Anda di halaman 1dari 2

Kembang Merak (Caesalpinia pulcherrima)

Perawakan tumbuhan : perdu

AKAR (Radix)
 Sistem perakaran : tunggang

BATANG (Caulis)
 Perawakan : berkayu (lignosus)
 Arah tumbuh : tegak lurus (erectus)
 Percabangan : simpodial
 Bentuk batang : bulat (teres)
 Warna batang : hijau (tumb. muda), coklat (tumb. tua)

DAUN (Folium)
 Tipe daun : majemuk ganda dua genap
 Kelengkapan daun : tidak lengkap
 Bagian daun : tangkai daun (petiolus) dan helaian
daun (lamina)
 Bentuk tangkai daun (petiolus) : bulat
 Bangun helai daun (circumscriptio) : jorong (ovalis)
 Ujung helai daun (apex) : terbelah (retusus)
 Pangkal helai daun (basis) : tumpul (obtusus)
 Tipe pertulangan : menyirip (penninervis)
 Tipe peruratan daun : memata jala
 Tepi helai daun (margo) : rata (integer)
 Daging daun (intervenium) : seperti kertas (papyraceus)
 Warna daun : hijau
 Permukaan daun : licin (laevis) suram (opacus)
 Tata letak daun (phyllotaxis) : tersebar (folia sparsa)
 Rumus daun : 1/2

BUNGA (Flos)
 Jumlah bunga : planta multiflora
 Tata letak bunga : flos terminalis
 Tipe perbungaan : majemuk tak berbatas tandan
 Kelengkapan : flos completus
 Kelamin bunga : hermaphroditus
 Susunan bagian bunga : cyclis
 Simetri : monosimetri
 Aestivasi :imbricata cochlearis distal
 Jumlah kelopak (calyx) :5
 Susunan kelopak : polysepalus
 Jumlah mahkota (corolla) :5
 Susunan mahkota : polypetalus
 Jumlah putik :1
 Jumlah benang sari : 5+5
 Kelamin bunga
o Androecium
 Jumlah : 10
 Kedudukan benang sari terhadap daun-daun tajuk: diplostemonus
 Kedudukan kepala sari terhadap tangkai sari: versatilis
 Susunan benang sari : berberkas banyak
o Ginaecium
 Tipe : simplex
 Letak bakal buah terhadap dasar bunga : superus
 Tipe daun buah : sinkarp
 Tembuni : marginalis

BIJI (Semen)
 Bakal buah : di atas dasar bunga(superus)
 Buah sejati tunggal kering buah polong
 Biji terdiri dari : kulit biji (kulit luar, kulit dalam) dan inti biji

RUMUS BUNGA :☿↑ K5, C5, A5+5, G1


DIAGRAM BUNGA :