Anda di halaman 1dari 7

Nama kelompok : Kelompok 6

1. Arista noviana (2)

2. Dina fahrunnisa (5)

3. Nouval muhammad firhat ()

4. Novalia ()

5. Putri Rani Salsabila ()

6. Tiara ()

Kelas : XTKJ2

Mapel : PAI

Aktivitas siswa hal 19

Setelah kamu mengamati gambar diatas, coba berikan


tanggapanmu tentang pesan pesan yang ada pada gambar
tersebut!

Aktivitas siswa hal 23

Coba amati prilaku orang orang syaja'ah baik melalui media


maupun meoihat langsung ditengah tengah masyarakat, lalu
bagaimana tanggapanmu terhadap sifat tersebut?

Aktivitas Siswa hal 25

Menurut objeknya, jujur itu ada beberapa macam, yaitu jujur kepada allah swt., jujur kepada orang lain,
dan jujur kepada diri sendiri.

1. Identifikasi jenis jenis kejujuran disekitarmu, baik dirumah maupun disekolah atau dilingkungan
masyarakat, termasuk kategori kejujurn yang manakah?

2. Jelaskan hubungan antara perilaku jujur yang diamati dengan akibat yang ditimbulkan!

3. Buatlah contoh prilku jujur kepada allah swt., kepada orangg lain Dn diri sendiri!

4. Carilah dalil naqli maupun dalil aqli tentang perintah jujur kepada allah swt., kepada orng lain dan
kepada diri sendiri!

Aktivitas siswa hal 29

1. Buktikan jujur itu membawa hikmah. Minimal bukti dalil naqlinya baik ayat maupun hadist

2. Jelaskan pesn pesan dlam ayat ataupun hadist yang kamu temukan dan hubungkan dengan peristiwa
kejujuran dlam hidup sehari hari!
Jawaban

Halaman 19

Pesan-pesan :

Gambar 2.1

- Hendaknya kita berlaku jujur dalam bermuammalah, seperti menjauhi perbuatan riba.karena
perbuatan riba adalah salah satu perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT.

Gambar 2.2

- Jadilah orang yang jujur, karena kejujuran akan membawamu kepada kebaikan dunia dan ketenangan
hidup.

Gambar2. 3

-Dengan bersumpah alquran (karena Allah) itu membuat seseorang tersebut selalu berbuat jujur, karena
dia telah bersumpah diatas alquran sehingga apabila dia melakukan perbuatan yang menyimpang pasti
akan dilaknati oleh Allah(mendapat dosa), bahkan dia akan mendapat balasan langsung di dunia

Halaman 23

Coba amati perilaku orang-orang yang memiliki sifat syaja'ah baik melalui media maupun melihat
langsung ditengah-tengah masyarakat,lalu bagaimana tanggapanmu terhadap sifat tersebut?

=> Syaja'ah dalam ajaran islam yaitu keberanian,sedangkan menurut istilah syaja'ah adalah keteguhan
hati,kekuatan pendirian untuk membela dan mempertahankan kebenaran secara jantan dan terpuji.

=> Tanggapan sata terhadap orang yang memiliki sifat syaja'ah yaitu kita dapat mencontoh orang
tersebut karena sifat syaja'ah termasuk sifat terpuji,karena sifat tersebut mengajak kita untuk berani
dalam kebenaran,selain kita mencontoh kita juga harus membiasakan diri untuk selalu memiliki sifat
syaja'ah.

Halaman 25

1. Jenis - jenis kejujuran dan kategorinya

Lingkungan Sekolah

- Ikhlas dalam menuntut ilmu.

- Masuk kedalam kategori jujur dalam niat dan jujur kepada Allah Swt. serta diri sendiri.
- Mengerjakan tugas dari Bapak dan Ibu guru.

- Masuk kedalam kategori jujur dalam perbuatan dan jujur kepada orang lain.

- Tidak menyontek pada saat ulangan/ujian.

- Masuk kedalam kategori jujur dalam perbuatan dan jujur kepada orang lain.

Lingkungan Rumah

- Ikhlas dalam membantu orang tua.

- Masuk kedalam kategori jujur dalam niat dan jujur kepada Allah Swt. serta diri sendiri.

- Jujur mengenai uang saku.

- Masuk kedalam kategori jujur dalam ucapan dan jujur kepada orang lain.

- Tidak makan saat puasa.

- Masuk kedalam kategori jujur dalam perbuatan dan jujur kepada Allah Swt.

Lingkungan Masyarakat

- Ikhlas membantu tetangga.

- Masuk kedalam kategori jujur dalam niat dan jujur kepada Allah Swt dan diri sendiri.

- Menjadi saksi yang jujur.

- Masuk kedalam kategori jujur dalam ucapan dan jujur kepada orang lain.

- Tidak suka menyebarkan fitnah.

- Masuk kedalam kategori jujur dalam ucapan dan perbuatan dan jujur kepada orang lain.

2. Hubungan perilaku jujur dengan akibat yang ditimbulkan :

- Dengan berperilaku jujur kita jadi dipercaya orang

- Dengan berperilaku jujur banyak yang suka pada kita

- Dengan berperilaku jujur menjadikan kita banyak teman

- Dengan berperilaku jujur hidup kita jadi tenang dan tentram

3. *Contoh perilaku jujur*

Contoh perilaku jujur kepada Allah Swt. :


-Senantiasa mengerjalan apa-apa yang Allah perintahkan.

-Senantiasa menjauhi apa-apa yang Allah larang

-Berkata jujur kepada siapapun.

-Mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.

-Menepati janji yang telah disepakati.

-Tidak berbuat dusta atau kemunafikan

- Ikhlas dalam beribadah

- Melaksanakan puasa dibulan ramadhan

- Menyampaikan ajaran islam dengan baik

- Membayar zakat sesuai waktunya

Contoh perilaku jujur kepada orang lain :

-Menepati janji dengan teman

-Mengakui perbuatan yang merugikan orang lain

-Meminta izin saat akan meminjam barang orang lain

-Tidak memfitnah orang lain

-Tidak memakan makanan milik orang lain

-Tidak mencurangi saudara sendiri

-Menjaga barang yang dipercayakan oleh orang lain

-Bertanggungjawab atas kesalahan yang dilakukan

- Mengakui kesalahan yang telah diperbuat

- Menyampaikan berita secara fakta

- Tidak menyontek saat ujian

-Memberi kesaksian yang benar apabila diminta pengadilan

Contoh perilaku jujur kepada diri sendiri :

-tidak memaksakan kehendak yg jelas-jelas kita mengetahui bahwa diri tidak mampu melakukannya

-mengakui keslahan yg telah diperbuat dan mengevaluasinya

-percaya pada kemampuan yg dimiliki

- Mengukur kemampuan diri kita masing masing


- Tidak memaksakan kehendak dirinya sendiri

4. *Dalil naqli tentang perintah jujur*

Dalil naqli tentang jujur kepada Allah

‫ب‬ ‫اذ ت ن ط‬
‫طنمئذنن اطلقننلوُ ن‬ ‫اذ ۗ أننل بذذذطكذر ل‬ ‫اللذذيِنن آنمننوُا نوتن ط‬
‫طنمئذنن قننلوُبنهنطم بذذذطكذر ل‬

artinya:

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah,
hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” (Q.S. Ar-Ra’d [13]: 28)

Dalil naqli tentang jujur kepada orang lain


‫صلذطح لننكطم أنطعنماَلننكطم نويِنطغفذطر لننكطم نذننوُبننكطم ۗ نونمطنينذطذع ل‬
َ‫ان نونرنسوُلنهن فنقنطد نفاَنز فنطوُدزا نعذظيدما‬ ‫نيِاَ أننيِنهاَ اللذذيِنن آنمننوُا اتلنقوُا ل‬
‫ً يِن ط‬.‫ان نونقوُنلوُا قنطوُدلنسذديِدد‬

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,
niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan
barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang
besar.” (Q.S. Al-Ahzab [33]: 70-71)

Dalil naqli tentang kepada diri sendiri

‫ً نكـبننر نمطقتْدـاَ ذعطنند اذ انطن نتـقنطوُنلـطوُا نماَ لن نتـطفنعنلـطوُنن‬.‫يِـناَيِـننهاَ اللنذيِـطنن انمننطوُا لذنم نتـقنطوُنلـطوُنن نماَ لن نتـطفنعنلـطوُنن‬.

“Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar
kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.” (Q.S. Ash-Shaff [61]:
2-3)

Halaman 27

Jujur yaitu berkata dengan sebenar-benarnya dan sesuai antara lisan dan apa yang ada dalam hatinya.
Berkata jujur berarti berkata apa adanya sesuai dangan fakta dan realita tanpa menyembunyikan
kebenaran.

Dalil Naqli mengenai perintah berkata jujur dalam Al Quran :


‫نيِاَ أننيِنهاَ اللذذيِنن آننمننوُا اتلنقوُا ل‬
‫ان نونكوُننوُا نمنع ال ل‬
‫صاَذدذقينن‬

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang
yang benar.” (QS. At Taubah: 119).
‫نيِاَ أننيِنهاَ اللذذيِنن آنمننوُا اتلنقوُا ل‬
‫ان نونقوُنلوُا قنطوُدل نسذديِددا‬
‫صلذطح لننكطم أنطعنماَلننكطم نويِنطغفذطر لننكطم نذننوُبننكطم ۗ نونمطن يِنذطذع ل‬
َ‫ان نونرنسوُلنهن فنقنطد نفاَنز فنطوُدزا نعذظيدما‬ ‫يِن ط‬

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,
niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan
barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang
besar. (Q.S. Al Ahzab 70-71)
Dalil Naqli mengenai perintah berkata jujur dalam Hadist :

َ‫صصديِدقا‬
‫اذ ذ‬‫ب ذعطنند ل‬ ‫ق نحلتْىَ يِنطكتْن ن‬ ‫صطد ن‬‫ق نويِنتْننحلرىِ ال ص‬ ‫صند ن‬ ‫ق يِنطهذدىِ إذنلىَ اطلبذصر نوإذلن اطلبذلر يِنطهذدىِ إذنلىَ اطلنجنلذة نونماَ يِننزانل اللرنجنل يِن ط‬ ‫ق فنإ ذلن ال ص‬
‫صطد ن‬ ‫صطد ذ‬‫نعلنطينكطم ذباَل ص‬
َ‫اذ نكلذادبا‬ ‫ب ذعطنند ل‬‫ب نحلتْىَ يِنطكتْن ن‬ ‫ب نويِنتْننحلرىِ اطلنكذذ ن‬
‫ب يِنطهذدىِ إذنلىَ اطلفننجوُذر نوإذلن اطلفننجوُنر يِنطهذدىِ إذنلىَ اللناَذر نونماَ يِننزانل اللرنجنل يِنطكذذ ن‬ ‫ب فنإ ذلن اطلنكذذ ن‬‫نوإذليِاَنكطم نواطلنكذذ ن‬

“Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada
kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku
jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah
kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan
kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk
berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (HR. Muslim no. 2607)

hikmah perilaku jujur yaitu :

1. Kejujuran akan mengantar kepada surga

2. Berusaha jujur maka akan dicatat sebagai orang jujur disisi ALLAH

3. Orang jujur terhindar dari ancaman dan dosa sebagai seorang munafik dan pendusta

4. Dipercaya orang , sehingga mudah urusannya di dunia

5. Bila banyak orang jujur maka situasi kondisi sekitar akan tentram, karena berkurangnya penipu,
korupsi, manipuasi dan kejahatan lain.

2. Hadits tentang kejujuran membawa kebaikan

َ:‫نعطننعطبذدالللذهطبنذنمطسنعوُددنقاَنل‬
‫صصديِدقاَنوإذلناَطلنكذذبنفننجوُررنوإذلناَطلفننجوُنريِنطهذدىَإ ذنلىَاَللناَذرنوإذلناَطلنعطبندلنين‬ ‫صطدقنبذرِرنوإذلناَطلبذلريِنطهذدىَإ ذنلىَاَطلنجنلذةنوإذلناَطلنعطبندلنينتْننحلرىَاَل ص‬
‫صطدقننحلتْىَينطكتْنبنذعطنندالللذه ذ‬ ‫نقاَلننرنسوُنللللذهصلىَاَللهعليهوُسلمإ ذلناَل ص‬
(‫تْننحلرىَاَطلنكذذبننحلتْىَينطكتْنبننكلذادباَ )متْفقعليه‬

Artinya:

Dari Ibnu Mas’ud ra. Berkata, Rasulullah saw. Bersabda: “sesungguhnya shidq (kejujuran) itu membawa
kepada kebaikan, Dan kebaikan itu membawa ke surga. Seseorang akan selalu bertindak jujur sehingga ia
ditulis di sisi Allah swt sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu membawa kepada
kejahatan, dan kejahatan itu membawa ke neraka. Seseorang akan selalu berdusta sehingga ia ditulis di
sisi Allah swt sebagai pendusta” . (Muttafaqun ‘Alaih). [4]

pesan-pesan dari hadist ini dan hubungkan dengan peristiwa kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

•Seseorang yang selalu berkata jujur maka ia ditulis di sisi allah sebagai orang yang jujur

•kejujuran dapat menimbulkan kepercayaan

•Seseorang yang berbohong hatinya tidak akan merasa tenang


•Seseorang yang selalu berdusta, maka ia memiliki salah satu dari sifat kemunafikan

•Sifat dusta dapat menghilangkan kepercayaan

•Setiap kebaikan dapat membawa seorang muslim ke surga

•setiap kejujuran akan membawa kebaikan

Simak lebih lanjut di Brainly.co.id - https://brainly.co.id/tugas/1961501#readmore