarakat konsumen .
d. perasaan senang atau puas bahwa produk atau jasa yang diterima telah sesuai atau
melebih harapan pelanggan
e. observasional dengan desain cross sectional

1. Ada suatu kasus yang baru terjadi pada seorang anak yang beranama A. berusia 8 tahun, telah meninggal
dengan korban malapraktik dengan penyempitan pembuluh darah kaki pascaoperasi. Namun tidak ada
penjelasan pasti penyebab terjadinya penyempitan pembuluh darah tersebut. Dari kasus tersebut apa yang
enyebabkan terjadinya ketidakjelasan informasi .......
a. Komunikasi yang kurang efektif
b. Kurangnya keterbukaan antara dokter, perawat dan pasien
c. Kurangnya keterampilan dalam menyampaikan komunikasi
d. Kurangnya komunikasi keluarga dengan perawat
e. Semua jawaban benar/salah
2. Perhatikan dibawah ini :
1. Malapraktik dalam tindak tutur kesehatan
2. Ketidakefektifan komunikasi
3. Pola komunikasi yang berbeda-beda
4. Komunikasi kesehatan
Diantara pilihan diatas manakah yang termasuk isu-isu dalam komunikasi keperawatan.....A(1,2,3)
3. Perhatikan dibawah ini :
1. Komunikasi kelompok
2. Komunikasi antar pribadi
3. Komunikasi massa
4. Komunikasi efektif
Manakah dari pilhan diatas yang termasuk konteks komunikasi...A (1,2,3)
4. Pesan yang disampaikan oleh komunikator pada komunikan dapat berbentuk....
a. Verbal-nonverbal
b. Langsung-tidak langsung
c. Kelompok-individu
d. Satu tahap-dua tahap
e. Kelompok-massa
5. Perkumpulan pemuda RT. 01 mengadakan pertandingan bola voly dengan Rt. 02. Dalam tingkatan proses
komunikasi, kegiatan yang dilakukan oleh pemuda-pemuda dari kedua RT tersebut termasuk dalam kegiatan
komunikasi ...
a. Organisasi
b. Dalam kelompok
c. Antarkelompok
d. Antar pribadi

1. Masalah apa saja yang terjadi pada kesehatan gerontik


Jawaban : (E. Semua benar)
1. Masalah kehidupan seksual
2. Perubahan prilaku
3. Pembatasan fisik
4. Palliative care

2. Hal yang sangat mendasar dalam berbagai pendekatan analisa adalah definisi....
a. Issu
b. Trend
c. Trend dan Issu
d. Fenomena demografi
e. Masala kesehatan gerontik

3. Suatu peristiwa atau kejadian yang dapat diperkirakan terjadi atau tidak terjadi pada masa mendatang,
yang menyangkut ekonomi, moneter, sosial, politik, hukum, pembangunan nasional, bencana alam, hari
kiamat, kematian, ataupun tentang krisis adalah definisi....

a. Issu
b. Trend
c. Trend dan Issu
d. Fenomena demografi
e. Masala kesehatan gerontik
4. Sesuatu yang sedang dibicarakan banyak orang tentang praktek atau mengenai keperawatan baik itu
berdasarkan fakta ataupun tidak. Adalah definisi dari

a. Issu
b. Trend
c. Trend dan Issu
d. Fenomena demografi
e. Masala kesehatan gerontik

5. Menurut Departemen Kesehatan (2012) menyebutkan bahwa home care adalah pelayanan kesehatan
yang berkesinambungan dan komprehensif yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat
tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan atau
memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit. Isu legal yang paling
kontroversial dalam praktik perawatan di rumah antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut adalah
Jawaban : (A. 1, 2, dan 3)
1. Resiko yang berhubungan dengan pelaksanaan prosedur dengan teknik yang tinggi, seperti
pemberian pengobatan dan transfusi darah melalui IV di rumah.
2. Aspek legal dari pendidikan yang diberikan pada klien seperti pertanggung jawaban
terhadap kesalahan yang dilakukan oleh anggota keluarga karena kesalahan informasi dari
perawat.
3. Pelaksanaan peraturan Medicare atau peraturan pemerintah lainnya tentang perawatan di
rumah.
4. Pelayanan tindakan medik hanya dapat dilakukan atas permintaan tertulis dokter

1. Pesan disampaikan seoriginal mungkin serta harus berusaha untuk menghilangkan kata-kata yang tidak
relevan sehingga penerima pesan tidak lagi mencari artinya merupakan ciri-ciri komunikasi efektif yaitu
?
a. Istilah
b. Tersusun baik
c. Efisien
d. Spesifik
e. Objektif, akurat dan actual
2. Yang termasuk hukum komunikasi yang efektif “REACH” yaitu ?
1. Respect
2. Emphaty
3. Audible
4. Credible
Jawaban : 1,2 dan 3
3. Dalam membangun komunikasi yang efektif ada enam pondasi atau dasar penting untuk dipahami. Apa
saja enam pondasi dasar itu ?
a. Berusaha benar-benar mengerti orang lain
b. Kebaikan dan sopan santun yang sangat penting dalam suatu hubungan
c. Memenuhi komitmen atau janji dan menjelaskan menjelaskan harapan
d. Meminta maaf dengan tulus saat membuat kesalahan
e. Semua benar
4. Berikut ini cara menjadi pendengar yang baik saat melakukan komunikasi yang efektif ?
1. Memberikan perhatian
2. Memahami komunikasi verbal dan non verbal
3. Meningkatkan kemampuan dalam memahami symbol verbal dan non verbal dengan menambah
referensi pemahaman
4. Menyimak untuk menganalisa dan mengevakuasi
5. Meningkatkan keahlian menyimak antarpersonal
Jawaban yang paling tepat adalah…
a. 1,2,3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4 saja
e. Semua benar
5. pada suatu hari di rumah sakit kota Surabaya. perawat A sedang menemui pasien B yang sedang dirawat
di ruang dahlia. Pada pukul 13.00 perawat melakukan observasi pada pasien B yang di diagnose oleh
dokter mengidap HIV/AIDS. Perawat A melakukan pengkajian lebih lanjut kenapa px tersebut terkena
HIV/AIDS, tetapi px B tidak berkata jujur / tidak terbuka masalah penyakitny. Lantas bagaimana jika
kamu seorang perawat menemui pasien yang tidak memiliki sifat “Keterbukaan” tersebut ..?

Jawaban : Perawat bisa melakukan pendekatan ke pasien agar pasien tersebut bisa terbuka
dengan perawat lainnya, dan perawat bisa mengenali karakter pasien dengan menggali informasi
tentang pasien tersebut dari keluarga pasien.

1. Apa yang dimaksud dengan komunikasi S-BAR?


2. Apa keuntungan dari S-BAR?
3. Berikan contoh komponen – komponen yang termasuk dalam S-BAR?
4. Apabila salah satu dari kata S-BAR tidak dilakukan apa itu bisa ngamcam kondisi fisik pasien? berikan
alasan!
5. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di RSUD Kota Mataram, didapatkan hasil bahwa
komunikasi SBAR belum sepenuhnya efektif, yaitu pada komponen situation (S), sebagian besar dalam
kategori cukup baik sebanyak 40,0%, komponen background (B) sebagian besar dalam kategori cukup
baik sebanyak 50,0%, komponen Assesment (A) sebagian besar dalam kategori kurang baik sebanyak
60,0%, komponen recommendation (R) sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 50,0%. Penelitian
ini bertujuan untuk mengidentifikasi komunikasi efektif SBAR yang meliputi komponen Situation,
Background, Assesment dan Recommendation di Rumah Sakit Kota Mataram tahun 2015.
Berdasarkan kasus diatas coba kalian cari Komponen Observasinya!

JAWAB
1. Komunikasi S BAR adalah kerangka komunikasi efektif yang digunakan di rumah sakit yang terdiri dari
situation, Background, Assessment, Recommendation.
2. a. kekuatan perawat untuk berkomunikasi secara efektif
b. dokter percaya pada analisa perawat karena perawat paham akan kondisi pasien
c. memperbaiki komunikasi sama dengan memperbaiki keamanan pasien.

3. – Situasi : menyebutkan nama pasien, umur, tanggal masuk, dokter siapa yang merawat.diagnosa
- Background :sebutkan apa pasien punya keluahan atau tidak, apa pasien memakai alat bantu dan
obat obatan termasuk caiaran.
- Assesment : jelaskan secara lengkap tentang pengkajian pasien terkini seperti tanda vital, skor nyeri
dan tingkat kesadaran
- Recommendation: melakukan edukasi kepada pasien
4. Iya, jika salah satu tindakan tidak dilakukan akan berbahaya bagi kesehatan pasien karena S-BAR
merupakan prosedur yang wajib ada dimana pun untuk mengatisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
5. Diketahui bahwa pada komponen komunikasi situation (S) sebagian besar dalam kategori efektif
sebanyak 82,0%, pada komponen komunikasi background(B) sebagian besar dalam kategori tidak
efektif sebanyak 78,0%, pada komponen komunikasi assesment (A) sebagian besar dalam kategori
tidak efektif sebanyak 64,0% dan pada komponen komunikasi recommendation (R) sebagian besar
dalam kategori tidak efektif sebanyak 64,0%.

1. Dibawah ini termasuk kendala implementasi penggunaan komunikasi SBAR di rumah sakit, kecuali …
a. Penerima pesan yang tidak tepat dan pelaksanaan yang tidak sesuai SOP
b. Petugas pengirim pesan yang kurang detail dalam memberikan pesan kondisi pasien
c. Adanya kekuatan perawat berkomunikasi secara efektif
d. Adanya interupsi ataupun menyela pembicaraan antara petugas yang berrtugas
e. Tidak adanya konfirmasi apakah pesan dapat diterima dengan baik karena keterbatasan waktu

2. Masalah yang timbul akibat ketidaktepatan dilakukannya komunikasi SBAR adalah …


a. Keterlambatan dalam menentukan diagnosis medis
b. Komunikasi yang baik kepada pasien
c. Perawat yang melakukan komunikasi secara efektif
d. Menurunkan kemungkinan efek samping
e. Adanya rasa puas dari pasien dan keluarga

3. Pada ruang Flamboyan 2 RSUD Kota Salatiga adalah ruang rawat inap khusus untuk bedah dan saraf.
Jumlah perawat di ruang Flamboyan 2 RSUD Kota Salatiga adalah 13 perawat (termasuk kepala ruang) dan
2 bidan. Tugas jaga dibagi menjadi 3 shift, yaitu pagi, siang dan malam. Shift pagi biasanya ada 5 orang
(termasuk kepala ruang) yang bertugas. Shift siang biasanya ada 2 orang yang bertugas, dan shift malam ada
3 orang yang bertugas. Padahal, di ruang Flamboyan 2 terdapat 5 kamar klien yang masing-masing berisi 6
bed. Dalam sehari, jumlah klien di ruang Flamboyan 2 RSUD Kota Salatiga mencapai 28-29 orang dengan
tingkat ketergantungan klien yang bervariasi dari minimal, partial, sampai total. Hal tersebut merupakan
salah satu faktor yang mempegaruhi dokumentasi keperawatan yaitu …
a. Beban kerja
b. Waktu
c. Keterampilan perawat
d. Pengalaman kerja perawat
e. Pendidikan

4. Yang bukan termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi dokumentasi keperawatan, kecuali …


a. Beban kerja
b. Biaya rumah sakit yang mahal
c. Keterampilan perawat
d. Pengalaman kerja perawat
e. Pendidikan

5. Apa pengertian dari metode quasi experimental one group pre-post test?
a. Metode yang memiliki pembanding antara kelompok satu dan yang lainnya
b. Metode yang dilakukan dalam 1 kelompok dengan tes sebelum dilakukan penelitian dan sesudah
penelitian
c. Metode yang dilakukan dengan mendeskripsikan suatu objek
d. Metode yang tidak memperhatikan dampak yang terjadi

1. Dibawah ini yang bukan langkah komunikasi antar petugas dengan menggunakan metode SBAR saat
melaporkan pasien atau hasil kritis yaitu.....
a) Melaporkan situasi atau kondisi pasien saat ini
b) Assesment atau diagnosa pasien
c) Menceritakan background perawat yang melapor
d) Minta rekomendasi terapi atau penanganan untuk pasien tersebut
e) Semua jawaban benar
2. Apa keuntungan dari kominikasi SBAR ?
a) Kekuatan perawat berkomunikasi secara efektif
b) Dokter percaya pada analisa perawat karena menunjukkan perawat paham akan kondisi pasien
c) Memperbaiki komunikasi atau memperbaiki keamanan pasien
d) Kesalahan dalam melakukan interaksi dengan komunikasi efektif sangat besar terjadi
e) Jawaban a,b,c benar
3. Bagaimana teknik komunikasi SBAR ?
a) S (nama pasien, umur, MRS, diagnosis medis), B (riwayat alergi, riwayat pembedahan, obat-obatan
yang dikonsumsi), A (hasil pemeriksaan pasien, peralatan yang digunakan selama perawatan), R
(Konsultasi, fisioterapi)
b) S (nama pasien, umur, MRS, riwayat alergi), B (diagnosis medis, riwayat pembedahan, obat-obatan
yang dikonsumsi), A (hasil pemeriksaan pasien, peralatan yang digunakan selama perawatan), R
(Konsultasi, fisioterapi)
c) S (nama pasien, umur, MRS), B (riwayat alergi, riwayat pembedahan, obat-obatan yang
dikonsumsi), A (diagnosis medis, peralatan yang digunakan selama perawatan), R (Konsultasi,
fisioterapi)
d) S (nama pasien, umur, MRS, diagnosis medis), B (riwayat alergi, riwayat pembedahan, peralatan
medis yang digunakan, obat-obatan yang dikonsumsi), A (hasil pemeriksaan pasien), R (Konsultasi,
fisioterapi)
e) Semua jawaban benar
4. Yang bukan merupakan waktu pemberian SBAR yaitu......
a) Saat pasien masuk
b) Saat visite dokter
c) Pelaporan kondisi pasien
d) Pertukaran shift
e) Berkomunikasi dengan tenaga kesehatan lain
5. dibawah ini mana yang termasuk Background ?
a) Ny. Mariska 21 tahun
b) Saya merasa pasien mengalami masalah di tulang belakangnya
c) Injeksi ranitidin 1 ampul/12 jam
d) Lakukan fisioterapi dada setiap harinya
e) TD : 110/90 mmhg, RR : 23x/menit, Nadi : 87x/menit, Suhu : 36,7◦C

KELAS D
1. Trend dan Issue hubungan buruk yang terjadi pada suatu Rumah Sakit diprediksi penyebabnya adalah
buruknya sistem komunikasi antar individu yang terlibat dalam sistem tersebut. Dibawah ini yang
merupakan penyebabnya adalah, kecuali?
a. Kurangnya kesadaran diri para perawat dalam menjalankan komunikasi dua arah secara terapeutik.
b. Lemahnya penerapan sistem evaluasi tindakan individual yang berdampak terhadap lemahnya
pengembangan kemampuan diri sendiri.
c. Lemahnya pemahaman mengenai penggunaan diri secara terapeutik saat melakukan interaksi dengan
klien.
d. Selalu menjalin hubungan dengan baik dengan menghargai pendapat orang lain.
2. Para perawat yang bertugas dinas pagi menerima seorang pasien baru dengan hipertensi dan tekanan
darahnya 150/110 mmHg. Seorang perawat pelaksana ditugaskan untuk melakukan pengkajian serta
mencatat data pasien secara lengkap dan akurat. Pada saat seorang perawat pelaksana tersebut
melaksanakan tugasnya, perawat pelaksana tersebut sambil melakukan komunikasi yang bertujuan untuk
memperoleh data pasien serta memudahkan perawat pelaksana tersebut dalam berinteraksi dengan
pasien. Apakah aplikasi komunikasi dalam asuhan keperawatan yang digunakan oleh perawat pelaksana
tersebut dalam melaksanakan tugasnya?
a. Interview/Anamnesis.
b. Intervensi.
c. Dokumentasi.
d. Evaluasi.
3. Adanya issue yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan antara dokter dan perawat dalam hal
kolaborasi. Jika hal tersebut tidak ditanggapi dengan proporsional maka dapat menghambat, kecuali?
a. Upaya pengembangan dari keperawatan sebagai bentuk pelayanan kesehatan.
b. Komunikasi antar individu semakin baik.
c. Tidak terdapat miss komunikasi.
d. Status dan kedudukan diantara keduanya.
4. Peran perawat dalam menghadapi trend dan issue sistem informasi adalah, kecuali?
a. Perawat sebagai motor penggerak dalam pelayanan kesehatan.
b. Perawat sebagai penyedia layanan kesehatan yang tidak terbatas ruang dan waktu.
c. Perawat sebagai penyedia layanan komunikasi interaktif bagi klien.
d. Perawat sebagai pencipta tekhnologi informasi.
5. Tujuan komunikasi terapeutik akan tercapai apabila perawat memiliki karakteristik sebagai berikut?
1. Umum dan tidak pribadi
2. Social dan bisnis
3. Keadaan rumah sakit dan lingkungannya
4. Masalah pribadi yang terkait dengan kondisi klien

1. Analisa data apa yang menjelaskan angka/nilai karakteristik responden?


a. Analisa birivat

b. Analisa univariat
c. Analisa subjek & objek
2. Pola komunikasi primer merupakan suatu proses penyampaian pikiran komunikator kepada
komunikasi dengan menggunakan suatu simbol sebagai ?
a. Telepon

b. Media & saluran


c. Komunikasi
d. Sekunder
3. Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang di sebabkan oleh bakteri ?
a. Mikro
b. Bakterium
c. Tuberkulosa

d. Mikrobakterium & tuberkulosa


4. Proses penyampaian pesan oleh komunikator dengan menggunakan alat /sarana sebagai media
kedua setelah memakai lambang pada media pertama adalah ?
a. Pola komunikasi primer
b. Pola komunikasi tersier

c. Pola komunikasi sekunder


5. Pada Kabupaten X Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 302/100.000 KH, sementara standar
MDGs 102/100.000 KH. Banyak hal yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Salah satu cara
untuk menurunkan AKI tersebut diperlukan regulasi di daerah untuk mendukung hal tersebut. Apa
yang harus dilakukan seorang tenaga Promosi Kesehatan untuk mendukung pembuatan regulasi
tersebut.
a. Social Support
b. Empowerment

c. Advokasi dan Negosiasi


d. Komunikasi
e. Politik Kesehatan

1. Tn. A berumur 40 tahun dirawat diruang salira dengan diagnosa jantung koroner, keluarga bertanya
mengenai perkembangan kesehatan dari Tn. A kemudian perawat menjelaskan tentang
perkembangan kondisi Tn. A kepada pihak keluarga dengan baik dan jelas. Tindakan perawat
tersebut mencerminkan komunikasi......

A. Komunikasi Efektif
B. Komunikasi SBAR
C. Komunikasi Terapeutik
D. Komunikasi Kurang Efektif
E. Komunikasi tidak Efektif
2. Komunikasi yang direncanakan secara sadar, bertujuan dengan kegiatannya dipusatkan untuk
kesembuhan pasien merupakan pengertian dari....
A. Komunikasi internasional
B. Komunikasi SBAR
C. Komunikasi Personal

D. Komunikasi Terapeutik
E. Komunikasi Efektif
3. Faktor - faktor yang menghambat komunikasi terapeutik
1. Perkembangan
2. Pengetahuan
3. Jarak
4. Jenis kelamin
Manakah jawaban yang menurut anda benar?
A. 1,2,3 benar
B. 1 dan 3 benar
C. 2 Dan 4 benar
D. Benar semua/salah semua
Jawaban : E
4. Yang termasuk fase-fase dalam komunikasi terapeutik
1. Pra orientasi
2. Orientasi
3. Tahap kerja dan terminasi
4. Empati
Manakah jawaban yang menurut kalian benar

A. 1,2,3 benar
B. 1 dan 3 benar
C. 2 Dan 4 benar
D. 4 benar
E. Benar semua/salah semua
5. Contoh kalimat yang digunakan untuk evaluasi hasil dari fase terminasi sementara yakni?
A. Bagaimana kalau dina coba lakukan dirumah

B. Coba riko sebutkan hal-hal yang sudah kita bicarakan?


C. Kapan kita bertemu lagi
D. Kita akan bertemu lagi besok pagi
E. Apa saja yang sudah kita lakukan selama dirawat disini.

1. Dalam menghadapi berbagai macam keadaan/kondisi pasien, ada beberapa strategi yang dilakukan oleh
perawat, kecuali…
A. Perawat perlu menciptakan suasana/iklim komunikasi yang baik dan tepat sesuai kategori
pasiennya
B. Dalam melakukan asuhan keperawatan, perawat harus sejalan antara perkataan dan tindakan
sehingga tidak menimbulkan interpretasi negative dari pasien
C. Perawat harus sabar dalam menjaga pasien, merawat pasien, dan menuruti semua
keinginan pasien
D. Perawat harus memperhatikan secara penuh apa yang sedang dibicarakan pasien agar tidak
bertindak diluar harapannya
2. Agar strategi tersebut bisa tercapai, ada 4 hal yang harus dimiliki seorang perawat. Yaitu:
A. Pengetahuan, ketulusan, Pratik, semangat
B. Ketulusan, semangat, kejujuran, pengetahuan
C. Pratik, kesabaran, pengetahuan, kasih sayang
D. Pengetahuan, semangat, kesabaran, keberanian
3. Agar pesan dapat dimengerti dengan baik, maka harus ada kejelasan dari pesan tersebut sehingga tidak
menimbulkan multi interpretasi atau penafsiran yang berlainan, adalah cara membangun komunikasi
efektif yang disebut…
E. Humble
F. Respect
G. Audible
H. Clarity
4. “ pasien dan perawat mengevaluasi kemajuan intervensi terhadap tujuan yang telah ditentukan, meninjau
waktu yang mereka habiskan bersama, dan mengakhiri hubungan” adalah pengertian dari teori
hubungan interpersonal peplau dalam fase…
A. Resolusi
B. Terminasi
C. Orientasi
D. Eksploitasi
5. Perawat sedang melakukan komunikasi terapeutik ke pasien, dan berkomunikasi dengan pasien pada
tahap terminasi akhir. Kegiatan interaksi dengan pasien dilaksanakan perawat sebelum dijemput
keluarganya. Manakah kalimat perawat yang paling tepat pada hubungan terapeutik perawat pada pasien
pada kasus diatas?
A. ”Bagaimana perasaan mbak siang ini?”
B. “coba mbak sebutkan, apa saja yang saya ajarkan selama mbak dirawat disini”?
C. “bagaimana jika kita bicara disini saja”?
D. “selamat siang mbak, apa saja latihan yang sudah mbak lakukan”?

1. Penelitian pada komunikasi SBAR ada beberapa tahap, salah satunya adalah?
a. Tahap implentasif
b. Tahap intervensi
c. Tahap setelah implentasif
d. Tahap pelaksanaan implentasif
e. Tahap sebelum intervensi
2. Komunikasi SBAR adalah komunikasi antara?
a. Komunikasi perawat dengan tim medis
b. Komunikasi perawat dengan pasien
c. Komunikasi dokter dengan pasien
d. Komunikasi perawat dengan keluarga pasien
e. Komunikasi tim medis dengan keluarga pasien
3. Bagaimana teknik pembuatan komunikasi SBAR, kecuali?
a. Situation
b. Recommendation
c. Assessment
d. Recommention
e. Background
4. Teknik komunikasi SBAR saat kita melakukan observasi hasil pengkajian dari kondisi pasien adalah?
a. Recommendation
b. Assessment
c. Background
d. Situation
e. Recomention
5. Tn.Agus W umur 25 tahun pasien masuk dari IGD tanggal 18 november 2014 dengan keluhan sakit
kepala dan pusing. Sakit kepala dirasakan oleh pasien sejak 2 bulan yang lalu. Pasien mual dan muntah.
Mual dirasakan saat pasien bangun dari posisi tidur dan muntah terjadi 2 kali. Pasien juga merasakan
nyeri pinggang menjalar ke kaki dan kaki terasa panas. Hasil pemeriksaan fisik dapat didapat TD:
110/70 mmHg, HR: 87/menit, RR: 23/menit T: 36,70C, diagnosa medis: cephalgia akut dokter yang
menangangi : dr.syahrul, terapi IGD: -IVFD RL 20ggt/menit
- Injeksi ranitidine 1 ampul/12 jam
- injeksi kalmetason 1 ampul/8 jam
- injeksi ceftriaxone 1 gram/12 jam

Hasil lab: HB = 15,7 gr/dL


Ht = 45%
Leukosit = 6,3 103/mm3
Eritrosit = 5,4 106/mm3
Trombosit = 289 103U/L
Gula darah sewaktu = 120 mg/dL
Ureum = 21 mg/dL
Creatinin = 1 mm/dL
Bagaimana penerapan laporan SBAR antara perawat dan dokter saat visit?

Situation:
Dokter ini tn. A umur 25 tahun masuk kemarin sore dari IGD pukul 18.00 WIB dengan diagnose
medis cephalgia.
Pasien hari ini masih sakit kepala dengan skala nyeri 6, masih mual pada saat bergerak. TD:
110/70 mmHg, HR: 87x/menit, T: 36, 7 C
Muntah tadi malam 3 kali. Pasien juga masih mengeluh nyeri pinggang dengan skala nyeri 5.

Background
Pasien punya riwayat sakit kepala sejak 2 bulan yang lalu. Pasien mual pada saat bangun dari
posisi tidur. Muntah terjadi 2 kal
Hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 18 november 2014:
Hb : 15,7 gr/dL
Ht : 45 %
Leukosit :6,3 103/mm3

Eritrosit = 5,4 106/mm3


Trombosit = 289 103U/L
Gula darah sewaktu = 120 mg/dL
Ureum = 21 mg/dL
Creatinin = 1 mm/dL

Assessment

- IVF RL 20 gtt/menit
- Injeksi Ranitidin 1 ampul/2 jam
- Injeksi kalmetason 1 ampul/8 jam
- Injeksi ceftriaxone 1 gram/12 jam

Recommendation
- Pasien harus melakukan CT scan
- Pasien di sarankan untuk mengikuti diet yang disarankan dengan bagian gizi

1. Yang dimaksud dengan “komunikasi efektif dokter-pasien” adalah ?


a. Hubungan yang berlangsung antara dokter/dokter gigi dengan pasiennya selama proses pemeriksaan/
pengobatan/ perawatan yang terjadi di ruang praktik perorangan/ poliklinik, rumah sakit, dan
puskesmas dalam rangka membantu menyelesaikan masalah kesehatan pasien.
b. Pengembangan hubungan dokter pasien secara efektif yang berlangsung secara efisien, dengan
tujuan utama penyampaian informasi dalam rangka membangun kerja sama antara dokter dan
pasien.
c. Pengetahuan dan keterampilan mengenai komunikasi yang mengikuti langkah langkah komunikasi,
mulai dari memberi perhatian sampai menyimpulkan hasilnya.
d. Konsultasi masalah kesehatan antara dokter dan pasien yang dapat menghasilkan satu kesimpulan
2. Berikut ini yang bukan merupakan contoh hasil komunikasi yang efektif, yaitu ?
a. Pasien merasa dokter mendengarkan keluhannya dan mau memahami keterbatasan kemampuannya
dan bersama mencari alternatif sesuai kondisi dan situasinya, dengan segala konsekuensinya
b. Pasien merasa dokter menjelaskan keadaan sesuai tujuannya berobat
c. Pasien memutuskan untuk pergi ke pengobatan alternatif atau komplementer atau menyembuhkan
sendiri
d. Pasien mau bekerja sama dengan dokter dalam menjalankan upaya pengobatan
3. Salah satu ciri pesan yang efektif adalah jernih dengan pengertian?
a. Cermat menggunakan kata kata
b. Disajikan dengan benar dan disajikan dengan bahasan yang sederhana
c. Ditentukan oleh panjang pesan melainkan oleh pesan yang disampaikan
d. Pesan yang bisa dipahami oleh mereka yang ridak tamat SMP sekalipun
4. Berikut ini, yang termasuk dalam komponen SBAR yang tepat,meliputi?
a. Assesment meliputi: nama, dokter yang merawat, hasil pengkajian terkini, intervensi, asuhan
keperawatan , obat-obatan
b. Situation meliputi : intervensi asuhan keperawatan yang harus dilanjutkan, nama perawat, obat-
obatan, tanda vital
c. Situation meliputi : nama, umur, tanggal MRS, dokter yang merawat, perawat yang bertanggung
jawab, diagnosa medis
d. Assesment meliputi : hasil pengkajian, tanggal MRS, status nutrisi, resiko jatuh, pemeriksaan
diagnostik, riwayat alergi
5. Perawat mawar mengkaji pasien.Y yang baru datang dari ruang IGD . dia menanyakan nama, umur,
alamat, tepat tanggal lahir, keluhan yang dirasakan atau kondisi terkini yang dia rasakan, dari ruang asal
ke ruang tujuan pemindahannya.
Pada kasus di atas termasuk komponen SBAR yang mana ?
a. Assesment
b. Baground
c. Situation
d. Recommendation

1. Dalam komunikasi menyebut nama komunikan adalah cara yang menyenangkan telinga mereka.Nama
seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka.Namun hal
ini belum tentu seberapa sering anda katakan nama seseorang,namun lebih pada bagaimana anda
mengatakan.Hal ini dapat terbantu dengan cara berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau
dua menit sampai anda merasakan adanya emosional yang kuat.
Uraian diatas merupakan bagian dari….
a.Tujuan komunikasi

b.Komunikasi yang efektif


c.Metode komunikasi
d.Prinsip komunikasi

2. Ketika di Rumah sakit perawat mendapatkan edukasi dari dokter tentang cara penanganan pasien
yang benar secara langsung.Sehingga terjadikomunikasi antara perawat dan dokter,dokter dengan
perawat,dan perawat dengan perawat.Komunikasi yang digunakan dokter menggunakan
komunikasi….
a. Verbal
b. Satu arah
c. Non verbal
d. Personal

3. Unsur yang dapat membangun komunikasi Sbar diantaranya

a. Response
b. Receiver
c. Encoding
d. Decoding
4.Informasi akan tersampaikan secara baik apabila komunikator dan komunikan efektif dalam
berkomunikasi.Berikut ini prinsip mendengarkan secara efektif,kecuali
a. Mendengar secara efektif
b. Membuat catatan singkat

c. Bertanya hal lain


d. Memberikan tanggapan

5. Bila menerima instruksi untuk memberikan obat kepada pasien dari dokter melalui telepon,maka
sebaiknya kita melakukan
a. Mengulangi isi instruksi, menuliskan di RM, membaca kembali instruksi dokter,menuliskan
tanggal,jam dan nama dokter yang menginstruksikan
b. Mengulang instruksi dari dokter,membaca kembali
c. Mengulang instruksi dokter,menuliskan dalam RM
d. Semua boleh dilakukan,disesuaikan dengan kemampuan