Anda di halaman 1dari 4

Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan

Harga Diri Rendah

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Keperawatan Jiwa II

Dosen Pengampu: Ns. Duma Lumban Tobing, M.Kep, Sp.Kep J

Disusun Oleh:
Indah Sari 1710711001
Shafiyyah Al Atsariyah 1710711004
Gita Ekawati 1710711007
Windu Syawalina W 1710711008
Heni Lestari 1710711011
Defina Ramandhani 1710711012

PROGRAM STUDI S-1 ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”JAKARTA
2019
KATA PENGANTAR

Assalammualaikum Wr.Wb

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan jasmani dan rohani
sehingga kita masih tetap bisa menikmati indahnya alam ciptaan-Nya. Shalawat dan salam
semoga senantiasa tercurahkan kepada teladan kita Nabi Muhammad SAW yang telah
menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa ajaran agama yang sempurna dan menjadi
rahmat bagi seluruh alam.

Kami sangat bersyukur karena telah menyelesaikan makalah yang menjadi salah satu
tugas mata kuliah Keperawatan Jiwa II dengan judul “”. Disamping itu, kami sebagai penyusun
mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga
terselesaikannya makalah ini.

Akhir kata, kami memahami jika naskah ini tentu jauh dari kesempurnaan maka dari itu
kritik dan saran sangat kami butuhkan guna memperbaiki karya-karya kami di waktu yang akan
datang.

Wassalammualaikum Wr.Wb

Jakarta, 18 Agustus 2019

(KELOMPOK 1)
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................................................... i

DAFTAR ISI .................................................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................................

A. Latar Belakang .....................................................................................................................

B. Rumusan Masalah ...............................................................................................................

C. Tujuan Penulisan .................................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN ..................................................................................................................

A. Definisi Terapi Modalitas ....................................................................................................

B. Terapi Individu ....................................................................................................................

C. Terapi Lingkungan ..............................................................................................................

D. Terapi Biologis ....................................................................................................................

E. Terapi Kognitif ....................................................................................................................

F. Terapi Keluarga ...................................................................................................................

G. Terapi Aktivitas Kelompok .................................................................................................

H. Terapi Perilaku ....................................................................................................................

I. Strategi Perubahan Perilaku ................................................................................................

J. Tahapan Model Berubah .....................................................................................................

K. Terapi Bermain .....................................................................................................................

BAB III PENUTUP ..........................................................................................................................

A. Kesimpulan ...........................................................................................................................

B. Saran ....................................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................................. iii


Terapi Lingkungan

Terapi lingkungan adalah suatu terapi yang dilakukan dengan cara mengubah atau menata
lingkungan agar tercipta perubahan perilaku pada klien dari perilaku maladaptive menjadi
perilaku adaptif. Proses terapi dilakukan dengan mengubah seluruh lingkungan menjadi
lingkungan yang terapeutik untuk klien. Dengan lingkungan yang terapeutik akan memberikan
kesempatan klien untuk belajar dan mengubah perilaku dengan memfokuskan pada nilai
terapeutik dalam aktivitas dan interaksi. Penting sekali bagi seorang perawat untuk memberikan
kesempatan, dukungan, pengertian agar klien dapat berkembang menjadi pribadi yang
bertanggung jawab.
Dengan terapi lingkungan klien belajar keterampilan baru seperti mentaati aturan yang berlaku,
selain itu klien belajar untuk mewujudkan haarapan dari lingkungan sekitar yang telah disepakti
bersama serta belajar untuk menghadapi dan meyelesaikan tekanan dari teman (peer group), serta
belajar berinteraksi dengan orang lain. Tujuan akhir dari terapi lingkungan adalah meningkatnya
kemampuan klien dalam berkomunikasi dan mengambil keputusan yang pada akhirnya harga diri
klien meningkat. Selain itu dengan terapi lingkungan diajarkan cara beradaptasi dengan
lingkungan baru di luar rumah sakit seperti lingkungan rumah, tempat kerja dan masyarakat.

Terapi Biologis
Penerapan terapi biologis atau terapi somatic didasarkan pada model medical di mana gangguan
jiwa dipandang sebagai penyakit. Pandangan model ini berbeda dengan model konsep terapi
yang lain yang, Karena model terapi ini memAndang bahwa gangguan jiwa murni disebabkan
karena adanya gangguan pada jiwa semata, tanpa mempertimbangkan adanya kelaianan
patofisiologis. Proses terapi dilakukan dengan melakukan pengkajian spesifik dan
pengelompokkasn gejala dalam sindroma spesifik. Perilaku abnormal dipercaya akibat adanya
perubahan biokimiawi tertentu.
Beberapa jenis terapi somatic gangguan jiwa seperti: pemberian obat (medikasi psikofarmaka),
intervensi nutrisi,electro convulsive therapy (ECT), foto terapi, dan bedah otak. Beberapa terapi
yang sampai sekarang tetap diterapkan dalam pelayanan kesehatan jiwa meliputi medikasi
psikoaktif dan ECT.