Anda di halaman 1dari 3

1.

Apakah kelebihan alga (mikroalga & makroalga) sebagai bahan baku pembuatan bahan
bakar nabati?
- Alga dapat tumbuh hampir diseluruh perairan, baik air tawar maupun air asin
bahkan air yang tercemar sekalipun.
2. Apakah perbedaan antara makrolga & mikroalga?
• Mikroalga (platform biore fi nery berbasis lipid) didominasi oleh biodiesel selama
bertahun-tahun karena memiliki hasil per hektar yang lebih tinggi 158 sedangkan
makroalga 60-100t.
• Makroalga dapat menghasilkan netenergi 11.000 MJ / t dryalgae dibandingkan dengan
9500 MJ / t yang relevan dengan mikro-alga gasifikasi.
• Dibandingkan dengan mikroalga, makroalga adalah tanaman multiseluler dan memiliki
karakteristik seperti tanaman,panennya lebih mudah dan terutama terdiri dari karbohidrat
yang merupakan kandidat yang baik untuk produksi biofuel seperti biogas, bioetanol, dan
bio-minyak.
3. Apasajakah kelompok mikroalga? Apakah perbedaan dari kelompok-kelompok makroalga
tersebut?

Klasifikasi Merah Coklat Hijau


No
(Rhodophyta) (Phaeophyta) (Chlorophyta)
Spesies 2000
1 6000 4500
kelompok

Zona Semua jenis


2 Zona intertropis Perairan dingin lingkungan air
Tumbuh

4. Apakah penyusun terbesar dalam sel makroalga? Spesies manakah yang cocok untuk
digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol, dan biodiesel? Apakah faktor yang
dijadikan sebagai acuan pemilihan bahan baku tersebut untuk berbagai kebutuhan bahan
bakar nabati?
Penyusun terbesar dalam sel makroalga adalah karbohidrat yaitu sekitar 60%. Spesies yang
cocok untuk digunakan bahan baku pembuatan bioetanol dan biodiesel yaitu ganggang
hijau karena kaya akan selulosa (hingga 70%) dan paling kaya pati (20%-30%).
Faktor yang dijadikan sebagai acuan pemilihan bahan baku untuk kebutuhan bahan bakar
nabati yaitu kandungan lipid, selulosa dan pati harus tinggi selain itu kandungan karagenan
yang tinggi
5. Apakah tantangan yang harus dihadapi dalam mengolah makroalga menjadi bahan baku
untuk pembuatan biogas?
a. Kandungan nitrogen dibeberapa alga yang tinggi C:N untuk pertumbuhan mikroba dan
juga tingkat tinggi ammoniak beracun bagi metanogen
b. Pre-treatment fisik atau kimia yang dibutuhkan untuk memecah dinding sel dan
membuat bahan organik dalam sel lebih mudah diakses
c. Logam alkali yang melekat dalam makroalga dapat menghambat proses penceraan
anaerobik.
6. Apakah ada perbedaan antara penanganan untuk bahan baku makroalga dengan bahan
berpati untuk dijadikan sebagai bioetanol? Gambarkan proses diagramnya!
7. Salah satu cara untuk menghidrolisis kandungan gula didalam makroalga adalah dengan
menggunakan asam. Apakah ada kendala yang dihadapi ketika asam digunakan dalam
hidrolisis? Jelaskan!
Ada, karena meskipun hidrolisis asam pada biomassa menjadi metoda yang paling hemat
biaya untuk saat ini, terdapat dekomposisi glukosa yang terjadi selama hidrolisis. Produk
jadi (by-products) selama hidrolisis asam adalah asam 5-hidroksi-metil-fulfural dan
levulinic memiliki dampak pada efisiensi produksi etanol.

8. Tuliskan kelebihan, kekurangan dari penggunaan bahan baku makroalga sebagai


penghasil bahan bakar nabati dengan beragam teknik!

No Klasifikasi Teknik Kelebihan Kekurangan

1. Biokimia - Anaerobic - Tidak ada - Natrium tinggi


digestion dewatering dan nitrogen
- Fermentasi - Karbohidrat terhambat
tinggi - Effisiensi rendah
2. Kimia Transesterifikasi - Tidak ada - Yield rendah
dewatering
3. Termokimia - Pirolisis - Tidak ada bahan - Temperatur,
- Hydrotermal kimia kaustik tekanan dan
liquefaction yang dibutuhkan konsumsi energi
- Laju cepat tinggi
- Tidak ada - Kental
pengeringan
- Lebih efektif

9. Berdasarkan jurnal, manakah teknologi yang cocok untuk mengkonversi makroalga


menjadi bahan bakar nabati?

Bioetanol dan bio-oil dari makroalga basah lebih kompetitif dibandingkan dengan hasil
produksi biodiesel tampak kurang atraktif dibandingkan dengan biomassa mikroalga yang
kadar lemaknya tinggi.