Anda di halaman 1dari 31
Sistematika Tumbuhan apa ???
Sistematika Tumbuhan apa ???
Sistematika
Tumbuhan
apa ???
Sistematika Tumbuhan Taksonomi Tumbuhan Sama/sinomi m ??? Berbeda????
Sistematika Tumbuhan Taksonomi Tumbuhan Sama/sinomi m ??? Berbeda????
Sistematika
Tumbuhan
Taksonomi
Tumbuhan
Sama/sinomi m ???
Berbeda????
Biosistematika apa ??? Biosistematik mempelajari tentang keanekaragaman mahluk hidup dan asal-usulnya.
Biosistematika apa ???
Biosistematika
apa ???

Biosistematik mempelajari tentang keanekaragaman mahluk hidup dan

asal-usulnya.

Sistematika Tumbuhan

Sistematik berasal dari bahasa latin.

Systema (cara penyusunan atau penataan).

Sistematika tumbuhan dianggap identik dengan taksonomi

tumbuhan.

Beberapa literatur lain menempatkan sistematika tumbuhan dengan cakupan yang lebih luas, meliputi taksonomi tumbuhan, biosistematik, dan filogenetik

Sistematika Tumbuhan apa ??? Telaah atau studi tentang keanekaragaman tumbuhan dan hubungan filogeni antara
Sistematika Tumbuhan apa ???
Sistematika
Tumbuhan
apa ???

Telaah atau studi tentang keanekaragaman

tumbuhan dan hubungan filogeni antara

tumbuhan-tumbuhan tersebut

Sistematika Tumbuhan

Sistematika Tumbuhan

Cakupan Sistematika Tumbuhan

Aktivitas ahli sistematik :

- tidak hanya mengatur suatu organisme/tumbuhan dalam sistem klasifikasi

- mencari jawaban bagaimana dan mengapa

klasifikasi organisme tersebut dibuat?

- Ahli sistemetik juga mampu menguraikan hubungan

kekerabatan diantara organisme satu dengan

organisme lain dan dengan lingkungan habitatnya.

Hal tersebut kemudian menjadi dasar untuk menyimpulkan klasifikasi, menelusuri sejarah evolusi

organisme tertentu (filogenetik= filogeni /Phygenetics)

Filogenetik

Mempelajari hubungan evolusi diantara keseluruhan mahluk hidup.

hubungan evolusi diantara keseluruhan mahluk hidup. • Pohon filogeni memperlihathan hubungan evolusi diantara

Pohon filogeni

memperlihathan hubungan evolusi diantara sejumlah spesies berdasarkan karakter fisik dan genetik.

http://en.wikipedia.org/wiki/Phylogeny#mediaviewer/File:Colla

psedtreeLabels-simplified.svg

Pohon filogeni

• Pohon filogeni disusun ahli sistematik , Pengelompokan tumbuhan (ahli taksonomi menyebut “ takson ” ditetapkan

disusun ahli sistematik,

• Pohon filogeni disusun ahli sistematik , Pengelompokan tumbuhan (ahli taksonomi menyebut “ takson ” ditetapkan

Pengelompokan tumbuhan (ahli taksonomi menyebut takson

ahli sistematik , Pengelompokan tumbuhan (ahli taksonomi menyebut “ takson ” ditetapkan jenjang dan diberi nama

ditetapkan jenjang dan diberi nama

Pohon Filogeni

Untuk menyusun pohon filogeni :

ahli sistematik mempelajari karakter

Bagaimana apabila informasi tentang karakter suatu jenis

tumbuhan belum diketahui? Harus disusun deskripsi terlebih

dahulu. Deskripsi diperlukan untuk menentukan karakter pembeda atau bukan pembeda

Ahli taksonomi : dapat merivisi taksonomi apabila

melihat/menemukan data baru yang dapat mengubah

tafsiran tentang hubungan kekerabatan sehingga dapat

mengubah pengelompokkannya.

Taksonomi Tumbuhan Taksnomi Tumbuhan : Teori dan praktek mengklasifikasikan organisme Istilah taksonomi diciptakan oleh
Taksonomi Tumbuhan
Taksonomi
Tumbuhan

Taksnomi Tumbuhan : Teori dan praktek mengklasifikasikan organisme

Istilah taksonomi diciptakan oleh A.P. de Candolle, seorang ahli tumbuhan bangsa Swiss di herbarium Genewa, yang artinya teori tentang klasifikasi

tumbuhan (Rideng, 1989).

Taksonomi dalam Biologi • Kata taksonomi diambil dari bahasa Yunani tassein yang berarti untuk mengelompokkan

Taksonomi dalam Biologi

Kata taksonomi diambil dari bahasa Yunani tassein yang berarti untuk mengelompokkan (dan nomos yang berarti

aturan.

Taksonomi dapat diartikan sebagai pengelompokan organisme berdasarkan hierarki (tingkatan) tertentu.

Secara etimologi taksonomi berasal dari bahasa Yunani: takson

artinya unit atau kelompok, dan nomos artinya hukum;

Taksonomi : hukum atau aturan yang digunakan untuk menempatkan suatu makhluk hidup pada takson tertentu.

Taksonomi yang lebih tinggi bersifat lebih umum dan taksonomi yang lebih rendah bersifat lebih spesifik.

 Taksonomi juga berarti :  ilmu yang mempelajari penelusuran, penyimpanan contoh, pengenalan (identifikasi),

Taksonomi juga berarti :

ilmu yang mempelajari penelusuran, penyimpanan

contoh, pengenalan (identifikasi), pengelompokan

(klasifikasi), dan penamaan tumbuhan

Jadi apabila diurutkan :

1. Taksonomi : ilmu tentang klasifikasi

2. Klasifikasi : ilmu yang mengelompokkan makhluk

hidup

3. Identifikasi : pengenalan makhluk hidup untuk dikelompokkan

 Tingkatan-tingkatan dalam klasifikasi tumbuhan dinamakan juga takson  Kingdom  Division  Class 
 Tingkatan-tingkatan dalam klasifikasi tumbuhan dinamakan juga takson  Kingdom  Division  Class 
 Tingkatan-tingkatan dalam klasifikasi tumbuhan dinamakan juga takson  Kingdom  Division  Class 
 Tingkatan-tingkatan dalam klasifikasi tumbuhan dinamakan juga takson  Kingdom  Division  Class 

Tingkatan-tingkatan dalam klasifikasi tumbuhan dinamakan juga takson

Kingdom

Division

Class

Order

Family

Genus

Species

Pengertian identifikasi

Identifikasi dapat diartikan sebagai pengenalan, termasuk

nama, tempat dalam klasifikasi

Mungkin termasuk tumbuhan yang belum dikenal (belum

diketahui namanya) atau tumbuhan yang masih dalam

perdebatan tempatnya dalam klasifikasi

Sistematika Tumbuhan

Taksonomi Tumbuhan

Sama/sinomi m ???

cakupan yang lebih luas

ca????

Sistematika Tumbuhan Taksonomi Tumbuhan Sama/sinomi m ??? cakupan yang lebih luas ca????
Sistematika Tumbuhan Taksonomi Tumbuhan Sama/sinomi m ??? cakupan yang lebih luas ca????

SISTEMATIKA TUMBUHAN

Aktivitas Taksonomi Tumbuhan/Taksnomi Tumbuhan

1.

Koleksi

2.

Deskripsi

3.

Determinasi

4.

Menentukan takson

5.

Menyusun takson

6.

Revisi takson

7.

Memberi nama ilmiah

Aktivitas Sistematik

Mempelajari hubungan

kekerabatan dan menyusun

pohon filogeni.

Pohon filogeni dapat

digunakan untuk

mengelompokkan tumbuhan yang dipelajari/diamati

Kegiatan pokok taksonomi tumbuhan ada tiga :

- penamaan,

- pertelaan ciriciri

- dan penggolongan.

Taksonomi merupakan bagian dari sistematika (Rifai,1976).

Sistematika cakupannya lebih luas yaitu meliputi taksonomi,

studi evolusi dan filogeni (Stuessy,1989).

PERAN AHLI TAKSONOMI /SISTEMATIKA

TUMBUHAN :

Berperanan dan tanggung jawab dalam membantu usaha konservasi jenis, membuat cagar alam dan mencegah punahnya jenis-jenis tumbuhan tertentu. mempunyai peranan dalam program-progam pembangunan menuju ke swasembada

pangan mencakup:

a. Intensifikasi; yaitu dengan memberikan saran dalam memilih

tumbuhan antar varietas atau antar jenis yang hendak

disilangkan untuk memperoleh bibit unggul. b.Diversifikasi (pembudidayaan berbagai jenis tanaman);

taksonomi tumbuhan dapat membantu memilih jenis-jenis tumbuhan yang cocok untuk tujuan tersebut.

c. Ekstensifikasi (perluasan areal); taksonomi dapat memilih jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai indikator tanah.

c. Ekstensifikasi (perluasan areal); taksonomi dapat memilih jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai indikator

tanah.

d. berperan dalam pengembangan obat-obat tradisional.

Dalam industri tempe misalnya, taksonomi dapat berperan dalam memilih jenis-jenis lain yang semarga dengan kedelai

(bahan baku tempe) yang mempunyai kadar lemak dan protein yang lebih tinggi, sehingga secara teoritis dapat juga

dipakai sebagai bahan baku tempe di samping kedele yang

sudah umum dikenal (Rideng, 1989).

What are some of the immediate products of

taxonomy?

Monographs

Floras

Descriptions of new species

Phylogenies

Classifications

PERKEMBANGAN

SISTEMATIKA

Awal Perkembangan :

- sistematika didasarkan pada karakter-karakter morfologi

Sekarang :

- didasarkan variasi karakter molekuler (molekuler markers)

untuk analisa filogenetik.

- Mula-mula markers molekuler yang digunakan adalah isozim

(isozyme) atau allozim (allozymes) - Saat ini ahli bisistematika sudah menggunakan marker DNA untuk menganalisa kekerabatan suatu kelompok organisme/ tumbuhan

Mengapa perlu menggunakan karakter molekuler?

1.

Untuk memperjelas konsep spesies dan mendeterminasi

batas-batas spesies khususnya spesies yang mempunyai

kekerabatan yang sangat dekat atau antar taksa yang berdekatan tetapi karakter morfologi

luar sudah tidak mampu lagi memberikan jawaban

2.

Menata klasifikasi tingkat spesies atau taksa yang lebih

tinggi ke dalam sistem yang diharapkan sealami mungkin

atau begitu adanya di alam berdasarkan sejarah kekerabatannya (filogeni)

3.

Untuk menjelaskan distribusi geografi lebih akurat dan

konsisten berdasarkan pemetaan sejarah geologi dan

mencari asal usul spesies suat taksa )the origin of the

species)

Mengapa perlu menggunakan karakter molekuler?

4. Penelitian filogeni berkembang pesat karena mampu

mengungkap pertanyaan-pertanyaan evolusi yang berkaitan

dengan penyebaran spesies, akibat adaptasi, kekayaan

spesies organisme dll

HUBUNGAN DENGAN ILMU BOTANI LAIN

Seorang ahli sistematika tumbuhan harus mempunyai

pengetahuan tentang :

- morfologi,

- embriologi,

- anatomi,

- sitogenetik dan ilmu sejenis lainnya.

Cabang ilmu ini merupakan dasar dari botani, tapi di

lain pihak perkembangannya sangat tergantung pada

kemajuan cabang-cabang botani lainnya Data-data yang

diungkapkan sebagai hasil penelitian sitologi, genetika,

anatomi, ekologi, morfologi, palinologi, biologi molekuler palaentologi, fitogeografi, fitokimia dan cabang-cabang

botani lain sangat berguna bagi botani sistematika.