Anda di halaman 1dari 15

LABORATORIUM TEKNIK KIMIA 1

SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2018/2019

Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Laboratorium Teknik Kimia yang diampu oleh

Ir. Emma Herawati Muhari, MT

SENTRIFUGASI

Disusun Oleh :

Kelompok :7

Nama : 1. Affan Azaky ( 171411065 )

2. Eka Putri Larasati ( 171411076 )

3. Zakiyah Wafdah ( 171411096 )

Kelas : 2C – D3 Teknik Kimia

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK KIMIA

JURUSAN TEKNIK KIMIA


POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

2018
I. JUDUL PRAKTIKUM
Sentrifugasi

II. TUJUAN PRAKTIKUM


 Memisahkan suatu padatan dalam cairan atau campuran cair-cair yang memiliki
massa jenis yang berbeda dengan cara pemutaran.
 Memahami prinsip kerja alat sentrifugasi dan bisa menggunakannya.

 Mengetahui pengaruh besar gaya sentrigugal, FC' terhadap perbandingan volume


perolehan fasa ringan dan berat
 Mengetahui pengaruh besar gaya sentrigugal, FC' i terhadap tinggkat pemisahan
 Mengetahui tingkat pemisahan yang dilakukan satu tahap dengan dua tahap pada
operasi pemisahan dua fasa cair dengan peralatan sentrifugasi.

III. DASAR TEORI


Terdapat banyak cara untuk memisahkan suatu campuran baik itu dalam bentuk padat-cair
ataupun cair-cair. Salah satu teknik yang dapat diterapkan adalah sentrifugasi. Teknik ini
menggunakan prinsip putaran. Objek akan diputar pada kecepatan tertentu dan diameter
tertentu secara horizontal atau bisa disebut dengan gaya yang terjadi akibat adanya putaran,
arah gayanya adalah dari titik pusat putaran keluar menuju jari-jari luar. Gaya inilah
yang akan menyebabkan partikel-partikel menuju dinding tabung dan akan terakumilasi
membentuk suatu endapan.

Teknik pemisahan ini dengan objek dua fasa cair dilakukan apabila kedua cairan
mempunyai perbedaan massa jenis. Pemakaian teknik ini akan semakin efesien jika kedua
carian tersebut mempunya perbedaan massa jenis yang besar. Jadi semakin besar perbedaan
massa jenis dari kedua cairan tersebut maka semakin mudah pula campuran tersebut untuk
dipisahkan. Semakin mudah dipisahkan yang dimaksud adalah semakin kecil energi yang
diperlukan untuk proses pemisahannya. Dalam metode sentrifuagsi ini cairan yang dihasilkan
biasanya berbentuk fasa cair yang teremulsi.

Sentrifugasi juga mempunyai kegunaan lain selain untuk pemisahan namun juga bisa juga
untuk mengeringkan suatu objek tertentu. Fungsi pengeringan utamanya biasanya adalah
adanya tarikan udara vakum atau suhu yang agak tinggi. Salah satu teknik yang dapat
dipergunakan untuk memisahkan campuran ini adalah teknik sentrifugasi, yaitu metode yang
digunakan dalam untuk mempercepat proses pengendapan dengan memberikan gaya
sentrifugal pada partikel-partikelnya.

Peralatan sentrifugasi untuk memisahkan dua fasa cair dapat dikelompokkan menjadi dua
tipe, yaitu turbular centifuge dan disk bowl centrifuge.
Gambar 1. FT 15 Disk Bowl Centrifuge Gambar 2. Tubullar Centrifuge

Pada percobaan kali ini yang digunakan adalah tipe disc bowl yang beroperasi secara
batch. Alat ini terdiri dari beberapa piringan yang berbentuk mangkok yang tersususun
membentuk satu kesatuan. Setaip piringan mempunyai lubang kecil yang berada di tengah
untuk jalannya umpan, sedangkan piringan mangkok membentuk celah sebagai jalan keluar
untuk masing-masing cairan yang mengandung berat jenis berbeda, setelah dikenai gaya
sentrifugal. Perolehan dari masing-masing celah akan terkumpul dan keluar dari dua jalan yang
berbeda. Gaya sentrifugal, Fc dalam N dapat dirumuskan sebagai berikut :

Fc  m  ar  m  r   2 ............. (SI)

V
dimana,   ; V = kecepatan tangensial (m/det)
r

2
V 
2
V
Fc  m  r     m 
r r

Kecepatan rotasi dinyatakan sebagai N, dimana N = rev/mnt, sehingga

2 N 60 60V
  ; N 
60 2V 2r

substitusi ke Fc, menjadi

Fc  m r  2
 2 N 
2

 m r 
 60 

Fc m  2N 
2

 r 
V V  60 

 2N 
2
Fc
  r 
V  60 

Gaya sentifugal adalah gaya yang terjadi akibat adanya putaran, arah gayanya adalah
dari titik pusat putaran keluar menuju jari-jari luar. Pemisahan menggunakan gaya ini pada
penerapannya biasanya dikenakan pada pemisahan fasa padat dengan fasa cair yang tercampur.
Pemisahan menggunakan gaya ini dilakukan apabila perbedaan densitas antara kedua fasa tidak
terlalu besar, bisa dalam bentuk campuran suspensi, sehingga pemisahan dengan gravitasi
sukar dilakukan. Apabila objek berotasi di dalam tabung atau silinder yang berisi campuran
cairan dan partikel, maka campuran tersebut dapat bergerak menuju pusat rotasi, namun hal
tersebut tidak terjadi karena adanya gaya yang berlawanan yang menuju ke arah dinding luar
silinder atau tabung, gaya tersebut adalah gaya sentrifugasi. Gaya inilah yang menyebabkan
partikel-partikel menuju dinding tabung dan terakumulasi membentuk endapan.

Gambar 3. Prinsip Kerja Disk Bowl Centrifuge

Sentrifugasi digunakan dalam pemisahan krim susu untuk menghasilkan skim susu.
Biasanya susu dipanaskan sampai antara 40°C dan 50°C sebelum pemisahan, untuk
mengurangi kekentalan dan mengoptimalkan perbedaan densitas antara fasa lemak dan berair.
Isi lemak yang susu skim dapat dikurangi hingga kurang dari 0,05%. Meskipun proses kontinu,
padatan larut hadir dalam susu (partikel kotoran, kasein micelles, mikroorganisme)
membangun seperti lumpur dalam mangkuk sentrifugal. Mangkuk harus membersihkan pada
interval. Alternatifnya, nozzle atau membuka diri sentrifugal dapat digunakan, tetapi dengan
outlet untuk krim dan susu skim serta lumpur. Lemak dapat pulih oleh sentrifugasi.

Ada banyak aplikasi lain untuk sentrifugasi dalam pengolahan makanan, misalnya
mangkuk berbentuk tabung mesin untuk mengklarifikasi sari dan gula sirup memisahkan darah
hewan ke dalam plasma dan hemoglobin, nozzle dan mesin membuka diri untuk dewatering
pati dan sentrifuge untuk memulihkan decanting hewan dan tumbuhan protein, memisahkan
lemak dari daging dan memisahkan comminuted kopi dan teh slurries.

Begitu pula dalam proses pembuatan minyak kelapa, dimana teknik pemisahan
sentrifugasi ini cukup mengambil peran yang besar. Buah kelapa dihancurkan dan diperas
sehingga didapat bagian santan. Di dalam santan terdapat campuran minyak dengan air.
Dengan melakukan sentrifugasi dengan kecepatan antara 3000-3500 rpm, maka terjadi
pemisahan dan terdapat dua bagian yaitu fraksi kaya minyak (krim) dan fraksi miskin minyak
(skim). Selanjutnya krim diasamkan, kemudian diberi perlakuan sentrifugasi sekali lagi untuk
memisahkan minyak dari bagian bukan minyak.

Dalam pengolahan minyak kelapa, sering juga dilakukan modifikasi khususnya dalam
pemisahan krim untuk mendapatkan bagian minyak. Modifikasi tersebut dilakukan dengan
cara pemanasan krim, dan akan dihasilkan padatan dan minyak, selanjutnya dengan
penyaringan kita dapatkan minyak kelapa yang bersih dan jernih.

Pemisahan paling sering kita jumpai dalam industri adalah pemisahan lemak yang
terdapat dalam susu full cream. Dengan sentrifugasi dipisahkan lemaknya sehingga diperoleh
susu skim, susu dengan kadar lemak yang rendah, yaitu berkisar ±3% berat. Dalam
keperluan lain operasi sentrifugasi juga dapat berfungsi ganda, yaitu sebagai pemisah untuk
campuran maupun sebagai operasi yang membantu proses pengeringan bahan. Fungsi
pengeringan utamanya biasanya adalah adanya tarikan udara vakum atau suhu yang agak
tinggi. Salah satu teknik yang dapat dipergunakan untuk memisahkan campuran ini adalah
tekniksentrifugasi, yaitu metode yang digunakan dalam untuk mempercepat proses
pengendapan dengan memberikan gaya sentrifugal pada partikel-partikelnya.
Gambar 4. Centrifuge Bowl Assembly

Pemisahan menggunakan teknik ini juga dapat dilakukan pada pemisahan fasa padat
dengan fasa cair yang tercampu. Pemisahan menggunakan gaya ini dapat dilakukan apabila
perbedaan massa jenis yang cukup besar. Pemisahan sentrifugal menggunakan prinsip dimana
objek diputar secara horizontal pada jarak tertentu. Apabila objek berotasi di dalam tabung atau
silinder yang berisi campuran cairan dan partikel, maka campuran tersebut dapat bergerak
menuju pusat rotasi, namun hal tersebut tidak terjadi karena adanya gaya yang berlawanan yang
menuju ke arah dinding luar silinder atau tabung, gaya tersebut adalah gaya sentrifugasi.
IV. LANGKAH KERJA

Bagian alat dibersihkan dan dikeringkan terlebih dahulu


sebelum digunakan

Bagian alat disusun seperti pada gambar

Siapkan santan sebanyak ±8.5 Liter

Siapkan air santan 4 buah masing masing 2 liter

Tutup lubang pada penampung sentrifuge kemudian tuangkan


santan ke dalam penampung (receiving vessel)

Letakkan 2 beaker glass pada masing-masing saluran keluaran,


bagian bawah adalah heavy liquid dan bagian atas light liquid.

Nyalakan alat sentrifuge tunggu ± 5 menit sampai stabil

Buka lubang bejana tunggu hingga aliran heavy dan light liquid
tidak ada yang menetes lagi

Catat suhu, volume, dan densitas masing-masing keluaran

Simpan light liquid fase untuk digabungkan dengan hasil light


liquid yang diperoleh dari run pada kecepatan putar yang lain.

Lakukan lagi prosedur 1 - 11 dengan macam harga putaran


berbeda. Besar putaran ditentukan pembimbing.

Lakukan prosedur 1 - 12 untuk light liquid gabungan,


kecepatan putar dipilih yang tertinggi

Setelah selesai bongkar semua alat lalu bersihkan.


DATA PENGAMATAN

Perbandingan
N(rpm) Ρ umpan Ρ light Ρ heavy V Light V Heavy Volume yang
di dapat
7598 1,038052 1,037416 1,037676 720 1050 1 : 1,46
12313 1,038052 1,033376 1,038076 400 1490 1 : 3,73
21318 1,038052 1,030312 1,039940 150 1800 1 : 38,0
21318 1,033701 1,02496 1,039772 180 1020 1 : 5,69

V. 7.1 Tabel Data volume heavy dan light liquid


No. RPM Volume Heavy liquid (mL) Volume Light liquid (mL)
Data 1 7598 1,037676 1,037416
Data 2 12313 1,038076 1,033376
Data 3 21318 1,039940 1,030312
Data 4 21318 1,039772 1,024960

7.2 Tabel Data Densitas dengan rpm tertentu.


Densitas Heavy Densitas Light Liquid
No. RPM
Liquid (ρh) (ρl)
1 7598 1,038076 1,041312
2 12313 1,037676 1,033376
3 21318 1,037416 1,039940
4 21318 1,034496 1,039772
Grafik 1. N (rpm) dengan densitas dari heavy liquid
1.0405

1.04

1.0395

1.039

1.0385

1.038

1.0375
0 5000 10000 15000 20000 25000

Grafik 1. N (rpm) dengan densitas dari light liquid


1.04

1.038

1.036

1.034

1.032

1.03

1.028

1.026

1.024
0 5000 10000 15000 20000 25000
7.3 Tabel Data Gaya Sentrifugal Dengan N tertentu
No. N (rpm) Fc Heavy Fc Light Densitas Heavy Densitas Light
(Kg m/s2) (Kg m/s2) Liquid (ρh) Liquid (ρl)
1 7598 191,4097 131,2195 1,037676 1,037416
2 12313 713,6043 190,7043 1,038076 1,033376
3 21318 2588,737 213,7309 1,039940 1,030312
4 21318 1466,714 255,1447 1,039772 1,024960

Grafik 3. Gaya sentrifulgal (Fc) dengan densitas (ρ) heavy liquid

1.0405

1.04
Densitas Heavy Liquid

1.0395

1.039
Densitas RUN
1.0385 Densitas Campuran

1.038

1.0375
0 500 1000 1500 2000 2500 3000
Gaya Sentrifugal

Grafik 4. Gaya sentrifulgal (Fc) dengan densitas (ρ) light liquid

1.04
1.038
1.036
Densitas Light

1.034
1.032
Densitas RUN
1.03
Densitas Campuran
1.028
1.026
1.024
0 50 100 150 200 250 300
Gaya Sentrifugal
Tabel 4. Volume dan Densitas Liquid

No. RPM Volume Light Volume Heavy Densitas Heavy Densitas Light
Liquid (mL) Liquid (mL) Liquid (ρh) Liquid (ρl)
1 7598 720 1050 1,037676 1,037416
2 12313 400 1490 1,038076 1,033376
3 21318 150 1800 1,039940 1,030312
4 21318 180 1020 1,039772 1,024960

Grafik 5. Gaya sentrifugal (Fc’) dan volume light liquid

800

700

600
Volume Heavy Liquid

500

400
V Run
300
V Campuran
200

100

0
0 1 2 3 4 5 6 7
Gaya Sentrifugal

Grafik 6. Gaya sentrifugal (Fc’) dan volume heavy liquid

2000
1800
1600
1400
Volume Light

1200
1000
V Run
800
V Campuran
600
400
200
0
0 1 2 3 4 5 6 7
Gaya Sentrifugal
Tabel 5. Percepatan gravitasi dari data yang didapatkan

No. N (rpm) Fc Heavy Fc Light Densitas Densitas


(Kg m/s2) (Kg m/s2) Heavy Liquid Light Liquid
(ρh) (ρl)
1 7598 191,4097 131,2195 1,037676 1,037416
2 12313 713,6043 190,7043 1,038076 1,033376
3 21318 2588,737 213,7309 1,039940 1,030312
4 21318 1466,714 255,1447 1,039772 1,024960

Tabel 6.

No. N (rpm) Percepatan Densitas Densitas Volume Volume


Heavy Liquid Heavy Liquid Light Heavy Ligh
2
(m/s ) (ρh) Liquid (ρl) Liquid liquid
1 7598 0,84324563 1,037676 1,037416 1050 720
2 12313 2,21453874 1,038076 1,033376 1490 400
3 21318 6,63817105 1,039940 1,030312 1800 150
4 21318 6,63817105 1,039772 1,024960 1020 180
Grafik 7.. percepatan dan volume dari heavy dan light liquid

2000

1800

1600

1400

1200
Volume

V Heavy
1000
V Light
800
V Heavy Camp
600 V Light Camp
400

200

0
0 1 2 3 4 5 6 7
Percepatan

Grafik 8. Percepatan dan densitas heavy dan light liquid

1.042

1.04

1.038

1.036
Densitas

1.034 ρ Heavy

1.032 ρ Light
ρ Heavy Camp
1.03
ρ Light Camp
1.028

1.026

1.024
0 1 2 3 4 5 6 7
Percepatan
PUSTAKA

Djauhari, A., 2002,”Peralatan Kontak dan Pemisah Antar Fasa “, Diktat Kuliah, hal 3-5,
Teknik Kimia Politeknik Negeri Bandung.
Harvey David. 2000. Modern Analytical Chemistry. New York : Mc Graw-Hill Comp.
Warren, L., Cabe, Mc., Smith, J.C., Harriot, P., 1998 “ Unit Operation of Chemical
Engineering”, 4 rd, pp Mc. Graw-Hill, Book Commpany, USA.
Team Lab Satuan Opersi, 2004,”Sentrifugasi”, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri
Bandung, Bandung.