Anda di halaman 1dari 17

Makalah Seni Budaya

Kelompok III
Manajemen Kelas XII IPA 3

Fifi Amalia
Pergelaran Tari Firda Hayati
Fitra Berlian
Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari”
Gebby Novalisza
1
Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih Gita Ifanka
Habib Daffa
Kata Pengantar
Puji syukur kami ucapkan ke hadirat Tuhan yang Mahakuasa, karena atas
berkat dan rahmat-Nya, tim penyusun dapat menyelesaikan penyusunan Makalah
Seni Budaya mengenai “Manajemen Pergelaran Tari” kelompok III kelas XII IPA 3
SMA Negeri 02 Kota Prabumulih sebagai tugas berkelompok Seni Budaya dari Ibu
Rusdania, S.Pd. Makalah disusun secara sistematis sesuai dengan informasi dan
wawasan dari berbagai referensi pustaka terpercaya.
Tim penyusun juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih Ibu Rusdania,
S.Pd sebab telah senantiasa membimbing tim penyusun dalam kegiatan belajar
mengajar di kelas dan proses penyusunan makalah ini.
Dalam proses penyusunan makalah ini, tim penyusun seringkali menemukan
kesulitan dan hambatan. Namun, tim penyusun telah berusaha menyelesaikan proses
penyusunan makalah ini sebaik mungkin dengan harapan laporan ini dapat
menambah ilmu pengetahuan dan wawasan mengenai manajemen pergelaran tari.
Oleh karena itulah, tim penyusun mengharapkan kritik dan saran sebagai
bahan masukan agar dapat menyempurnakan dan memperbaiki penyusunan makalah
yang disusun di masa mendatang. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat
bagi berbagai pihak yang membacanya

Prabumulih, 7 Agustus 2019

Tim Penyusun

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 2


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
Daftar Isi
Kata Pengantar………………………………………………………..02
Daftar Isi……………………………………………………………….03
Bab 1 Pendahuluan……………………………………………………04
1.1 Latar Belakang………………………………..……………………..............04
1.2 Rumusan Masalah…………………………………………………………..05
1.3 Tujuan……………………………………………………………………….05
Bab 2 Pembahasan………………………………….…………………06
2.1 Pengertian Manajemen Tari………………………………………………....06
2.2 Prinsip Manajemen Tari……………………………………………...……..07
2.3 Fungsi Manajemen Tari…………………………………………………..…10
2.4 Pembentukan Panitia Pergelaran Tari………………………...……………..12
Bab 3 Penutup…………………………………………………………16
3.1 Kesimpulan………………………………………………………………….16
3.2 Saran………………………………………………………………………..16
Daftar Pustaka…………………………………………………………17

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 3


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
Bab 1
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang


Seni tari adalah salah satu cabang seni yang populer di Indonesia.
Indonesia, negeri yang kaya raya akan budaya dan adat istiadat ini memiliki
beragam jenis tarian yang memiliki ciri khas unik yang tak dimiliki oleh tarian
dari negara lain. Oleh karena itu, seni tari khas Indonesia sering
dipertunjukkan di panggung dalam maupun di luar negeri karena keindahan
setiap gerakannya yang memukau.
Seni tari merupakan salah satu cabang kesenian pertunjukan yang
dapat ditampilkan di depan khalayak umum. Seni tari sering ditampilkan
kepada penikmat seni dengan mengadakan suatu pergelaran seni tari.
Pergelaran tari dilakukan untuk menampilkan karya kepada publik dan
mendapat tanggapan atau respon. Sehingga, untuk mendapat tanggapan positif
diperlukan pelaksanaan pergelaran tari yang baik.
Namun, perlu diketahui sebelum mengadakan pergelaran, diperlukan
suatu sistem pengaturan persiapan sebelum pelaksanaan kegiatan yang
biasanya dikenal dengan istilah manajemen pergelaran tari. Dalam manajemen
pergelaran tari terdapat tiga aspek penting yang wajib diterapkan dan
dijalankan yaitu prinsip, fungsi, dan susunan kepanitiaan pergelaran tari.
Tujuan dari penerapan tiga aspek penting adalah agar pergelaran seni berjalan
dengan baik dan lancar serta diperoleh hasil yang maksimal.

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 4


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
1.2 Rumusan Masalah

a. Apa itu manajemen pergelaran tari ?


b. Mengapa perlu dilakukan manajemen pergelaran tari ?
c. Apa saja prinsip – prinsip dalam manajemen pergelaran tari ?
d. Apa saja fungsi manajemen pergelaran tari ?
e. Bagaimana susunan kepanitian dalam manajemen pergelaran tari ?

1.3 Tujuan
a. Mengetahui definisi manajemen pergelaran tari.
b. Mengetahui tujuan manajemen pergelaran tari.
f. Mengetahui prinsip – prinsip dalam manajemen pergelaran tari.
g. Mengetahui fungsi manajemen pergelaran tari.
h. Mengetahui susunan kepanitian dalam manajemen pergelaran tari.

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 5


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
Bab II
Pembahasan
2.1 Pengertian Manajemen Pergelaran Tari

Pergelaran tari atau sering juga


disebut sebagai pementasan tari
merupakan kegiatan untuk
memperkenalkan atau menunjukan hasil
karya seni tari kepada masyarakat luas.
Pergelaran adalah cara untuk melakukan
komunikasi antara pencipta karya dan
penikmat karya dan mendapat tanggapan
dari penikmat karya seni tersebut.
Agar pergelaran tari yang diadakan berjalan dengan baik dan menerima
respon (tanggapan) positif dari penikmat seni, diadakan pengaturan dan persiapan
sebelum pergelaran tari atau lebih dikenal dengan istilah manajemen pergelaran tari.
Manajemen pergelaran tari membantu seniman untuk mempublikasikan karyanya
pada khalayak umum melewati serangkaian tahapan dan mengacu pada beberapa
prinsip dan fungsi tertentu. Sehingga, ke depannya pergelaran tari yang diadakan
akan terlaksana dengan baik.
Kata manajemen sendiri ditulis
dalam bahasa inggris management berasal
dari bahasa latin, yaitu managiare atau
dalam bahasa Italia maneggio yang berarti
mengurusi, mengatur, mengendalikan, dan
menangani.

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 6


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
Menurut Mary Parker Follet, Manajemen seni adalah suatu pekerjaan melalui
orang – orang. Selain definisi tersebut, manajemen sering pula diartikan sebagai
pengaturan atau penggelolaan sumber daya yang ada sehingga hasilnya maksimal.
Manajemen juga dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang terdiri
atas seni perencanaan, penorganisasian, penyusunan, pengarahan, serta pengendalian
(pengawasan) dari sumber daya perusahaan guna mencapai tujuan yang diinginkan.

2.2 Prinsip Manajemen Pergelaran Tari

Manajemen diartikan sebagai seni


perencanaan, penorganisasian, penyusunan,
pengarahan, serta pengendalian
(pengawasan) suatu kegiatan sehingga
mampu mencapai tujuan yang diinginkan.
Dalam upaya pencapaian tujuan
tersebut,jug perlu memperhatikan
serangkaian prinsip yang menunjang
pergelaran tari.
Dilansir dari wikipedia.id, prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau
kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang atau kelompok
sebagai pedoman untuk berpikir atau bertindak.
Dalam pergelaran tari, terdapat beberapa prinsip yang perlu digenggam
sehingga ke depannya kegiatan yang akan dilaksanakan berjalan dengan baik dan
memperoleh hasil yang maksimal. Berikut prinsip – prinsip dalam pergelaran tari.
A. Prinsip Pembagian Kerja
Prinsip ini menekankan penempatan setiap orang yang terlibat dalam
pergelaran tari sesuai dengan bidang keahlian dan minatnya. Misalnya si A
memiliki keahlian memadupadankan pakaian atau busana yang dikenakan,

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 7


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
berarti si A sebaiknya menjadi anggota dari tim tata busana dan sebagainya.
Selain, memperhatikan keahlian dan minat seseorang, pembagian kerja juga
harus memperhatikan kepribadian seseorang. Contohnya, seseorang yang
mempunyai jiwa kepemimpinan, tidak egois, dan bertanggungjawab
sebaiknya menjadi ketua pelaksana pergelaran tari dan sebaginya. Setiap
orang juga semestinya difokuskan pada satu bidang kerja tertentu sehingga
tidak akan tumpang tindih dalam bekerja. Hal tersebut dilakukan supaya
nantinya, setiap bidang atau komponen yang dijalankan setiap orang berjalan
dengan baik dan memperoleh hasil maksimal.
B. Prinsip Wewenang dan Tanggung Jawab
Dalam prinsip ini, setiap orang hendaknya diberikan wewenang dan
tanggungjawab masing – masing untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi
atau diberikan sesuai bidang keahlian, minat, dan kepribadiannya. Diusahakan
jangan mencampuri urusan bidang lain yang bukan menjadi tanggungjawab
atau bidang pekerjaan kita, terkecuali dalam keadaan yang memaksa atau
darurat. Setiap orang fokus pada pekerjaannya masing – masing. Misalnya,
seseorang yang menjadi tim tata panggung, tak perlu mengikuti seksi
pendanaan dalam mencari dana dari pihak sponsor.
C. Prinsip Tertib dan Disiplin
Setiap individu yang terlibat dalam pergelaran tari hendaklah tertib
dalam bekerja. Maksud tertib disini adalah mengerjakan sesuatu sesuai
mekanisme atau sistem yang ada. Pekerjaan dilakukan dengan
memprioritaskan kegiatan yang lebih pentng terlebih dahulu, sesuai dengan
urutannya. Selain itu, juga diperlukan kedisiplinan, misalnya datang tepat
waktu dan menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya dan sesuai dengan
hasil yang diharapkan. Dengan adanya ketertiban dan kedisiplinan dalam
bekerja, akan tercipta keteraturan dalam bekerja, sehingga kegiatan yang
dilaksanakan akan berjalan dengan lancar.

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 8


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
D. Prinsip Kesatuan Komando
Prinsip ini merupakan salah prinsip yang tak kalah penting
dibandingkan prinsip lainnya. Dalam suatu tim pergelaran tari, diperlukan
satu komando atau arahan sehingga ke depannya dapat diketahui dengan jelas,
apa saja kegiatan yang mesti dilakukan dan kepada siapa seseorang mesti
melaporkan atau mempertanggungjawabkan pekerjaan yang telah dilakukan.
Tanpa adanya kesatuan komando, akan terjadi kekacauan dalam tim dan
pekerjaan yang dilakukan akan tumpang tindih.
E. Prinsip Keadilan dan Kejujuran
Keadilan juga diperlukan dalam kinerja suatu tim. Setiap orang yang
berada dalam tim pergelaran seni hendaklah diperlakukan dengan adil. Setiap
orang memperoleh pekerjaan dengan „porsi‟ yang sesuai dan sama. Tidak ada
pihak yang mendapatkan pekerjaan „lebih‟ atau „kurang‟ daripada yang lain,
sehingga tidak akan timbul rasa iri atau keberatan dalam diri seseorang.
Kejujuran juga menjadi aspek yang sangat diperlukan dalam melakukan
pergelaran seni. Setiap orang mesti melaksanakan pekerjaan dengan jujur,
terlebih lagi yang mengurusi masalah pendanaan kegiatan dan melaporkan
pekerjaan dengan jujur. Jujur terhadap kinerja diri sendiri supaya nantinya jika
terdapat pekerjaan yang kurang baik hasilnya dapat dibantu atau dikerjakan
bersama – sama.

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 9


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
2.3 Fungsi Manajemen Pergelaran Tari

Keberhasilan suatu pergelaran tari


tidak hanya bergantung pada artis yang
menyajikan karyanya di atas panggung,
namun juga bergantung pada faktor lain,
yaitu sistem manajemen yang baik. Dalam
pergelaran tari sendiri, terdapat beberapa
fungsi manajemen, diantaranya :

A. Fungsi Perencanaan (Planning)


Fungsi perencanaan sendiri
memilikiarti bahwa dalam manajemen
pergelaran tari dilakukan penyusunan
langkah – langkah kegiatan untuk
mencapai hasil yang diinginkan. Setiap
kegiatan yang akan dilaksanakan disusun
sesuai dengan skala prioritas atau
kepentingannya dan dikelompokkan
berdasarkan bidang pekerjaannya,
sehingga dalam pelaksanaannya tidak timbul kerancuan atau kekacauan dalam
bekerja. Setiap komponen baik fisik maupun non fisik yang diperlukan pun
dipersiapkan dengan baik sebelum hari pelaksanaan.
B. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
Dalam manajemen pergelaran tari juga dilakukan proses pengaturan, proses
penetapan susunan organisasi, tugas, dan tanggungjawab, serta wewenang
setiap orang dalam kegiatan. Dengan dilakukannya pengorganisasian, setiap
orang akan mendapatkan pekerjaan dengan menyesuaikan terhadap keahlian,

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 10


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
minat, dan kepribadiannya dan
memiliki peranan dalam mensukseskan
pergelaran tari. Dengan adanya
pekerjaan atau peranan tersebut, setiap
orang memiliki wewenang dalam
menjalankan pekerjaannya dan harus
bertanggungjawab terhadap pekerjaan
yang dirinya lakukan. Jika hal ini
dilakukan dengan baik, maka akan kegiatan pergelaran tari akan terlaksana
dengan lancar.

C. Fungsi Pergerakan (Actuating)


Pergerakan sendiri berarti suatu
tindakan yang dilakukan pemimpn tim dan
setiap orang dalam rangka menjalankan
tugas dan tanggungjawabnya. Setiap
kegiatan atau tindakan yang menunjang
terlaksananya pergelaran dengan baik
terhitung sebagai fungsi pergerakan dalam
manajemen pergelaran tari.

D. Fungsi Pengawasan (Controlling)


Manajemen juga memiliki
fungsi untuk mengetahui sebatas
manakah program atau rencana yang
ditetapkan telah dilaksanakan dan
kualitas dari program yang telah
terlaksana. Panitia pelaksana mesti

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 11


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
menganalisis dan mengetahui kelebihan, kekurangan, hambatan, dan
tantangan yang dihadapi dalam kegiatan. Hal ini dapat menjadi evaluasi
terhadap kegiatan yang dilakukan saat ini atau di masa mendatang. Jika
terdapat kegiatan yang kurang maksimal hasillnya, dapat diterapkan
sistem/cara lain atau dapat juga merombak susunan kepanitiaan yang ada,
sesuai dengan evaluasi yang telah dilaksanakan.

2.4 Pembentukan Panitia Pergelaran Tari

Dalam sebuah kegiatan pergelaran


karya tari, selain penari dan pemain musik
terdapat peran lain yang sama pentingnya
dengan posisi penari dan pemain musik. Peran
tersebut adalah kepanitiaan pergelaran.
Bagaimanapun konsep pergelaran dibuat,
unsur kepanitiaan ini penting dimunculkan.
Oleh karena peran kepanitiaan ini memiliki
andil sangat besar dalam menyukseskan
kegiatan pertujukan tari yang dilaksanakan. Tugas dan tanggung jawab kepanitiaan
pergelaran ini yang nantinya akan membantu mengatur setiap tahapan kegiatan
pergelaran, yaitu mulai dari tahapan awal, proses latihan, publikasi dan pemasaran
pertunjukan hingga pada pengaturan jalannya pertunjukan agar berjalan dengan
sukses.
Panitia merupakan suatu kelompok
dalam mengelola pelaksanaan terhadap
bentuk kegiatan. pergelaran tari. Panitia
terbagi menjadi dua yaitu Steering Comitee
(panitia pengarah) sebagai penasehat dan

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 12


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
pemberi petunjuk kepada kelompok bawahannya dalam menjalankan tugas.
Organizing Comitee (panitia pelaksana pergelaran tari) mempunyai tugas
melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan di lapangan.
Dalam kegiatan pagelaran tari kepanitiaan ini mutlak harus ada namun untuk
lingkunagan sekolah cukup dari siswa dan guru, kepanitiaan disesuaiakan dengan
jenis kegiatan yang diperlukan dalam pergelaran. Beberapa jabatan dalam kepanitiaan
pertunjukkan tari antara lain sebagai berikut :
I. Tim Produksi
Tim produksi ini dipimpin oleh pimpinan produksi yang bertugas
mengorganizir pementasan suatu seni pertunjukan. Tim produksi terdiri
dari Pimpinan Produksi, Sekretaris Produksi, Bendahara, Seksi
Dokumentasi, Seksi Publikasi, Seksi Pendanaan, dan Tiketing.
No. Struktur Panitia Tugas dan Fungsi
1. Pimpinan Produksi Mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan.
2. Sekretaris Produksi Membukukan dan mencatat semua kegiatan yang
berhubungan dengan produksi seni pertunjukan.
3. Bendahara Bertanggungjawab terhadap semua hal yang
berhubungan dengan keuangan.
4. Seksi Dokumentasi Bertanggungjawab atas dokumentasi kegiatan.
5. Seksi Publikasi Bertanggungjawab terhadap segala urusan promosi
dari kegiatan pementasan pertunjukan.
6. Seksi Pendanaan Bertanggungjawab terhadap penyediaan dana yang
dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan
seni pertunjukan.
7. Tiketing Bertanggungjawab atas penjualan dan pembelian
karcis pertunjukan

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 13


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
II. House Manager
House Manager Orang yang bertugas mengemban pelayanan publik
serta bertanggung jawab kepada pimpinan produksi dalam layanan staf dan
layanan publik. House manager membawahi beberapa seksi yaitu
Keamanan, Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, dan Seksi Gedung.
No. Struktur Panitia Tugas dan Fungsi
1. Keamanan Bertanggung jawab terhadap sistem keamanan
pertunjukkan tari.
2. Akomodasi Bertanggung jawab terhadap segala hal yang
berhubungan dengan akomodasi setiap proses
pelaksanaan penyelenggaraan pertunjukan.
3. Konsumsi Bertanggung jawab terhadapurusan konsumsi.
4. Transportasi Bertanggung jawab terhadap urusan penyediaan
transportasi.
5. Seksi Gedung Bertanggung jawab terhadap penyewaan ataupun
penyediaan gedung pertunjukkan.

III. Tim Artistik


Tim artistik terdiri dari Sutradara/Koreografer, Pimpinan
Artistik/Art Director, Stage Manajer, Penata Panggung/Scenery, Penata
Cahaya, Penata Rias dan Busana, Penata Suara, dan Penata Musik/Sound.
No. Struktur Panitia Tugas dan Fungsi
1. Sutradara/Koreografer Membuat konsep dari pertunjukan, dan mengatur alur
atau laku dari sebuah pertunjukan tari.
2. Pimpinan Artistik/Art Penanggungjawab artistik karya, performa penyajian
Director hingga tata urut pementasan agar dapat menyajikan
urutan pementasan
3. Stage Manajer Mengkoordinasi seluruh bagian yang ada di panggung

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 14


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
4. Penata Layanan pemenuhan kepada penyaji karya seni dan
Panggung/Scenery tuntutan artistik garapan berdasarkan prasaran dari
pimpinan artistik
5. Penata Cahaya Berhubungan dengan masalah pencahayaan, terang-
padamnya lampu, serta bagaimana cara mengatasi
apabila terjadi kecelakaan matinya lampu dari
Perusahaan Listrik Negara (PLN).
6. Penata Rias/Busana Merias dan menata busana penari.
7. Penata Suara Mengatur suara atau bunyi selama pertunjukan
berlangsung.
8. Penata Musik Mengatur kualitas musik yang disajikan dalam
pementasan.

Selain keberadaan tata pentas, kepanitian dalam sebuah pergelaran tari


menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan pula. Oleh karena
keberadaannya memiliki andil sangat besar dalam mesukseskan jalannya pertunjukan
karya tari yang dilakukan. Fungsi kepanitiaan ini adalah membantu mengantur proses
terjadinya pertunjukan mulai dari proses awal sampai pertunjukan tersebut lebih
hidup dan dinamis.

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 15


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
Bab III
Penutup
3.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari Makalah Seni Budaya mengenai “Manajemen Pergelaran


Tari” ini adalah bahwa dalam melangsungkan suatu pergelaran tari diperlukan
manajemen pergelaran tari yaitu pengaturan dan pengelolaan segala sumber yang ada
sehingga memperoleh hasil yang maksimal. Dalam manajemen tari sendiri terdapat
beberapa prinsip yang mesti dipegang teguh dan beberapa fungsi yang mesti
diterapkan atau dijalankan. Dalam melaksanakan pergelaran tari, juga harus
menyusun kepanitian pergelaran tari. Jika tig aspek penting ini ada dan diaplikasikan
dengan baik dalam pergelaran tari, maka pergelaran akan terlaksana dengan baik dan
memperoleh tujuan yang ingin dicapai, yakni tanggapan positif dari penikmat dan
hasil yang maksimal.

3.2 Saran

Saran dari tim penyusun terkait Manajemen Pergelaran Tari adalah kegiatan
manajemen pergelaran tari yang telah dibahas sebelumnya dalam penerapannya tidak
semudah yang dibayangkan. Oleh karena itu perlu, kemauan, keinginan, dan
keseriusan dalam menjalaninya dan bekerja, sehingga kegiatan yang dilakukan lancar
dan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 16


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih
Daftar Pustaka
https://doralali.wordpress.com/seni-budaya/snbd-kelas-11/pergelaran-tari/
https://www.mikirbae.com/2016/03/pembentukan-panitia-pergelaran-tari.html?m=1
https://mgmpseni.wordpress.com/materi-belajar/seni-tari/semester-1/kelas-
ix/perencanaan-pergelaran-tari/

Makalah Seni Budaya “Manajemen Pergelaran Tari” 17


Kelompok III Kelas XII IPA 3 SMA Negeri 2 Prabumulih