Anda di halaman 1dari 12

XLVII.

Media/ alat, Bahan, dan Sumber Belajar


11. `Media/ alat : Papan tulis, OHP, Spidol, LDS, Laptop
12. Sumber Belajar : Supiyanto. 2006. Fisika untuk SMA kelas XI. Jakarta:Phibeta, dan buku yang
relevan, Kanginan, Marthen.2008. Fisika untuk SMA. Jakarta: Erlangga.

XLVIII. Rangkuman Materi Teorema Ekipartisi Energi


Berdasarkan hasil analisis statistik, namun sejumlah besar partikel yang memenuhi Hukum
Gerak Newton pada suatu sistem dengan suhu mutlak T, maka energi yang tersedia terbagi merata
pada setiap derajat kebebasan sebesar

kT. Pernyataan ini selanjutnya disebut teorema ekipartisi energi. Derajat

kebebasan yang dimaksud dalam teorema ekipartisi energi adalah setiap cara bebas yang dapat
digunakan oleh partikel untuk menyerap energi. Oleh karena itu, setiap molekul dengan f derajat
kebebasan akan memiliki energi rata-rata.
E = f ( Kt )

(2.19)
1. Derajat Kebebasan Molekul Gas Monoatomik dan Diatomik
Pada molekul gas monoatomik atau beratom tunggal molekul gas hanya melakukan gerak
translasi. Energi yang ada masing-masing digunakan untuk
gerak translasi untuk gerak translasi pada arah sumbu x, y, dan z ( m ,
m ,dan m ). Oleh karena itu, molekul gas monoatomik dikatakan memiliki
tiga derajat kebebasan.
Untuk molekul gas diatomik atau beratom dua, di samping melakukan gerak translasi seperti
pada gambar (2.9a), molekul juga melakukan gerak rotasi dan vibrasi yang terlihat seperti pada
gambar (2.9b) dan gambar (2.9c).

(b) (c)
Gambar 2.9 (a) Gerak translasi, (b) Gerak rotasi, dan (c) Gerak vibrasi.
Sumber: Buku Fisika SMA/MAN
2. Energi Dalam Gas Ideal
Energi dalam suatu gas ideal didefinisikan sebagai jumlah energi (energi kinetik translasi,
rotasi, dan vibrasi serta energi potensial elastik) yang dimiliki oleh seluruh molekul gas dalam wadah
tertentu. Apabila terdapat N molekul gas dalam wadah, maka energi dalam gas ideal U merupakan
hasil kali N dengan energi rata-rata E setiap molekul yang memenuhi hubungan.
U = N E = Nf ( kT )

(2.20)
dengan f adalah derajat kebebasan.

Berdasarkan Persamaan (2.20) dapat dituliskan rumus energi dalam gas ideal berdasarkan
derajat kebebasannya sebagai berikut.

1. Gas monoatomik (f = 3) seperti He, Ne, dan Ar


Dicetak pada tanggal 2019-09-21
Id Doc: 589c891d81944d4610493da6
150
Dicetak pada tanggal 2019-09-21
Id Doc: 589c891d81944d4610493da6
151

U = N E = N EK = NkT

(2.21)
Dicetak pada tanggal 2019-09-21
Id Doc: 589c891d81944d4610493da6
152

2. Gas diatomik seperti H2, O2 dan N2


Pada suhu rendah ( T = 250 K ), f = 3

U = N E = N EK = NkT
Dicetak pada tanggal 2019-09-21
Id Doc: 589c891d81944d4610493da6
153

(2.22)
Pada suhu sedang ( T = 500 K ), f = 5

U = N E = N EK = NkT
Dicetak pada tanggal 2019-09-21
Id Doc: 589c891d81944d4610493da6
154

(2.23)
Pada suhu tinggi ( T = 1000 K) , f = 7

U = N E = N EK = NkT
Dicetak pada tanggal 2019-09-21
Id Doc: 589c891d81944d4610493da6
155

(2.24)

XLIX. Penilaian
13. Tes : - Soal uraian
14. Non tes : - Angket motivasi
-Lembar observasi aktivitas peserta didik dan guru

15. Contoh soal:


Tentukan energi kinetik rata-rata dan energi dalam 1,0 mol gas ideal pada suhu 800 K jika gas
tersebut adalah:
a. Gas monoatomik
b. Gas diatomik (k = 1,38 x 10-23 J/K )
Jambi, 2016
Guru Mata pelajaran Peneliti

Arlina, S.Pd Eka Puspa Cahya Nengsih