Anda di halaman 1dari 6

Pemeran

Perawat : Hesti Rahmadati


Ahli Gizi : Darul Qutni
Instruktur Senam :
1) Enggie Khairunnisa
2) Dwi Rahayu
3) Fathimah Sholahuddin
4) Fitri Dwi Setya Ningrum.
Ibu hamil :
1) Ayuningtia Saraswaty
2) Atika Cahya .W
3) Nana Nurdiana
4) Allya Dyah .R.K.U
5) Adelia Rahmadhani
6) Aulia Rizki
7) Aulia Adis .S
8) Nazhira Fauziah
9) Santi Aprilia
Moderator : Fitri Dwi Setya Ningrum
Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil

Setiap awal bulan, Puskesmas Mampang Prapatan mengadakan rapat


bulanan. Setiap Rapat tersebut membahas status kesehatan masyarakat dan masalah
yang ditemui setiap kader, dan tenaga kesehatan yang berada di wilayah kerja.
Kesimpulan dari rapat tersebut ialah, tingginya kejadian anemia di salah satu
wilayah daerah Mampang. Berdasarkan hasil musyawarah masyarakat setempat,
kader dan tenaga kesehatan memutuskan kejadian anemia juga merupakan masalah
prioritas. Sehingga mereka membuat penyelesaian berupa mengadakan penyuluhan
anemia bagi wanita hamil. Setelah disetujui oleh Kepala Puskesmas, maka pada
tanggal 29 September 2019 akan diadakan penyuluhan tentang anemia yang akan
dihadiri oleh perwakilan perawat, ahli gizi, kepala desa dan ibu hamil di kecamatan
setempat.
Pada hari diadakannya penuyuluhan, semua persiapan telah beres dan
semua ibu hamil mulai datang. Penyuluhan pun dimulai dengan dibuka oleh
moderator.
Moderator : “Assalamualaikum Wr.Wb. Selamat pagi semuanya. Yang
terhormat Kepala Puskesmas atau yang mewakili, dan semua
audience yang saya hargai. Berdasarkan kesepakatan kita
semua, pada hari ini kita mengadakan penyuluhan tentang
anemia. Adapun tujuan penyuluhan kita pada hari ini,
menimbulkan kesadaran ibu-ibu hamil untuk melakukan
pemeriksaan kehamilan, mengetahui kebutuhan gizi ibu hamil,
cara pencegahan serta penanganan anemia.”
Perawat : ”Assalamualaikum wr.wb. Selamat pagi semua. Apa kabarnya
ibu-ibu? Saya ucapkan terima kasih atas partisipasi ibu – ibu di
wilayah Mampang yang telah bersedia diadakan penyuluhan.
Saya juga berterima kasih atas kehadiran para ibu hamil yang
telah datang. Apakah sudah siap dilakukan penyuluhan?”
Semua ibu hamil :”Ya, siap neng”
Perawat :”Apakah ibu – ibu disini sering melakukan pemeriksaan ? ”
Ibu hamil 3 : “Ya”
Semua ibu hamil :”Tidak”
Perawat :”Oh, ada yang sering ada yang tidak ya ibu-ibu ? Tapi saya
yakin di Wilayah Mampang ini ibu-ibu hamil sadar akan
pentingya pemeriksaan kehamilan. Langsung ke topik kita ya
ibu-ibu. Apakah ibu-ibu pernah mendengar tentang anemia pada
kehamilan ?
Ibu hamil : “Ia saya pernah denger neng.”
Perawat : “Apakah ibu-ibu pernah melakukan pemeriksaan anemia ?”
Ibu hamil : “Pernah bu”
Semua Ibu hamil : “Belum bu”
Perawat : “Jadi fifty-fifty ya buu, saya mau bertanya ni kepada ibu yang
belum melakukan pemeriksaan anemia, kenapa belum bu?”
Ibu hamil 1 : “Saya jarang periksa, fasilitas kesehatan jauh.”
Ibu hamil 2 : “Tidak ada yang menemani untuk periksa bu.”
Perawat : “Oh, jadi begitu ya bu, jadi ini PR untuk kami sebagai tenaga
kesehatan dan pengurus Desa untuk lebih giat lagi dalam
melakukan kegiatan pemeriksaan pada ibu hamil. Kemudian
untuk ibu yang sudah melakukan pemeriksaan bagaimana
hasilnya bu ?”
Ibu hamil 4 : “Hb saya kemaren terakhir periksa 8 bu.”
Ibu hamil 5 : “Saya 10 bu.”
Ibu hamil 6 : “Saya 8 bu.”
Ibu hamil 7 : “Saya lupa berapa bu, tapi kata bu bidan tempat saya periksa
rendah bu”
Perawat : “Wah, berarti belum ada kadar HB yang sampai 11 keatas ya
bu. Ibu-ibu tau tidak bahaya nya pada bu hamil jika kadar HB
nya rendah ?”
Ibu hamil 8 : “Tahu bu, tapi lupa bu”
Perawat : “Baiklah bu, pada penyuluhan hari ini saya akan memberikan
penyuluhan tentang anemia kemudian langsung dilanjutkan
oleh rekan saya yang menyampaikan cara mengatasi anemia
atau dalam segi konsumsi makanannya. Apakah ibu-ibu masih
bersemangat?”
Ibu hamil : “Semangat neng.”
Perawat : “(Menyampaikan materi tentang pengertian anemia, tanda dan
gejala anemia, penyebab anemia, cara mengatasi secara
keseluruhan, melalui media Power Point).”
Ahli Gizi : “(Menyampaikan materi tentang makanan-makanan untuk
mengatasi anemia)”
Perawat : “Ibu-ibu apakah ada yang ingin ditanyakan ? “
Ibu hamil 9 : “Bu apakah boleh saat hamil tidak mengkonsumsi obat
penambah darah selama kehamilan ?“
Perawat : “Lebih baik ketika sedang hamil kita mengkonsumsi tablet
penambah darah ditambah dengan makanan yang tinggi zat besi
seperti daging merah, kacang merah, dan sayur bayam. Apakah
ibu – ibu mengerti?”
Para ibu hamil : “Mengerti bu.”
Perawat : “Baik ada lagi yang ingin ditanyakan ibu-ibu ? “
Para ibu hamil : “Tidak ada bu.”
Perawat : “Baik jika tidak ada yang ingin ditanyakan, kita evaluasi
bersama. Apa itu arti anemia pada ibu hamil ?”
Para ibu hamil : “Anemia itu dimana kondisi ibu dengan kadar Hb dibawah
11% pada trimester I dan III dan kadar Hb dibawah 10,5% pada
trimester II”
Perawat : “Sebutkan penyebab anemia pada ibu hamil!”
Para ibu hamil : “Kurang gizi atau malnutrisi, kurang zat besi, banyak
kehilangan darah”
Perawat : “Sebutkan tanda dan gejala anemia pada ibu hamil?”
Para ibu hamil : “L5 (lelah, letih, lesuh, lemah, lunglai) sakit kepala, mual
muntah, konsentrasi mudah hilang”
Perawat : “Sebutkan 3 macam anemia pada ibu hamil dan
penyebabnya?”
Para ibu hamil : ”Anemia karena kekurangan zat besi, anemia karena
pendarahan, dan anemia karena kerusakan sumsum tulang.”
Perawat : “Sebutkan faktor resiko penyebab anemia pada ibu hamil?”
Para ibu hamil : “Umur < 20 tahun atau > 35 tahun, pendidikan rendah,
pendarahan akut, pekerja berat, konsumsi tablet penambah
darah kurang dari 90 butir”
Pearawat : ”Sebutkan faktor predisposis timbulnya anemia?”
Para ibu hamil : “Ketidakpatutan dalam konsumsi Fe, kebutuhan yang
meningkat semasa kehamilan”
Perawat : “Sebutkan dampak anemia pada kehamilan?”
Para ibu hamil : “Abortus, persalinan premature, proses persalinan lama,
pendarahan setelah persalinan, syok, infeksi pada saat dan
sesudah persalinan”
Perawat : ”Bagaimana cara mencegah setah anemia pada ibu hamil?”
Para ibu hamil : “Dengan meminum 1 tablet penambah darah setiap hari,
memakan makanan yang kaya sumber zat besi secara teratur,
memakan makanan yang kaya sumber vitamin C, menghindari
minum teh dan kopi”
Perawat : “Sebutkan cara meningkatkan asupan FE dan asam folat?”
Para ibu hamil : “Konsumsi protein hewani, konsumsi makanan sumber asam
folat, meningkatkan asupan buah berwarna jingga dan merah
segar, mengkonsumsi makanan fortifikasi(susu, keju, es krim)”
Perawat : “Baiklah saya rasa ibu-ibu sudah mengerti ya tentang anemia,
semoga ilmu yang kita dapatkan dapat bermanfaat untuk kita
semua ibu hamil. Materinya saya akhiri ya bu, selanjutnya kita
akan melaksanakan senam, yang akan dipimpin oleh teman
saya.”
Instruktur senam 1 : “Nah sekarang ibu-ibu bisa berdiri dan renggangkan tangannya
ya, kita akan melakukan senam, karna senam ini salah satu cara
untuk mencegah terjadinya anemia.”
Instruktur senam 2 : “Udah siap ibu-ibu? Ikuti gerakan kita ya bu, ayokk kita
mulai.”
Senam pun dimulai yang diikuti oleh ibu – ibu hamil.

Instruktur senam 3 : “Baiklah ibu, saya kira cukup ya untuk senam hari ini.”
Instruktur senam 4 : “Kami sangat bangga kepada ibu – ibu semua, karena sangat
semangat untuk mengikuti kegiatan kami. Jika kami ada
kesalahan mohon dimaafkan ya bu.”

Demikian, acara penyuluhan di Puskesmas Mampang Prapatanpun sudah


terlaksanakan dan diakhiri dengan diadakan foto bersama

Anda mungkin juga menyukai