Anda di halaman 1dari 12

Tugas 1

Dosen Pengampu : Rita Yuanita Toendan, SE., M.Si

Mata Kuliah : Bisnis Internasional

“Cepatnya Perubahan Bisnis Internasional”

Disusun oleh :
Nama : Frans Julian
NIM : BBA 117 058
Kelas : E
Jurusan : Manajemen

2 September 2019
1. Pengertian Bisnis Internasional
Ada beberapa pengertian dari bisnis internasional menurut para ahli. Diantaranya adalah
sebagai berikut:
Menurut Ball ,McCulloch,Frantz,Geringer,Minor
 Bisnis yang kegiatannya melampaui batas Negara.
 Definisi tersebut mencakup perdagangan internasional.
 Pemanufakturan diluar negeri juga industri jasa diberbagai bidang seperti transportasi,
pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi,perdagangan eceran, perdagangan besar
dan komunikasi massa.

Menurut Charles WH Hill

 Perusahaan yang terlibat dalam perdagangan maupun investasi internasional.

Menurut Daniels, Radebaugh & Sullivan

 Semua transaksi komersial baik oleh swasta maupun pemerintah diantara 2 negara
atau lebih.

Menurut buku bisnis global karya Donal A Ball, perusahaan multinasional adalah sejenis
holding company dengan sejumlah operasi luar negeri, masingmasing menyesuaikan
produk-produknya dan aspek-aspek unik dari pasar-pasar individual mereka.

Beberapa istilah yang harus diketahui dalam materi ini diantaranya :

a. Bisnis Internasional bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas Negara.


Definisi ini tidak hanya termasuk perdagangan internasional dan pemanufakturan diluar
negeri, tetapi juga industry jasa yang berkembang di bidang-bidang seperti transportasi,
pariwisata, perbankan, periklanan, perdagangan eceran, perdagangan besar, dan
komunikasi massa.

b. Bisnis luar negeri berarti operasi-operasi domestic di dalam sebuah Negara asing.
Istilah ini kadang-kadang digunakansecara bergantian dengan bisnis internasional oleh
beberapa penulis.

c. Perusahaan multidomestik (multidomestik company/MDC) adalah sebuah organisasi


dengan cabang-cabang di banyak Negara,

1
merumuskan strategi bisnisnya sendiri berdasarkan perbedaanperbedaan dasar yang
dipahami.

d. Perusahaan global (global company/GC) adalahsebuah organisasi yang berupaya untuk


membakukan dan memadukan operasi-operasi diseluruh dunia dalam semua bidang
fungsional.

e. Perusahaan internasional (internasional company/IC) merujuk kepada baik perusahaan-


perusahaan global maupun multidomestik.

2. Pentingnya Mempelajari Bisnis Internasional


Ada beberapa alasan penting mengapa bisnis internasional perlu dipelajari.
Berikut adalah alasan-alasan tersebut:
 Dengan memahami bisnis internasional maka kita kita akan mampu merancang
sebuah bisnis yang akan besar dan berkembangluas dan mendunia.
 Memahami bisnis internasional akan memperluas wawasan kita sebagai mahasiswa.
 Untuk memahami bagaimana perusahaan asing melakukan kegiatan operasionalnya.
 Mebuka relasi-relasi baru di dunia bisnis internasional.

Manajemen Perusahaan Global:

1. Pergi ke seluruh dunia untuk mengetahui;

a. Pasar
b. Ancaman-ancaman dari para pesaing
c. Sumber-sumber produk, bahan mentah dan keuangan
d. Personil (Mempunyai Visi Global)

2. Berusaha mempertahankan kehadirannya di dalam pasar-pasar kunci

3. Mencari persamaan-persamaan, bukan perbedaan-perbedaan antara berbagai pasar.

3. Sejarah Bisnis Internasional


a. Sebelum Masehi, Pedagang Venesia dan Yunani PedagangVenesia dan Yunani
mengirim wakil--wakil ke luar negeri untuk menjual barangbarang hasil produksinya.
b. Tahun 1600, British East Indoa company mendirikan cabang di seluruh Asia. Dan
perusahaan-perusahaan Belanda (berdiri tahun 1950) membuka rute-rute perjalanan
ke Timur, bergabung untuk membentuk Dutch East India Company dan juga
membuka kantor-kantor cabang di Asia.

2
c. Tahun 1865, Bayer (Jerman) membeli pabrik di New York.
d. Tahun 1868, Perusahaan Amerika pertama yang berhasil memasiki produksi luar
negeri yaitu dengan didirikannya pabrik Singer Sewing Machine di Skotlandia.
e. Tahun 1876, Bayer mendirikan pabrik di Rusia.
f. Tahun 1880, Singer menjadi organisasi dunia dengan organisasi penjualan luar negeri
yang luar biasa dan beberapa pabrik manufaktur di luar negeri.
g. Tahun 1882, Bayer mendirikan pabrik di Perancis.
h. Tahun 1908, Bayer mendirikan pabrik di Belgia.
i. Tahun 1914, Paling sedikit 37 perusahaan Amerika memiliki fasilitas produksi di dua
atau tiga lokasi di luar gegeri (a.l National ash register dan Buroughs, dengan pabrik
di Eropa; Parke Davis pabrik di London, Ford Motor Company yang memiliki pabrik
perakitan atau outlet distribusi di 14 negara.
j. Tahun 1919, General Electric mulai menanamkan modal di luar negeri. k. Tahun
1920, General Motor and Chrysler melakukan operasi luar negeri.

4. Kekuatan-kekuatan Globalisasi
Ada lima jenis pendorong, semuanya berdasarkan perubahan yang membawa perusahaan-
perusahaan internasional kepada globalisasi kepada globalisasi operasi mereka :
a. Politis. Ada kecenderungan terhadap penyatuan dan sosialisasi komunitas global. Ada
kecendrungan terhadap penyatuan dan sosialisasi komunitas global. Kesepakatan-
kesepakatan perdagangan-perdagangan preferensial seperti North American Free
Trade Agreement (NAFTA) dan Uni Eropa, yang mengelompokkan beberapa negara
menjadi sebuah pasar tunggal, telah menyajikan kepada perusahaan-perusahaan
peluang-peluang pemasaran yang sangat berarti.
b. Teknologi. Kemajuan-kemajuan dalam teknologi computer dan komunikasi
memungkinkan aliran gagasan dan informasi yang meningkat melewati batas-
batasnegara, dan memungkinkan para pelanggan mempelajari barang-barang luar
negeri.
c. Pasar. Dengan mendunianya perusahaan-perusahaan, mereka juga menjadi pelanggan-
pelanggan global. Mengetahui pasar dalam negeri telah jenuh membuat
perusahaanperusahaan mulai merambah pasar-pasar di luar negeri terutama ketika
para pemasar menyadari ada suatu kesamaan selera dan gaya hidup pelanggan yang
diakibatkan oleh meningkatnya perjalanan wisatawan, TV satelit, dan pemakaian
merek global.
3
d. Biaya. Economies of scale untuk mengurangi biaya per unit selalu merupakan tujuan
manajemen. Salah satu alat untuk mencapainya adalah mengglobalisasi lini-lini
produk untuk mngurangi biaya pengembangan produksi dan persediaan.
e. Persaingan. Kekuatan pendorong persaingan yang lain untuk globalisasi adalah
kenyataan bahwa perusahaan-perusahaan mempertahankan pasar-pasar dalam negeri
mereka dari para pesaing dengan memasuki pasar-pasar dalam negeri para pesaing itu
untuk mengganggunya. (Contoh: Kodak-Fuji).

5. Kekuatan Lingkungan-lingkungan Bisnis Internasional


Seperti kita ketahui bahwa lingkungan perusahaan terdiri dari dua lingkungan;

a. Lingkungan Eksternal adalah kekuatan lingkungan luar yang tidak dikontrol


manajemen walaupun dapat dipengaruhinya.

b. Lingkungan internal adalah kekuatan lingkungan dalam perusahaan yang diatur


manajemen untuk beradaptasi dengan perubahanperubahan dalam kekuatan yang tidak
dapat dikontrol, seperti faktorfaktor produksi dan aktivitas organisasi.

c. Bisnis internasional berbeda dari bisnis domestik, karena bisnis internasional harus
berhadapan dengan kekuatan-kekuatan tiga lingkungan :

 Lingkungan Domestik adalah semua kekuatan tidak dapat dikontrol yang


bersumber dari negara asal yang melingkupi dan mempengaruhi kehidupan dan
perkembangan perusahaan.
 Lingkungan Asing adalah semua kekuatan tidak dapat dikontrol yang bersumber
dari luar negara asal yang menyelimuti dan mempengaruhi kehidupan dan
perkembangan perusahaan.
 Lingkungan Internasional adalah interaksi antara kekuatankekuatan lingkungan
domestik dan lingkungan asing.

6. Ledakan Pertumbuhan
Hasil dari berbondong-bondongnya perusahaan menuju globalisasi ini adalah ledakan
pertumbuhan dalam bisnis internasional, diantaranya adalah :

4
Investasi langsung luar negeri

Variabel yang biasanya digunakan untuk mengukur dimana dan berapa cepat
internasionalisasi terjadi adalah peningkatan investasi langsung luar negeri (foreign direct
investment/FDI) total. Biasanya, FDI terkait dengan investasi aset-aset produktif,
misalnya pembelian atau konstruksi sebuah pabrik, pembelian tanah, peralatan atau
bangunan; atau konstruksi peralatan atau bangunan yang baru yang dilakukan oleh
perusahaan asing.

Jumlah perusahaan internasional

Akibat semakin banyaknya perusahaan Internasional di negara maju. Cabang-cabang


perusahaan di luar negeri telah menjadi semakin penting dalam kehidupan industri dan
ekonomi banyak negara, baik yang maju maupun yang sedang berkembang. Keadaan ini
sangat berlawanan dengan keadaan yang ada

ketika kepentingan ekonomi yang dominan berada di tangan warga setempat. Semakin
pentingnya perusahaan-perusahaan milik asing dalam perekonomian lokal dipandang oleh
sejumlah pemerintah sebagai ancaman bagi otonomi mereka.

Perkembangan Akhir-Akhir Ini

Untuk mengetahui perubahan dalam arti perubahan dalam arti penting relatif dari
perusahaan-perusahaan multinasional kita dapat membandingkan beragai daftar dalam
kurun waktu tertentu untuk melihat apakah terdapat suatu perubahan kepemimpinan
dalam hal profit.

Berikut adalah perbandingan peringkat perusahaan dengan profit terbanyak versi majalah
fortune tahun 2005, 2009, dan 2013.

5
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa perusahaan ter-profit masih didominasi oleh
perusahaan Belanda, Amerika, China, dan Jepang dalam 10 tahun terakhir.

6
Mini-Nasional

Perusahaan kecil dan menengah tertentu semakin banyak yang memasuki pasar-pasar
dunia, tidak hanya dengan mengekspor, tetapi juga dengan membuka pabrik-pabrik,
fasilitas penelitian, dan kantor-kantor penjualan diluar negeri dengan cara seperti
perusahaan-perusahaan multinasional dan global. Perusahaan-perusahaan mini-nasional
memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Produk-produk sering kali unik disebabkan teknologi, desain, dan biayanya.

2. Terpusat secara tajam. Tujuan mereka adalah menjadi yang pertama atau kedua secara
global dalam sebuah ceruk teknologi.

3. Mengandalkan operasi-operasi untuk menghemat uang dan mengambil keputusan


cepat.

4. Terbuka terhadap ide-ide dan bentuk teknologi diseluruh dunia.

Bisnis internasional berbeda dengan bisnis domestik dalam hal bahwa perusahaan yang
melewati batas-batas negara harus berurusan dengan kekuatan dari tiga jenis lingkungan
yaitu : domestik, asing dan internasional. Sedangkan perusahaan yang kegiatan bisnisnya
dilaksanakan hanya dalam batas negara hanya memperhatikan lingkungan domestik saja.

Lingkungan adalah semua kekuatan yang menyelimuti dan mempengaruhi kehidupan dan
perkembangan perusahaan. Kekuatan-kekuatan tersebut diklasifikasikan sebagai eksternal
dan internal.

Kekuatan eksternal biasanya disebut sebagai uncontrollable forces yang terdiri dari :

1. Persaingan : jenis dan jumlah pesaing, lokasi dan kegiatan pesaing.

2. Distribusi : agen-agen nasional dan internasional yang tersedia untuk mendistribusikan


barang dan jasa.

3. Ekonomi : GNP, biaya buruh per unit, dan pengeluaran konsumsi pribadi yang
mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk melakukan bisnis.

4. Sosioekonomi : karakteristik dan distribusi populasi manusia.

7
5. Keuangan : suku bunga, tingkat inflasi,dan perpajakan.

6. Hukum : jenis hukum asing dan domestic yang banyak dan harus dipatuhi oleh
perusahaan internasional.

7. Fisik : unsur alam seperti topografi, iklim, dan SDA.

8. Politik : elemen iklim politik bangsa seperti nasionalisme, bentuk pemerintahan, dan
organisasi internasional.

9. Sosiokultural : unsure budaya seperti sikap, kepercayaan, dan pendapat yang penting
bagi pelaku bisnis internasional.

10. Buruh : komposisi, keahlian, dan sikap buruh.

11. Teknologi : keahlian teknis dan peralatan yang mempengaruhi bagaimana sumber
daya diubah menjadi berbagai produk. Sedangkan kekuatan yang dapat dikendalikan
perusahaan atau controllable seperti faktor-faktor produksi (modal, bahan baku, dan
tenaga kerja) dan aktivitas organisasi (personalia, keuangan, produksi, dan pemasaran).
Kekuatan yang dapat dikendalikan tersebut diatur oleh manajemen untuk beradaptasi
dengan perubahan kekuatan yang tidak dapat dikendalikan.

7. Lingkungan Domestik
Lingkungan ini terdiri atas uncontrollable forces yang berasal dari negara sendiri yang
menyelimuti dan mempengaruhi kehidupan dan perkembangan perusahaan. Contoh,
apabila negara asal menderita kekurangan devisa maka pemerintah bisa memberlakukan
hambatan atas investasi keluar negeri untuk mengurangi arus kas keluarnya. Sehingga,
manajemen perusahaan multinasional akan kesulitan dalam memperluas fasilitasnya di
luar negeri seperti yang mereka inginkan.

8. Lingkungan Luar Negeri


Lingkungan ini terdiri atas uncontrollable forces yang berasal dari negaranegara asing
yang menyelimuti dan mempengaruhi kehidupan dan perkembangan perusahaan.
Persoalan yang sering timbul di lingkungan luar negeri ialah :
- Perbedaan nilai kekuatan : kekuatan yang ada di luar negeri seringkali berbeda
kebijakan antara satu negara dengan negara lain.

8
- Kekuatan luar negeri sulit diakses : terutama unsur hukum dan politis. Hukum
ditetapkan untuk memenuhi tuntutan sebagian penduduk. Biasanya pemerintah nampak
menentang investasi asing, namun secara aktual pemerintah mendorongnya.
- Kekuatan – kekuatan terkait : kekuatan yang timbul di suatu negara akan berinteraksi
dan menimbulkan hasil yang berbeda. Sehingga manajemen akan mengambil keputusan
sesuai dengan kekuatan-kekuatan terkait di negara itu.

9. Lingkungan Internasional
Lingkungan internasional adalah interaksi antara kekuatan lingkungan domestic dan luar
negeri atau antara kekuatan lingkungan luar negeri. Pengambilan keputusan bagi
perusahaan di tingkat internasional lebih rumit daripada perusahaan yang berada dalam
lingkungan domestik yang murni. Bahkan bisa saja terjadi self referene criterion, yaitu
referensi tanpa sadar terhadap nilai budaya sendiri ketika menilai tindakan dan perilaku
orang lain dalam lingkungan yang baru dan berbeda.
Sebagai contoh, apabila manajemen perusahaan multinasional menyetujui tuntutan buruh
di sebuah cabang luar negeri, kemungkinannya adalah ia akan akan diharuskan
menawarkan penyelesaian yang sama di cabang lain karena kecenderungan serikat-serikat
buruh untuk saling tukar informasi melewati batasbatas negara.

10. Model Bisnis Internasional


Pada gambar berikut ditunjukkan model lingkungan bisnis internasional . Kekuatan
eksternal atau kekuatan yang tidak dapat dikendalikan baik dalam lingkungan domestik
maupun luar negeri melingkupi kekuatan-kekuatan internal yang dikendalikan oleh
manajemen.
Lingkungan domestik negara asal (home country) perusahaan internasional dilingkupi
oleh perangkat-perangkat lingkungan luar negeri yang sama banyaknya dengan yang
terdapat di negaranegara tempat negara itu menjalankan usahanya.

Garis-garis tebal menghubungkan kekuatan internal di kantor induk (home office) dengan
kekuatankekuatan internal di cabang-cabang luar negeri.

9
10
Daftar Pustaka

https://www.slideshare.net/lilikmafula/makalah-kecepatan-perubahan-bisnis-
global?from_action=save

11