Anda di halaman 1dari 7

KERANGKA ACUAN

PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK

PUSKESMAS KECAMATAN GAMBIR

JANUARI – DESEMBER 2015

A. PENDAHULUAN

Kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu perhatian dari World Health
Organisation (WHO) karena angka kematian ibu dan anak merupakan bagian dari
negara Asean yang mempunyai angka kematian Ibu dan Anak yang masih tinggi
dibandingkan dengan negara lain. Menurut SDKI (2003) angka kematian ibu (AKI) di
Indonesia 307 per 100.000 kelahiran hidup yaitu 3-6 kali lebih tinggi dari negara ASEAN
lainnya. AKB di Indonesia yaitu 95 per 100.000 kelahiran hidup.

AKI di Indonesia sekitar 18.000 setiap tahun yang berhubungan dengan kehamilan
dan persalinan, hal ini berarti setiap setengah jam seorang perempuan meninggal yang
berhubungan dengan kehamilan, persalinan dan nifas. Kematian ibu tersebut erat
kaitannya dengan karakteristik ibu yang meliputi umur, pendidikan, paritas dan perilaku
yang berpengaruh terhadap kondisi kesehatan ibu selama hamil yang dapat
mempengaruhi proses persalinan normal atau patologis.

Puskesmas kecamatan gambir sebagai salah satu tempat pelayanan kesehatan di


provinsi DKI jakarta yang menjadi pelayanan kesehatan tingkat pertama. Puskesmas
Gambir berperan menyelenggarakan upaya kesehatan untuk meningkatkan kesadaran,
kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar memperoleh derajat
kesehatan yang optimal khususnya kesehatan ibu dan anak di wilayah kerjanya.

Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Puskesmas


kecamatan Gambir senantiasa memperhatikan tatanilai yang dimiliki oleh puskesmas
kecamatan Gambir, yaitu RAMAH, CEPAT dan NYAMAN. Agar masyarakat merasakan
keramahan dan kecepatan pelayanan dari seluruh petugas serta menikmati
kenyamanan selama berada di lingkungan puskesmas kecamatan Gambir.

B. Latar Belakang

Upaya kesehatan Ibu dan Anak adalah upaya di bidang kesehatan yang
menyangkut pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi
dan anak balita serta anak prasekolah. Pemberdayaan Masyarakat di bidang
Kesehatan Ibu dan Anak dalam upaya AKI dan AKB yaitu mengatasi situasi kegawat
daruratan dari aspek non klinik terkait kehamilan dan persalinan.

Sistem kesiagaan merupakan sistem tolong-menolong, yang dibentuk dari, oleh dan
untuk masyarakat, dalam hal penggunaan alat tranportasi dan komunikasi, pendanaan,
pendonor darah, pencacatan pemantauan dan informasi KB.

Hal ini sejalan dengan Visi, Misi, Kebijakan Mutu dan Budaya Kerja yang dilaksanakan
di Puskesmas kecamatan Gambir.

VISI :

Sebagai pilihan utama masyarakat dengan pelayanan kesehatan prima.

MISI :

– Meningkatkan pelayanan preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang


berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan kepuasan pelanggan.
– Meningkatkan kemitraan dengan masyarakat, lintas sektor dan swasta.
– Meningkatkan upaya kesehatan perorangan dan masyarakat dengan menerapkan
sistem manajemen mutu menuju tercapainya pelayanan prima, berkualitas dan
professional.
– Meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan karyawan untuk pelayanan yang
professional.
– Memberdayakan potensi keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga
sehat dan mandiri.

2. KEBIJAKAN MUTU
Memberikan pelayanan kesehatan prima yang berfokus pada kepuasan pasien,
masyarakat dan karyawan dengan sasaran mutu yang terukur disertai peningkatan kualitas
yang berkesinambungan sesuai dengan peraturan yang berlaku

3. BUDAYA KERJA

Budaya kerja yang dianut di puskesmas kecamatan Gambir dapat disingkat dengan
SEHAT, yaitu :

 Semangat : partisipasi aktif, gigih pantang menyerah, kerjasama tim,


tingkatkan target.
 Empati : peduli, memahami keadaan pasien dan teman, rela berkorban.
 Handal : kompeten dan terampil, inovatif, responsive.
 Amanah : tanggungjawab dan dapat dipercaya, konsisten, jujur.
 Taat : disiplin, komitmen,sesuai aturan.

C. Tujuan

1. Tujuan Umum

Tujuan program kesehatan ibu dan anak adalah tercapainya kemampuan hidup sehat
melalui peningkatan derajat kesehatan yang optimal bagi ibu dan keluarganya untuk
atau mempercepat pencapaian target Pembangunan Kesehatan Indonesia yaitu MDGs
2015, serta meningkatnya derajat kesehatan anak untuk menjamin proses tumbuh
kembang optimal yang merupakan landasan bagi peningkatan kualitas manusia
seutuhnya.

2. Tujuan Khusus

1. Meningkatnya kemampuan ibu (pengetahuan, sikap dan perilaku) dalam


mengatasi kesehatan diri dan keluarganya dengan menggunakan teknologi
tepat guna dalam upaya pembinaan kesehatan keluarga, Desa siaga,
penyelenggaraan Posyandu dan sebagainya.
2. Meningkatnya upaya pembinaan kesehatan balita dan anak prasekolah
secara mandiri di dalam lingkungan keluarga, Desa Wisma, Posyandu dan
BKB PAUD, serta di sekolah TK.
3. Meningkatnya jangkauan pelayanan kesehatan bayi, anak balita, ibu hamil,
ibu bersalin, ibu nifas dan ibu menyusui.
4. Meningkatnya mutu pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu bersalin,
ibu nifas, ibu menyusui, bayi dan anak balita.
5. Meningkatnya kemampuan dan peran serta masyarakat, keluarga dan
seluruh anggotanya untuk mengatasi masalah kesehatan ibu, balita, anak
prasekolah, terutama melalui peningkatan peran ibu dan keluarganya.

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Kegiatan pokok

Sosialisasi tentang Kesehatan ibu dan anak di wilayah puskesmas kecamatan


Gambir

2. Rincian kegiatan
a. Pertemuan dan pembinaan PWS KIA
b. Pertemuan kelas ibu hamil
c. Pelaksanaan audit maternal dan perinatal
d. Pertemuan kelompok pendukung ibu ( KP Ibu)
e. Sosialisasi dan stikerisasi perencanaan persalinan dan pencegahan
komplikasi ( P4K )

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


a. Kegiatan program KIA di dahului dengan mengadakan sosialisasi
b. Berkoordinasi dengan seluruh sektor yang terkait
c. Membuat jadwal pelaksanaan kegiatan program KIA
d. Pelaksanaan program KIA melalui sosialisai, media promosi, dan konseling
e. melakukan monitoring pelaksanaan program dengan mengadakan pertemuan
f. melakukan evaluasi pelaksanaan program KIA

F. SASARAN
Sasaran program KIA adalah seluruh ibu dan anak, keluarga serta masyarakat
yang tinggal di wilayah kecamatan Gambir.

G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


POA TAHUN 2015
KEGIATAN PROGRAM KIA
Kab/Kota : DKI JAKARTA
Puskesmas : Kecamatan Gambir
Tahun : 2015
JADWAL PELAKSANAAN Sumber
Upaya Volume Kegiatan Lokasi Tenaga
No Kegiatan Sasaran Target Biaya Dana
Kesehatan Kegiatan Rincian Kegiatan Pelaksana J F M A M J J A S O N D
APBD
APBD
Konsumsi :
30 orang x 2
60 hom 2,280,000
Meningkatkan kali x Rp.
Pertemuan
Peningkatan Pengetahuan 38.000 MIN MIN
dan Petugas KIA Puskesmas Petugas
1 Pelayanan Petugas GGU GGU
Pembinaan Puskesmas Honor tenaga Gambir Puskesmas
Kesehatan Ibu Mengenai 4 2
PWS KIA ahli : 1 orang
PWS KIA 2 hok 1,200,000
x 2 kali x Rp.
600.000

Meningkatkan
Konsumsi :
Pengetahuan
Peningkatan Pertemuan Ibu hamil 20 orang x 3 MIN MIN MIN
Ibu hamil Petugas
2 Pelayanan Kelas Ibu dan 360 hom kali x 6 Puskesmas GGU GGU GGU 13,680,000
serta Puskesmas
Kesehatan Ibu Hamil Keluarga kelurahan x 1 1 1
Menurunkan
Rp. 38.000
AKI/AKP
Konsumsi :
30 orang x 2
60 hom 2,280,000
kali x Rp.
Pelaksanaan
Peningkatan Petugas KIA 38.000 MIN MIN
Audit Menurunkan Puskesmas Petugas
3 Pelayanan Puskesmas GGU GGU
Maternal AKI/AKP Honor tenaga Gambir Puskesmas
Kesehatan Ibu dan BPM 4 1
Perinatal ahli : 1 orang
2 hok 1,200,000
x 2 kali x Rp.
600.000

Meningkatkan
Ibu
pengetahuan Konsumsi :
Pertemuan menyusui,
Peningkatan dan Berbagi 20 orang x 3 Posyandu MIN MIN MIN
Kelompok Ibu hamil, Petugas
4 Pelayanan Pengalaman 360 hom kali x 6 atau Balai GGU GGU GGU 13,680,000
Pendukung Kader dan Puskesmas
Kesehatan Ibu Tentang kelurahan x Warga 2 2 2
Ibu (KP Ibu) Tokoh
Pemberian Rp. 38.000
Masyarakat
ASI EKsklusif

Kader,
Meningkatkan
Sosialisasi Tokoh Konsumsi :
Peningkatan Pengetahuan MIN MIN
Stikerisasi Masyarakat 30 orang x 2 Petugas
5 Pelayanan dan 360 hom Balai Warga GGU GGU 2,280,000
P4K dan , Ibu Hamil kali x Rp. Puskesmas
Kesehatan Ibu Menurunkan 4 4
Buku KIA dan 38.000
AKI/AKP
Keluarga

TOTAL 36,600,000
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Evaluasi dilakukan oleh koordinator program KIA

I. PENCATATAN PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pencatatan setiap kegiatan program yang dilaksanakan dalam bentuk SPJ
kegiatan program. SPJ kegiatan program dibuat oleh masing masing petugas
penanggungjawab program. SPJ kegiatan program kemudian diserahkan kepada
koordinator UKM untuk dilakukan verifikasi.
Evaluasi pelaksanaan kegiatan program akan dilakukan untuk mengetahui
permasalahan yang timbul dan mencari solusinya.

Jakarta, Januari 2015


Koordinator Program KIA

Dyah Wahjuningsih
NIP. 197102181991022001