Anda di halaman 1dari 9

CRITICAL JOURNAL REVIEW

Pengembangan Instrumen Penilaian Kognitif untuk Mengukur Literasi


Membaca Bahasa Indonesia Berbasis Model Pirls pada Siswa Kelas IV SD

Tugas ini dibuat untuk memenuhi tugas individu dalam mata kuliah Evaluasi
Hasil Belajar

Disusun Oleh :

NAMA : AYU LIANI VERONIKA


NIM : 4172141020
KELAS : PENDIDIKAN BIOLOGI A 2017

JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN


2019

1
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT., Tuhan Yang Maha Esa karena
atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Evaluasi Hasil
Belajar Critical Journal Review. Selama penyusunan makalah ini, penulis banyak mengalami
hambatan dan kesulitan. Namun berkat bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, makalah ini
dapat terselesaikan. Penulis menyadari bahwa baik isi maupun teknik penyajian tulisan masih
jauh dari sempurna, maka dari itu penulis mengharapkan kepada para pembaca untuk memberi
tanggapan berupa kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk meningkatkan mutu
penulisan selanjutnya.
Akhir kata semoga tugas makalah ini bermanfaat untuk kalangan umum maupun
pendidikan.

Medan, 15 Maret 2019

Ayu Liani Veronika

2
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ...................................................................................................….... 2


Daftar Isi .................................................................................................................... 3

BAB I : PENDAHULUAN ........................................................................................ 4


A. Latar Belakang ............................................................................................... 4
B. Tujuan............................................................................................................. 4
C. Rumusan masalah........................................................................................... 4

BAB II : ISI JURNAL ............................................................................................... 5


A. Identitas Jurnal................................................................................................. 5
B. Ringkasan Jurnal........................................................................................... . 6

BAB III : PEMBAHASAN ........................................................................................ 7


A. Kelebihan dan Kekurangan Jurnal................................................................. 7

BAB IV : PENUTUP ................................................................................................. 8


A. Kesimpulan .................................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................. 9

3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Untuk mengukur keterampilan membaca siswa satu-satunya langkah yang diambil oleh
guru ialah dengan mengadakan penilaian. Dengan melakukan penilaian, guru dapat mengetahui
sejauh mana pengetahuan dan penguasaan siswa terhadap materi yang telah disampaikan.
Seringkali dalam proses belajar mengajar aspek evaluasi hasil belajar diabaikan (Uno,
2008:92). Guru terlalu memfokuskan apa yang akan diajarkan kepada siswanya. Akibatnya
proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan rapi tetapi alat-alat penilaian yang digunakan
tidak lagi melihat sasaran yang akan dinilai. Dalam praktik di sekolah, seringkali guru membuat
instrumen tanpa mengikuti aturan-aturan tertentu (Arifin, 2009:68).
Oleh sebab itu, dalam jurnal ini berupaya mengembangkan alat penilaian pembelajaran
membaca yang sesuai dengan syarat-syarat alat penilaian yang baik sehingga diharapkan dapat
mendukung peningkatan kualitas dan keberhasilan pembelajaran membaca.

B. Tujuan
Critical journal review ini bertujuan:

1. Menganalisis isi dari jurnal.


2. Mengetahui dan mencari informasi yang ada dalam sebuah jurnal.
3. Melatih diri untuk berpikir kritis dalam mencari informasi oleh setiap bagian dari
jurnal.

C. Rumusan Masalah
1. Apa saja yang dianalisis dari jurnal ?
2. Apa kelebihan dan kekurangan dari jurnal ?

4
BAB II
ISI JURNAL

A. IDENTITAS JURNAL

Judul Pengembangan Instrumen Penilaian Kognitif untuk Mengukur Literasi Membaca


Bahasa Indonesia Berbasis Model Pirls pada Siswa Kelas IV SD
Jurnal Journal of Educational Research and Evaluation

Volume & Halaman Volume 6 Nomor 1 Halaman 1-9

Tahun 2017

Penulis Bekti Nanda Pratiwiningtyas, Endang Susilaningsih, I Made Sudana

Situs http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jere

ISSN ISSN 2252-6420

Reviewer Ayu Liani Veronika

B. RINGKASAN JURNAL

Rangkaian tahap membaca yang dilakukan dalam pembelajaran bahasa Indonesia


diakhiri dengan kegiatan penilaian. Penilaian yang dilakukan seharusnya menggunakan
instrumen penilaian literasi membaca yang praktis dan terstandar. Kondisi yang ditemukan
pada beberapa sekolah selama studi pendahuluan menunjukkan hasil yang berbeda. Studi
pendahuluan yang dilakukan pada tiga sekolah dasar menunjukkan bahwa penilaian
dilakukan dengan menggunakan pedoman penskoran yang berisi rubrik dan disajikan
dalam buku pegangan guru. Rubrik tersebut menurut pendapat para guru dirasakan kurang
praktis karena deskriptor yang tersaji kurang terperinci sehingga berpotensi mengakibatkan
ketidaksamaan dalam pemberian skor. Guru juga menyampaikan bahwa susunan butir soal
yang disajikan kurang dapat mengukur pemahaman siswa terhadap isi bacaan secara
menyeluruh. Aspek yang dinilai dalam rubrik tersebut hanya meliputi tokoh-tokoh cerita,
pesan moral cerita, topik, dan fakta pendukung tindakan yang dilakukan tokoh dalam cerita.
Bentuk butir soal yang berupa uraian juga sering menyulitkan guru dalam melakukan

5
penilaian. Dampak dari kondisi tersebut terlihat dari prestasi yang diperoleh siswa
Indonesia dalam hasil tes PIRLS tahun 2011 yang menunjukkan bahwa hanya 0,1%% siswa
berhasil menyelesaikan soal literasi membaca pada level sempurna.

Kondisi yang telah dikemukakan diatas, tentu saja memerlukan solusi penyelesaian.
Solusi tersebut dapat dilakukan dengan mengembangkan instrumen penilaian literasi
membaca.Instrumen penilaian yang dikembangkan mengacu pada model tes yang telah
dikembangakan oleh PIRLS (Progress in International Reading Literacy Study).

METODE

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development).


Adapun produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah instrumen penilaian
literasi membaca berbasis model PIRLS. Instrumen tersebut terdiri atas kisi-kisi instrumen,
teks bacaan yang terdiri atas teks sastra dan teks bacaan informatif beserta gambar ilustrasi,
butir soal tes yang berbentuk pilihan ganda dan isian singkat, dan pedoman penskoran serta
petunjuk penggunaan. Adapun langkah yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada
kedua model pengembangan di atas yang terdiri atas : (1) studi pendahuluan, (2)
perencanaan, (3) pengembangan model hipotetik, (4) penelaah model hipotetik, (5) revisi
model hipotetik, (6) uji coba terbatas, (7) revisi hasil uji coba terbatas, (8) uji coba luas, dan
(9) revisi model akhir. Sembilan langkah tersebut digunakan dalam penelitian untuk
mengembangkan instrumen penilaian literasi membaca bahasa Indonesia berbasis model
PIRLS.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Penelitian ini dilakukan dalam dua langkah utama yang terdiri dari riset dan
pengembangan. Pengembangan dilakukan melalui perencanaan model instrumen penilaian
literasi membaca, pengembangan model hipotetik, revisi model hipotetik berdasarkan saran
yang diberikan ahli, uji coba terbatas, revisi hasil uji coba terbatas, uji coba luas, dan revisi
model akhir. Butir soal dalam instrumen penilaaian literasi membaca yang dikembangkan
mempunyai karakteristik yaitu disusun dalam bentuk pilihan ganda dan uraian agar
memudahkan dalam penskoran, mempunyai indeks tingkat kesukaran(p) yang berada pada
kisaran 0,300-0,700 dan indeks daya beda(d) ≥0,400. Instrumen penilaian literasi membaca
yang dikembangkan termasuk dalam kategori layak dalam apek kebahasaaan dan
kepraktisan yang ditunjukkan dengan presentase kelayakannya yaitu sebesar 83.33%.

6
BAB III
PEMBAHASAN
A. Kelebihan Jurnal
 Menggunakan banyak refrensi jurnal-jurnal maupun buku untuk penelitiannya
 Dilengkapi dengan abstrak yang telah merangkum tujuan, metode, hasil serta
kesimpulan jurnal
 Menggunakan bahasa indonesia baku yang baik dan benar
 Keterkaitan antar paragraf dipaparkan secara padu
 Susunan jurnal sudah sistematis yaitu dilengkapi dengan abstrak, pendahuluan,
hasil pembahasan, kesimpulan dan daftar pustaka

B. Kelemahan Jurnal
 Tidak dilengkapi gambar-gambar
 Daftar pustaka kurang up to date

7
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan

Jurnal yang berjudul “Pengembangan Instrumen Penilaian Kognitif untuk


Mengukur Literasi Membaca Bahasa Indonesia Berbasis Model Pirls pada Siswa
Kelas IV SD”membahas mengenai hasil penelitian mengenai bagaimana penerapan
instrumen penilaian kognitif yang sebenarnya. Dapat ditarik kesimpulan bahwa
Instrumen penilaian literasi membaca bahasa Indonesia yang telah digunakan di
sekolah dasar perlu dikembangkan karena belum terstandar dan belum praktis untuk
digunakan dalam menilai kemampuan literasi membaca bahasa Indonesia.

8
DAFTAR PUSTAKA

Pratiwiningtyas, B., Susilaningsih, E., Sudana, I., (2017), Pengembangan Instrumen Penilaian
Kognitif untuk Mengukur Literasi Membaca Bahasa Indonesia Berbasis Model Pirls
pada Siswa Kelas IV SD, Journal of Educational Research and Evaluation, 6 (1)
1-9.