Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH

KARYA TULIS ILMIAH


“LIMBAH PLASTIK DI RUMAH SAKIT SOEDARSONO BATAM
(RSSD)”

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Kelulusan Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah
Pada Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknik Ibnu Sina Batam

Disusun Oleh :

Stefanny Yuanita Utami


1810128425019

Dosen Pembimbing :

Feby, M.Pd

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI


SEKOLAH TINGGI TEKNIK IBNU SINA BATAM

2019

i
ABSTRAK

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan dengan inti kegiatan


pelayanan preventif, kuratif, rehabilitatif dan promotif. Kegiatan tersebut akan
menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positif adalah meningkatnya derajat
kesehatan masyarakat, sedangkan dampak negatifnya antara lain adalah sampah dan
limbah medis maupun non medis yang dapat menimbulkan penyakit dan pencemaran
yang perlu perhatian khusus. Oleh karenanya perlu upaya penyehatan lingkungan
rumah sakit yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dan karyawan akan bahaya
pencemaran lingkungan yang bersumber dari sampah maupun limbah rumah sakit.
Sampah atau limbah rumah sakit dapat mengandung bahaya karena dapat bersifat
racun, infeksius dan juga radioaktif.
Karena kegiatan atau sifat pelayanan yang diberikan, maka rumah sakit menjadi depot
segala macam penyakit yang ada di masyarakat, bahkan dapat pula sebagai sumber
distribusi penyakit karena selalu dihuni, dipergunakan, dan dikunjungi oleh orang-
orang yang rentan dan lemah terhadap penyakit. Di tempat ini dapat terjadi penularan
baik secara langsung (cross infection), melalui kontaminasi benda-benda ataupun
melalui serangga (vector borne infection) sehingga dapat mengancam kesehatan
masyarakat umum.
Toksikologi limbah rumah sakit adalah semua sampah dan limbah yang
dihasilkan oleh kegiatan rumah sakit dan kegiatan penunjang lainnya baik itu berasal
dari plastik maupun tidak. Secara umum sampah dan limbah rumah sakit dibagi dalam
dua kelompok besar, yaitu sampah atau limbah klinis dan non klinis baik padat maupun
cair..
Pengaruh limbah plastik bain infeksius maupun non-infeksius rumah sakit terhadap
lingkungan dan kesehatan antara lain gangguan kenyamanan dan estetika, kerusakan
harta benda, kesehatan manusia, reproduksi, dan ganguan terhadap tanaman maupun
binatang. Oleh karena itu limbah harus dikelola dengan baik dengan cara memisahkan
limbah padat dan cair, dan membuangnya di tempat yang sudah ditentukan.

ii
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikumWr.Wb.

Dengan mengucapkan puji dan syukur yang sebesar-besarnya dan terima kasih
yang tak terhingga kepada Allah SWT. Sholawat serta salam senantiasa tercurah
kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Akhirnya kami dapat menyelesaikan hasil
penelitian kami yaitu mata kuliah karya tulis ilmiah dengan judul “LIMBAH
PLASTIK DI RUMAH SAKIT SOEDARSONO BATAM (RSSD)”
Yang disusun berdasarkan penelitian dan diskusi dari hasil data. Penulis dapat
menyelesaikan karya tulis ilmiah ini tidak terlepas dari do’a dan dorongan semangat
serta perhatian dari saudara-saudara, rekan mahasiswa sekolah tinggi ibnu sina batam
program studi teknik industri.
Mengingat keterbatasan waktu, masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari
makalah ini. Penulis mohon maaf sebesar-besarnya dan terbuka untuk menerima kritik
dan saran. Berharap semoga makalah karya tulis ilmiah ini dapat memberikan sumber
informasi dan pikiran yang dapat membantu kita dalam menempuh Program Studi
Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknik Ibnu Sina Batam.

Wassalamu’alaikumWr.Wb.
Batam, 13 Juli 2019

Stefanny Yuanita Utami

iii
DAFTAR ISI

COVER ......................................................................................................... i
ABSTRAK..................................................................................................... ii
KATA PENGANTAR .................................................................................. iii
DAFTAR ISI .................................................................................................. iiv
DAFTAR GAMBAR ..................................................................................... v
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................. I-1
1.1 Latar Belakang ........................................................................................ I-1
1.2 Rumusan Masalah ................................................................................... I-1
1.3 Tujuan Penulis ......................................................................................... I-1
1.4 Sistematika Penulisan ............................................................................. I-2
BAB II LANDASAN TEORI ....................................................................... II-1
2.1 Pengertian Limbah dan Plastik ................................................................ II-1
2.2 Material Pembuatan Plastik...................................................................... II-2
2.3 Dampak Penggunaan Plastik Terhadap Lingkungan rumah sakit ........... II-2
BAB III METODOLOGI .............................................................................. III-1
3.1 Metodologi Penelitian .............................................................................. III-1
3.2 Waktu Penelitian ...................................................................................... III-1
3.3 Langkah Kerja Penelitian ......................................................................... III-1
BAB IV DATA PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN .......................... IV-1
4.1 Limbah Yang Dihasilkan ......................................................................... IV-1
BAB V PENUTUP ........................................................................................ V-1
5.1 Kesimpulan .............................................................................................. V-1
5.2 Saran ......................................................................................................... V-1
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

iv
DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Rumah Sakit Soedarsono Batam ............................................. III-2


Gambar 4.1 Limbah suntik (spuit) infeksius ............................................... IV-1
Gambar 4.2 Limbah Plastik rumah tangga non-infeksius ........................... IV-2

v
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Sekarang ini banyak sekali limbah plastik dan kurangnya masyarakat
memperhatikan dampak dari pencemaran udara tersebut. Limbah plastik terjadi bisa
dari pembuatan suatu produk di pabrik, sisa dari pembongkaran muatan yang
menggunakan plastic dan lain sebagainya. Akibat dari limbah tersebut sangat
mempengaruhi kehidupan manusia, karena dapat menyebabkan manusia terkena
penyakit dan tersumbatnya selokan selokan sekitar. Yang dapat menyebabkan banjir
pembusukan makan yang terbungkus libah plastik
Selanjutnya penggunaan suatu produk berbahan plastik, salah satunya seperti
karung dan kantong. Dalam penggunaan plastik, limbah yang dihasilkan oleh
perusahaan yang menggunakan produk plastik adalah sampak plastik itu sendiri.
Dampaknya adalah penumpukan plastik yang akhirnya menjadi masalah tersendiri.

1.2 Rumusan Masalah


A. Apa saja limbah plastik di Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Batam (
RSSD) ?
B. Sebuah angket tentang, Bagaimana dampak dari limbah plastik diRumah Sakit
Soedarsono Darmosoewito Batam (RSSD)?

1.3 Tujuan Penulisan


A. Dapat mengetahui beberapa penyebab limbah plastik di Rumah Sakit Soedarsono
Darmosoewito Batam tersebut.
B. Dapat memahami beberapa pendapat karyawan dari dampak yang diakibatkan oleh
limbah plastik tersebut.
I-2

1.4 Sistematika Penulisan


Sistematika penulisan laporan ini sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Dalam bab ini membahas tentang latar belakang masalah, rumusan
masalah, tujuan penulisan, sistematika penulisan laporan.
BAB II LANDASAN TEORI
Dalam bab ini akan membahas tentang pengertian plastik, material
pembuatan plastik, dampak limbah plastik.
BAB III METODOLOGI
Dalam bab ini akan membahas tentang metodologi riset dan langkah
kerja penelitian.
BAB IV PEMBAHASAN
Dalam bab ini menjelaskan tentang penyebab limbah plastik dan
pendapat karyawan tentang dampak dari limbah plastik di rumah
sakit tersebut.

BAB V PENUTUP
Bab ini berisikan kesimpulan dari hasil data yang diperoleh dari tiap
data. Saran dari penyusun, baik untuk penyusun sendiri maupun
untuk pembaca hasil dari laporan ini.

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Limbah dan Plastik


Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri
maupun domestik (rumah tangga). Di mana masyarakat bermukim, di sanalah berbagai
jenis limbah akan dihasilkan. Ada sampah, ada air kakus (black water), dan ada air
buangan dari berbagai aktivitas domestik lainnya .
Plastik adalah istilah umum bagi polimer, yaitu material yang terdiri dari r
antai panjang karbon dan elemen-
elemen lain (oksigen, nitrogen, klorin atau belerang) yang mudah dibuat menjad
i berbagai bentuk dan ukuran. Plastik dibuat dengan cara polimerisasi yaitu men
yusun dan membentuk bahan–bahan dasar plastik (monomer) secara sambung-
menyambung .
Plastik juga mengandung zat nonplastik yang disebut aditif. Zat aditif dipe
rlukan untuk memperbaiki sifat plastik itu sendiri. Bahan aditif untuk plastik di
antaranya berfungsi sebagai pewarna, antioksidan, penyerap sinar ul-
traviolet dan antilekat .
C. Keunggulan Plastik.

Pada dasarnya plastik mempunyai keunggulan dan kelemahan. Keunggulan


nya antara lain:
· Kuat.
· Ringan.
· Fleksibel.
· Tahan karat.
· Mudah diberi warna sehingga menambah daya tarik.
· Mudah dibentuk untuk berbagai fungsi.
· Isolator panas/listrik yang baik .
II-2

D. Kelemahan Plastik

Di balik keunggulan yang dimiliki oleh plastik, terdapat juga kelemahannya,


yaitu:
· Beberapa jenis plastik tidak tahan panas.
· Beberapa jenis plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun
untuk terurai secara alami (bersifat non-biodegradable).
· Jika tidak digunakan sesuai fungsinya, bahan-bahan kimia yang terkandung
dalam plastik dapat membahayakan kesehatan

2.2 Material Pembuatan Plastik


Bahan yang digunakan dalam pembuatan plasti yaitu sebagai berikut :
· Berbagai produk pertanian,
· Mineral, (karbon, hidrogen, klorin, oksigen, belerang dan nitrogen)
· Bahan organik, (batubara - batu kapur - gas alam - silika - minyak bumi –
belerang)
· Bahan tambahan, (zat pewarna - pelarut - plastiser - pelumas - pengisi (filler))
· Bahan pengisi, (bubuk kayu - serbuk logam - serat gelas - kapas - serat grafit
).

2.3 Dampak Penggunaan Plastik Terhadap Lingkungan.


Dampak plastik terhadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus
ditanggung alam karena keberadaan sampah plastik.
Penggunaan kemasan atau kantong plastik akan memberikan akibat antara lain:
· Tercemarnya tanah, air tanah dan makhluk bawah tanah.
· Racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh
hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.
· PCB yang tidak dapat terurai meskipun termakan oleh binatang maupun
tanaman akan menjadi racun berantai sesuai urutan rantai makanan.
II-3

· Kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah.

· Menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara


di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu
meyuburkan tanah.
· Kantong plastik yang sukar diurai, mempunyai umur panjang, dan ringan akan
mudah diterbangkan angin hingga ke laut sekalipun.
· Hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik.
· Hewan-hewan laut seperti lumba-lumba, penyu laut, dan anjing laut
menganggap kantong-kantong plastik tersebut makanan dan akhirnya mati
karena tidak dapat mencernanya.
· Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak
akan hancur menjadi bangkai dan dapat meracuni hewan lainnya .
· Pembuangan sampah plastik sembarangan di sungai-sungai akan
mengakibatkan pendangkalan sungai dan penyumbatan aliran sungai yang
menyebabkan banjir .

 Cara Penanggulangan Penggunaan Plastik.

Dibalik segala dampak buruk yang dibawa oleh penggunaan plastik,


ternyata terdapat beberapa cara yang dapat kita lakukan
untuk mengurangi penggunaan plastik sehingga dampaknya pun terkurang.
Berikut merupakan beberapa cara penanggulangan plastik yang bisa kita laku
kan:
1. Kurangi produk yang menggunakan bahan plastik seperti sedotan dan lainnya
2. Mengurangin pembelian alat medis berbahan platik dan menggantinya ke bahan
stainless.
3. Rumah Sakit harus memfalsilitasi Alat makan berbahan kaca lebih baik
daripada menggunakan alat mahan berbahan plastik
II-4

Mungkin cara ini belum dilakukan oleh banyak orang, namun kita bisa mul
ai melakukan hal ini dari diri kita sendiri dahulu, sehingga bisa menjadi contoh
dan bisa dilakukan oleh orang lain.
Agar semakin banyak orang yang melakukan hal ini untuk lingkungan yang teta
p terjaga pada masa depan. Karena, walaupun tindakan tersebut hanya tindakan
kecil tapi bisa berpengaruh besar terhadap lingkungan rumah sakit.
BAB III
METODOLOGI

Hal-hal yang akan dibahas dalam bab ini meliputi persiapan penelitian seperti
pengumpulan data, pelaksanaan observasi ke tempat tujuan, metode penelitian dan
pengolahan data.

3.1 Metodologi Penelitian


3.1.1 Metode wawancara
Penulis melakukan observasi ke Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Batam
tersebut

3.2 Waktu dan Tempat Penelitian


Pengambilan dokumentasi dilakukan pada tanggal 12 juli 2019 mulai pukul
14.00 –16.00 Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Batam.
3.3 Langkah Kerja Penelitian
Dalam pembuatan sebuah karya ilmiah dibutuhkan beberapa langkah kerja
penelitian diantaranya yaitu jenis penelitian, instrument penelitian, sumber data, teknik
pengumpulan data, teknik analisis data penelitian, dan pengecekan dan keabsahan
temuan penelitian.

A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode ini
berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.

B. Instrument Penelitian
Pada penelitian kulitatif instrument penelitiannya adalah manusia (peneliti itu
sendiri). Peneliti pada penelitian kualitatif disebut human instrument.
III-2

C. Sumber Data
Data yaitu fakta atau keterangan yang akan diolah dalam kegiatan penelitian.
Menurut sumber datanya, data penelitian dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
1. Data primer , dalam penelitian ini berupa data pokok sebagai objek penelitian
yaitu masyarakat disekitar pabrik tersebut.
2. Data sekunder , dalam penelitian ini berupa data data pendukung lainnya yaitu
buku, internet dan lain sebagainya.

D. Teknik Pengumpulan Data


Teknik pengumpulan data adalah cara memperoleh data dalam melakukan
penelitian.
1. Observasi, suatu kegiatan mencari data yang digunakan untuk memeriksa suatu
kesimpulan atau diagnose. Objek dari pengamatan limbah plastik di Rumah Sakit
Soedarsono Darmosoewito Batam.

Gambar 3.1 Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Batam


2. Studi dokumentasi, yaitu salah satu metode pengumpulan data kualitatif dengan
melihat atau menganalisis dokumen yang dibuat oleh subjek sendiri atau oleh
orang lain berupa foto. Studi dokumentasi dalam penelitian ini dilakukan melalui
rekaman kegiatan yaitu dengan cara melihat langsung limbah plastik tersebut.
III-3

E. Teknik Analisi Data Penelitian


Analisi data dilakukan secara kualitatif yaitu data yang berupa suatu kalimat atau
pernyataan yang diintepretasikan untuk mengetahui makna serta untuk memahami
keterkaitan dengan permasalahan yang sedang diteliti.

Pengecekan dan Keabsahan Temuan Penelitian


Dalam penelitian kualitatif ini memakai tiga macam yaitu :
1. Kredibilitas (credibility) yaitu untuk membuktikan data yang berhasil
dikumpulkan sesuai dengan sebenarnya.
2. Kebergantungan (dependability) yaitu kegiatan yang digunakan untuk menjaga
kehati-hatian akan terjadinya kemungkinan kesalahan dalam mengumpulkan data
sehingga data dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.
3. Kepastian (confermability) yaitu kegiatan ini digunakan untuk menilai hasil
penelitian yang dilakukan dengan cara mengecek data dan informasi hasil
penelitian yang didukung oleh materi yang ada.
BAB IV
PEMBAHASAN

4.1 Limbah Yang Dihasilkan


Ada 2 limbah yang di hasilkan sebagai berikut :
1. Alat Suntik ( Spuit ) limbah Infeksius
Alat suntik atau spuit (Inggris: syringe) adalah pompa piston sederhana untuk
menyuntikkan atau menghisap cairan atau gas. Alat suntik terdiri dari tabung
dengan piston di dalamnya yang keluar dari ujung belakang. spuit ini
berbahan dasar stainless hanya saja lebih banayk menggunakan plastik
sebagai bahan dasarnya .
Limbah alat kesehatan seperti ini termasuk dalam kategori limbah Infeksius
(dapat menyebabkan Infeksi pada manusia . maka dari itu penanganan untuk
limbah alat kesehatan seperti ini harus ditangani oleh petugas K3 Kesehatan
Lingkungan di Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Bata.

Gambar 4.1 Limbah Alat Suntik (spuit) Infeksius

2. Sampah Plastik Rumah Tangga Non-Infeksius


Kantong plastik merupakan plastik yang termasuk ke dalam jenis plastik LDPE
(Low Density Polyethylene) dan termasuk ke dalam kode daur ulang nomor 4.
Sifat LDPE ini kuat, tembus cahaya, fleksibel dan daya proteksi terhadap uap
air tergolong baik. LDPE dapat didaur ulang tetapi sulit dihancurkan alami oleh
alam sehingga dalam jangka panjang dapat menimbulkan pencemaran bagi
IV- 2

lingkungan , limbah ini adalah limbah rumah tangga kategori Non-infeksius


(tidak menimbulkan infeksi bagi kesehatan) .

Gambar 4.1 Limbah Plastik Non-Infeksius


BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan penelitian karya tulis ilmiah tentang limbah plastik di Rumah Sakit
Soedarsono Darmosoewito batam:
A. Plastik itu adalah polimer rantai-panjang dari atom yang mengikat satu sama lain.
B. Plastik memiliki keunggulan dan kekurangan.
C. Material pembuatan plastik yaitu : berbagai produk pertanian, mineral, bahan
organik, bahan tambahan, dan bahan pengisi.
D. Dampak dari limbah plastik bagi lingkungan sekitar
E. Ada beberapa limbah plastik yang berada diRumah Sakit Soedarsono
Darmosoewito Batam.

5.2 Saran
Setelah melakukan penelitian maka penulis dapat memberikan beberapa
masukkan saran yaitu sebagai berikut :
A. Disarankan kepada karyawan dan perusahaan agar menyadari dampak dari limbah
plastic baik infeksius maupun non-infeksius.
B. Alangkah baiknya kita harus secepatnya bisa menanggulangi limbah tersebut.
C. Hendaknya tidak membuang limbah secara sembarangan terutama bagi kegiatan
industry dan ditangani dengan orang dan cara yang tepat.
D. Penangan limbah infeksius harus dilakukan oleh petugas kesehatan lingkungan
rumah sakit dengan tepat.
DAFTAR PUSTAKA

https://www.indonesiastudents.com/pengertian-plastik-dan-jenisnya/ (diakses 13 Juli 2019)


https://www.slideshare.net/rochmadputra50/cara-pembuatan-kantong-plastik (diakses 13Juli
2019)
https://beritagar.id/artikel/sains-tekno/plastik-turut-ambil-andil-dalam-pemanasan-global (diakses
13 Juli 2019)
Arifin, M., 2008, ‘Pengaruh Limbah Rumah Sakit Terhadap Kesehatan’, Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Indonesia,
Hindarko ,5 15. Ir. 2003. Mengolah limbah supayah tidak mencemari orang lain.
Jakarta.
Keraf, sonny. Dr . 2000. Analisis dampak lingkungan hidup, rencana pengelolah lingkungan.
Jakarta.
LAMPIRAN