Anda di halaman 1dari 7

Universitas Indonesia

Fakultas Ekonomi
MAKSI-PPAk

Ringkasan Kasus Mystic Monk Coffee


Ringkasan Contoh 2 Perusahan terkait Visi Misi Goal dan Strategy

J. CO Donuts dan PT Unilever

Ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah


Manajemen Stratejik dan Kepemimpinan

Disusun oleh:
Eden Zarista (1806162181)

Program Studi Magister Akuntansi


Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Indonesia
September 2019

Semester Gasal 2018/2019 1


Universitas Indonesia
Fakultas Ekonomi
MAKSI-PPAk

STATEMENT OF AUTHORSHIP

Saya yang bertandatangan di bawah ini menyatakan bahwa tugas terlampir adalah murni
hasil pekerjaan saya sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang saya gunakan tanpa
menyebutkan sumbernya.

Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk tugas pada mata
ajaran lain, kecuali saya menyatakan dengan jelas bahwa saya menggunakannya.

Saya memahami bahwa tugas yang saya kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau
dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.

Nama Mahasiswa : Eden Zarista


Nomor Mahasiswa : 1806162181

Kelas : A/18-1 P
Mata Ajaran : Manajemen Stratejik dan Kepemimpinan
Judul Makalah/Tugas : Tugas tentang “Mapping the company direction :
vision, mission, goal and strategi

Hari, Tanggal : Senin, 09 September 2019


Nama Pengajar : Rudyan Kopot, MBA

Semester Gasal 2018/2019 2


Universitas Indonesia
Fakultas Ekonomi
MAKSI-PPAk

Mistic Monk Coffee

Pengantar
Seorang pendeta katolik di daerah Wyoming bernama Daniel Marry memiliki
keinginan untuk mendirikan sebuah bangunan yang akan digunakan sebagai tempat
ibadah di sebuah areal peternakan dengan luas 500 hektar. Tempat ibadah ini akan
merubah rumah kecil yang selama ini digunakan oleh 13 biarawan dan nantinya tempat
ini juga akan menjadi tempat bagi 30 biarawan lainnya. Tempat ibadah ini adalah gereja
dengan nuansa gotik. Pada saat ini terdapat kendala berupa dana untuk keperluan
pembangunan. Dana yang dibutuhkan kurang lebih senilai 8.900.000 juta dan dana yang
telah terkumpul dari sumbangan adalah senilia 250.000. Daniel Marry membuka usaha
berupa kedai kopi yang diberi label Mystic Monk Coffe, yang mana hasil keuntungan
tersebut akan digunakan untuk menutup selisih kekurangan biaya pembangunan tempat
ibadah. Dalam setahun usaha ini menghasilkan keuntungan senilai 75.000 nilai tersebut
masih jauh untuk menutupi kekurangan. Daniel kemudian berusaha untuk meningkatkan
pendapatan dari kedai Mystic Monk Coffee dengan cara mengembangkan usaha
bisnisnya dengan harapan mampu menambah volume penjualan sehinggan dapat segera
membangun tempat ibadah yang menjadi tujuan utamanya. Daniel mengembangkan
usahanya dengan cara, penjualan secara online atas produk nya melalui media sosial dan
website, penjualan juga diikuti dengan penjualan atas barang yang seperti kaos, hadiah
kartu, CD yang berisikan lagi gereja dan cangkir serta penjualan grosir ke gereja dan
toko lokal.
Mystic Monk Coffee ini memiliki produk berupa dua jenis kopi yaitu kopi
dengan jenis arabika yang berkualitas bagus jenis lokal. Hal yang menarik dari kedai ini
adalah produk yang ditawarkan adalah kopi dengan rasa yang bermacam-macam dengan
tingkat kepekatan yang berbeda. Mystic Monk Coffee memasarkan produknya dengan
cara mulut ke mulut dan website. Kedai ini memiliki pilihan untuk memasangkan iklan
atas produk mereka. Hal ini mungkin bisa membantu namun satu hal yang merupakan
tujuan dari Mystic Monk Coffe ini adalah – keuntungan yang diperoleh adalah untuk
membangun tempat ibadah. Hal lain yang menjadi perhatian dari usaha Mystic Monk
Coffee adalah para pegawai yang menjalankan usaha ini. Pegawai nya adalah biarawan
yang memiliki sifat disiplin sehingga harapan Daniel adalah pegawai ini adalah nilai
tambah yang mampu menjalankan usaha secara maksimal.

Semester Gasal 2018/2019 3


Universitas Indonesia
Fakultas Ekonomi
MAKSI-PPAk

Pengembangan visi misi dan nilai inti


1. Visinya adalah membangun tempat ibadah berupa gereja katolik untuk tempat tinggal
para biarawan
2. Misinya adalah membeli lahan seluas 500 hektar pada areal perternakan senilai
8.900.000. Pada saat ini dana yang terkumpul dari sumbangan adalah seniali 250.000
sehingga untuk menutup biaya kekurangan Daniel membuka usaha kedai kopi
3. Nilai inti adalah keuntungan atas hasil penjualan produk pada kedai Mystic Monk
Coffee adalah digunakan untuk membangun tempat ibadah
Penetapan tujuan dan persiapan strategi
Tujuan jangka pendek atas dibukanya usaha Mystic Monk Coffee adalah untuk
meningkatkan penjualan sehingga mampu meningkatkan keuntungan yang digunakan
untuk membangun gereja
1. Menjual produk lebih intensif
2. Menjual produk lain yang menjadi produk pendukung untuk menambaha keuntungan
lain berupa kaos, cangkir, kartu dan CD berisi lagu rohani
3. Meningkatkan pemasaran melalui media sosial dan website (iklan)
4. Melakukan perbaikan di SDM
Pelaksanaan strategi dan evaluasi kinerja atas pelaksanaan strategi dan
penyesuaian atas hal tersebut
1. Produk yang dijual berupa kopi, seharusnya Mystic Monk Coffe lebih berfokus pada
satu jenis kopi yang menjadi unggulan dari kedai. Apabila kedai ini menawarkan
berbagai jenis kopi justru akan memunculkan biaya tambahan atas variansi produk,
sehingga lebih tepat berfokus pada satu jenis yang istimewa yang diharapkan akan
menjadi keunggulan kompetitif bagi Mystic Monk Coffee
2. Produk pendukung memang mampu menambah keuntungan, namun hal ini tidak
disarankan karena “another product another cost to handle”. Kedai kopi ini masih
terlalu kecil untuk melakukan diffrrentiation startegy
3. Peningkatan pemasaran bisa dilakukan untuk menangkap konsumen lebih, karena
memang selama ini pemasaran dilakukan hanya melalui mulut ke mulut. Apabila
pemasaran lebih luas maka pelanggan semakin banyak dan mampu meningkatan
volume penjualan dan peningkatan laba
4. Perbaikan SDM. Para pegawai adalah biarawan yang memiliki kemampuan dan
pengetahuan yang terbatas sehingga perlu dilakuan pelatihan.

Semester Gasal 2018/2019 4


Universitas Indonesia
Fakultas Ekonomi
MAKSI-PPAk

Donut J. Co
Pengantar
Jco Donat bergerak dalam bisnis jual produk makanan berupa kue donat. Sejarah
pada era tahun 2000 donat bukanlah kue yang memiliki kesan glamor dan mewah dan
Jco datang ingin mengubah kesan itu. Jco kemudian hadir dengan mengenalkan donut
yang lebih kering dan lebih terkesan kue dengan berbagai topping yang menarik bukan
hanya taburan gula. Jco ingin memberikan kesan pada pelanggan yang telah mencicipi
donat mereka dengan rasa menarik dalam mulut berupa topping mewah dengan donat
lembut. Jco pertama dibuka di Indonesia pada tahun 2005 dan kemudian meluas dengan
cabang di Malaysia, Filipina dan Hongkong.
Pengembangan visi misi dan nilai inti
1. Visi adalah memberikan kesan bahkan donat bukan kue yang biasa namun kue
premium
2. Misinya adalah menjual donat premium dengan rasa unik dan minuman yang akan
menemani pelanggan sembari makan donat
3. Nilai intinya adalah donat premium dengan topping yang membuat donat terlihat
glamor
Tujuan dan pelaksanaan strategi
1. Merambah pelanggan dengan penghasilan lebih untuk membeli donat dengan harga
yang lebih tinggi dari donat biasa namun mendapat kesan premium serta rasa donat
yang menarik, tekstur donat yang lembut serta topping yang bermacam-macam
2. Meningkatkan penjualan dengan melakukan differentiation produk yaitu menjual
tidak hanya donta namun juga minuman serta dessert yang lain
3. Strategi harga, Jco menggunakan harga lebih tinggi daripada donat biasa namun
pelanggan menerima pengalaman yang lebih berupa rasa unik dan kesan premium
4. Jco membuka cabang atas toko-toko mereka di berbagai daerah dengan melakukan
penyesuaian atas rasa yang mereka tawarakan sehingga mampu berbaur dengan rasa
lokal

Semester Gasal 2018/2019 5


Universitas Indonesia
Fakultas Ekonomi
MAKSI-PPAk

PT Unilever
Pengantar
Unilever berdiri pada tahun 1890 bermula dengan produk berupa sabun. Pada saat itu
pendirinya, William Hesketh Lever ini memberikan motivasi untuk hidup bersih dan
kesehatan di Inggris. PT Unilever di Indonesia berdiri pada tahun 1933. PT Unilever
kini menjadi perusahaan global yang menjual berbagai produk konsumsi yang
digunakan dalam hidup berumah tangga.
Pengembangan visi misi dan nilai inti
Berdasarkan informasi melalui website; https://www.unilever.co.id/about/who-we-
are/our-vision/ diketahui hal berikut:
1. Visi adalah Untuk meraih rasa cinta dan penghargaan dari Indonesia dengan
menyentuh kehidupan setiap orang Indonesia setiap harinya
2. Misinya berupa:
 Kami bekerja untuk menciptakan masa depan yang lebih baik setiap hari.
 Kami membantu konsumen merasa nyaman, berpenampilan baik dan lebih
menikmati hidup melalui brand dan layanan yang baik bagi mereka dan orang
lain.
 Kami menginspirasi masyarakat untuk melakukan langkah kecil setiap harinya
yang bila digabungkan bisa mewujudkan perubahan besar bagi dunia.
 Kami senantiasa mengembangkan cara baru dalam berbisnis yang
memungkinkan kami tumbuh dua kali lipat sambal mengurangi dampak terhadap
lingkungan, dan meningkatkan dampak sosial.
3. Nilainya adalah integritas, respek (rasa menghormati), tanggung jawab, serta
semangat kepeloporan
Penetapan tujuan
Tujuan PT Unilever adalah “standar perilaku perusahaan tertinggi terhadap siapa saja
yang bekerja dengan kami, masyarakat yang terlibat dengan kami, dan lingkungan yang
menerima dampak dari kami” sehingga diketahui tema yang diangkat adalah
sustainability (https://www.unilever.co.id/about/who-we-are/purpose-and-principles/)
Persiapan strategi
PT Unilever memiliki 3 bisnis unit yaitu makanan, kebutuhan sehari-hari serta
kebutuhan rumah tangga. Kekuatan atau strength berupa pemasaran yang kuat serta

Semester Gasal 2018/2019 6


Universitas Indonesia
Fakultas Ekonomi
MAKSI-PPAk

tujuan PT Unilever yang memiliki dampak sosial yakni produk berkelanjutan.


Opportunitiesnya berupa kesetiaan pelanggan. Threatnya adalah proses produksi yang
mungkin tidak efisien serta adanya perusahaan pesaing dan kelemahanya adalah
koordinasi dari masing-masing bisnis unit karena PT Unilver ini memiliki produk yang
cukup banyak dan berbeda dan halal sertifikasi
Pelaksanaan strategi
1. Mengembangkan bisnis dengan meningkatan penjualan, meningkatkan keuntungan
serta efisiensi modal
2. Meningkatak kesejahteraan, kesehatan dengan meningkatkan penghidupan
3. Differentiation strategy, PT Unilever memproduksi berbagai macam produk
konsumsid dengan tujuan meraup segala pelanggan dengan memenuhi kebutuhan
sehari-hari mereka mulai dari makanan, keperluan pribadi dan rumah tangga,
4. Pemasaran melalui iklan dalam media televisi, media sosial
5. PT Unilever ini membawa tujuan yang bagus untuk lingkungan sehingga dengan
memberikan informasi ini mampu memberikan kesan yang bagus atas produk produk
Unilever. PT Unilever tetap berproduksi memenuhi kebutuhan berumah tanggal
namun tetap berusaha mengurangi dampak lingkungan

Daftar Pustaka
Thompson., Arthur A., Peteraf, Margaret A., Gamble, John E, dan Strickland III. A.J.
2014. Crafting and Executing Strategy 19 th edition.
https://www.jcodonuts.com/id yang diakses pada tanggal 07 september 2019 pukul
23:12
https://www.unilever.co.id/ yang diakses pada tanggal 07 september 2019 pukul 23:14

Semester Gasal 2018/2019 7

Anda mungkin juga menyukai