Anda di halaman 1dari 3

PENATALAKSANAAN PASIEN

JATUH

SOP No. Dokumen


No. Revisi
:
:
C/IX/00
00
Tanggal Terbit : 02 Januari 2019
Halaman : 1/2
UPT Puskesmas dr. Suci Wuryanti
Setabelan NIP.19611201198803200
4

1. Pengertian Suatu tindakan yang dilakukan segera dalam upaya


menangani pasien jatuh

2. Tujuan A. Memberi pertolongan segera setelah pasien jatuh


B. Mencegah pasien agar tidak terjadi komplikasi
akibat jatuh.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Setabelan No.
440.1/551 Tahun 2018 Penanganan KTD, KTC, KPC
dan KNC.

4. Referensi A. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1691 Tahun


2011 tentang Panduan Keselamatan Pasien RS.
B. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 11 Tahun
2017 tentang Keselamatan Pasien.
5. Prosedur / A. Berikan pertolongan dengan prinsip penanganan
Langkah- airway, breathing dan circulation (ABC).
B. Laporkan kepada dokter ruangan/dokter jaga belum
langkah
mengetahui kalau ada pasien yang jatuh.
C. Lakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah
ada cidera atau tidak.
D. Lakukan rujukan dan pemeriksaan lanjutan sesuai
kebutuhan pasien.
E. Apabila pasien tidak mengalami cidera maka pasien
tetap dilakukan observasi vital sign / neurologis.
F. Beritahukan kepada perawat lain, ketika pergantian
shift jaga bahwa sudah terjadi pasien jatuh baik
kepada pasien yang mengalami cidera maupun yang
tidak mengalami cidera supaya menjadi perhatian.
G. Laporkan kepada komite keselamatan pasien dalam
waktu 2 x 24 jam (format insident report) dan laporan
unit untuk instalasi atau Kepala Bidang
Keperawatan

PENATALAKSANAAN PASIEN JATUH

SOP No. Dokumen


No. Revisi
: C/IX/001
: 00
Tanggal Terbit : 02 Januari 2019
Halaman : 2/2

6. Unit Terkait Semua unit pelayanan

7. Rekaman Historis Perubahan


No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.mulai
diberlakukan
PENATALAKSANAAN PASIEN JATUH

DAFTAR No. Dokumen : C/IX/001


TILIK No. Revisi
Tanggal Terbit
:
:
00
02 Januari 2019
Halaman : 1/1

Tidak
No Kegiatan Ya Tidak Berlak
u
Apakah Petugas di masing-masing unit
1. pelayanan klinis membuat draft sesuai standar
pelayanan masing-masing?
Apakah Petugas menyusun langkah-langkah
2. prosedur penyusunan sesuai dengan referensi
dan unit kerja?
Apakah Petugas menyerahkan hasil
3. penyusunan prosedur layanan klinis kepada
dokter fungsional untuk dikoreksi?
Apakah Petugas dan dokter fungsional
4. melakukan finalisasi draft?

Apakah Petugas masing-masing unit klinis


5. bersama Dokter fungsional membuat standar
pelayanan klinis sesuai dengan referensi yang
ditetapkan sebagai acuan?
Apakah Petugas masing-masing unit bersama
6. dokter fungsional menyampaikan kepada
Kepala Puskesmas?
Apakah Kepala puskesmas mengesahkan
7. prosedur layanan klinis yang telah disusun dan
memberikan tanggal mulai diberlakukan?
Apakah Petugas melakukan sosialisasi
8. prosedur layanan klinis kepada seluruh
pemberi layanan klinis dalam melakukan
tindakan medis sesuai prosedur yang telah
disusun mulai tanggal berlakunya?
Apakah Penanggungjawab UKP menyerahkan
9. kembali hasil penyusunan prosedur layanan
klinis ke unit masing-masing?

CR : …………..%
Surakarta, ……………………………
Pelaksana/ Auditor

(………………………….)