Anda di halaman 1dari 1

Anda dapat melakukan perhitungan SPT dengan contoh sebagai berikut:

Tuan Dedi (TK/0) bekerja pada PT. ABC sejak Januari 2017. Penghasilan bruto
yang terdiri dari gaji, tunjangan, dan pembayaran lain adalah senilai
Rp100.000.000,00. Tuan Dedi membayar iuran pension dan THT/JHT senilai
Rp2.000.000,00. Berapakah PPh terutang Tuan Dedi?

Penghasilan bruto (total seluruh gaji, tunjangan dari pembayaran lain


= Rp. 100.000.000
oleh perusahaan kepada karyawan)

Pengurang penghasilan (Iuran Pensiun atau THT/JHT) =(Rp. 2.000.000) -

Penghasilan Netto Rp. 98.000.000

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) (TK/0) =(Rp. 54.000.000) -

Penghasilan Kena Pajak (PKP) = Rp. 44.000.000

PPh Terutang (Tarif Pasal 17 x PKP) =Rp. 2.200.000

PPh yang dipotong/dipungut pihak lain (Kredit Pajak PPh Pasal 21) =(Rp. 2.200.000)-

PPh KB/LB/Nihil =Rp. 0 (NIHIL)

Untuk lebih jelasnya, format penghitungan pajak penghasilan dapat dilihat pada :

1. Formulir Bukti Potong 1721A1 atau 1721 A2


2. Formulir Induk SPT Tahunan PPh 1770S